Anda di halaman 1dari 28

DaftarIsi

Isi
Daftar
3.
6.

SURAT PEMBACA
FOKUS

Cover :
Demonstrasi Yong Moodo pada
peringatan HUT Brimob ke 69

Foto : Bambang Subi

22. OPINI
*
*
*

Pangdam IV/Diponegoro :
Keluarga Harta Kekayaan Luar Biasa
Karya Bhakti TNI Bentuk Nyata Tingkatkan
Kesejahteraan Masyarakat
Serbuan Teritorial
Menyatukan TNI dan Rakyat, Membangun
Negeri

12. GD UTAMA

Profesionalisme Perwira Dalam Sendi-Sendi


Dasar Kehidupan Prajurit

24. SOSOK
*

Sariyati, Wartawan Bernas yang Bersuamikan


Prajurit
Wartawan dan TNI Saling Melengkapi
Ina, Memaksimalkan Proses Kuliah

27. LENSA & PERISTIWA

31. RAGAM
*

*
KSAD, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo :
*
Pemuda Sebagai Agen Perubahan Dalam *
Menghadapi Proxy War
*

16. BINSAT
*
*

Pembekalan CPNS TNI AD Kodam IV/Diponegoro


Upacara Pembukaan Latihan Taktis

36. BERITA SATUAN


49. SELINGAN
SUARA DARI KEABADIAN

18. OPSLAT
*
*

*
*

Presiden RI Pimpin Penanaman 1 Milyar Pohon


Mari Memerangi Insible Hand
Peringatan HUT Korpri
TNI Ditargetkan Jadi 10 Terbaik di Dunia

Pangkostrad Membuka Latihan Bersama Safkar 50.


Indopura
*
Batalyon Zipur 4/TK
*
Juara Lomba Peleton Tangkas Kodam IV/
*
Diponegoro
Pengendalian Vektor Malaria
52.
Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 400/Raider
Prajurit 400/Raider Ikut Laksanakan
Pembinaan Teritorial di Papua

RUANG PERSIT
Kebersamaan Harus Dibarengi Kepedulian
Persit KCK Silaturahim ke Panti Asuhan
Anggota Persit Harus Dukung Suami

TIPS & TRIK


Cara Menghilangkan Noda Bandel di Pakaian

53. PENERANGAN PASUKAN

21. BINTRAKOR
Perhubungan TNI AD Senantiasa Memberikan
Yang Terbaik

Hindari Kesalahpahaman TNI Polri

54. TTS

SURAT PEMBACA

Dari Redaksi
Pelindung :
Pangdam IV/Diponegoro
Pembina :
Kasdam IV/Diponegoro
Penasehat :
Irdam IV/Diponegoro, Para Asisten dan
Staf Ahli Pangdam IV/Diponegoro
Pimp. Red / Penanggung Jawab :
Kapendam IV/Diponegoro
Kolonel Arh Elphis Rudy
Wapimred :
Waka Pendam IV/Diponegoro
Letkol Arm Hery Purwanto
Redaktur Pelaksana :
Mayor Inf Ir. Susanto, M. Si
Mayor Inf Suyadi
Mayor Inf Mochklisin
Mayor Inf Moh Rais, S.Sos
Mayor Cpm M. Yudi Irawan
Sekretaris :
Dra. Mulyani Susilowati, M. Si
Staf Redaksi :
Kapten Inf Agus Supriyadi
Kapten Inf Mulyadi
Kapten Caj (K) Santi Kristiyani, S.Pd.
Kapten Inf Suparno
Kapten Chk Suparmin
Kapten Ctp Eko Wibowo, S.Si. M.Sc.
Kapten Chb Mujiono
Kapten Caj (K) Irene Rena Saputri S.Psi
Sri Rosana, SH
Sri Rahayu, S.Sos
Redaktur Foto :
Lettu Inf M.Ardiansyah
Sertu Bambang Cipto, Sertu Suhari
Sertu Bintarto,
Budi Widayanto, Tri Heriyadi
Bendahara :
Dra. Sih Ratnawati
Tata Usaha :
Djumiati, Sri Robiyati, Suratno
Design :
Yosep, Hariyanto, Cucut, Roso
Distribusi :
Mayor Inf Rudiyanto, S.Pd
Rison Binartoko
Advertising : Supriyono
Kontributor :
Penrem 071/WK, Penrem 072/Pmk,
Penrem 073/Mkt, Penrem 074/Wrt
Alamat Redaksi :
Pendam IV/Diponegoro, Jl. Perintis
Kemerdekaan, Watugong, Semarang
Telp. (024) 7479609 (hunting)
Fax. (024) 7479609
e-mail : gema_diponegoro@yahoo.co.id
Percetakan : CV. LONTAR MEDIA
(Isi di luar tanggung jawab percetakan)

Pembaca GD yang terhormat


Detik demi detik berganti dalam jam, jam berganti hari, hari pun
beralih ke bulan, menghantarkan kita di penghujung tahun 2014.
Pengabdian kita terus berjalan seiring dengan tuntutan tugas dan
tanggungjawab.
Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Bayu P urwiyono dalam
pengarahannya kepada prajurit dan PNS Kodam IV/Diponegoro mengatakan
selain mengabdi kepada nusa dan bangsa, prajurit dan PNS Kodam IV/
Diponegoro juga harus selalu menjaga hubungan baik dengan keluarga
sebab keluarga merupakan harta kekayaan yang luar biasa.
Pangdam juga mengingatkan bahwa K odam IV/Diponegoro merupakan
kodam panutan karenanya segenap anggota harus dapat menjaga dan
membawa nama baik Kodam IV/Diponegoro.
Pembaca yang berbahagia,
Selain itu, pada Rubrik Fokus juga dapat disimak informasi tentang
serbuan teritorial yang saat ini sedang digencarkan oleh aparat teritorial
sebagai salah satu metoda dalam pelaksanaan pembinaan teritorial. Pada
bagian ini diulas tentang apa yang dimaksudkan dengan serbuan teritorial
dan bagaimana wujud pelaksanaan dari serbuan teritorial tersebut.
Selanjutnya dalam berbagai kesempatan, Panglima TNI Jenderal TNI
DR Moeldoko menyampaikan tentang tantangan Bangsa Indonesia saat ini
yaitu berupa proxy war, perang yang menggunakan pihak ketiga. Untuk itu
diperlukan kewaspadaaan semua pihak agar tidak mudah terhasut atau
terpengaruh oleh pihak-pihak yang mempunyai kepentingan. Salah satu
yang dilakukan dengan menggandeng para mahasiswa sebagai generasi muda
untuk mengikuti pembekalan bela agar tumbuh rasa cinta kepada bangsa.
Bagaimana ulasan proxy war ini dapat disimak di Rubrik GD Utama.
Informasi lain dapat disimak diantaranya pemberangkatan Yonif 400/
Raider ke daerah Pamtas Papua, kegiatan pencabutan paku di pohon yang
serentak dilakukan di Jateng, upacara Hari Pahlawan, kegiatan HUT Korpri
yang dilaksanakan Korpri TNI Jateng dan Korpri Kodam IV/Diponegoro.
Kemudian, berbagai kegiatan Kodam dan Satuan jajaran Korem, Kodim,
Koramil ditampilkan pada Rubrik Berita Satuan, Opslat, Binsat, Bintrakor,
Ruang Persit, Surat Pembaca, TTS dan Lensa Peristiwa.
Tidak lupa Redaksi mengucapkan terima kasih kepada para kontributor
di daerah yang menunjukkan antusiasme sehingga dari hari ke hari semakin
banyak. Namun karena keterbatasn tempat/ruang yang ada, Redaksi minta
maaf harus memilihnya dengan sangat selektif. Jumlah pengiriman artikel
dapat dilihat melalui rekapilutasi. Redaksi juga menyampaikan terima kasih
kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan demi kesinambungan
majalah GD. (Redaksi)

Distribusi Majalah Gema Diponegoro


1. Kodam IV/Diponegoro
2. Mabesad
3. Pusterad
4. Pusdikter
5. Kapuspen TNI
6. Gubernur Jateng
7. Kapolda Jateng
8. Pangdam I /BB
9. Pangdam II/Sriwijaya
10. Pangdam III/Siliwangi

11. Pangdam V/Brawijaya


12. Pangdam VI/Tanjungpura
13. Pangdam VII/Wirabuana
14. Pangdam IX/Udayana
15. Pangdam XVI/Patimura
16. Pangdam XVII/Trikora
17. Pangdam Jaya
18. Pangdam Iskandar Muda
19. Yayasan Kartika Jaya
20. Radio Gajah Mada Smg

Redaksi menerima tulisan baik berupa : artikel, laporan, berita atau foto,
kartun dan karikatur terutama yang berkaitan dengan kemanunggalan
TNI dan rakyat, redaksi berhak untuk menyunting naskah. Kiriman
naskah paling lambat tanggal 15 setiap edisinya.

Terima Kasih Kami Diangkut Truk TNI Polri


Pemerintah telah mengumumkan kenaikan harga BBM
bersubsidi mulai tanggal 18 November 2014. Keputusan ini diambil
tentunya setelah mempertimbangkan banyak hal demi kebaikan
banyak orang, meskipun dianggap tidak pro rakyat.
Banyak yang menentang keputusan pemerintah yang dianggap
memberatkan masyarakat ini. Demo digelar untuk menyatakan
ketidaksetujuan masyarakat terhadap naiknya harga BBM
bersubsidi, baik sebelum maupun setelah pengumuman resmi dari
pemerintah. Reaksi lainnya adalah banyaknya armada transportasi
di berbagai tempat yang melakukan aksi mogok beroperasi. Tentu
saja aksi ini mengakibatkan terlantarnya calon penumpang, seperti
anak sekolah, buruh pabrik, maupun pegawai kantoran, yang tiap
harinya menggunakan fasilitas angkutan umum.
Untunglah pada saat transportasi umum seperti bis dan angkot
mogok massal, pihak TNI dan Polri berinisiatif membantu dengan
mengangkut para pengguna angkutan umum menggunakan truk
maupun bis, dan mengantarkan para penumpang ke tempat tujuan.
Tentunya ini sangat membantu masyarakat karena dapat ke sekolah
maupun kantor, dan gratis pula. Kami sangat ber terima kasih atas
prakarsa bapak-bapak tentara dan polisi yang telah membantu
masyarakat ketika ada kesulitan. (Santi)

KEMAH KEBANGSAAN TUMBUHKAN RASA


NASIONALISME
Berkemah adalah sebuah kegiatan rekreasi di luar ruangan.
Kegiatan ini umumnya dilakukan untuk beristirahat dari ramainya
perkotaan, atau dari keramaian secara umum, untuk menikmati
keindahan alam. Berkemah biasanya dilakukan dengan menginap di
lokasi perkemahan dengan menggunakan tenda, atau tanpa atap sama
sekali. Dengan berkemah akan memberikan pengalaman a d a n y a
saling ketergantungan antara unsur-unsur alam dan kebutuhan untuk
melestarikannya, menjaga lingkungan dan mengembangkan sikap
bertanggung jawab akan masa depan dengan menghormati
keseimbangan alam, mengembangkan kemampuan diri mengatasi
tantangan yang dihadapi, menyadari tidak ada sesuatu yang berlebih
di dalam dirinya, menemukan kembali cara hidup yang menyenangkan
dalam kesederhanaan untuk membina kerjasama dalam persatuan
dan peresaudaraan.
Dengan demikian rasa nasionalisme perlu ditumbuhkan sejak
kecil. Sebagai orang tua kitalah yang memegang tanggung jawab untuk
memupuk kecintaan pada tanah air tersebut. Kenapa nasionalisme
penting dan bagaimana cara menanamkannya pada anak? Seiring
berkembangnya zaman, rasa nasionalisme kian memudar. Hal ini
dibuktikan dari berbagai sikap dalam memaknai berbagai hal penting
bagi Negara Indonesia. Contoh sederhana yang menggambarkan
betapa kecilnya rasa nasionalisme, diantaranya : Pada saat upacara
bendera, masih banyak yang tidak memaknai arti dari upacara tersebut,
munculnya sikap individualisme yang menimbulkan ketidak pedulian
antarperilaku sesama warga, hilangnya rasa cinta terhadap produk
dalam negeri menunjukan gejala berkurangnya rasa nasionalisme
masyarakat kita terhadap bangsa Indonesia.
Generasi muda adalah penerus bangsa. Bangsa akan menjadi
maju bila para pemudanya memiliki sikap nasionalisme yang tinggi.
Namun dengan perkembangan zaman yang semakin maju, malah
menyebabkan memudarnya rasa nasionalisme. Nasionalisme sangat
penting terhadap berbangsa dan bernegara karena merupakan wujud
kecintaan dan kehormatan terhadap bangsa sendiri. Dengan hal itu
marilah kita tetap bersemangat untuk melakukan yang terbaik dengan
kemah kebangsaan maka akan bisa tumbuh rasa nasionalisme.Disini
peran TNI sangat diharapkan untuk meningkan tumbuh kembangnya
para generasi muda agar tidak mudah terhasut oleh hal-hal buruk
yang berakibat merusak masa depan generasi muda. (dwi s)

BANGGA DAN OPTIMIS DENGAN


KEKUATAN TNI
Hari ulang tahun ke-69 TNI kali ini berbeda dengan tahuntahun sebelumnya. Rangkaian acara mulai dari aksi
penyelamatan lingkungan dengan pembuatan jutaan biopori
dan penghijauan, aksi sosial dengan donor darah dan
pengobatan massal, pelestarian budaya daerah dengan
pagelaran kesenian, gowes serentak se-Indonesia bersama
rakyat juga ditampilkannya secara besar-besaran kekuatan
militer TNI dengan parade alutsista yang diselenggarakan di
Surabaya. Tak heran beberapa rekor Muri disabet oleh TNI
dalam rangkaian pelaksanaan peringatan HUT TNI ini.
Atraksi yang menampilkan kekuatan darat, laut dan udara
ini cukup membuat saya terkagum-kagum ketika tiga matra
berkolaborasi membebaskan tawanan pada saat yang
bersamaan. Ada sekitar 592 alutsista dari AD, AL dan AU
yang unjuk kekuatan bahkan ada aksi terjun payung dengan
kekuatan 3000 prajurit. Di sana ditampilkan berbagai jenis
terbaru dari alat perang antara lain sekitar 239 pesawat udara,
42 Kapal Perang Republik Indonesia (KRI), 149 Kendaraan
Tempur dari berbagai jenis dan peralatan tempur terbaru
lainnya.
Kekuatan pertahanan TNI semakin lengkap dengan demo
udara Fly pass, serangan udara, penerjunan pasukan dan air
cover yang terlihat sempurna. Ini merupakan satu bukti bahwa
reformasi yang telah dilakukan TNI selama ini ternyata
bukanlah isapan jempol semata. Dengan melihat kemampuan
dan penampilan TNI yang sedemikian hebat saya sangat
bangga dan optimis bahwa kekuatan TNI akan mampu
menyamai kekuatan militer negara-negara maju lain.
Saya berharap HUT terbesar sepanjang sejarah TNI ini
dapat menjadi momentum guna meningkatkan profesionalisme
dan disiplin serta semangat juang prajurit TNI dalam
mengamankan dan mempertahankan kedaulatan NKRI.
Sejalan dengan komitmen TNI untuk fokus dan mengembalikan
fungsi utamanya pada pertahanan. (els)

TNI dan Masyarakat, Bersatulah !


Saya merasa prihatin membaca berita di koran tentang
pengeroyokan seorang anggota TNI oleh beberapa orang.
Kejadian tersebut disinyalir dipicu oleh masalah utang piutang
yang tidak begitu besar. Kejadian ini tentunya menjadi perhatian
kita bersama untuk menciptakan kebersamaan TNI dengan
rakyat.
Terlepas dari siapa yang benar atau salah, seharusnya
kejadian pengeroyokan itu tidak perlu terjadi jika kedua belah
pihak lebih sabar dan bersikap bijaksana. Kita seharusnya bisa
lebih dewasa dalam menyikapi setiap persoalan. Hati boleh
panas, tapi kepala tetap dingin, sehingga bisa berpikir jernih
dan tidak ngawur. Saya sangat menyayangkan kejadian ini
dan berharap ini yang terakhir. TNI dan rakyat saling
membutuhkan. TNI butuh rakyat untuk mendukung
pelaksanaan tugasnya, dan rakyat butuh TNI untuk melindungi
dari ancaman, gangguan baik dari luar maupun dalam negeri.
Saya berharap kejadian pengeroyokan ini dapat
diselesaikan dengan baik dan tidak mengganggu hubungan baik
TNI dan rakyat yang selama ini telah terjalin dengan baik.
Saya juga menghimbau agar kita lebih sabar dan
mengutamakan cara kekeluargaan dalam menyelesaikan suatu
permasalahan. (Sulis)

November 2014

XVIII

215

Gema DIPONEGORO

FOKUS

Pangdam IV/Diponegoro :

Keluarga Harta Kekayaan Luar Biasa


seluruh prajurit TNI dan PNS TNI, agar
tetap memegang komitmen dan jati diri,
guna melaksanakan setiap kebijakan
Pimpinan TNI yang telah ditetapkan dan
penting untuk menjadi perhatian karena
reformasi birokrasi TNI merupakan roh
yang harus menjiwai semua kebijakan,
program dan sistem TNI, serta sikap dan
perilaku
dalam
mewujudkan
pembangunan TNI, serta upaya
meningkatkan kepercayaan rakyat
kepada TNI.
Pada bagian lain pengarahannya,
Pangdam juga menyatakan dukungannya
apabila anak anggota masuk dan
bergabung menjadi anggota TNI.
Saya sangat mendukung apabila
ada anak dari TNI yang ingin menjadi
seorang prajurit TNI. Namun saya
Pangdam IV/Dip. Mayjen TNI Bayu Purwiyono memberikan pengarahan di Kodim 0715/Kendal tekankan agar anak itu disiapkan dengan
maksimal mulai dari fisik, kesehatan, dan
Tugas TNI baik yang berada di Kodim maupun Koramil yakni
mental, ungkap Mayjen TNI Bayu
melaksanakan pembinaan kepada masyarakat dengan cara
Purwiyono.
Pangdam IV/Diponegoro juga
persuasif. Pembinaan kepada masyarakat bertujuan agar TNI
berpesan agar anak jangan dipaksakan
selalu mendapat dukungan dari rakyat sehingga akan semakin
untuk masuk TNI apabila memiliki
kelainan seperti epilepsi. Sekalipun kenal
kuat.
dekat dengan para petinggi TNI, tidak
Namun demikian, selain membela segala bentuk kesulitan, dengan setuju bila anak tersebut dipaksakan,
nusa bangsa dan tanah air, seorang berpedoman pada motto Bersama kasihan anaknya.
prajurit juga harus selalu menjaga Rakyat TNI Kuat. Karena sejatinya TNI
Pengarahan Pangdam IV/Diponegoro
hubungan baik dengan keluarga sebab lahir, tumbuh dan berkembang dari tersebut dihadiri para personel TNI, PNS,
keluarga merupakan harta kekayaan yang rakyat. Pangdam berharap kepada dan Persit Kartika Chandra Kirana. (GD)
luar biasa.
Hal ini disampaikan Pangdam IV/
Diponegoro Mayjen TNI Bayu Purwiyono
saat memberikan pengarahan kepada
anggota Kodim 0715/Kendal di halaman
Makodim (12/11).
Pada kesempatan tersebut, Pangdam
IV/Diponegoro juga mengingatkan kepada
para prajurit bahwa Kodam IV/
Diponegoro merupakan Kodam panutan.
Oleh karena itu, segenap anggota harus
bisa menjaga nama baik Kodam IV/
Diponegoro, agar bisa menjadi panutan
dan selalu menjadi yang terbaik.
Ditambahkan, seluruh anggota
Kodim 0715/Kendal supaya menjadi
contoh yang baik bagi masyarakat dan
keluarganya, serta tidak ada prajurit yang
melakukan pelanggaran sedikitpun.
Pangdam menegaskan agar
senantiasa membantu rakyat dalam

