Anda di halaman 1dari 9

PAYBACK PERIOD ANALYSIS

Analisis payback period menghitung waktu yang


diperlukan arus kas masuk sama dengan arus
kas keluar.
Analisis ini biasanya digunakan untuk mengukur
tingkat resiko alternatif, berkaitan dengan
seberapa cepat nilai investasi dapat
dikembalikan.
Alternatif dengan periode pengembalian yang
lebih singkat merupakan pilihan yang lebih
menarik

Analisis dapat dilakukan dengan


memperhitungkan time value of money
(disebut discounted payback analysis)
atau mengabaikannya (i=0%).
Dengan memperhitungkan time value of
money , lamanya periode pengembalian
np dihitung dengan menggunakan
persamaan:
P

t np

NCF ( P / F , i, t )
t 1

Bila mengabaikan time value of money , lamanya periode


pengembalian np dihitung dengan menggunakan

t np

NCF
t 1

Dimana:
P = investasi awal
NCF = net cash flow/arus kas bersih (pendapatanpengeluaran) dengan memperhitungkan atau mengabaikan
time value of money
Untuk deretan arus kas yang besarnya sama, nilai n p secara
langsung dengan:
Np = P/NCF

Tahun

Arus Kas 1 (Rp) Arus Kas 2 (Rp)

-1.200.000

-2.800.000

400.000

1.250.000

400.000

1.250.000

1.000.000

1.250.000

1.000.000

1.250.000

1.000.000

1.250.000

Bandingkan kedua arus kas tersebut


dengan menggunakan:
A. Payback period analysis tanpa
memperhitungkan time value of money
B. Discounted payback analysis pada
tingkat suku bunga 12% per tahun.

Payback period analysis tanpa memperhitungkan time


value of money

Tahun

Arus Kas 1 (Rp)

Arus kas Kumulatif

-1.200.000

-1.200.000

400.000

-800.000

400.000

-400.000

1.000.000

600.000

1.000.000

1.600.000

1.000.000

2.600.000

Arus kas kumulatif


sama dengan nol
berada di antara
tahun ke-2 dan tahun
ke-3.

Untuk arus kas 2


Oleh karena arus bersih tiap tahunnya
sama, maka:
Np=P/NCF=2.800.000/1.250.000=2.24
tahun

b. Discounted payback analysis pada tingkat suku bunga


12 % per tahun

Anda mungkin juga menyukai