Anda di halaman 1dari 2

PRINANDA DE AQILA ASRI

21030113120001

1. Fenomena : Pada kecepatan gas sama (u), diameter partikel sama (d p).
Semakin tinggi suhu, maka akan semakin tinggi pula konstanta
kecepatan reaksi.
Penjelasan : Fenomena ini dapat dijelaskan dengan persamaan
Arrhenius, jika suhu semakin tinggi, konstanta kecepatan reaksi akan
semakin besar, sehingga reaksi akan berjalan semakin cepat (Kirk and
Othmer, 1983). Hal ini dikkarenakan pada reaksi yang bersuhu tinggi
akan membuat gerakan molekul akan semakin cepat, dan ini akan
menimbulkan interface(tumbukan) efektif, yaitu mencapai energi
pengaktifan, dan laju akan semakin cepat. Peran suhu terhadap laju
reaksi tertera pada ketergantungan tetapan laju reaksi (k) terhadap
suhu (T). jadi semakin tinggi T, makan k akan semakin besar.
Persamaanya : Arrhenius

k =A e

Ea
RT

2. Fenomena : Pada suhu sama, diameter partikel sama, dan kecepatan gas semakin besar,
maka kecepatan reaksinya akan semakin besar.
Penjelasan : Hal ini dijelaskan pada persamaan 26 halaman 578

kg

u1/ 2
d p . Terlihat
1/2

bahwa semakin besar kecepatan gas maka konstanta kecepatan reaksi nya juga semakin
besar.
3. Fenomena : Pada suhu sama, kecepatan gas sama, dan diameter
semakin kecil, makan konstanta reaksi semakin besar.
Penjelasan : Pernyataan semakin kecil diameter partikel semakin besar pula konstanta
reaksi dijelaskan pada persamaan 25 halaman 578 Buku Levenspiel.
1
k
dp

Makin kecil diameter partikel pereaksi, maka luas permukaan semakin besar. Makin luas
permukaan zat maka reaksi berlangsung makin cepat. Banyaknya muka yang berada
dibagian sebelah luar disebut sebagai luas permukaan. Makin luas permukaan zat
pereaksi, maka peluang untuk bereaksi akan makin besar sehingga laju reaksinya juga
akan makin cepat. Ketika kecepatan reaksinya tinggi maka sudah pasti konstanta laju
reaksinya pun tinggi