Gema DIPONEGORO

215

XVIII

November 2014

Karya Bhakti TNI Bentuk Nyata Tingkatkan


Kesejahteraan Masyarakat

Pangdam IV/Dip. Mayjen TNI Bayu Purwiyono menyerahkan peralatan


secara simbolis kepada masyarakat

Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Bayu Purwiyono seluruh kebutuhan dan kepentingan masyarakat. Semua itu
secara simbolis membuka pelaksanaan Karya Bhakti TNI Skala tidak terlepas dari berbagai keterbatasan institusi TNI baik
Besar Semester II T.A. 2014 yang berlangsung di Kabupaten menyangkut keterbatasan personel dihadapkan dengan
Batang (12/11).
banyaknya tantangan tugas yang harus dihadapi TNI.
Pada kesempatan ini, Pangdam IV/Diponegoro
Diharapkan, semua komponen bangsa lainnya dapat turut
menyampaikan, bahwa Karya Bhakti TNI bentuk kepedulian berpartisipasi memberikan kontribusi yang positif dalam kegiatan
dan tanggung jawab moral TNI untuk bersama-sama komponen sosial kemasyarakatan ini, sehingga kegiatan Karya Bhakti.
bangsa lainnya berpartisipasi nyata dalam pembangunan serta
Hadir pada upacara ini, para pejabat Polda Jateng, para
mendorong pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan Kepala Dinas Provinsi Jateng, para Bupati dan Walikota beserta
kesejahteraan masyarakat.
unsur FKPD serta para Kepala Dinas Kabupaten/Kota, dan para
Menurut Mayjen TNI Bayu Purwiyono, kegiatan Karya tokoh masyarakat serta alim ulama. (GD)
Bhakti TNI lebih utama dilaksanakan dalam berbagai kerusakan
yang disebabkan terjadinya bencana
alam. Selama ini Karya Bhakti di
berbagai bidang kegiatan telah
mampu membantu pemerintah
daerah dalam upaya pembangunan,
khususnya bidang-bidang yang
langsung menyentuh kepentingan atau
kebutuhan masyarakat, bangsa dan
negara.
Pengabdian TNI selalu
disemangati sejarah kelahirannya
sebagai tentara rakyat, anak kandung
rakyat serta selalu bersama rakyat
dalam
membela
dan
memperjuangkan kepentingan bangsa
dan negara, jelas Mayjen TNI Bayu
Purwiyono.
Disadari, bahwa kegiatan Karya
Bhakti TNI selama ini memang belum
Anggota TNI bersama masyarakat bergotong royong membuat jalan
sepenuhnya mampu menjangkau
November 2014

XVIII

215

Gema DIPONEGORO

FOKUS

Serbuan Teritorial
Menyatukan TNI dan Rakyat,
Membangun Negeri
Peran TNI dalam mensukseskan pelaksanaan pembangunan
nasional terus bergulir. Berbagai aktivitas terus dilakukan untuk
kemajuan dan kejayaan bangsa Indonesia. TNI harus semakin
dekat dengan rakyatnya agar Negara Kesatuan Republik
Indonesia (NKRI) tetap utuh. Untuk itulah jajaran TNI,
Kodam IV/Diponegoro saat ini tengah melancarkan kegiatan
serbuan teritorial.
Kolonel Kav Gathut Setyo Utomo

Asisten Teritorial K asdam IV/Dip.,


Kolonel Kav Gathut Setyo Utomo dalam
wawancara dengan radio Suara Diponegoro
dan tim GD mengatakan serbuan teritorial
adalah bentuk kegiatan yang betul-betul
nyata, aplikatif dan bermanfaat bagi
masyarakat umum, yang terkait percepatan
pembangunan daerah. Kegiatan ini
dilakukan tidak lepas dari koordinasi dengan
instansi terkait baik Pemerintah daerah
maupun perusahaan swasta yang mungkin
dapat dilibatkan dalam kegiatan serbuan
teritorial.
Jadi serbuan teritorial adalah kegiatan
nyata yang dilakukan TNI khususnya TNI
AD Kodam IV/Dip, yang berada di Jateng
dan DIY, dengan melakukan kegiatan
bersama masyarakat, melakukan kegiatan
nyata, aplikatif baik menyangkut kegiatan
fisik maupun non fisik yang menyangkut
sarana dan prasarana yang bermanfaat bagi
masyarakat.
Dijelaskan, dalam kegiatannya serbuan
teritorial dibedakan dalam kegiatan program
dan non program. Kegiatan program
penganggarannya mendapat dukungan dari
komando. Misalnya kegiatan TNI
Manunggal Membangun Desa (TMMD)
yang dilaksanakan dalam pembangunan
fisik dan non fisik. Kegiatan fisik diantaranya
pembangunan jalan, pembangunan
mushola, sarana MCK dll, kemudian non
fisik berupa sosialisasi bela negara,
penyuksesan program KB, penyuluhan
hukum, penyuluhan pertanian/peternakan
dsb.
Sementara itu, kegiatan non program

Gema DIPONEGORO

215

XVIII

disesuaikan dengan situasi dan kondisi


daerah. Misal pada awal menjabat
Asterkasdam IV/Diponegoro dilakukan
kegiatan go green penanaman satu juta
pohon di waduk Gajahmungkur Wonogiri
yang memang saat itu butuh penghijauan.
Kemudian untuk ketahanan wilayah
Kodam IV/Diponegoro telah melakukan
berbagai kegiatan, diantaranya seminar
tentang keroncong, campursari non stop,
festival karawitan, sinden idol dll yang
pelaksanaan bertepatan dengan HUT TNI.
Kegiatannya selanjutnya, yang terbaru
dengan penyiapan para kader pemimpin
bangsa ke depan dengan memberikan
pembekalan bela negara kepada para
mahasiswa. Kegiatan ini dilakukan
bekerjasama dengan seluruh PTN dan PTS
di Jateng dan DIY (50 PTN/PTS),
menghadirkan 1600 mahasiswa yang
pelaksanaan pembekalannya bertempat di
15 batalyon di jajaran Kodam IV/
Diponegoro. Mereka dibekali bela negara,
bagaimana pentingnya bela negara bagi

generasi muda sebagai pemimpin masa


depan. Para mahasiswa mengikuti kegiatan
selama 3 hari dan didekatkan dimana
kampus tersebut berada.
Adapun materi yang diberikan meliputi
materi pengetahuan dan materi
keterampilan. Materi pengetahuan
diantaranya pengetahuan proxy war,
pengetahuan TNI AD dan binter, bela
negara dan wawasan kebangsaan serta
kepemimpinan. Sedang materi keterampilan
meliputi PBB, menembak, outbound, alarm
stelling, caraka malam, jalan peta, karya
bhakti, renungan malam dan pendadakan.
Terkait, proxy war, Asterkasdam IV/
Diponegoro menyampaikan proxy war yaitu
perang tanpa bentuk. Negara Indonesia
yang sangat kaya sumber daya alam
sesungguhnya menjadi primadona bagi
negara-negara yang berkepentingan. Jangan
sampai, kekayaan yang kita miliki
menjadikan kita lengah, kekayaan dicuri oleh
orang lain. Hal inilah menjadi program
unggulan agar tidak terjadi pencurian

termasuk kekayaan laut, ikan, harus


diwaspadai, tambahnya.
Dengan kegiatan yang dilakukan
tersebut Asterkasdam IV/Diponegoro yakin,
para mahasiswa yang sudah menerima
pembekalan bela negara terbuka pikirannya,
bagaimana ancaman sesungguhnya
terhadap negara kita dan bagaimana
seharusnya generasi muda membela negara.
Menurut Asterkasdam, pihak luar
(musuh kita) selalu takut bicara tentang
Indonesia bila TNI manunggal dengan
rakyat, itu adalah kekuatan yang luar biasa.
Namun ketika itu dapat dipecahkan, maka
musuh
akan
dengan
mudah
menghancurkan Indonesia. Oleh karena itu,
kita selalu mengajak mahasiswa untuk
bersama-sama menjaga NKRI.
Bela negara ini juga diberikan kepada
pelajar dari SD sampai SMA, yang rutin
dilakukan oleh para Dandim dan Danramil
melakukan bela negara di sekolah-sekolah.
Kegiatannya berupa pengenalan bagaimana
mencintai negara bangsa, menjaga
persatuan dan kesatuan, menghindari
perkelahian dan narkoba dsb.
Selanjutnya dalam waktu dekat juga
akan dilakukan kegiatan non program
serbuan jambanisasi yang bekerjasama
dengan Pemkot Kota Semarang dan Rotari
Semarang. Dijelaskan Asterkasdam, di
Semarang masih ada 50.000 KK yang belum
mempunyai jamban sehingga menjadi target
TNI. Jika pada tahap pertama sudah
dilakukan program 1.500 jambanisasi, maka
pada tahap kedua, pertengahan Desember
nanti akan dilakukan 5.000 program
jambanisasi. Program jambanisasi,
sementara ini masih berlangsung di
Semarang sebagai tolok ukur Jawa Tengah.
Penganugerahan Warga Kehormatan
Disadari bahwa sinergitas semua
komponen bangsa merupakan kunci sukses
pelaksanaan tugas, maka Kodam IV/
Diponegoro akan lebih mendekatkan tali

Anggota TNI bersama masyarakat membersihkan parit

silaturahmi dengan para pimpinan daerah


di Jateng dan DIY. Kegiatan dikemas dalam
bentuk penganugerahan/penyematan brevet
sebagai warga kehormatan kepada bupati/
Walikota di Jateng/DIY. Kegiatan yang
semula direncanakan pada 26 Nopember
2014 ini ditunda tanggal 17 Desember 2014
karena saat itu bertepatan dengan kunjungan
Presiden di wilayah Jateng.
Asterkasdam menyampaikan rencana
tersebut sudah dikomunikasikan dengan
para Dandim dan sudah minta ijin ke pak
Gubernur dan para bupati dan walikota
responnya sangat luar biasa, ada 40 bupati/
Walikota di Jateng /DIY, 35 pria dan 5 bupati
wanita. Ditambahkan, sesungguhnya
dengan saling silaturahmi dan saling
mengenal harapannya ke depan persatuan
dan kesatuan Jateng dan DIY dapat
terwujud, sehingga ketika kita melakukan
serbuan teritorial tidak mungkin sendiri, kita
harus bersinergi dengan pemerintah dan
instansi lainnya.
Kegiatan direncanakan dari Bandara
Ahmad Yani Semarang, semua bupati/
walikota naik heli dan mendarat di lapangan
Parade, kemudian berjalan menuju

Anggota TNI membantu memperbaiki jembatan

Asterkasdam IV/Diponegoro wawancara


di Radio Suara Diponegoro

November 2014

November 2014

XVIII

lapangan tembak untuk melaksanakan


kegiatan menembak, selanjutnya naik tank
dan diberikan brevet. Dengan rangkaian
kegiatan tersebut diharapkan tumbuh rasa
kecintaan terhadap TNI, yang belum pernah
menembak bisa merasakan bagaimana
menembak. Tentunya sebelumnya akan
dibriefing taktis untuk menghindari hal-hal
yang tidak diharapkan.
Disinggung tentang program KB, Aster
menyampaikan pihaknya selalu bersinergi
dengan kementrian maupun non kementrian
terkait tugas-tugas di lapangan. Bagi TNI,
program KB menjadi sangat penting, karena
ledakan penduduk yang tidak terkontrol bisa
menjadi kerawanan, pada masanya akan
berpengaruh terhadap kesejahteraan,
pangan, energi dan lapangan pekerjaan.
Kalau TNI tidak terlibat langsung ada
kekhawatiran program tidak berjalan dengan
baik.
Ditambahkan bahwa di lapangan,
Kodim bertugas memobilisasi akseptor KB.
Dalam program KB, ada jangka panjang
dan pendek dimana sekarang masih banyak
yang menggunakan jangka pendek seperti
pil, kondom. Target TNI mengajak akseptor
menggunakan alat KB jangka panjang
seperti MOW, MOV maupun spiral. Saat
ini, dengan dilengkapi kendaraan, para
Babinsa bisa membawa calon akseptor ke
tempat-tempat pelayanan KB sehingga
sangat membantu program BKKBN.
Harapan ke depan negara kita semakin
baik/maju, kecintaan masyarakat terhadap
TNI semakin meningkat artinya tidak ada
lagi batasan lagi antara TNI dan rakyat,
siapapun musuh akan berfikir 1000 kali untuk
melakukan invasi ke Indonesia karena TNI
kuat bersama masyarakat. Inilah program
ke depan menyatukan TNI dan rakyat untuk
kemudian sama-sama membangun dan
menghadapi secara bersama-sama
ancaman dalam negeri. (GD)
215

Gema DIPONEGORO

FOKUS

Pahlawanku Idolaku,

Inspirasi Bagi Generasi Penerus


Tema Hari Pahlawan tahun 2014
Pahlawanku Idolaku diharapkan dapat
menjadi inspirasi bagi generasi penerus bahwa
semangat juang dan semangat kebangsaan para
pahlawan akan selalu terpatri di dada setiap
insan Indonesia dan menjadi kebanggaan atau
idola sepanjang masa.
Demikian diharapkan Menteri Mensos
Republik Indonesia, Khofifah Indar
Parawansa yang dibacakan Kasdam IV/
Diponegoro Brigjen TNI Ibnu Darmawan
pada upacara Hari Pahlawan yang
berlangsung di L apangan Parade
Makodam IV/Diponegoro (10/11).
Usia kemerdekaan saat ini telah
menginjak usia 69 tahun. Peringatan Hari
Pahlawan ini mengambil tema
Pahlawanku Idolaku, dimaksudkan
untuk menggugah semangat kepahlawan
sebagai ukuran nilai baik sebagai
panutan maupun figur idola pencarian
jati diri.
Sejarah perjalanan bangsa dan
negara Indonesia menunjukkan bahwa
untuk mendirikan Negara Kesatuan
Republik Indonesia (NKRI) diperlukan
perjuangan yang panjang. NKRI tidak
akan dapat berdiri menjadi negara yang
merdeka, berdaulat dan terhormat seperti
ini, tanpa perjuangan para pejuang,
pendiri bangsa dan pahlawan bangsa
yang mengorbankan jiwa, raga, pikiran
dan hartanya.

10

Gema DIPONEGORO

215

XVIII

Sejarah Bangsa
Indonesia mencacat,
perjuangan untuk
m e r e b u t
kemerdekaan dan
mendirikan NKRI
membutuhkan ikatan
persatuan
dan
kesatuan yang kuat.
Komitmen
para
pejuang, pendiri
bangsa dan dan para
pahlawan
untuk
mempersatukan
bangsa ini melahirkan
sikap kepahlawanan,
kesetiakawanan sosial
serta menguatkan memori kolektif bangsa
yang saat itu supaya berani bertindak
nyata untuk melawan penjajahan dan
ketertindasan akibat kolonialisme dan
imperialisme.
Sikap kepahlawan merupakan sebuah
perwujudan tindakan dan pengorbanan
yang penuh militansi. Sikap kesetiakawan
sosial adalah perwujudan dari kepekaan

November 2014

Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Ibnu


Darmawan pada Upacara Hari Pahlawan

sosial atau bathin. Kita harus bisa


memaknai semua itu bukan hanya
sekedar ungkapan saja tetapi harus
dijadikan kekuatan moral yang dapat
dijadikan sebagai kekuatan moral yang
dapat diterapkan ke semua aspek
kehidupan berbangsa dan bernegara untuk
Indonesia masa kini dan masa
mendatang.
Usia kemerdekaan saat ini telah
menginjak usia 69 tahun. Peringatan Hari
Pahlawan ini mengambil tema
Pahlawanku Idolaku,. Tema tersebut
dipilih dimaksudkan untuk menggugah
semangat kepahlawan sebagai ukuran
nilai baik sebagai panutan maupun figur
idola pencarian jati diri.
Untuk itu tema pahlawanku Idolaku
diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi
generasi penerus bahwa semangat juang
dan semangat kebangsaan para pahlawan
akan selalu terpatri di dada setiap insan
Indonesia dan menjadi kebanggaan atau
idola sepanjang masa. (GD)

Seluruh anggota Kodam IV/


Diponegoro baik prajurit maupun
Pegawai Negeri Sipil melaksanakan
g e r a k a n me n c a b u t pa k u s e c a r a
serentak di lingkungan dan desa
binaan satuan jajaran Kodam IV/
Diponegoro (7/11). Kegiatan ini
dilaksanakan
dalam
rangka
mendukung program Pemerintah
Pr o v i n s i J a w a Te n g a h u n t u k
meningkatkan kepedulian masyarakat
guna menjaga dan merawat
kelestarian tanaman atau pohon
sebagai wujud mencintai lingkungan
hidup.

