Anda di halaman 1dari 11

Kebijakan Tata Guna Tanah di D.

I
Yogyakarta

studi kasus : Sultan Ground dan


Pakualaman Ground

Rudi Asdi Yanto ( 11/319122/TK/38253)


Muhammad Syahrullah
(11/319105/TK/38237)
Arie Januar Budianto
(11/319123/TK/38254)
Rd Achmad Faizal P S
(11/319127/TK/38258)
Hamari S
(11/319247/TK/38377)

Latar Belakang
Di DIY pada awalnya tidak pernah ada
tanah negara. Semua tanah negara di
DIY adalah tanah Sultanat, yang sejak
kemerdekaan diberikan kepada
pemerintah daerah
Kekancing / Sertifikat hak pakai oleh keraton

Sultan Ground

Paku Alam Ground

Masyarakat Yogyakarta

Latar Belakang
Pemerintah RI (19/8 1945) dengan
Piagam Kedudukan Sultan HB IX,
secara resmi mengakui
keberadaan Kraton Yogyakarta,
termasuk tanah tanahnya yang
berstatus sebagai keprabon dalem dan
dede keprabon dalem.

UUK DIY
pihak Kesultanan maupun Kadipaten
memiliki sebuah kewenangan yang
jelas untuk mengatur permasalahan
penggunaan tanah milik Kesultanan
(Sultan Ground) maupun milik
Kadipaten (Pakualaman Ground).

Crown Domain dan Sultanaad


Ground

Crown Domain

tidak bisa diwariskan

Sultanad Ground

bisa diberikan dan dibebani hak

UUK DIY nomor 13 tahun 2012


Bab XI mengenai tata ruang pasal 34
(1) Kewenangan Kasultanan dan Kadipaten dalam tata ruang
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 ayat (2) huruf e
terbatas pada pengelolaan dan pemanfaatan
tanah Kasultanan dan tanah Kadipaten.

(2) Dalam pelaksanaan kewenangan sebagaimana dimaksud


pada ayat (1), Kasultanan dan Kadipaten menetapkan
kerangka umum kebijakan tata ruang tanah Kasultanan
dan tanah Kadipaten sesuai dengan Keistimewaan DIY.

(3) Kerangka umum kebijakan tata ruang tanah Kasultanan


dan tanah Kadipaten sebagaimana dimaksud pada ayat (2)
ditetapkan dengan memperhatikan tata ruang nasional
dan tata ruang DIY.

Pasal 35
Ketentuan lebih lanjut mengenai pengelolaan dan pemanfaa
tanah Kasultanan dan tanah Kadipaten serta tata ruang
tanah Kasultanan dan tanah Kadipaten diatur dalam Perdais,
yang penyusunannya berpedoman pada peraturan
perundang-undangan.

Pasal 54
(1)Pemerintah Daerah mempunyai kewenangan dalam penyelenggaraan
Penataan Ruang termasuk Tanah Kasultanan dan Tanah Kadipaten serta
kawasan satuan-satuan ruang lain yang memiliki nilai keistimewaan
(2) Kewenangan Pemerintah Daerah dalam hal Penataan Ruang Tanah
Kasultanan dan Tanah Kadipaten sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berupa
fasilitasi penetapan kerangka umum kebijakan Tata Tuang Tanah Kasultanan
dan Tanah Kadipaten meliputi:
a. kebijakan pengembangan struktur ruang; dan
b. kebijakan pengembangan pola ruang.
(3) Kasultanan dan Kadipaten mempunyai kewenangan dalam Tata Ruang
terbatas pada pengelolaan dan pemanfaatan Tanah Kasultanan dan Tanah
Kadipaten.
(4) Kewenangan Tata Ruang dalam pengelolaan dan pemanfaatan Tanah
Kasultanan dan Tanah Kadipaten dilakukan melalui penetapan kerangka umum
kebijakan Tata Ruang.
(5) Kewenangan Kasultanan dan Kadipaten sebagaimana dimaksud pada ayat

Pasal 55 dan 56

Pasal 55
Dalam menyusun kerangka umum kebijakan Tata Ruang Tanah
Kasultanan dan Tanah Kadipaten sebagaimana dimaksud pada Pasal 54
ayat (2) dilakukan melalui:
a. perencanaan Tata Ruang;
b. pemanfaatan ruang; dan
c. pengendalian pemanfaatan ruang.

sal 56
ngelolaan dan pemanfaatan ruang Tanah Kasultanan dan Tanah
dipaten sebagaimana dimaksud dalam Pasal 54 ayat (3) dilaksanakan oleh
ltan Hamengku Buwono yang bertahta dan Adipati Paku Alam yang bertahta.

Pasal 57
(1) Penataan Ruang Tanah Kasultanan dan Tanah Kadipaten
dilaksanakan secara serasi dan terpadu dengan satuan-satuan
ruang lain yang memiliki nilai keistimewaan dan berbasis
kawasan.
(2) Penataan Ruang sebagaimana dimaksud pada ayat (1)
dilakukan dengan cara:
a. mengembalikan;
b. memperbaiki;
c. menguatkan; dan
d. mengembangkan.
(3) Satuan-satuan ruang lain yang memiliki nilai keistimewaan
sebagaimana dimaksud pada ayat (1) antara lain:
a. sumbu imajiner;
b. sumbu filosofi; dan
c. satuan ruang lain yang diusulkan Kasultanan dan Kadipaten

Kesimpulan
Semanjak diterbitkannya UUK DIY (Daerah Istimewa
Yogyakarta) No. 13 tahun 2013 dan Perdais No. 1
tahun 2013, memberikan pedoman dan kepastian
hukum mengenai kewenangan dalam pengelolaan
dan pemanfaatan tanah pada Sultan Ground dan
Pakualaman Ground.
Cakupan wilayah
Kerajaan Yogyakarta

DIY

Terima Kasih