Kodam IV/Diponegoro
Laksanakan Gerakan Mencabut
Paku Secara Serentak
Selain
kepedulian
pada
lingkungan hidup, kegiatan ini
sekaligus memperingati Hari Sumpah
Pe m u d a , H a r i C i p t a P u s p a d a n
keaneka ragaman hayati serta Hari
Pahlawan tahun 2014.
Gerakan mencabut paku di pohon
dilaksanakan, mengingat saat ini

November 2014

XVIII

kepedulian memelihara pohon masih


kurang. Perilaku memaku pohon
menjadi salah satu buktinya. Memaku
di pohon akan membuat pohon
mudah terserang penyakit dan
akhirnya mati. Semakin banyak
pohon yang mati, kelangsungan hidup
manusia pun terancam.
Untuk meningkatkan kepedulian
seluruh komponen masyarakat,
beberapa waktu lalu (9/10) Gubernur
Jawa Tengah H. Ganjar Pranowo SH
telah menginstruksikan melakukan
gerakan mencabut paku di pohon yang
dilaksanakan secara serentak pada 7
November 2014.
Seluruh komponen masyarakat
dihimbau untuk melaksanakan
gerakan mencabut paku di pohon.
Diharapkan, gerakan mencabut paku
di po h o n m a m p u m e n i n g k a t k a n
kesadaran masyarakat dalam menjaga
kelestarian tanaman sebagai sarana
penghijauan, keindahan dan menjaga
kelangsungan hidup manusia.(GD)
215

Gema DIPONEGORO

11

GD UTAMA

KSAD, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo :

Pemuda Sebagai Agen Perubahan


Dalam Menghadapi Proxy War
Perang pada dasarnya motifnya
selalu soal sumber energi. Pada tahun
2043 Indonesia dan negara-negara di
khatulistiwa akan menjadi target, karena
memiliki sumber energi dan makanan
lebih banyak dari negara lain.
Pernyataan tersebut disampaikan
KSAD dalam berbagai kesempatan
pengarahan kepada pimpinan TNI dan
mahasiswa dari berbagai Universitas di
Indonesia diantaranya Civitas Academika
Universias Teknologi Bandung, Universitas
Udayana Denpasar, UGM Yogyakarta,
Universitas Sumatra Utara (USU) Medan,
Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon
dan lain-lain.
Indikasi mulainya Indonesia
dijadikan target adalah pasar bebas yang
mulai menyasar Indonesia. Seperti
diketahui pada 2015 sudah dimulai
perdagangan bebas di kawasan Asean
dan Indonesia menjadi bagian dari Asean
harus siap menghadapinya.
Kita tahun depan masuk pasar
bebas, dan ini adalah tantangan besar,
Indonesia menjadi target untuk investasi
dan lain-lainnya, lanjutnya.
Karena itu dia menghimbau kepada
mahasiswa untuk berhati-hati. Menurut

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Gatot


Nurmantyo mengatakan, Indonesia sedang menghadapi Proxy
War, yang tanpa disadari bisa melemahkan kedaulatan Negara
Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Proxy War ini berpeluang
terjadi saat energi fosil akan habis dan digantikan dengan bio
energi, sehinggga sasaran konflik mengarah pada sumber pangan
dan energi.
dia Indonesia memiliki potensi konflik
yang mungkin bisa digunakan musuh
untuk memecah belah bangsa.
Kita punya pengalaman dengan
Timor-Timur, dengan segala cara
dipisahkan dari Indonesia supaya sumber
daya di Timor Timur bisa diakses dengan
mudah oleh negara-negara yang miskin
dengan sumber energi, ujarnya.
Lalu, apakah proxy war? Menurut
KSAD, proxy war adalah perang dimana
salah satu pihak menggunakan pihak
ketiga atau kelompok lain untuk

12

Gema DIPONEGORO

215

XVIII

November 2014

berperang melalui berbagai aspek


(Ipoleksosbud) dengan cara intervensi dan
memberi tekanan.
Secara gamblangnya proxy war
ini merupakan kepanjangan tangan dari
suatu negara yang berupaya
mendapatkan kepentingan strategisnya
namun menghindari keterlibatan
langsung suatu perang yang mahal dan
berdarah. Proxy war tidak dapat dikenali
dengan jelas siapa kawan dan siapa
lawan karena musuh mengendalikan
dengan non state actors dari jauh.
KSAD, Jenderal TNI Gatot
Nurmantyo juga menyatakan proxy war
ini sudah dilakukan oleh pihak asing
terhadap Indonesia dalam berbagai
bentuk, seperti menjadikan Indonesia
yang memiliki jumlah penduduk lebih dari
200 juta sebagai pasar untuk menjual
hasil komoditas negara musuh,
menghambat pembangunan dan
pengembangan SDM Indonesia agar
kualitasnya tetap rendah, pelajar
Indonesia diberikan beasiswa yang tinggi,
dimanjakan dan diindoktrinasi dan

selanjutnya tanpa disadari dijadikan agen


demi kepentingan negara musuh untuk
kepentingan strategisnya.
Selanjutnya melakukan investasi
besar-besaran ke Indonesia, melakukan
suap, menciptakan kelompok-kelompok
teroris Indonesia, membeli dan
menguasai media massa, memecah
belah dan menghancurkan generasi muda
Indonesia dan lain sebagainya.
KSAD juga menyampaikan proxy
war telah berlangsung di Indonesia dalam
bermacam bentuk seperti gerakan
sparatis, demontrasi massa, sistem
regulasi yang merugikan, peredaran
narkoba, bentrok antar kelompok,
demonstrasi buruh dan lain sebagainya.
Dijelaskan oleh KSAD, pada tahun
2013, ada 19 perusahaan di wilayah
Jabotabek gulung tikar akibat demo
buruh yang berujung pada ribuan orang
buruh mengalami pemutusan hubungan
kerja (PHK).
Demikian juga halnya dengan
tawuran, bukan hanya melibatkan
tawuran pelajar tetapi juga sudah
November 2014

XVIII

melibatkan tawuran mahasiswa baik antar


fakultas, antar universitas maupun
dengan masyarakat. Tercacat 41 kasus
tawuran yang melibatkan mahasiswa.
Tawuran mahasiswa banyak dibarengi
dengan pengrusakan fasilitas baik fasilitas
kampus, pemerintah, fasilitas umum dan
obyek vital. Dalam 3 tahun terakhir
setidaknya terjadi 21 pengrusakan fasilitas
kampus oleh mahasiswa.
Ditambahkan KSAD, Jenderal TNI
Gatot Nurmantyo penyalahgunaan
narkoba di Indonesia sangat merusak
generasi muda Indonesia.Menurut
Jenderal Gatot, perederan nakoba di
Indonesia sudah merajalela dengan
berbagai bentuk dan sampai ke daerah
perbatasan serta pelosok pedalaman.
Pada bulan November 2013 pabrik Red
Ice yang membungkus narkoba dalam
bentuk permen karet berhasil dibongkar
aparat berwajib di apartemen kawasan
Sunter dan Tamansari, Jakarta.Dari 16
tersangka, empat diantaranya warga
negara asing.
Kemudian pada bulan Mei 2014
215

Gema DIPONEGORO

13

GD UTAMA
seorang aparat juga ditemukan tewas di
Diskotik Stadium, Tamansari, Jakarta
Barat karena overdosis narkoba.
Selanjutnya, hasil penggerebekan pasca
kejadian tersebut polisi menyita sedikitnya
45.000 butir pil ekstasi berikut 600 gram
sabu dan 55 butir pil Happy Five yang
tersimpan di dalam loker karyawan.
Masih banyak lagi di tempat-tempat
hiburan malam, rumah makan dan
tempat rekreasi yang menjadi pusat
peredaran narkoba, seakan-akan aparat
berwajib tak kuasa mengendalikan
derasnya peredaran obat-obatan terlarang
di Indonesia, ujar Jenderal Gatot.
Dikatakan, Indonesia dengan jumlah
penduduk yang besar dan tingkat
prevalensi yang tinggi memang
merupakan pasar yang sangat menarik
dan menguntungkan bagi bandar
narkoba yang umumnya merupakan
sindikat internasional.
Jika di akhir abad ke-20 Indonesia
masih berstatus sebagai negara transit,
maka kini Indonesia sudah beralih
menjadi negara konsumen, kata
Jenderal Gatot.
Menurutnya, sesuai data Badan
Narkotik Nasional (BNN) pemakai
narkoba mengalami kenaikan dari 1,5

14

Gema DIPONEGORO

215

XVIII

persen penduduk pada 2005 menjadi 2,6


persen di tahun 2013 dan diperkirakan
akan mencapai 2,8 persen di tahun 2015,
artinya lebih dari 5,1 juta penduduk
Indonesia menyalahgunakan narkoba.
Angka kematian tiap tahun akibat
narkoba berada pada kisaran 15.000
jiwa, ujarnya.
Fakta-fakta tersebut, kata Jenderal
Gatot sangat memprihatinkan dan dapat
menghancurkan generasi muda untuk
jangka panjang. Karena telah menyerang
secara masif mulai dari kalangan

November 2014

eksekutif muda sampai dengan anak


sekolah.
Melalui konspirasi internasional,
generasi muda Indonesia tanpa sadar
dapat dihancurkan tanpa harus
menggunakan kekuatan bersenjata.
Aparat pemerintah pun sampai saat ini
masih kewalahan untuk mencegah dan
menguranginya, kata Jenderal Gatot.
Pemuda Sebagai Agen Perubahan
Dalam ceramahnya di depan
mahasiswa, KSAD Jenderal TNI Gatot

Nurmantyo menyampaikan para


pemuda/generasi muda mempunyai
peran yang sangat strategis dan sangat
menentukan dalam menghadapi proxy
war ini.
Menurut KSAD, generasi muda
adalah generasi baru yang cepat ataupun
lambat akan menggantikan generasi
sebelumnya, regenerasi akan terjadi
secara alamiah, generasi muda adalah
pelari estafet berikutnya dalam dunia
konvetisi di bumi ini.
Kita bisa belajar dari sejarah, bahwa
perjuangan bangsa Indonesia sampai
menuju kemerdekaan sangat dipengaruhi
peran dari para pemuda. Peran pemuda
Indonesia selalu di depan dan berperan
penting. Mulai dari berdirinya organisasi
Budi Utomo (1908), Sumpah Pemuda,
PPKI, BPUPKI yang mengantarkannya
pada
Proklamasi Kemerdekaan
Indonesia.
Oleh karena itu, sebagai mahasiswa
(maha : besar, dan siswa : orang yang
belajar), pelajar yang mempunyai derajat
paling tinggi, KSAD menghimbau agar
selalu menggunakan akal pikiran dan hati
nurani. Mahasiswa bisa menjadi
pengawal tatanan yang ada di
masyarakat.
Ditambahkan KSAD, demonstrasi
bukan hal yang tabu, tetapi harus
diwaspadai adanya pihak-pihak yang

melancarkan proxy war, pihak-pihak


yang memanfaatkan kita.
Untuk itu, KSAD meminta agar
mahasiswa/generasi muda dapat
membuat gerakan massa untuk
menangkal proxy war antara lain
mengidentifikasi dan mengenali masalah,
pemuda harus memiliki ketajaman untuk
dapat mengidentifikasi musuh dan
kepentingannya. Manfaatkan tempattempat seperti laboratorium, perpus,
tempat ibadah, ruang kelas dan tempat
mahasiswa berkumpul untuk bisa
membicarakan dan menjawab tantangan

November 2014

XVIII

jaman.
Selanjutnya, pemuda harus ahli
sesuai bidangnya masing-masing, gerakan
pemuda berbasis wirausaha, suburkan
tradisi wirausaha, mengadakan
komunitas
belajar,
tingkatkan
kemampuan adaptasi dan kedewasaan,
program pembangunan karakter, cinta
tanah air dan bela negara, jadi tokoh dan
contoh di lingkungannya.
KSAD juga berpesan agar para
pemuda tidak mudah terpengaruh
budaya asing dan arus globalisasi, berfikir
jernih, bijak namun kritis dalam melihat
hal-hal yang aneh (tidak wajar),
gunakan/manfaatkan media sosial
(twitter, facebook, path, dll) untuk croscek
informasi agar tidak mudah terprovokasi
dan harus bangga menjadi Bangsa
Indonesia.Generasi muda harus bisa
menjamin keutuhan dan kedaulatan
bangsa sesuai dengan amanat Pancasila
dan UUD 1945.
KSAD yakin jika segenap Bangsa
Indonesia dapat berbuat terbaik, berani,
tulus dan ikhlas Indonesia bisa mencapai
emas pada tahun 2045 nanti. Kunci
sukses untuk meraihnya dengan : great
prayer, great dreammer, target focus,
optimis, action, flexible, great networking,
keep learning, do by heart. (GD, bbrp
sumber)
215

Gema DIPONEGORO

15

BINSAT

Pemasangan tanda peserta oleh Kaajendam IV/Diponegopro Kolonel Caj Temu Hidayat
pada acara pembukaan pembekalan CPNS TNI AD TA. 2014

Pembekalan CPNS TNI AD


Kodam IV/Diponegoro
Kaajendam IV/Diponegoro, Kolonel
Caj Temu Hidayat membuka pembekalan
kepada CPNS TNI AD TA. 2014 jajaran
Kodam IV/Diponegoro bertempat di
Lapangan Ajendam IV/Diponegoro (12/
11). Pembekalan berlangsung selama 8
hari kerja mulai 12 s/d 21 Nopember dan
diikuti oleh 267 orang, mereka berasal
dari CPNS K2 sebanyak 263 dan CPNS
umum sebanyak 4 orang.
Dalam pengarahannya, Kaajendam
IV/Diponegoro yang membacakan
amanat Aspers Kasad, Mayjen TNI
Jaswandi mengatakan dengan
ditetapkannya Undang-undang Republik
Indonesia Nomor 5 Tahun 2014 tentang
Aparatur Sipil Negara (ASN) maka ke
depan TNI sebagai organisasi pemakai
PNS berkewajiban untuk membentuk
PNS AD yang profesional dan

Gema DIPONEGORO

215

XVIII

Upacara Pembukaan Latihan Taktis


Yonif 408/Suhbrastha

Sragen (25/11) Komandan Kodim


0725/Sragen Letkol Inf Edi Saputra, S.IP
mewakili Komandan Korem 074/
Warastratama Kolonel Inf Bakti Agus
Fadjari, S.IP membuka Latihan Taktis

berkompetensi.
Lebih lanjut dikatakan, secara garis
besar persoalan PNS umumnya termasuk
PNS TNI AD dapat ditinjau dari 3
perspektif yakni : perspektif sistem (aturan
hukum dan kebijakan). Banyak peraturan

Latihan PBB CPNS TNI AD di lapangan Ajendam IV/Diponegoro

16

perundang-undangan yang selama ini


mengatur manajemen PNS dinilai sudah
out of date, sehingga tidak sesuai dengan
tuntutan perkembangan dewasa ini.
Kemudian kedua, perspektif
kelembagaan, terdapat beberapa instansi
yang menangani tentang PNS seperti
Kementrian Pendayagunaan Aparatur
Negara, Reformasi dan Birokrasi,
Lembaga Adminsitrasi Negara, Badan
Kepegawaian Negara, Kementrian
Pertahanan RI serta Mabes TNI. Dan
ketiga, perspektif SDM, personel PNS AD
umumnya berlatar belakang pendidikan
SMA atau yang sederajat dan Sarjana.
Sementara itu pada sisi lain, potret
PNS saat ini seperti rendahnya
profesionalisme, kesejahteraan yang
belum memadai, distribusi dan komposisi
yang belum ideal, penempatan dalam
jabatan yang belum kompetitif, penilaian
kerja yang belum obyektif, kenaikan
pangkat yang belum berdasarkan pada
prestasi kerja serta persoalan-persoalan

November 2014

internal PNS yang merupakan mata


rantai yang saling terkait.
Oleh karena itu Aspers KSAD
berpesan kepada peserta agar prinsip
Attention to details (selalu siap dalam
segala hal), menjadi kunci yang harus
ditanamkan dalam diri setiap individu.
Kegiatan pembekalan bagi CPNS AD
tahun ini merupakan kegiatan
pendahuluan sebelum para CPNS AD ini
mengikuti Diklat Pra jabatan dan Diklat
dasar militer yang baru akan
diselenggarakan pada tahun 2015.
Adapun materi yang diberikan
meliputi : peraturan disiplin, ASN
(Aparat Sipil Negara), penilaian prestasi
kerja, penyelenggaraan mangement
modern, PBB, ceramah kesehatan,
ceramah bintal, jam komandan dan
pengetahuan tentang Korpri. (GD)

Perkembangan masalah di teritorial


sekarang semakin komplek, maka bagi
para calon Babinsa yang baru saja keluar
dari satuan tempur dan berpindah ke
satuan territorial, perlu diberikan
pembekalan guna meningkatkan
kemampuan, pengetahuan dan
keterampilannya dalam menghadapi
berbagai ancaman, hambatan dan
tantangan yang mungkin timbul di
wilayahnya. Untuk itu Korem 072/Pmk
menyelenggarakan Penataran bagi para
calon Babinsa bertempat di Aula Serba
Guna Makorem 072/Pmk.
Penataran berlangsung selama 3 hari
dan diikuti oleh 100 prajurit calon Babinsa.
Sebagai pemberi materi dari Perwira seksi
teritorial dan para Danramil dengan materi
meliputi fungsi dan tujuan binter, tugas dan
misi TNI AD, tugas-tugas sebagai Babinsa
serta kemampuan teritorial yang meliputi
subyek dan sasaran pembinaan teritorial.
Kepala seksi Personel Korem 072/Pmk
Letkol Arm Indro Respati mengatakan ini
adalah program Korem untuk membekali
prajurit, karena mereka dari satuan tempur
jadi perlu dibekali pengetahuan
kewilayahan, apalagi mereka juga ada
yang berasal dari satuan luar Jawa dan

Yonif 408/Suhbrastha, yang bertempat di


lapangan Yonif 408/Suhbrastha.
Komandan Kodim 0725/Sragen,
membacakan amanat Danrem 074/
Warastratama Kolonel Inf Bakti Agus

Fadjari, S.IP mengatakan bahwa dengan


mengikuti latihan ini diharapkan
kemampuan dan ketrampilan prajurit
akan semakin meningkat serta menjadi
lebih percaya diri dan memiliki optimisme
yang tinggi dalam menghadapi tugastugas di masa yang akan datang dan
setiap prajurit akan memiliki kesiapan fisik
dan mental serta memiliki gambaran
tentang langkah maupun tindakan yang
tepat dalam menghadapi tantangan
tugas ke depan.
Lebih lanjut dalam amanat
Danrem mengatakan bahwa mengingat
pentingnya latihan ini, saya minta agar
seluruh peserta mengikutinya dengan
penuh kesungguhan dan rasa
tanggung jawab yang tinggi dari dalam
diri masing-masing.
Sehingga sasaran latihan yang telah
diprogramkan dapat tercapai. Kepada
segenap pelatih dan pendukung saya
percayakan latihan taktis ini, lakukan
sesuai dengan program dan jadwal yang
telah direncanakan, upayakan dalam
memberi target operasi tetap
mengedepankan sikap disiplin dan
profesionalisme.
(Penrem 074/Wrt)

Korem 072/Pamungkas Siapkan


Personel untuk Serbuan Teritorial

DIY. Diharapkan dengan menerima


pembekalan teritorial para calon Babinsa
bisa segera beradaptasi dengan tugas dan
tanggung jawab baru sebagai Babinsa dan
segera melaksanakan serbuan teritorial guna
membantu kesulitan rakyat, sehingga akan
November 2014

XVIII

tercipta kemanunggalan TNI dengan


rakyat. Para calon Babinsa ini
direncanakan akan disebar ke wilayahwilayah jajaran Korem 072/Pmk dan siap
melaksanakan tugas sebagai Bintara
Pembina Desa. (Korem 072/Pmk)
215

Gema DIPONEGORO

17

OPSLAT

Pangkostrad Membuka Latihan


Bersama Safkar Indopura

Panglima Komando Cadangan


Strategi Angkatan Darat Letjen TNI
Mulyono membuka latihan bersama
Safkar Indopura antara TNI AD dengan
Lomba Peleton Tangkas Satpur/
Banpur jajaran Kodam IV/Diponegoro
yang diselenggarakan di Akademi Militer
Magelang sejak tanggal 28 Oktober 2014,
akhirnya dimenangkan oleh Batalyon Zeni
Tempur 4/TK. Untuk juara II berhasil
diraih Batalyon 400/Raider dan juara III
Batalyon Kavaleri 2/Tank.
Sedangkan untuk juara perorangan
lomba garjas A diraih oleh Kopda
Arimata Naklui dari Yonif 407/PK, lomba
renang militer diraih Kopda Burhanudin
dari Yonif 400/Raider, lomba menembak
senapan jarak 100M 3 sikap diraih Serda
Supono, dan lomba CC diraih Praka
Nardiyono dari Yonarhanudse-15.
Pada upacara penutupan Lomba
Peleton Tangkas (3/11), Pangdam IV/
Diponegoro Mayjen TNI Bayu Purwiyono
dalam amanat tertulis yang dibacakan
Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Ibnu
Darmawan menyampaikan, lomba ini
bertujuan untuk mempersiapkan prajuritprajurit yang berprestasi dan handal untuk
mengikuti ajang perlombaan Peleton
Tangkas tingkat TNI Angkatan Darat yang
direncanakan akan dilaksanakan di
wilayah Kodam IV/Diponegoro.
Saya optimis prajurit Kodam IV/
Diponegoro mempunyai peluang untuk
terus meningkatkan prestasinya dan akan
mengharumkan nama satuan. Demi
meningkatkan prestasi yang telah diraih

18

Gema DIPONEGORO

215

XVIII

Singapore Army Forces di lapangan


tembak Plempungan Kabupaten
Magelang (4/11).
Latihan bersama Safkar Indopura

adalah program kedua Angkatan Darat


Indonesia dengan Singapura yang sudah
berjalan selama 26 tahun, jelas Letjen
TNI Mulyono.
Lebih lanjut dijelaskan, ada beberapa
kegiatan dalam program ini, yaitu melatih
kepemimpinan dari kedua negara terkait
dengan pengambilan keputusan dalam
taktik, melaksanakan latihan taktis
maupun teknis dan bakti sosial pada
masyarakat di sekitar tempat lain.
Kegiatan ini untuk mempererat
hubungan kedua negara, khususnya
Angkatan Darat kedua negara. Melalui
latihan ini diharapkan terjalin
kebersamaan, keakraban, saling percaya
dan saling pengertian.
Hadir pada pembukaan latihan
bersama Safkar Indopura Panglima Divisi
III Singapura Armed Forces Brigjen Ong
Tze Chin, Pangdam IV/Diponegoro
Mayjen TNI Bayu Purwiyono, dan para
pejabat di jajaran TNI. Latihan bersama
ini diikuti 182 personel TNI AD dan 115
personel SAF. (GD)

Pengendalian Vektor Malaria


Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 400/Raider
Dirut PT. Vadel Satria Samudera
mengatakan saat ini 70 persen kasus
malaria terdapat di wilayah Indonesia
Timur, diantaranya Papua, Papua Barat,
Maluku, Maluku Utara, Sulawesi dan
Nusa Tenggara. Wilayah endemik malaria
di Indonesia Timur, tersebar di 84
kabupaten/kota dengan jumlah penduduk
berisiko 16 juta orang. Faktor geografis
yang sulit dijangkau dan penyebaran
penduduk yang tidak merata merupakan
beberapa penyebab sulitnya pengendalian
malaria di wilayah itu. Untuk itu,
diperlukan terobosan untuk mengatasi
malaria di wilayah tersebut, diantaranya
dengan melakukan pemeriksaan darah
massal, membagikan kelambu
berinsektisida
dan
melakukan
penyemprotan ataupun fogging. Jadi
kalau dulu kita hanya menunggu dan
pasif sekarang kita aktif surveillance dan
segera mencegah terserang penyakit
malaria.
Adapun program dan strategi yang
dilakukan anggota Satgas agar tidak
terserang penyakit malaria yaitu :
menjaga kebersihan dan kesehatan
pribadi, menjaga kebersihan dan
kesehatan dalam ruangan, menjaga
kebersihan dan kesehatan di luar
ruangan, di dalam lingkungan pos,
menjaga kebersihan dan kesehatan di
luar ruangan di luar lingkungan pos dan
setiap anggota Satgas berfungsi sebagai
Juru Pemantau Jentik (Jemantik).
Pada kesempatan tersebut, Gunadi

Batalyon Infanteri 400/Raider pada tahun 2014 ini dipersiapkan


untuk melaksanakan Satgas Pamtas RI-PNG dengan kekuatan
personel sebanyak 450 orang. Untuk menekan kasus penyakit
malaria pada Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 400/Raider, Yonif
400/Raider melaksanakan sosialisasi mengendalikan vektor
malaria oleh Dirut PT. Vadel Satria Samudera Tangerang Gunadi
Karjono pada Rabu 5 Nopember 2014 di Ruang Handakaria
Yonif 400/Raider.
Karjono memberikan instruksi
penggunaan alat fogging kepada prajurit

Batalyon Zipur 4/TK


Juara Lomba Peleton Tangkas
Kodam IV/Diponegoro
tersebut, tidak ada kata lain kecuali
berlatih, berlatih dan terus berlatih, jelas
Mayjen TNI Bayu Purwiyono.
Pangdam IV/Diponegoro berharap,
Kodam IV/Diponegoro siap tampil
bertanding dalam perlombaan tersebut,
November 2014

karena direncanakan Pimpinan TNI AD


nantinya akan memilih secara acak satuan
mana, Kompi mana dan Peleton mana
yang berhak ikut lomba Peleton tangkas
tersebut (GD)

November 2014

XVIII

Satgas Yonif 400/Raider guna mencegah


penyebaran nyamuk penyebab malaria.
Alat yang praktis tersebut sebaiknya
digunakan setiap hari 2 kali yaitu pagi
hari mulai dari pukul 07.00-09.00 dan
sore hari mulai pukul 16.00-18.00.
Sebagaimana diketahui, malaria
adalah penyakit endemis di lebih dari 100
negara di seluruh dunia. Penyakit parasit
yang disebarkan oleh nyamuk ini
membunuh ratusan ribu orang setiap
tahunnya, terutama bayi di daerah
termiskin di sub-Sahara Afrika.
Diperkirakan sebanyak 3,4 juta orang
terus beresiko terjangkit malaria, terutama
di Asia Tenggara dan Afrika di mana
ditemukan sekitar 80 persen kasus
malaria. Penyakit bersumber dari
binatang ini di Indonesia juga masih
tinggi. (Yonif 400/Raider)
215

Gema DIPONEGORO

19

Bintrakor

OPSLAT

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo memeriksa pasukan pada Upacara


Pemberangkatan Satgas Pamtas RI - PNG Yonif 400/Raider

Prajurit 400/Raider Ikut Laksanakan


Pembinaan Teritorial di Papua
Sebagai prajurit terbaik dan elit dari
jajaran kesatuan yang menjadi
kebanggaan Kodam IV/Diponegoro,
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo
meminta kepada seluruh Prajurit dari
Batalyon Infantri 400/Raider untuk
melakukan tugas operasi kemanusiaan di
daerah penugasan. Selain melaksanakan
tugas negara sebagai Satuan Tugas
Pengamanan Perbatasan (Pamtas) di
wilayah perbatasan antara RI dan Papua
Nugini.
Saya meminta selain tugas operasi,
TNI juga memberdayakan masyarakat
setempat. Karena kehidupan saudara kita
di perbatasan Papua jauh dari
kesejahteraan. Saya berharap TNI
mengembangkan tugas operasi
kemanusiaan. Istilah TNI, yakni
pembinaan teritorial. Sehingga membuat
rakyat Papua makin maju dan sejahtera.
Sehingga rakyat Papua juga memiliki rasa
nasionalisme, patriotisme dan semangat
kebangsaan yang tinggi,katanya, saat
memberikan amanat sebagai inspektur
upacara Pemberangkatan Satuan Tugas
Batalyon Infantri 400/Raider ke Papua di
Mako Yonif 400/Raider, Srondol, Jumat
pagi (28/11).
Gubernur juga meminta prajurit
untuk terus menjaga kekompakan,
loyalitas, dan disiplin agar dapat
melaksanakan tugas ini dengan baik,
selamat, aman dan berhasil. Kemudian
melaksanakan tugas sesuai protap yang
berlaku agar tidak menimbulkan

20

Gema DIPONEGORO

215

XVIII

permasalahan di kemudian hari. Selain


itu, implementasikan Sapta Marga dan
Sumpah Prajurit dengan baik agar nama
baik kesatuan dan Kodam IV/Diponegoro
sebagai kebanggaan Jawa Tengah dapat
terjaga,tegas Gubernur yang juga
didaulat menjadi warga kehormatan TNI
itu.
Gubernur menyampaikan tugas
operasi yang dilaksanakan merupakan
kehormatan dan kepercayaan pimpinan
TNI dan negara. Tidak semua prajurit
TNI lainnya mendapat kesempatan
seperti ini. Jadi, saat ini saudara semua
adalah prajurit terbaik yang dimiliki untuk
menjalankan
tugas
negara
mengamankan wilayah perbatasan
antara RI dan Papua Nugini,tegasnya.
Tak hanya itu, Gubernur berpesan
kepada seluruh prajurit, tugas ini tidak

ringan, karena kita tahu bersama bahwa


wilayah perbatasan Papua masih rentan
terjadi gerakan-gerakan yang mengganggu
keamanan dan ketertiban masyarakat
atau gerakan-gerakan separatis yang ingin
memisahkan diri dari NKRI. Namun saya
yakin, rekan semua prajurit sejati yang
punya fisik dan mental baja. Saudara
semua adalah prajurit yang memang
disiapkan untuk menghadapi situasi dan
kondisi apapun dalam rangka
mempertahankan keutuhan NKRI. Jadi
NKRI harga mati ,tambahnya dengan
semangat.
Hadir dalam upacara tersebut
Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Ibnu
Darmawan, Kapolda Jateng Irjen Pol
Noer Ali, Kapendam IV/Diponegoro Kol
Arh Elphis Rudy dan para pejabat Kodam
IV/Diponegoro serta tamu undangan.
(GD)

Dalam rangka HUT ke 69


Perhubungan Angkatan Darat
yang jatuh setiap tanggal 23
Nopember, Hubdam IV/
Diponegoro melaksanakan
acara syukuran yang
diselenggarakan di Mako
Hubdam IV/Diponegoro Jalan
perintis kemerdekaan nomor 2
Semarang (24/11). Sebelum
acara syukuran yang merupakan
puncak acara, didahului dengan
rangkaian kegiatan antara lain
melaksanakan anjangsana dan
ziarah ke Taman Makam
Pahlawan Giri Tunggal
Semarang.

Perhubungan TNI AD
Senantiasa Memberikan Yang
Terbaik

Dirhubad Brigadir Jenderal TNI


Wegig Poertjahjo dalam sambutannya
yang dibacakan oleh Kahubdam IV/
Diponegoro Kolonel Chb M. Muhson
mengatakan sejak kelahiran Perhubungan
Angkatan Darat enam puluh sembilan
tahun silam, Hubad senantiasa
memberikan yang terbaik.
Hal tersebut sesuai tema hari ulang
tahun kali ini yaitu Dengan Semangat
Kapotha
Yudha
Prajurit
Perhubungan TNI AD Siap Berbuat
Terbaik, Berani, Tulus dan Ikhlas.

Kami
sangat menghargai dan
menghormati para sesepuh dan
pendahulu kita yang telah meletakkan
nilai-nilai dasar sebagai pijakan dalam
mengemban tugas di masa kini maupun
ke depan sesuai sesanti Cighra Apta
Nirbhaya dan dilandasi semangat
Kapotha Yudha sehingga sampai
dengan saat ini Hubad tetap dapat
mendukung pelaksanaan tugas pokok
TNI AD.
Lebih lanjut disampaikan,
pembangunan matra darat bidang

Kahubdam IV/Dip. didampingi Ibu memotong tumpeng pada HUT Perhubungan TNI AD

Ziarah anggota Hubdam IV/Dip. di TMP Giri Tunggal

November 2014

November 2014

XVIII

Perhubungan terus bergulir. Kini Dithubad


tengah melanjutkan pemenuhan Alkom
TOP/DSPP bagi Satpur, Satbanpur,
Satwil dan Lemdik meliputi radio baik
HF, VHF, UHF, telepon baik telepon
kantor maupun handpone, komunikasi
data e-militer. Pemenuhan sound system
telah dilaksanakan pada tingkat Kodam,
Korem dan Brigade selanjutnya akan
memenuhi Batalyon dan Kodim.
Bengpushub saat ini sudah bisa membuat
intercom untuk Ranpur dan darat untuk
latihan menembak. Dithubad bekerja
sama dengan PT. Hariff sedang
melaksanakan Litbang BMS untuk
Ranpur, saat ini memasuki tahap
penyempurnaan setelah beberapa kali
dilaksanakan uji coba di Pusdikkav.
Acara syukuran dalam rangka HUT
ke 69 Perhubungan Angkatan Darat
Kahubdam IV/Diponegoro Kolonel Chb
M. Muhson didampingi Ibu berkenan
memotong tumpeng yang selanjutnya
diserahkan kepada Serda Ari Setyo
Widodo sebagai Prajurit termuda
Hubdam IV/Diponegoro.
Hadir pada acara tersebut, para
sesepuh Korps Perhubungan, para Perwira
korp Perhubungan dan Ketua Persit,
pengurus beserta anggota persit KCK
ranting 3 Hubdam IV/Diponegoro serta
tamu undangan. ( GD/Kpt Mudji )

215

Gema DIPONEGORO

21

OPINI

Profesionalisme Perwira
Dalam Sendi-Sendi Dasar
Kehidupan Prajurit
Oleh : Kolonel Inf Agus Subijakto, S.E, M.H.

Peningkatan profesionalisme Perwira bukan proses yang alamiah,


tetapi merupakan proses meningkatkan etos kerja untuk dapat
menghadapi tantangan tugas dan perubahan kondisi lingkungan
sehingga tercapai keberhasilan pelaksanaan tugas Satuan. Dengan
didasarkan pemikiran inilah maka dalam rangka peningkatan
profesionalisme Perwira harus diperhatikan faktor kualitas sumber
daya Perwira serta identifikasi permasalahan dalam pelaksanaan
tugas pokok.
Salah satu masalah profesionalisme
Perwira sebagai Pemimpin adalah masih
kurangnya dalam memahami situasi dan
kondisi Satuan yang dipimpinnya, yakni
kapan ia harus menempatkan dirinya di
depan untuk memberikan suri tauladan
atau di dalam istilah pasukan : ikuti saya
(follow me) serta kapan ia harus berada
di tengah (look at me) untuk
menggugah dan mendorong, dan kapan
ia harus berada di belakang untuk
memberikan
inisiatif
kepada
bawahannya dalam mencapai tujuan
yang telah ditetapkan (try with me).
TNI berhasil merumuskan prinsipprinsip kepemimpinan. Prinsip-prinsip
tersebut didasarkan pada kondisi
kehdiupan kita sendiri dan tidak lepas dari
nilai-nilai budaya Indonesia. TNI
kemudian menetapkan adanya Sebelas
Asas Kepemimpinan yang terdiri atas
: Taqwa, Ing Ngarsa Sung Tulada, Ing
Madya Mangun K arsa, Tut Wuri
Handayani, Waspada Purba Wisesa,
Ambeg Paramarta, Prasaja, Gemi Nastiti,
Belaka dan Legawa.
Keberhasilan dalam meningkatkan
profesionalisme sangat ditentukan oleh
kemampuan mengidentifikasikan
faktor-faktor yang mempengaruhi proses
tersebut dan baik secara intern maupun
dari luar diri Perwira sendiri, serta peluang
dan kendala apa saja yang dihadapi dan
dapat dimanfaatkan.
Profesionalisme Perwira yang
diharapkan adalah profesionalisme yang
secara bulat mencerminkan kemampuan

22

Gema DIPONEGORO

215

XVIII

Perwira sebagai staf dan sebagai


pimpinan untuk memimpin dan
membina organisasi, dihadapkan kepada
tuntutan peran TNI dan tantangan yang
dihadapi oleh bangsa Indonesia dewasa
ini baik yang berdimensi luar negeri
maupun dalam negeri.
Dalam kajian Profesionalisme
Perwira sebagai Pemimpin, dimana
dalam konteks ini pimpinan lebih
diartikan sebagai Komandan, ataupun
menurut terminologi asing sebagai leader
atau commander dan bukan manager.
Seorang
pemimpin
dalam
kesehariannya lebih bercirikan :
1. Seorang bapak yang akrab;
2. Dapat diajak dan mengajak;
3. Koordinator yang kapabel;
4. Efektif dan produktif;
5. Pengontrol yang teliti dan sebaliknya
terbuka untuk dikontrol;
6. Dalam segala bidang bersifat
rasional, menjauhkan diri dari sikap harus
di depan di mana-mana.
Upaya-upaya
meningkatkan
profesionalisme Perwira berlangsung, baik
dilakukan secara perorangan maupun
institusi. Peningkatan profesionalisme
telah berlangsung melalui jenjang
pendidikan, baik yang sifatnya
pengembangan umum maupun
spesialisasi, juga melalui berbagai
penugasan yang sifatnya mutasi
penugasan (tour of duty) dan mutasi
wilayah (tour of area).
Profesionalisme sebagai suatu konsep
perlu dikonkritkan dalam uraian-uraian
November 2014

sederhana yang tidak terlalu


menampilkan sifat dogmatis. Konsep
profesionalisme sesungguhnya merupakan
rangkaian dinamika realitas yang telah,
sedang dan akan dialami oleh Perwira.
Dengan demikian, penyajian materi
dalam pendidikan dan pelatihan dapat
meningkatkan profesionalisme Perwira.
Sifat seperti itu diperlukan agar upaya
menumbuhkan persepsi dan visi yang
tepat terhadap profesionalisme Perwira
dapat berlangsung secara bertahap.
Dalam upaya meningkatkan
profesionalisme Perwira, mutasi hanya
akan bermakna konstruktif apabila
dilakukan berdasarkan kriteria yang
jelas, obyektif dan konsisten bagi
kepentingan tugas dan pengembangan
kapabilitas Perwira itu sendiri. Dengan
kualifikasi itu, maka pelaksanaan mutasi
dengan pola kaderisasi Perwira. Untuk
itu setiap mutasi Perwira selain
memperhatikan daftar urut kepangkatan,
juga mengupayakan daftar prestasi
kerja.

luas.
Menjadi perwira yang profesional
merupakan proses jangka panjang serta
memerlukan upaya nyata dan kerja keras.
Profesionalisme ini meskipun secara
gradual dapat dibangun oleh organisasi
melalui pendidikan, pelatihan dan
penugasan secara teratur dan
berkesinambungan, namun Perwira
harus mengakselerasi diri serta ikut
berperan aktif dalam menunjang
keberhasilan tugas.
Menghadapi tuntutan masa kini dan
masa depan, Perwira harus meningkatkan
kualitas dirinya, dengan demikian setiap
Perwira akan yakin dan pasti melangkah
ke depan, menyongsong panggilan tugas
yang semakin kompleks.
Latihan Dalam Satuan (LDS)
meningkatkan kualitas dan frekwensi
latihan sehingga diperolah kemahiran
atau ketrampilan profesional Perwira.
Kemahiran dan ketrampilan tersebut akan
membuat Perwira tersebut menjadi yakin
atas kemampuan dirinya atau dengan
kata lain menimbulkan rasa percaya diri
dan kebanggaan.
Pentingnya Latihan Dalam Satuan
(LDS), untuk meningkatkan kemampuan
dan kemahiran Perwira antara lain dengan
kegiatan pembekalan dan semacam
UTP/UTJ bagi pejabat Danton/Danki/
Pa Staf.
Karena tingkat kemampuan/
kecakapan prajurit ditata mulai Tingkat
Kecakapan I (Prada) sampai dengan
Tingkat Kecakapan VII (Peltu) dimana
Tingkat Kecakapan yang lebih tinggi
harus menguasai Tingkat Kecakapan
dibawahnya. Padahal Perwira tidak ada/
mempunyai tingkat kecakapan dalam
artian tidak mempunyai pentahapan uji/
UTP.
Oleh karena itu tugas Danyon adalah

meningkatkan kemampuan Danton/


Danki/Pa Staf untuk menguasai materi
Tingkat Kecakapan I sampai dengan
Tingkat Kecakapan VII selain materi yang
terkait jabatannya, dalam konteks selaku
pimpinan sehingga mempunyai rasa
percaya diri dan kebanggaan sebagai
pimpinan.
Bila kemampuan dan kemahiran
Danton/Danki/Pa Staf sudah optimal,
maka tidak ada lagi Danyon mengelus
dada sambil istighfar, manakala seorang
Danton/Danki/Pa Staf diminta untuk
menjelaskan pertanyaan : Dengan
simpul apa, menyambung 2 buah tali

yang tidak sama besar diameternya?


atau : Jelaskan perbedaan dan
implementasi peta LCO dan UTM?
karena materi tersebut adalah materi
Tingkat Kecakapan I (Prada) ! maka
pertanyaan tersebut harus bisa dijawab
dan bisa dijelaskan ! bukan sebaliknya !
Demikianlah tulisan ini dibuat
sebagai sumbang pikiran untuk dapat
diambil intisarinya dengan harapan ada
manfaatnya.

Penulis : Ketum Puskop Kar tika


Diponegoro

Penugasan seorang Perwira


diarahkan untuk menunjang kebutuhan
organisasi. Namun sistem pembinaan
personel dan karier yang baik akan
menunjang terbina dan berkembangnya
profesionalisme seorang Perwira. Oleh
karena itu, hendaknya kedua kepentingan
itu dapat diintegrasikan dan sebaliknya
pula rotasi penugasan Perwira dapat
mengembangkan kemampuannya
sebagai pemimpin yang profesional,
berpengalaman dan berpengetahuan
November 2014

XVIII

215

Gema DIPONEGORO

23

SOSOK

Sariyati, Wartawan Bernas yang Bersuamikan Prajurit

Wartawan dan TNI Saling Melengkapi


Menjadi bagian dari Persatuan Istri Prajurit (Persit) tidak
pernah terlintas dalam pikiran Sariyati, wartawati Surat
Kabar Harian (SKH) Bernas (Jogja) yang kini tercatat
sebagai anggota Persit Kartika Chandra Kirana (KCK)
Cabang XXX Kodim 0729/Bantul, Rem 072/
Pamungkas. Hal ini sebagai konsekuensi dari
pernikahannya dengan Kopka Maryono anggota Kodim
Bantul yang kini bertugas sebagai Bintara Pembina Desa
(Babinsa) Koramil 03/Kasihan.

Menjadi bagian dari Persatuan Istri


Prajurit (Persit) tidak pernah terlintas
dalam pikiran Sariyati, wartawati Surat
Kabar Harian (SKH) Bernas (Jogja) yang
kini tercatat sebagai anggota Persit
Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang
XXX Dim 0729/Bantul, Rem 072/
Pamungkas. Hal ini sebagai konsekuensi
dari pernikahannya dengan Kopka
Maryono anggota Kodim Bantul yang
kini bertugas sebagai Bintara Pembina
Desa (Babinsa) Koramil 03/Kasihan.
Saya tidak membayangkan punya
suami militer, karena tidak ada keluarga
saya yang berlatarbelakang tentara.
Sehingga sebelum menikah saya banyak
bertanya kepada suami apa itu Persit dan
apa tugas Persit. Maklumlah saya sangat
awam, kata Sariyati mengawali
perbincangan dengan kepada Gema
Diponegoro pekan lalu.
Dari berbagai penjelasan yang
diberikan, Sari demikian biasa dipanggil
memandang bahwa menjadi seorang
Persit merupakan hal yang sangat mulia.
Sebab menjadi anggota Persit, selain
berstatus sebagai istri, dia juga
mengemban tugas sebagai pendamping
dan pendorong suami dalam
menjalankan tugasnya demi menjaga
keutuhan NKRI. Maka tanpa ragu-ragu
Sari yang sudah menekuni profesi
sebagai wartawan selama 14 tahun
tersebut menerima pinangan dan ajakan
pengajuan nikah Maryono di akhir tahun
2011 silam. Setelah melalui berbagai

24

Gema DIPONEGORO

215

XVIII

tahapan akhirnya resmilah Sari menjadi


Keluarga besar TNI (KBT).
Untuk menjadi Persit ternyata tidak
mudah, karena saat pengajuan kita harus
menghadap kebeberapa bagian sampai
ke Kodam IV di Semarang. Ini benarbenar pengalaman luar biasa dan
berharga, ceritanya akan berbeda ketika
seorang perempuan menikah dengan
TNI dengan perempuan yang menikah
dengan sipil. Dan saya sangat bangga
menjadi bagian dari keluarga besar TNI
tambahnya.
Ibu dari Cakra Adi Wijaya (9 bulan)
ini menceritakan bukan hal mudah
ketika harus menyesuaikan dan
menyelaraskan ritme dua alam yang

November 2014

berbeda dimana TNI sangat disiplin


dalam mengatur waktu, sementara
sebagai wartawan dirinya terbiasa hidup
dengan jam dan acara yang tidak
menentu. Tahun pertama pernikahan
diakuinya seperti gemblengan sampai
akhirnya menemukan kenyamanan
ketika memasuki usia pernikahan ketiga
tahun.
Alumnus Komunikasi PPKP
Universitas Negeri Yogyakarta ini berdalih
apa yang telah diraihnya tidak terlepas
dari bimbingan suami, ibu-ibu Persit
atasannya, pengurus serta arahan dari
Ketua Persit KCK Cabang XXX, Ny
Fatmawati Tumadi.
Perempuan kelahiran Purworejo ini

menilai banyak hal positif yang


didapatkan di organisasi Persit, terutama
soal bagaimana menempatkan diri,
memposisikan diri, menjadi pribadi yang
baik dan santun, menjalankan fungsi
sebagai seorang anggota Persit sekaligus
ibu, istri ditambah pekerjaannya sebagai
seorang wartawan.
Sari juga mengakui wartawan dan
TNI adalah dua dunia yang berbeda,
namun disitulah seninya, karena
sesungguhnya wartawan dan TNI itu bisa
saling melengkapi. Misalnya ketika
seorang wartawan terbiasa molor saat
acara kini berubah disiplin dan lebih
menghargai waktu.
Sari mengibaratkan pernikahannya
dengan suami sebagai tumbu entuk
tutup. Suaminya pendiam, dirinya
cenderung banyak bicara. Suami kalem,
dia aktif, sehingga setiap hari ada saja
yang didiskusikan dan bahas terutama
tentang pekerjaan masing-masing.
Dalam menjalankan semua peran
yang diembannya, keluarga ini
menerapkan kepercayaan dan
pengertian untuk menjaga keutuhan
sebuah RumahTangga. Bagaimana
tidak? Sebagai wartawan kadang dirinya
harus berangkat pagi, pulang malam,
meliput keluar kota bahkan hingga
menginap dalam hitungan hari bahkan
minggu.
Sari bersyukur sejak mengenal
suaminya tahun 2008, orangnya sangat
mendukung profesinya, baik saat
sebelum menikah ataupun sudah
menikah. Karena pekerjaaanya beberapa
kali dirinya harus meninggalkan rumah
hingga berhari-hari seperti saat meliput
seminar pariwisata internasional di
Kuala Lumur hingga sepekan, kunjungan
ke Aceh hampir seminggu, liputan
pariwisata di Padang (Sumbar) paska
gempa besar dan beberapa kali
mengikuti seminar di beberapa kota di
Indonesia.
Begitupun dirinya sebagai istri juga
memberikan kepercayaan kepada suami
dalam menjalankan tugasnya yang
menuntut kadang tidak pulang. Seperti
saat masih menjadi anggota Provost
harus keluar kota dua hari. Dirinya
memiliki keyakinan, suaminya tidak akan
neko-neko. Semoga begitu seterusnya.
Perempuan yang mengawali
profesinya di Jawa Pos Grup tahun 2000
tersebut mengakui apa yang dijalani
belum sedahsyat yang dialami Ibu-ibu
anggota Persit lain yang ditinggal tugas

negara hingga berbulan-bulan bahkan


hitungan tahun. Dirinya salut dan
memberikan rasa hormat buati bu-ibu
Persit dimanapun atas ketabahan,
keiklasan, kekuatan dan kesetiaan
kepada suami baik saat dekat ataupun
di saat jauh.
Sebagai seorang wartawan yang
juga seorang istri dan ibu, Sari sudah
terbiasa membagi waktu. Bangun
sebelum shubuh untuk menjalankan
tugasnya mengurus rumahtangga,
memandikan si kecil, menyuap,
memberikan ASI dan mengajak jalan
pagi. Setelah semuanya beres barulah
dirinya beraktifitas di luar setelah
sebelumnya sang buah hati dititipkan
pada pengasuh.
Dukungan Semua Pihak
Sebagai suami, Kopka Maryono
mengaku sangat mendukung profesi
istrinya. Sebab saat sebelum menikah,
Sari memang sudah dikenalnya sebagai
wartawan, termasuk mereka bertemupun
ketika Sari ada peliputan ke Kodim
Bantul tempat Maryono bertugas.
Saya mendukung istri untuk maju,
mengasah kemampuannya dan
menekuni profesinya. Menjadi seorang
ibu rumah tangga, ditambah mengasuh
anak dan juga menjadi anggota Persit,
bukanlah penghambat dirinya untuk bisa
berkarya. Alhamdulillah, Istri selama ini
bisa memerankan semuanya dengan
baik, kata Maryono, alumni Secata
Gombong tahun 1984 tersebut.
November 2014

XVIII

Ditambahkan, sesungguhnya bakat


dan kemampuan seseorang memang
harus diasah dan dikembangkan tidak
hanya untuk kepentingan pribadi namun
juga keluarga, lingkungan dan lebih luas
lagi bagi negaranya.
Saya
juga
memberikan
kepercayaan kepada istri, pun ketika
harus bertugas ke luar kota. Dengan
kepercayaan itulah istrinya juga akan
merasa lebih nyaman menyelesaikan
pekerjaan yang menjadi tugas dari
media tempat dia bekerja,kata
Maryono.
Sementara itu Ny Fatmawati
Tumadi mengaku mendukung bagi
anggotanya yang memiliki profesi di luar
rumah selama bisa menyeimbangkan
antara tugasnya sebagai istri, ibu dan
juga tentu tidak meninggalkan kegiatan
di organisasi Persit KCK.
Persit itu harus maju, Persit harus
berjaya dan saya mendukung siapapun
anggota yang memang memiliki profesi
di luar rumah selama itu adalah positif.
Termasuk kepada anggotasaya yang
menjadi wartawan. Saya bersyukur
yang bersangkutan selalu aktif dalam
kegiatan di organisasi walaupun saya
tahu menjadi wartawan selalu diburu
waktu dan deadline,katanya.
Selain aktif di organisasi, Sari juga
sering memasukkan kegiatan di satuan
suaminya termasuk kegiatan Korem 072/
Pamungkas ke medianya, sehingga
kegiatan TNI juga bisa dikenal lebih luas
ke masyarakat. (GD)
215

Gema DIPONEGORO

25

SOSOK

Ina, Memaksimalkan Proses Kuliah


Ketika ditanya bagaimana kiat-kiat
untuk mendapatkan predikat coumloude
gadis berkulit kuning langsat tersebut
menuturkan, bahwa dirinya mengaku
bukan type orang yang setiap hari belajar,
jadi satu-satunya cara belajar itu ya selama
kuliah cara efektif selama kulian
memperhatikan dosen dan mencatat apa
yang disampaikan oleh dosen. Jadi
kepahamannya selama ada di dalam kelas,
kalau di luar kelas baru faham itu
menurutnya agak terlambat, karena ketika
yang menyampaikan teman dengan dosen
itu tentunya berbeda pemahamannya. Jadi
lebih memaksimalkan pemahaman ketika
kuliah berlangsung.
Untuk menghadapi ujian kiat-kiatnya
kalau sistem kebut semalam itu juga nggak
bisa, akan tetapi belajarnya harus mulai
dalam kelas, jadi ketika di kelas itu sudah
membuat hideline, mana yang penting
dan mana yang harus diberikan perhatian
lebih, jadi catatannya sudah penuh warna
dengan demikian akan lebih mudah untuk
belajar.
Ina selain cerdas dalam bidang ilmu
juga aktif berorganisasi diantaranya BEM
(Badan Eksekutif mahasiswa). Mengikuti
organisasi merupakan kebiasaan dari kecil
karena ayahnya selalu memintanya untuk
aktif mencari kegiatan di luar rumah ,
sehingga akhirnya ia aktif dalam berbagai
kegiatan dan membawanya terbiasa
organisasi.
Untuk berorganisasi meskipun saat
ini belum bisa diutarakan manfaatnya
karena belum diterapkan dalam bekerja
tapi yang jelas berorganisasi bisa
membentuk pribadi yang percaya dirinya

Nirwan Safina Hajidah, demikian nama lengkap gadis perima


penghargaan dari Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Sunindyo
pada acara syukuran HUT ke 69 TNI di lapangan Parade (11/10 ).
Gadis ayu yang mempunyai nama panggilan Ina tersebut
merupakan salah satu anak anggota yang berprestasi dari pasutri
Letkol Cku Muhammad Bilal yang berdinas di Direktorat Keuangan
TNI AD, dan ibu Dince Nilwan PNS Zidam IV/Diponegoro. Ina
telah mnyelesaikan pendidikan di fakultas hukum Universitas
Diponegoro dan meraih IP tinggi yakni 36,3 dalam waktu tempuh
3 tahun 6 bulan, sehingga mendapatkan piagam penghargaan dari
Pangdam IV/Diponegoro.

tinggi dan lebih berani.


Ketika ditanya mengenai perasaan
bangganya sebagai putri anggota TNI, Ina
menuturkan bahwa dirinya merasa bangga
atas ayahnya bukan karena jabatannya
bukan karena pangkatnya tapi Ina bangga
punya ayah sehebat ayahnya yang bisa
membentuk dirinya dengan segala aspek,
bangga punya ayah sekuat beliau karena
beliau, visi beliau sangat amat luar biasa
untuk anak-anaknya untuk keluarganya.
Menurut Ina bukan pangkat beliau bukan
jabatan beliau yang membuat dirinya
bangga tapi diri beliau secara utuh yang
membuat Ina bangga menjadi anaknya.
Ditanya tentang pergaulan pemuda
jaman sekarang Ina merasa beruntung
karena di sekelilingi orang-orang yang
pintar, orang-orang yang positif, orangorang yang aktif, tidak pernah melihat hal

yang negatif . Sehingga harapannya


Indonesia yang punya potensi yang besar
agar generasi muda perlu berbagi untuk
bisa saling mensuport saling membantu
dalam kebaikan.
Sedangkan tanggapan Ibu Dince
terhadap generasi muda sekarang generasi
pemuda yang banyak tawuran perlu
perhatian dari orang tua, harus diawasi
kemana dengan siapa harus tahu, harus
dikomunikasikan. Me nurut Ibu Dince
suaminya orangnya disiplin kalau ada
sesuatu yang tidak cocok harus argumen
dulu harus ada alasan kalau alasan bisa
diterima boleh, oke.
Kepada generasi muda Ina berpesan,
sebagai anak muda kita punya banyak
potensi manfaatkan potensi yang ada dan
menggunakan waktu muda kita sebaikbaiknya. (GD)

Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Bayu Purwiyono menyambut kedatangan P residen RI Jokowi pada
kunjungan ke Semarang di Bandara A. Yani.

Pangdam IV/Diponegoro menyaksikan anak-anak berlatih


gamelan saat kunjungan kerjanya di Wonogiri.

26

Gema DIPONEGORO

215

XVIII

November 2014

Kasdam IV/Diponegoro , Kapolda Jateng dan Guber nur Jateng pada


acara pemberangkatan Satgas Pamtas RI - PNG Yonif 400/Raider.

Karya bhakti anggota Kodim 0728/Wonogiri bersama


masyarakat membangun jalan di Desa Tunggur, Kec. Slogohimo,
Wonogiri.

Anggota Korem 074/WRT memberikan pembinaan dan


pengenalan Korem kepada siswa-siswi Playgroup dan TK Al
Firdaus.

Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Bayu Purwiyono memasang penutup mata pada anggota
yang melaksanakan demontrasi bongkar pasang senjata pada HUT ke 69 Brimob di Mako
Satbrimob Polda Jateng.

Waasops Panglima TNI memeriksa kesiapan Satgas Pamtas RI - PNG Yonif 400/Raider.

Lomba tarik tambang diikuti personel dari Makorem 071/Wk,


Yonif 406/Ck Brigif 4/DR, Polres Banyumas, dan Sat Brimob
dari Polda Jawa Tengah Sub Detasemen 4 Purwokerto di Kodim
0701/Banyumas.

Pangdam IV/Diponegoro menerima audiensi Walikota


Semarang Hendrar Prihadi, SE, MM. di ruang kerja.

Karya Bhakti TNI Skala Besar TA. 2014 di Desa Candi Ireng,
Warung Asem, K ab. Batang.

Asterkasdam IV/Diponegoro sebagai narasumber tentang


Serbuan Teritorial di Radio Suara Diponegoro.

Anggota Kodam IV/Diponegoro dalam kegiatan mencabut paku di


pohon yang dicanangkan Walikota Semarang.

Pangdam IV/Diponegoro memeriksa pasukan pada Upacara


HUT ke 43 KORPRI di Lapangan Makodam.

Anggota Koramil 09/Prambanan Dim 0732/Slm bersama


masyarakat mengecor jalan di Dsn. Kalinongko Lor, Ds.
Gayamharjo Kec.Prambanan, Sleman.

Ketua Persit KCK PD IV/Diponegoro bernyanyi bersama


anak-anak TK dalam kunjungannya di Kodim Batang.

RAgam

Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Bayu Pur wiyono bersama Kapolda Jateng Irjen Pol Noer Ali dalam
acara Gelar Pasukan Operasi Zebra Candi 2014 di Mapolda Jateng.

Presiden RI Ir. Joko Widodo pada penanaman 1 milyar pohon di Wonogiri

Presiden RI
Pimpin Penanaman 1 Milyar Pohon
Pangdam IV/Diponegoro foto bersama pada lomba lari Borobudur
International 10K 2014.

Garjas Pamen Kodam IV/Diponegoro di Lapangan Parade.

Waka Pendam IV/Dip. foto bersama dengan para Kapenrem


Kodam IV/Dip. dan penyiar Radio Suara Diponegoro.

Pelatihan kecantikan dari La Tulipe yang diikuti anggota Persit


PD IV/Diponegoro di aula Persit.

Surakarta, (29/11) Kunjungan Presiden Republik


Indonesia Ir. Joko Widodo di wilayah Korem 074/
Warastratama. Ada dua agenda utama yang akan
dilakukan RI 1, yakni menanam bibit pohon di Desa
Tempursari, Kecamatan Sidoharjo; meninjau pengerukan
sedimen di Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati
Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) 2014 serta
Gerakan Penanaman 1 Milyar, Peringatan HMPI tahun ini
mengusung tema Hutan Lestari Untuk Mendukung
Kedaulatan Pangan, Air dan Energi Terbarukan Presiden
Jokowi akan menanam bibit pohon secara simbolis
ditanam sisi selatan lapangan Tempursari.
Pada kesempatan ini Presiden Jokowi menyerahkan
penghargaan kepada gubernur, bupati dan walikota
pemenang lomba penanaman Satu Miliar Pohon 2013
tingkat nasional dan Gubernur juara umum pemenang
lomba Wana Lestari 2014. (GD)
November 2014

XVIII

215

Gema DIPONEGORO

31

RAgam

TNI Ditargetkan Jadi 10 Terbaik di Dunia

Mari Memerangi Invisible Hand

Kasad Jenderal TNI Gatot Nurmantyo pada acara Sarasehan PPAD di Balai Raos Yogyakarta
Pengarahan Menhan Ryamizard Ryacudu kepada Pati di Cilangkap

Kementerian Pertahanan (Kemhan)


mentargetkan tentara Nasional
Indonesaia (TNI) menjadi 10 terkuat di
dunia pada tahun 2019. Saat ini
kekuatan militer Indonesia telah masuk
pada urutan 19 di dunia atau 9 besar se
Asia pasifik.
Ke depan, target kami bisa masuk
di 10 besar dunia atau paling tidak
minimal 15 besar, kata Menhan
Ryamizard Ryacudu usai memberikan
pengarahan kepada 311 perwira tinggi
(Pati) TNI di Mabes TNI Cilangkap,
Jakarta Timur. Menhan juga mengatakan
pemerintahan sekarang sangat
mendukung untuk terus melanjutkan
pembangunan kekuatan TNI untuk
mencapai kekuatan pokok minimum
(minimum essential force/MEF) seperti
yang sudah dilakukan.
Mantan KSAD ini juga mengatakan
dalam beberapa tahun terakhir terjadi
penurunan rasa nasionalisme di kalangan
masyarakat. Padahal, masalah
pertahanan negara bukan hanya
tanggungjawab TNI melainkan seluruh
unsur baik TNI, pemerintah dan warga
negara Indonesia.
Keterlibatan semua unsur ini adalah
inti dari pertahanan perang semesta. Oleh
karena itu, Menhan mengatakan perlunya
program
untuk
meningkatkan
nasionalisme di seluruh warga negara

32

Gema DIPONEGORO

215

XVIII

Indonesia.
Pada kesempatan tersebut Menhan
juga memberikan pengarahan tentang
pembinaan teritorial, pembinan personel
sehingga diharapkan militansi pada
jajaran TNI tetap terbangun dengan baik.
Optimis Tercapai
Menanggapi pernyataan Menhan RI,
Panglima TNI Jenderal TNI DR Moeldoko
menyatakan optimisme dapat dicapai
bila didukung semua pihak, termasuk
masyarakat Indonesia pada umumnya.
Saya kira kita harus optimis karena
pembangunan ekonomi nantinya berjalan
dengan baik yang tentunya berpengaruh
pada anggaran. Itu semua harapan kita.
Itu sebuah obsesi Menhan yang baru,
kata Panglima TNI.
Panglima TNI, Jenderal TNI DR
Moeldoko juga mempertanyakan denda
bagi pesawat asing yang masuk ke
wilayah Indonesia yang hanya Rp 60
juta, padahal sesuai undang-undang
dendanya Rp 2 milyar.
Sesuai Undang-undang Nomor 1
Tahun 2009 dalam pasal 414 berbunyi
Setiap orang yang mengopersikan
pesawat udara asing di wilayah Negara
Kesatuan Republik Indonesia tanpa izin
Menteri sebagaimana dimaksud dalam
Pasal 63 ayat (2) dipidana dengan pidana
penjara paling lama 5 tahun atau denda
November 2014

paling banyak Rp 2.000.000.000,- (dua


miliar rupiah).
Untuk memaksimalkan hukuman
bagi para pelanggar, Panglima TNI
mengaku akan mengkaji dan
mempelajari lebih jauh undang-undang
yang diterapkan bagi para pelanggar,
sehingga hukuman yang diberikan
memberikan efek jera bagi para pelangar.
Tapi semuanya dari kita sepakat para
pelanggar itu harus dihukum dengan tegas
biar jera, tidak seenaknya, tegasnya.
Dari sisi lain, Jenderal TNI DR
Moeldoko bersyukur kecanggihan
teknologi radar yang dimiliki Indonesia
saat ini. Tertangkapnya pesawat asing
tidak lepas dari kemajuan teknologi yang
ada saat ini. Yang paling utama, pasukan
kita sekarang bisa mendeteksi atas
pelanggarannya. Karena radar kita sudah
mulai bagus, celah-celah itu sudah mulai
bisa ditutup sehingga setiap pelanggaran
wilayah udara pasti ketahuan,
tambahnya.
Panglima TNI juga menambahkan,
pihaknya tengah mengajukan draf agar
aturan yang melarang mereka ikut proses
penyelidikan bisa dirivisi. TNI, khususnya
TNI AU, ingin dilibatkan dalam proses
penyelesaian kasus-kasus pelanggaraan
di wilayah udara.
(GD/bbrp sumber)

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Gatot


Nurmantyo mengajak anggota Persatuan Purnawirawan TNI AD
(PPAD) dan masyarakat umum untuk bersama memerangi invisible
hand. Sebab, invisible hand terus bergerak dan mencari cara untuk
menguasai NKRI.
Semua harus bersatu agar NKRI tetap berdiri tegak. Karena
itu, kami mengajak PPAD dan semuanya mari bersama-sama
memerangi invisible hand, tangan tak terlihat yang ingin menguasai
negeri ini, ucap KSAD dalam Sarasehan PPAD di Bale Raos,
Rabu (12/11).
KSAD mengungkapkan, invisible hand sejatinya dilakukan
orang-orang dari internal namun dikendalikan dari luar. Orang-orang
inilah yang saat ini menjadi ancaman nyata bagi Indonesia. Apalagi,
negara ini memiliki sumber daya yang cukup menggiurkan bagi
bangsa lain.
Dia menjelaskan, ke depan konsumsi energi akan meningkat
signifikan seiring terus melonjaknya pertumbuhan penduduk. Tahun
2031 mendatang, konsumen energi akan meningkat hingga 40 persen
akibat lonjakan penduduk. Akibatnya, pada 2043 energi diperkirakan
akan habis.
Sedangkan Indonesia adalah negara yang sangat kaya. Negara
ini menjadi target untuk dikuasai negara lain. Ini harus diantisipasi
karena dalam perkembangannya, 70 persen konflik di dunia
dilatarbelakangi energi. Termasuk Timor Timur yang juga bermotif
energi, jelasnya.
Tak hanya itu, kata KSAD, pada tahun depan latar belakang
konflik akan bergeser dari semula energi menjadi pangan dan air.
Sasaran konflik pun akan bergeser dari dunia Arab kemudian
menyasar Indonesia yang kaya akan pangan dan air.
Beri Kontribusi
Sementara itu Gubernur DIY Sri Sultan HB X mengajak PPAD
untuk memberi kontribusi bagaimana menyikapi perubahanperubahan yang terjadi di tengah masyarakat. Apalagi, dunia seolah
tanpa jarak akibat massifnya arus informasi.

Sekarang kita memang tidak akan bergerilya lagi, tapi sistem


informasi maupun pasar global oleh unit usaha trans nasional pasti
akan mempengaruhi internal kita. Di sinilah saya berharap PPAD
bisa memberi kontribusi menyikapi perubahan-perubahan tersebut,
katanya.
Ketua PPAD Majyen TNI (Purn) Soerjadi mengatakan,
sarasehan PPAD merupakan salah satu upaya untuk menguatkan
arti persatuan dan kesatuan bagi keluarga besar TNI AD. Silaturahmi
dan sarasehan ini sekaligus untuk mengingatkan kembali amanat
Panglima Besar Jenderal Sudirman.
Dalam acara tersebut KSAD juga didampingi Kasdam IV/Dip
Brigjen TNI Ibnu Darmawan, Danrem 072/Pmk Brigjen TNI MS
Fadhilah dan para pejabat militer lainnya. (GD)

Rekapitulasi pengiriman rilis dari daerah mulai tanggal


1 Nopember s/d 30 Nopember 2014
Jajaran Korem 071/Wijaya Kusuma : 48, terdiri dari Korem
: 10, Kodim 0701/Banyumas : 4, Kodim 0703/Cilacap : 1, Kodim
0704/Banjarnegara : 1, Kodim 0710/Pekalongan : 6, Kodim
0712/Tegal : 6, Kodim 0713/Brebes : 17, Kodim 0736/Batang :
3.
Jajaran Korem 072/Pamungkas : 31, terdiri dari Korem: 9,
Kodim 0705/Magelang : 3, Kodim 0706/Temanggung : 6, Kodim
0709/Kebumen : 3, Kodim 0729/Bantul : 2, Kodim 0732 /Sleman
: 3, Kodim 0734/Yogjakarta : 5.
Jajaran Korem 073/Makutarama : 74, terdiri dari Korem :
41, Kodim Salatiga : 6, Kodim 0716/Demak 9, Kodim 0717/
Purwodadi : 2, Kodim 0719/Jepara : 3, Kodim 0720/Rembang
5, Kodim 0721/Blora :3, Kodim 0722/Kudus : 5.
Jajaran Korem 074/Warastratama : 42, Kodim 0723/
Klaten : 1, Kodim 0724/Boyolali : 4, Kodim 0725/Sragen : 5,
Kodim 0726/Sukoharjo : 6, Kodim Karanganyar: 10 , Kodim
0728/Wonogri : 16.
Kodim 0733/BS : 2, Brigif 4 / DR : 8, Yonif 407/
Padmakusuma : 8, Yonk av 2/Tank : 1, Yonarhanudse 15
: 1, Yon Zipur 4/Tanpa Kawandya : 1.,

November 2014

XVIII

215

Gema DIPONEGORO

33

RAgam

Peringatan HUT Korpri

Pangdam IV/Diponegoro memeriksa pasukan pada Upacara HUT KORPRI ke 43

KORPRI harus dapat memahami dan melaksanakan penataan


birokrasi yang menjadikan birokrasi yang bersih, kompeten, dan
mampu melayani masyarakat dengan lebih cepat lagi. Percepat
perubahan budaya kerja untuk seluruh anggota KORPRI menuju
pola pikir dan budaya kerja aparatur negara yang lebih gigih,
cerdas, inovatif, dan tanggap terhadap dinamika perubahan
lingkungan strategis.
Hal tersebut disampaikan Presiden
Republik Indonesia Joko Widodo selaku
Penasehat Nasional KORPRI dalam
amanat tertulis pada HUT ke 43 KORPRI
tahun 2014, yang dibacakan Pangdam IV/
Diponegoro Mayjen TNI Bayu Purwiyono.
Upacara diikuti segenap anggota Korpri
TNI se Garnisun Semarang dan Akademi
Militer Magelang yang berlangsung di
lapangan Makodam IV/Diponegoro (1/12).
Lebih lanjut dikatakan, dengan telah
terbitnya Undang-Undang Nomor 5 Tahun
2014 tentang Aparatur Sipil Negara
(ASN), maka organisasi KORPRI akan
bertransformasi menjadi Korps Pegawai
Aparatur Sipil Negara Republik Indonesia
(Korps ASN RI) dengan tujuan menjaga
kode etik profesi dan standar pelayan 4
profesi Aparatur Sipil Negara serta
mewujudkan Jiwa Korps Aparatur Sipil
Negara sebagai pemersatu bangsa.
Untuk itu, sebagai organisasi yang
merupakan bagian integral dari
pemerintahan, maka fungsi-fungsi
sebagaimana yang tercantum dalam
Undang-Undang Aparatur Sipil Negara

34

Gema DIPONEGORO

215

XVIII

dapat diwujudkan secara bertahap dengan


tetap berpedoman pada amanat Panca
Prasetya KORPRI.
Presiden Joko Widodo menghimbau
kepada seluruh anggota KORPRI untuk
dapat memberikan pelayanan birokrasi
yang makin cepat, makin akurat, makin
murah, dan makin baik. Tinggalkan
netralitas priyayi atau penguasa. Jadilah
birokrat yang melayani dan mengabdi
dengan sepenuh hati
untuk
kejayaan
bangsa
dan
kesejahteraan rakyat.
Jaga kode etik
profesi. Pedomani
sumpah jabatan.
Pegang
teguh
komitmen Panca
Prasetya KORPRI,
tegasnya.
P r e s i d e n
berharap, KORPRI
membuktikan kepada
masyarakat bahwa 6
integritas dan kinerja
November 2014

aparatur negara semakin berkualitas dapat


dibanggakan. Selain itu juga dapat
berkoordinasi, integrasi dan sinergitas
dalam rangka mempercepat pencapaian
target pembangunan serta meninggalkan
ego sektoral dan kedaerahan.
Ada yang menarik dalam
pelaksanaan upacara kali ini yaitu semua
petugas dipercayakan kepada PNS Putri,
mulai dari Komandan Upacara yang
dijabat oleh Penata Mudji SE.MM (Akmil),
Perwira upacara dijabat Penda TK I
Kusdiarti (Skodam), pengucap Panca
Prasetya Korpri Sri Hastuti (Bekangdam)
yang merupakan pemenang lomba
pengucapan Panca Prasetya Korpri
kelompok putri, Pembawa acara Penda
Tk I Yuni (Zidam) dan pembaca Doa Ahlia
(Bintaldam).
Hadir pada upacara tersebut para
Asisten Kasdam IV/Diponegoro, Kepala
Dinas jajaran Kodam IV/Diponegoro, Ketua
dan Pengurus Dewan Pengurus Korpri
Angkatan.
Kegiatan Lomba
Sebelumnya, dalam rangka
memperingati HUT ke-43 Korpri, Dewan
Pengurus Korps (DPK) Kodam IV/
Diponegoro juga menyelenggarakan lomba
pengucapan Panca Prasetya Korpri dan
menyanyikan lagu Mars Korpri. Kegiatan
yang berlangsung di Balai Diponegoro,
Kamis (27/11) ini mendapat perhatian dan
sambutan yang hangat dari segenap
anggota Korpri.
Hal ini dapat terlihat dari
pelaksanaan kegiatan, dimana para
peserta berusaha tampil dengan maksimal.

Lomba pengucapan Panca Prasetya


Korpri diikuti oleh masing-masing
perwakilan dari Korpri Sub Unit dan
dibedakan dalam kelompok putra dan
putri. Sedangkan untuk menyanyikan lagu
Mars Korpri masing-masing kelompok
menampilkan 8 - 11 orang.
Lomba yang baru pertama kalinya
dilaksanakan oleh DPK Kodam IV/
Diponegoro ini berlangsung sangat meriah.
Para penonton yang merupakan supporter
dari rekan-rekannya tak hentinya-hentinya
memberikan aplaus tepuk tangan
manakala mendapati rekannya tampil
dengan baik. Pada sisi lain, merekapun
tidak bisa menahan ketawa manakala ada
peserta yang salah dalam pengucapan

atau mungkin terdiam sejenak untuk


mengingat butir-butir Panca Prasetya
Korpri tersebut.
Ketua DPK Kodam IV/Diponegoro,
Drs P. Beniwardhana mengatakan salut
dan kebanggaan terhadap rekan-rekannya
yang menyambut antusias pelaksanaan
lomba. Dia berharap dengan menggelar
lomba pengucapan Panca Prasetya Korpri
dan menyanyikan lagu mars Korpri,
segenap anggotanya dapat menghafal,
mendalami, menghayati dan sekaligus

mengamalkannya dalam kehidupan


sehari-hari, walaupun dalam ketentuan
terbaru, Panca Prasetya Korpri tidak
diucapkan lagi tapi dibaca.
Selain itu dengan adanya lomba
tersebut diharapkan dapat memupuk rasa
persatuan dan kesatuan diantara
anggota, rasa memiliki organisasi
sehingga dapat berbuat yang terbaik
untuk kemajuan Korpri.
Lomba dimulai dari pengucapan
Panca Prasetya Korpri kelompok putra,

November 2014

XVIII

kemudian dilanjutkan pengucapan Panca


Prasetya Korpri kelompok putri dan
diakhiri dengan menyanyikan lagu mars
Korpri. Pengucapan Panca Prasetya
Korpri masing-masing kelompok diikuti
oleh 18 Satuan sedangkan menyanyikan
lagu mars Korpri diikuti oleh 16
Kelompok.
Dewan juri terdiri dari 3 orang, yaitu
Ibu Yuni dari Seni Budaya Unnes
Semarang, Bapak Sumarsono dari TVRI
Semarang dan Ibu Janet dari praktisi.
Adapun pemenang lomba
Pengucap Panca Prasetya Korpri
kelompok putra : Juara I : PNS Dani
(Denmadam), Juara II : PNS Safari
(Paldam), Juara III : Terry
(Infolahtadam). Untuk kelompok putri
Juara I: Sri Hastuti (Bekangdam ), Juara
II : Ahlia (Bintaldam) dan Juara III :
Menuk (Infolahtadam). Menyanyikan
Mars Korpri : Juara I : Ajendam, Juara II
: Zidam dan Juara III Denmadam IV/Dip.
Selamat untuk para pemenang dan
Dirgahayu Korps Pegawai Republik
Indonesia.(GD)

215

Gema DIPONEGORO

35

BERITA SATUAN

Apel Besar Banser

Sekitar 2000 anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser)


se Kabupaten Banyumas mengikuti Apel Besar di Alun-alun
Banyumas. Bertindak sebagai Irup Apel, Danrem 071/Wk
Kolonel Inf Edison, S.E., M.M. Apel juga dihadiri Panglima
Banser H. Enthus Susmono (Bupati Tegal), Dandim 0701/Bms
Letkol Inf Asep Apandi serta Kapolres Banyumas AKBP
Murbani Budi Pitono, SIK, M.Si.
Dalam sambutannya, Danrem 071/Wk menyampaikan
bahwa Banser harus mampu menjadi teladan bagi generasi
muda yang cinta tanah air dan cinta kemerdekaan. Sebab
Banser juga menjadi mitra TNI dan Polri dalam mengamankan
keutuhan NKRI. Jaga kehormatan Banser, jangan mudah
terpengaruh dan selalu siap menjaga keutuhan NKRI,
tandasnya. Dalam kesempatan tersebut, Danrem 071/Wk
menyerahkan cinderamata kepada Panglima Banser sebuah
pisau komando sebagai bentuk dukungan dan harapan terhadap
Banser untuk bersama-sama menjaga keutuhan NKRI.
Sementara itu, Panglima Banser H. Enthus Susmono
mengatakan bahwa apel Banser dilaksanakan di seluruh
Indonesia dalam rangka menjadi bagian dari upaya untuk
membendung gerakan radikalisme, baik ISIS maupun gerakan
lainnya yang membahayakan NKRI.
Sahabat-sahabat Banser penjaga NKRI dan Ulama yang
sangat ikhlas, sehingga tidak diragukan lagi komitmennya untuk
menjaga keutuhan NKRI, tambahnya. (Korem 071/WK)

Pencanangan Penanaman
Bibit Pohon 2000 batang

36

Gema DIPONEGORO

215

XVIII

November 2014

Saresahan Nilai-nilai
Kepahlawanan

Upaya menjunjung tinggi, melestarikan dan mengamalkan nilainilai kepahlawanan, keperintisan dan kejuangan tetap tumbuh dan
lestari di kalangan generasi muda maka Dinas Sosial Tenaga kerja dan
Transmigrasi Kota Tegal mengadakan sarasehan dengan tema
Pahlawanku Idolaku ber tempat di Gedung Adipura Kompleks
Balaikota Tegal jalan Ki Gede Sebayu No.12 Tegal (26/11). Acara dibuka
oleh Sekretaris Dinsos Nakertran Drs.Sipon Junaidi, MPd yang dihadiri
oleh perwakilan pelajar SMA dan SMK se-Kota Tegal.
Selaku narasumber Pasiter Kodim 0712/Tegal K apten Inf
Suswantoro membawakan materi Nilai-nilai Kepahlawanan, Tokoh
dan Peristiwa Kepahlawanan di Tegal, dibawakan oleh Letkol (Purn)
H.Z.Z.Abidin anggota Wantim Cabang Pepabri Kota Tegal, serta Wawasan
Kebangsaan oleh Drs.Slamet Riyadi Kepala Seksi Kesatuan dan
Ketahanan Bangsa Kesbangpolinmas Kota Tegal.
Drs.Sipon Junaidi berharap terjadi transformasi nilai-nilai
kepahlawanan kepada generasi muda, sehingga nilai-nilai tersebut dapat
dipahami, dihayati, dilaksanakan dan diamalkan. Juga untuk
meningkatkan kualitas dan kuantitas pengetahuan dan kesadaran
terhadap penanaman, pelestarian dan pengamalan nilai-nilai
kepahlawanan.
Kapten Inf Suswantoro mengatakan saat ini nilai-nilai kepahlawanan
sudah mulai memudar khususnya dikalangan remaja. Diantara faktor
adalah masuknya berbagai pengaruh globalisasi, cara mendidik yang
salah. Apabila nilai-nilai kepahlawanan tertanam kuat di kepribadian
mereka tentunya tidak akan terjadi hal-hal negatif, Sosialisasi sejak dini
dan bimbingan dapat dirasa cukup berpengaruh jika nilai-nilai dapat
tersampaikan secara sempurna, tentunya akan tumbuh pribadi yang
kuat dan bijaksana.Tambahnya. (Kodim 0712/Tegal)

Kodim 0703/Cilacap bekerjasama dengan Badan


Lingkungan Hidup Kabupaten Cilacap melaksanakan
pencanangan Penanaman Pohon di Pantai Kemiren desa Tegal
Kamulyan Kecamatan Cilacap Selatan,
Hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0703/Cilacap Letkol
Inf Ferry Irawan S.I.P, Kakanminvetcad Cilacap Mayor Cba
Heri P, Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Cilacap
Drs. Ajar Mugiono Bc, Danramil 01 Cilacap Kapten Inf Thomas Ponimin, peserta 80 orang terdiri dari Kodim 40 orang,
BLH Kabupaten Cilacap 20 orang, Kelompok Tani/Nelayan
Tegal Kamulyan 20 orang.
Jumlah bibit yang ditanam 2000 batang terdiri dari bibit
Cemara Laut 700 batang, bibit Ketapang Laut 800 batang dan
bibit Nyamplung 500 batang dengan tujuan untuk mengurangi
Abrasi, penyerapan air laut sehingga sawah disekitar akan subur,
menghambat hembusan angin laut dan sebagai tempat huni
Fauna pesisir laut. (Dim 0703/Cilacap)

Pangdam IV/Diponegoro Menerima


Audiensi Walikota Semarang

Pangdam IV/Diponegoro Mayor Jenderal TNI Bayu


Purwiyono menerima audiensi Walikota Semarang Hendrar
Prihadi, SE. MM., beserta rombongan bertempat di ruang kerja
Pangdam IV/Diponegoro (6/11). Pada kesempatan tersebut
Mayjen TNI Bayu Purwiyono didampingi Aslog Kasdam IV/

Brifet Menembak Pratama


Wajib Bagi Prajurit Brigif-4/DR

Anggota Denma Brigif-4/DR melaksanakan latihan


menembak senapan dalam rangka meningkatkan kemampuan
petembak pratama di lapangan tembak yonif 407/PK. Kegiatan
dipimpin oleh Kepala Staf Brigif-4/Dewa Ratna Letkol Inf Ibnu
Jarwadi dan diikuti seluruh anggota Denma Brigif-4/DR. Dalam
latihan menembak harus memenuhi syarat tercapainya nilai
minimal 80 dari total munisi 30 butir dalam tiga sikap yaitu
sikap tiarap,sikap duduk dan sikap berdiri. Nilai 80 adalah harga
mati yang harus dicapai prajurit sehingga tercapai standarisasi
petembak pratama dan apabila masih kurang dari nilai tersebut
maka prajurit harus menggulang dari dasar senapan.
Walapun berat untuk mencapai target pada saat-saat awal
namun dengan bimbingan pelatih ternyata bisa mencapai nilai
yang di tentukan yaitu 80. Ada kepuasan tersendiri jika nilai itu
tercapai bahkan ada yang mencapai nilai lebih dari 80 sehingga
menjadikan catatan tersendiri apabila ada lomba menembak
prajurit yang nilai lebih sudah tercatat.
Kegiatan latihan menembak dilaksanakan secara terus
menerus hingga tercapai standarisasi petembak pratama dan
akan dilanjutkan pada standarisasi petembak madya dan utama.
(Brigif-4/DR)

Diponegoro, Aster Kasdam IV/Diponegoro, Asintel Kasdam


IV/Diponegoro, Dandenpom Semarang, dan Dandim 0733/BSSemarang.
Walikota Semarang pada audiensi ini menyampaikan
kehadirannya ke Kodam IV/Diponegoro untuk silaturahmi
dengan Pangdam IV/Diponegoro. Selain itu, dijelaskan beberapa
rencana program yang akan dilaksanakan Pemerintah Kota
Semarang diantaranya, Pemerintah Kota Semarang akan
melanjutkan program jambanisasi dan bedah rumah sebanyak
100 unit di wilayah Semarang. Program jambanisasi telah
dilaksanakan beberapa waktu lalu bekerjasama dengan Kodam
IV/Diponegoro.
Menghadapi musim penghujan, Walikota Semarang
menyampaikan permohonan kepada Pangdam IV/Diponegoro
terkait dengan akan dilaksanakan bersih-bersih Kota Semarang
yang melibatkan anggota Kodim 0733/BS.
Turut hadir pada audiensi tersebut, para pejabat jajaran
Pemerintah Kota Semarang diantaranya Asisten II bidang
Ekonomi Pembangunan Kesra, Kadishubkominfo, Kabid
Perparkiran, dan Kabid Sarpras.(GD)

KRPL di Lahan Kosong

Belajar dari sejarah dan kenyataan, Pemerintah RI mengubah


paradigma pembangunan nasional ke arah pembangunan di sektor
pertanian dengan munculnya UU Nomor 18 tahun 2012 tentang
Pangan atau yang lebih kita kenal UU tentang Kedaulatan Pangan.
Dalam UU tersebut Pemerintah berkewajiban mewujudkan
ketersediaan, keterjangkauan dan pemenuhan konsumsi pangan yang
cukup, aman, bermutu bergizi baik tingkat nasional, daerah juga
perseorangan.
Dandim 0710/Pekalongan melalui Kasdim 0710/Pekalongan
Mayor Inf Sasono Haryadi mengatakan pemikiran, perencanaan
dan pelaksanaan KRPL sebagai gerakan diversifikasi pangan melalui
optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan berbasis sumber daya
lokal, dan pelestarian sumber daya genetik melalui pengembangan
kebun bibit desa. Dari pembelajaran kasus pelaksanaan KRPL
disimpulkan beberapa faktor kunci untuk menjadikan pengembangan
KRPL sebagai solusi pemantapan ketahanan pangan.
Penyelenggaraan Binter di bidang ketahanan pangan bila
dimanfaatkan dengan baik merupakan peluang sebagai media sosial
pendekatan antara Apter dengan masyarakat kelompok tani yang
menghasilkan kedekatan Apter dengan Rakyat sehingga akan tercipta
kemanunggalan TNI dengan Rakyat. Untuk itu Kodim 0710/Pekalongan
memanfaatkan lahan kosong yang ditanami berbagai macam sayuran
dan tanaman obat-obatan.
(Kodim 0710/Pekalongan)

November 2014

XVIII

215

Gema DIPONEGORO

37

BERITA SATUAN

Pembaretan
Pemuda Panca Marga (PPM)

Koramil 09 Kodim 0701/Banyumas melaksanakan pendidikan dan


latihan dasar kepemimpinan dan kedisiplinan (LDK) atau tradisi
pembaretan kepada anggota baru Pemuda Panca Marga Satuan Kerja
Ranting (SKR) Kecamatan Banyumas dan Somagede di wilayah Desa
Kanding dan Kemawi Kecamatan Somagede. Kegiatan diikuti 45 pemuda,
20 pemuda dari Kecamatan Somagede dan 25 pemuda dari Kecamatan
Banyumas. Instruktur dari Koramil 09/Somagede, Serka Sukirman, Sertu
Gigin Gunawan, Serda Agus Suratman dan Serda Teguh Waluyo.

Pembekalan Kewirausahaan
Kepada Penyandang Disabilitas TNI

Instruktur sipil dua orang dari PPM Cabang Purwokerto. Komandan


Latihan dijabat oleh Danramil 09/Somagede, Kapten Inf Trimono, Wakil
Komandan Latihan dijabat oleh Danramil 07/Banyumas, Kapten Inf
Rabun serta penanggung jawab seluruh kegiatan dan materi adalah
Dandim 0701/Banyumas, Letkol Inf M. Asep Afandi, S.IP, M.Sc.
Dandim 0701/Banyumas mengatakan pemuda merupakan aset
bangsa yang harus dibina dengan baik dan terarah, agar negara kita memiliki
manusia yang berkualitas sebagai generasi penerus untuk melanjutkan
kelangsungan hidup seluruh tumpah darah Indonesia dan Negara
Kesatuan Republik Indonesia. Hadir pada pembukaan kegiatan Camat
Somagede, Kapolsek Somagede dan Ketua Pemuda Panca Marga
Kabupaten Banyumas.
Materi yang diberikan diataranya : PBB, PPM, Long Mars,
Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara. Spirit Young Men ditunjukan
oleh peserta selama kegiatan berlangsung. Tidak nampak ada beban dari
raut wajah para pemuda itu, yang notabene pemuda desa. Mereka tidak
mau kalah dengan pemuda perkotaan yang memiliki berbagai fasilitas
kemudahan dan kemewahan. Bagi mereka, apapun yang dikerjakan dengan
baik dan serius, pada akhirnya akan menghasilkan kebaikan juga, yang
kelak akan berguna bagi kehidupannya di tengah-tengah masyarakat
Pada penutupan acara, Dandim menyematkan Baret Hijau muda
kebanggan organisasi pemuda ini, kepada salah satu peserta latihan yang
terpilih mewakili rekan-rekanya. ( Sertu Agus Wahyudi, Babinsa Kodim
0701 Banyumas)

Jateng Bersholawat Untuk


Peringati HUT Pahlawan

Lomba Burung Berkicau Dandim Cup I


Kodim 0704/Banjarnegara

Lomba Paduan Suara


HUT Pemkab Karanganyar

Kodim 0704/Banjarnegara mengelar lomba burung


berkicau ber tempat di Sur ya Yudha Park Banjar negara
memperebutkan Dandim Cup1, Minggu (19/10). Lomba
dibuka oleh Bupati Banjarnegara. Kegiatan ini juga sebagai
bentuk dukungan kepada Pemkab Banjarnegara dalam upaya
promosi wisata, sebab dalam kompetisi tersebut, dikenalkan
tempat-tempat wisata yang ada kepada peserta lomba,
terutama yang datang dari luar kota.
Dandim 0704/Banjarnegara, Letnan kolonel Inf Edy
Rochmatullah mengatakan kegiatan yang berlangsung meriah
dimaksudkan untuk mengukur kualitas burung. Selain
kompetisi burung juga sebagai ajang mendekatkan TNI
dengan masyarakat .
Ketua pelaksana lomba, Kapten Inf Slamet Suharman,
mengatakan, lomba kicau burung tersebut digelar untuk
memperingati HUT ke 69 TNI dan Kodam IV/Diponegoro ke64 Th 2014, dengan jumlah peserta sebanyak 480 dengan
berbagai kelas atau jenis burung yang dilombakan. Bagi juara,
mendapatkan trofi, piagam serta uang pembinaan. Selain
lomba, juga diberikan pelatihan tentang tata cara memelihara
burung yang benar. ( Stafter Kodim 0704/Banjarnegara)

Menyambut hari ulang tahun Kabupaten Karanganyar ke-97


tahun 2014, Pemkab K aranganyar mengadakan lomba Paduan
Suara yang berlangsung selama 2 hari dari tanggal 10 s/d 11
November 2014. Lomba diikuti seluruh SKPD/Unit Korpri seKabupaten Karanganyar ini digelar di Rumah Dinas Bupati
Karanganyar (10/11). Salah satu pesertanya adalah PNS Kodim
0727/K aranganyar.
Bupati Karanganyar Drs Juliatmono MM pada kesempatan
tersebut mengatakan lomba paduan suara merupakan rangkaian
kegiatan Hari Ulang Tahun dan merupakan realisasi dari upaya
untuk membina, memperkenalkan, mengembangkan hasil karya
budaya daerah untuk memupuk rasa cinta terhadap seni dan
budaya. Bupati berharap kegiatan ini dapat mengugah anggota
Korpri untuk memahami unsur-unsur keindahan etika serta
kesadaran person el memahami unsur-unsur hasil kreatifitas yang
majemuk dan beraneka ragam dalam lingkungan sehari-hari.
Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Inf Marthen
Pasunda, S.Sos mengatakan lomba paduan suara ini sebagai upaya
untuk meningkatkan kreatifitas dan aktifitas anggota Korpri dalam
melestarikan nilai-nilai seni budaya dan menambah jiwa korsa
anggota Korpri. (Dim 0727/Kra)

Silaturahmi FKPD
dengan Wartawan

Cacat tidak menjadi penghalang bagi penyandang cacat untuk


berkarir dan bertugas. Demikian pesan Koptu Mugiyanto anggota
Koramil 19/Borobudur, Kodim 0705/Magelang saat menyampaikan
pembekalan kewirausahan kepada para siswa Latkersos angkatan
39 tahun 2014 Pusrehab Kemhan RI.
Koptu Mugiyanto yang notabennya sebagai penyandang
disabilitas (penyandang cacat) TNI yang diamputasi kaki kanan
bawah lutut akibat granat sewaktu bertugas menjadi pasukan
pengamanan Rah rawan Ambon Maluku pada tahun 2001.
Pembekalan kewirausahaan siswa latkersos angkatan 39 tahun 2014
Pusrehab Kemhan RI dengan tujuan pemberian bekal Rehab
medik,kaki palsu,tangan palsu,pengobatan lanjut dan bekal
kewirausahaan agar supaya penyandang disabilitas (penyandang
cacat) TNI kembali ke Kesatuan bisa beradaptasi dengan kekurangan
yang ada dan bisa bertugas.
Hadir pada kesempatan tersebut Kabid Vok Pusrehab Kemhan
RI Kolonel Lek Wahyu Santoso. (Koramil 19/Borobudur)

38

Gema DIPONEGORO

215

XVIII

November 2014

Batalyon Kavaleri 2/Tank berkerja sama dengan Dinas Sosial


Provinsi Jawa Tengah menggelar acara Jateng Bersholawat dengan
menghadirkan Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf Selaku Pimpinan
Jamaah Minggu, 9 Nopember 2014.
Dalam acara Jateng Bersholawat tersebut hadir pula Gubernur
Provinsi Jateng Ganjar Pramono dan FKPD Provinsi Jateng beserta
jajarannya yang sebelumnya singgah di Batalyon Kavaleri 2/Tank dan
di sambut oleh Wadanyonkav 2/Tank beserta seluruh prajurit dan Persit.
Acara Jateng Bersholawat yang dilaksanakan pada malam hari tersebut
meskipun sempat diguyur hujan mampu menggetarkan Ambarawa
dan tidak mengurangi rasa khidmat. Jateng bersholawat diikuti oleh
6000 jamaah yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Tengah.
Acara ini diselenggarakan dalam rangka untuk mengenang
perjuangan para pahlawan pejuang bangsa yang bertepatan dengan
Hari Pahlawan 10 Nopember, kegiatan sholawat tersebut ditujukan
untuk mendoakan para pahlawan dan Negara Republik Indonesia
agar selalu aman dan sejahtera. (Yonkav 2/Tank)

Pemerintah K abupaten Brebes menggelar Forum


Silahturahmi Kehumasan dengan mengundang narasumber
pemimpin redaksi dari berbagai media massa di Hotel Plaza
Tegal. Acara yang dihadiri Bupati Brebes Hj. Idza P riyanti,

SE, Wakil Bupati Brebes Bapak Narjo, Sekda Pemkab Brebes


Emasthoni Ezam, Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Cahyadi
Imam Suhada, K apolres Brebes AKBP Ferdy Sambo, SH. Sik.
MH dan wartawan dari media cetak maupun elektronik.
Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti, SE.mengatakan sistim
kehumasan di Brebes sudah berjalan sesuai yang diharapkan,
pers pun telah menginformasikan program dan hasil capaian
dari kerja pembangungan dari pemerintahan termasuk di
K abupaten Brebes. Jalinan insan Pers dengan pemerintahan
dan instansi terkait selama ini berlangsung sangat harmonis
terbukti dengan berbagai kemudahan mendapatkan
infor masi.Untuk itu kemitraan Pemkab Brebes dengan insan
Pers diharapkan bisa terus terjalin agar nilai-nilai pembangunan
baik fisik maupun mental bisa tersiarkan.
Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Cahyadi Imam Suhada
juga menyatakan, Kodim 0713/Brebes tidak alergi kritik
termasuk dari kalangan Pers, untuk itu kita jangan takut dikritik
apalagi kritikannya konstruktif dan bersifat membangun.
Kalaupun ada persoalan bisa cepat diselesaikan dengan baik.
K apolres Brebes AKBP Ferdy Sambo, SH. Sik. MH sangat
menghargai kinerja Pers, sehingga di setiap awal tugas yang
pertama dilakukan adalah bersilahturahmi dengan wartawan,
terbukti hingga 532 hari bertugas di Brebes selalu berhubungan
dengan war tawan. (Serda Totok/Ba Intel Kodim 0713/Brebes).

November 2014

XVIII

215

Gema DIPONEGORO

39

BERITA SATUAN

Serbuan Teritorial Lewat


Karya Bhakti

Apel Bersama Lintas


Komonitas Salatiga

Kodim0732/Sleman melaksanakan karya bhakti


pembuatan talud di Dusun Pakem Tegal , Desa Pakembinangun,
Kec. Pakem Kabupaten Sleman sepanjang 600 meter.
Kegiatan ini dimaksudkan untuk membantu masyarakat
dan untuk mencegah tanah sekitar irigasi yang mudah longsor
memasuki musim penghujan. Selain itu kegiatan ini merupakan
bentuk optimalisasi pembinaan teritorial dengan harapan
seluruh prajurit jajaran Kodim 0732/Slm lebih peduli terhadap
kondisi lingkungan dan untuk menjalin hubungan yang positif
serta kemanunggalan TNI dengan masyarakat.
Pada dasarnya kita ingin bahu membahu dengan
pemerintah dalam pembangunan dan kegiatan inilah yang
menjadi salah satu wujudnya. Selain itu kegiatan ini penting
bagi kami Optimalisasi pembinaan teritorial dengan harapan
seluruh prajurit jajaran Kodim 0732/Slm lebih peduli terhadap
kondisi lingkungan dan untuk menjalin hubungan yang positif
serta kemanunggalan TNI dengan masyarakat, Program Karya
Bhakti ini juga dilaksanakan di tiap Koramil jajaran Kodim
0732/Slm sebagai bagian dari Program Serbuan Teritorial,
kata Dandim 0732/Slm Letkol Inf Bambang Yudi S.sos. (Kodim
0732/Slm)

PMI Kota Salatiga melaksanakan apel bersama gabungan lintas


komonitas Salatiga bertempat di Taman Bendo Sari Kel Kumpulrejo
Kec Argomulyo, Sabtu (15/11). Kegiatan yang diikuti sekitar 500
orang mengangkat tema Aksi Peduli Lingkungan, ditandai dengan
Deklarasi bersama disaksikan Gubernur Jateng. Hadir Komandan
Kodim 0714/Salatiga Letkol Arh Tjahjono Prasetyanto S.T hadir
bersama Forkopinda Kota Salatiga dan tamu undangan.
Gubernur Jateng dalam sambutannya mengatakan
kebangaannya dengan ide ide dari lintas komonitas yang ada di
Kota Salatiga, komonitas yang punya ide positif bisa difasilitasi
oleh negara, peduli lingkungan membuang sampah pada tempatnya
adalah merubah perilaku masyarakat yang kurang peduli lingkungan,
komonitas seperti ini dapat dilakukan yang positif seperti menanam
pohon, resik resik sungai agar tidak banjir pada musim hujan.
Gubernur juga minta lintas komonitas yang ada di Salatiga bisa
melaksanakan dan mengembangkan dari ide ide tersebut dan
dikembangkan. Jangan bohong karena nanti akan saya cek, saya
sudah memfasilitasi, harapannya bisa dinikmati oleh masyarakat,
lanjutnya.
Adapun rangkaian kegiatan yang dilaksanakan antara lain apel
bersama, penanaman pohon, resikresik kuto, dan sarasehan
Gubernur Jateng bersama Lintas Komonitas, (Dim 0714/Salatiga)

Karya Bhakti Tinggikan Jalan

40

Gema DIPONEGORO

215

XVIII

November 2014

Koramil 19/Pekalongan Utara Kodim 0710/Pekalongan


bersama masyarakat setempat melaksanakan Padat Karya di
Rt 1 s.d 4 Rw 9 Perum Sub Inti Kelurahan Panjang Wetan Kec
Pekalongan Utara (3/11). Kegiatan yang dilakukan bekerja sama
dengan Kecamatan dan Disnakertransos Kota Pekalongan
dengan sasaran peninggian jalan dan pavingisasi volume 3 x
150 m.
Kapten Czi Agus Pujiatmo mengatakan upaya peninggian
jalan dan pavingisasi di perumahan tersebut bertujuan untuk
mengurangi dampak Rob dan banjir yang selama ini menjadi
kendala bagi masyarakat sekitar. Koramil bersama warga
berusaha secepatnya menyelesaikan pavingisasi dan peninggian
jalan sebelum masuk musim penghujan tahun ini guna
meminimalasir dampak banjir di wilayah Kecamatan
Pekalongan Utara khususnya di Perumahan Sub Inti. Harapan
ke depan warga di lingkungan tersebut tetap nyaman bila musim
hujan tiba. (Koramil Pekalongan Utara)

Peringati HKN dengan Bersihkan


Lingkungan dan Cabut Paku

Peletakan Batu Pertama


Pembangunan Ponpes

Dalam rangka memperingati hari kesehatan nasional


(HKN), Koramil 01/Subah bekerjasama dengan Puskesmas
Subah serta masyarakat Desa Subah mengadakan kegiatan
kebersihan lingkungan Rw. 01 dan Rw. 02 sepanjang 500 meter.
Selain itu juga dilakukan pencabutan paku di pohon (7/11/14).
Dari 56 pohon yang dilakukan pencabutan paku berhasil didapat
sebanyak 145 buah paku.
Kegiatan pembersihan lingkungan dan pencabutan paku
di pohon melibatkan 35 orang dari Puskesmas Subah, anggota
Koramil Subah 8 orang serta dari masyarakat Subah sebanyak
104 orang, hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Puskesmas
Subah Dr. Ali Baihakhi, Kades Subah Kisriyanto dan Danramil
01/Subah Kapten Inf Marjono. (Koramil Subah, Batang),

Komandan Kodim 0728/Wonogiri Letkol Inf Mirza Eka


Junaidi melalui Danramil-17/Sidoharjo Kapten Kav Subagyo
melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Pondok
pesantren bertempat di Dusun Bendungan Kalurahan Kayuloko
Kec, Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri. Ponpes ini terletak diatas
tanah seluas 300 m2 tanah yang merupakan wakaf dari H.
Mursidi.
Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Wonogiri Yuli
Handoko SE, Anggota Dewan, Muspika Kec. Sidoharjo, Ketua
PMI Kab Wonogiri, Kepala Kelurahan Kayuloko dan
perangkatnya serta Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh
Pemuda dan masyarakat sekitar. (Sterdim 0728/Wonogiri ).

Kodim 0721/Blora Gelar Komsos


Kreatif dan Pembinaan Mental

dipimpin K.H Moh Ali Hanafiah Akbar beserta rombongan.


Dalam ceramahnya K.H Moh Ali Hanafiah Akbar berharap
seluruh Prajurit, PNS dan Persit agar selalu meningkatkan
keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan YME sebagai
landasan moral prajurit. Peranan mental dalam kehidupan
prajurit dan PNS adalah sangat menentukan kejayaan masa
depan bangsa, sikapi secara arif kemajuan teknologi agar tidak
berdampak negatif, menjalin persatuan dan kesatuan bangsa.
tersebut mengambil tema Dengan berdzikir membentuk pribadi
mutaqin sehingga menjadi insan yang berdaya guna dan berhasil
guna bagi diri sendiri, masyarakat serta bangsa dan Negara
Menurutnya untuk menyikapi hal tersebut, bagaimana
membina dan mempertahankan keharmonisan berumah
tangga. Dalam berumah tangga kedua belah pihak harus saling
mengerti dan memahami serta mendukung satu sama lain.
Cukuplah sayang suami atau isteri dengan segala kekurangan
dan kelebihannya.
Komandan Kodim 0721/Blora Letkol Inf Ariful Mutaqin
menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan guna
merealisasikan program kegiatan dari satuan atas sekaligus
sebagai upaya meningkatkan kemampuan serta menambah
wawasan bagi anggota Kodim 0721/Blora di bidang Komsos
Kreatif dan pembinaan mental guna mendukung tugas di
lingkungan kerja maupun dalam kehidupan sehari-hari. (Pendim
0721/Blora)

Anggota Kodim 0721/Blora beserta Persit KCK mengikuti


acara komsos kreatif dan pembinaan mental bertempat di Aula
Makodim 0721/Blora, Senin (17/11). Hadir pula para tamu
undangan Toga, Tomas serta masyarakat sekitarnya. Kegiatan
tersebut, menghadirkan kelompok Thariqoh Qodiriyah
Naqsabandiyah Suryalaya Wilayah Jawa Bagian Timur yang

November 2014

XVIII

215

Gema DIPONEGORO

41

BERITA SATUAN
Seluruh Komponen Bangsa
Cabut Paku di Pohon

Bertempat di Halaman Pengadilan Negeri Kab. Temanggung


dilaksanakan kegiatan pencanangan pencabutan paku di
pohon-pohon sepanjang jalan di wilayah Temanggung oleh
Komandan Kodim 0706/Temanggung Letkol Inf Ganardyto
Herry K yang diikuti sekitar 500 orang dari gabungan TNI,
Polri, BNK Kab. Temanggung, Ormas, LSM dan pelajar, ikut
hadir dalam acara Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kab.

Temanggung (7/11).
Dalam sambutannya Letkol Inf Ganardyto Herry K
mengatakan bahwa pencanangan pencabutan paku di pohon
ini dilaksanakan agar kita memiliki kepedulian terhadap
lingkungan, diharapkan kedepan tidak memasang atribut
dipohon dengan paku agar pohon disekitar kita sehat dan dapat
menghasilkan oksigen yang banyak yang akan berdampak baik
kepada badan kita karena dapat menghirup udara sehat.
Dandim mengajak agar seluruh komponen masyarakat
berkomitmen untuk menjaga lingkungan apabila kita
memberikan kebaikan kepada alam, kita pasti akan mendapat
manfaatnya.
Wakil Bupati Temanggung Irawan Prasetyadi
menambahkan bahwa Acara tersebut merupakan acara dari
Gubernur jateng sehingga saat ini dilaksanakan secara serentak
kegiatan pencabutan paku di pohon di wilayah Jawa Tengah.
Sesuai dengan Perda yang ada, pemasangan atribut di pohon
menyalahi aturan sehingga apabila kita melihat ada
pemasangan atribut apapun di pohon kita wajib untuk
melepaskannya.
Kegiatan tersebut juga dapat menciptakan kebersihan
dilingkungan kita karena dalam waktu dekat akan ada penilaian
adipura, mengharapkan Temanggung dapat meraih adipura
kembali. (Kodim 0706/Temanggung)

Anggota BRIGIF-4/DR
Berlatih Yongmoodo

Bina Ketahanan Wilayah


Pelajar Melalui Outbond.

Anggota Denma Brigif-4/Dewa Ratna melaksanakan latihan


yongmodo di lapangan Mako Brigif-4/DR di Slawi. Latihan
diikuti oleh seluruh anggota Denma dan Staf Mabrig. Kegiatan
latihan ini menindak lanjuti perintah dari komando atas bahwa
pada April 2015 semua prajurit sudah memegang sabuk hitam
atau Dan satu yongmoodo.
Latihan yongmoodo ini dilaksanakan pada jam kegiatan
setelah isoma dan malam hari setelah sholat Isya yaitu jam
14.00 s.d 17.00,jam 19.30 s.d 22.00. Latihan dipandu oleh
pelatih yang sudah memiliki sertifikat baik dari hasil latihan
pertama di Magelang maupun yang latihan dalam satuan,
sudah tidak diragukan rata-rata mereka sudah mengusai teknihtehnik melatih sehingga mengurangi cidera.
Hasil latihan akan ditindaklanjuti ujian kenaikan tingkat
dari dasar atau sabuk putih ke sabuk kuning sampai sabuk
hitam. Sehingga target yang diharapkan oleh satuan atas dapat
tercapai. ( Brigif 4/DR )

42

Gema DIPONEGORO

215

XVIII

November 2014

Sebanyak 70 pelajar gabungan SMK Pelayaran dan SMK


Perikanan Nusantara Kabupaten Demak mengikuti kegiatan bina
Ketahanan Wilayah (Hanwil), yang digelar oleh Kodim 0716/Demak
melalui kegiatan Outbond selama dua hari, Sabtu dan Minggu (12/11).
Kegiatan dibuka oleh Komandan Kodim 0716/Demak Letkol
Inf Ari Aryanto didampingi Kepala Staf Kodim 0716/Demak Mayor
Inf M. Darojat. Dandim menyampaikan melalui kegiatan seperti ini,
para siswa bisa mengembangkan bakat dan minat sesuai dengan
keinginan dan hobi masing-masing. Lewat kegiatan Outbond ini dapat
membentuk kerjasama sesama kelompoknya serta menumbuhkan
karakter generasi muda yang cinta tanah air dan bangsa.
Kegiatan Outbond di lapangan terdiri dari rayapan tali satu,
merayap di atas tali, berjalan di atas jembatan dua tali, Pelatihan
Baris-berbaris (PBB), latihan tali-menali, belajar menggunakan senjata
dan kompas. Peserta juga mendapat penyuluhan di Aula Kodim
0716/Demak tentang pendidikan pendahuluan Bela Negara serta
Wawasan Kebangsaan. (Kodim 0716/Demak)

Sabtu, 22 November 2014, Batalyon Kavaleri 2/Tank


Turangga Ceta menyelenggarakan pelatihan Bela Negara
Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Diponegoro. Kegiatan
ini tersebut merupakan tindak lanjut kerjasama Kodam IV/
Diponegoro dengan PTN/PTS se-Jateng-DIY dalam pendidikan

dan pelatihan wawasan kebangsaan bagi para mahasiswa.


Upacara Pelatihan Bela Negara dibuka oleh Danrem 073/
Makutarama Kolonel Kav Bueng Wardadi,S.IP.M.H. Sejumlah
168 mahasiswa-mahasiswi peserta melaksanakan rangkaian
kegiatan pelatihan selama 3 mulai tanggal 21 s.d 23 November
2014. Sehari sebelumnya, para peserta diterima oleh seluruh
Prajurit Yonkav 2/Tank Turannga Ceta dilanjutkan kegiatan
registrasi dan pemeriksaan kesiapan peserta termasuk
pemeriksaan kesehatan.
Dalam sambutannya, Danrem 073/Makutarama Kolonel
Kav Bueng Wardadi,SIP.M.H berpesan kepada para mahasiswa
agar dalam pelaksanaaan kegiatan dihayati dan dilaksanakan
dengan penuh semangat, mengingat peran mahasiswa sebagai
generasi penerus ke depan harus betul-betul memiliki jiwa
nasionalisme yang tinggi sehingga dapat menjadi tokoh-tokoh
intelelektual yang nasionalis dan mengedepankan kebangsaan
dan persatuan bangsa. Adapun materi yang dilatihkan antara
lain, untuk materi pengetahuan : proxy war, pengetahuan binter,
wawasan kebangsaan dan Pengetahuan TNI AD. Sedangkan
materi keterampilan : outbond, jalan peta, menembak senapan,
caraka malam dan karya bhakti bersama masyarakat. (Yonkav
2/Tank)

Mahasiswa UKSW Bantu RTLH


Noborejo

Anggota Korem 072/Pmk


Cabut Paku

Kodim 0714/Salatiga bekerjasama dengan Universitas Kristen


Satya Wacana (UKSW) merenovasi Rumah Tidak Layak Huni
(RTLH) bertempat di Kelurahan Noborejo Kecamatan Argomulyo
Kota Salatiga. Kegiatan dalam rangka TMMD Reguler 93 dengan
obyek sebanyak 19 unit terdiri di Dukuh Purwosari sebanyak empat
rumah, Dukuh Klampeyan lima rumah, Dukuh Pamot lima rumah,
Dukuh Watubelang tiga rumah, dan Dukuh Brajan dua rumah.
Komandan Kodim 0714/Salatiga Letkol Arh Tjahjono
Prasetyanto S.T menyampaikan terima kasih atas kepedulian
mahasiswa dalam membantu TNI merenovasi rumah warga tidak
mampu. Dandim menambahkan TMMD yang telah mencapai
target pembangunan fisik dan nonfisik, diharapkan dapat bermanfaat
untuk semua fihak.
Lurah Noborejo Suryatnanto mengatakan saat ini
diwilayahnya ada sekitar 50 rumah lagi yang perlu dibantu renovasi
karena tidak layak huni, pihaknya terus mengusulkan kepada
pemerintah agar warga pemilik rumah tak layak huni dibantu, agar
beberapa tahun ini tidak ada lagi rumah tak layak huni di wilayahnya.
(Kodim 0714/Salatiga)

Korem 072/Pamungkas dan jajaranya melaksanakan kegiatan


mencabut paku di pohon secara serentak. Kegiatan ini dilakukan
untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap lingkungan dan tumbuhan
yang ada di sekililing. (07/11/14)
Kepala Seksi Teritorial Letkol Arh Ananta Wira IP. S. Sos
mengatakan ini salah satu bentuk kecintaan TNI kepada lingkungan
dan pemerintah daerah, apapun akan kami lakukan untuk
menciptakan suasana aman dan nyaman bagi masyarakat termasuk
lingkungan sekitarnya.
Keberadaan pohon memang sangat bermanfaat bagi manusia,
bukan hanya sebagai peneduh diwaktu panas, tetapi juga keberadaan
pohon terutama di kota besar dapat menciptakan udara segar setelah
terkena polusi. Sebagaimana kita ketahui masih banyak kita jumpai
di pinggir jalan pohon yang ditempeli dengan berbagai macam iklan,
selain mencoreng keindahan kota juga banyak merusak pohon
dengan dipaku. Diharapkan dengan aksi yang kami lakukan ini
masyarakat akan semakin sadar terhadap lingkungan dan tidak lagi
memaku pohon. Kegiatan dilakukan oleh seluruh jajaran Korem
072/Pamungkas di wilayahnya masing-masing, sedangkan untuk
Makorem 072/Pamungkas dilaksanakan di tiga lokasi yaitu sepanjang
jalan Titik Nol, lingkaran Kridosono danTimoho. (Korem 0721/Pmk)

Pelatihan Bela Negara


Mahasiswa FT Undip

November 2014

XVIII

215

Gema DIPONEGORO

43

BERITA SATUAN

Jalin Silaturahmi Dengan


Bersepeda Sehat

Serbuan Teritorial
Harus Digalakkan

Menjalin silaturahmi dapat dilakukan dengan berbagai cara,


tidak hanya bersifat formal, namun dapat dilakukan dengan
berbagai kegiatan. Salah satunya dengan melaksanakan
olahraga bersama antara Korem 071/Wk dan Radar Banyumas,
bertajuk Jumat Gowes, mampu menciptakan suasana
keakraban diantara para peserta gowes ini.
Gowes bareng ini telah dilaksanakan beberapa kali,
bertujuan untuk menyambung silaturahmi antara Korem 071/
Wk dengan Insan Media khususnya Radar Banyumas yang
telah terjalin, selain itu untuk menambah keakraban TNI
dengan Media yang ada diwilayah Korem 071/Wk. Gowes kali
ini menempuh jarak 15 Km dengan rute Makorem 071/Wk
Sokaraja menuju Bantarsari, Desa Linggasari Kembaran, Desa
Pliken Sokaraja, kemudian finish di Makorem 071/Wk.
Keakaraban sesama peserta gowes prajurit, PNS dan
pimpinan Radar Banyumas, karyawan dan wartawan terjalin
sangat akbar diantara mereka. Selain dengan mereka juga
dengan Polri serta pemerintahan desa Linggsari Kec. Kembaran
yang telah membantu para peserta menyiapkan bekal dan
tempat singgah para peserta. Kegiatan semacam ini sekaligus
untuk mempererat dan menjalin silaturahmi dengan semua
elemen masyarakat, kata Kapenrem 071/Wk Mayor Inf Amir
Maruf, S.Pd. (Korem 071/WK)

Komandan Korem 073/Makutarama Kolonel Kav Bueng


Wardadi, S.I.P, M.H memberikan Jam Komandan kepada para
Prajurit, serta PNS TNI Korem 073/Makutarama serta Satuan
Dinas Jawatan. Kegiatan Jam Komandan tersebut dilaksanakan
di Aula Makorem.
Danrem 073/Makutarama menyampaikan beberapa
penekanan tentang situasi yang berkembang akhir-akhir ini
dalam kehidupan prajurit, selain itu Danrem juga menekankan
untuk harus selalu bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa
dalam menjalankan aktifitas kehidupan kita sehari-hari, selalu
meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, meningkatkan
pencapaian kinerja dengan baik, selalu menginstrospeksi diri
masing-masing serta meningkatkan disiplin dan jauhi
pelanggaraan. Jadilah prajurit dan PNS yang mempunyai ar ti
bagi diri sendiri, keluarga, satuan dan masyarakat yang selalu
dicintai rakyat dan lingkungannya dengan tidak melakukan
pelanggaran, pesan Danrem.
Dalam kesempatan tersebut Danrem juga memberikan
materi tentang Serbuan Teritorial yang sedang digalakkan oleh
KASAD. Diharapkan para anggota satuan teritorial dapat selalu
dekat dengan rakyat dan dicintai oleh rakyat. Diakhir
pengarahannya Komandan Korem memberikan pengetahuan
tentang Proxy War yang harus diantisipasi oleh seluruh Prajurit
dan PNS TNI AD di jajaran Korem 073/Makutarama. Hadir
dalam kegiatan, Per wira Korem ser ta Dan/Kasatdisjan Korem
073/Makutarama. (Penr em 073/Makutarama)

Penilaian Lomba Binter


Kodim 0727/Karanganyar

44

Gema DIPONEGORO

215

XVIII

November 2014

Tim Penilai Lomba Binter Tingkat Kodim Pratama Kodam


IV/Diponegoro melaksanakan kegiatan penilaian di Kodim 0727/
Karanganyar, disambut oleh Dandim 0727/Karanganyar Letkol
Inf Marthen Pasunda, S.Sos, Kasdim dan para Perwira staf
Kodim 0727/Karanganyar, bertempat di aula Makodim 0727/
Karanganyar Rabu (6/11).
Kegitan diawali dengan ucapan selamat datang oleh
Dandim 0727/Karanganyar kepada Tim Penilai selanjutnya
mendengarkan penjelasan Tim Penilai Lomba Binter Tingkat
Kodim Pratama Kodam IV/Diponegoro.
Kegiatan yang dilaksanakan meliputi kelengkapan kantor
dandim dan kasdim, pengecekan administrasi masing-masing
staf, kegiatan program dan non program serta melaksanakan
pengisian ceklis Tokoh Agama, Tokoh Pemuda dan Tokoh
Masyarakat dan Forkominda serta para Babinsa dan Danramil
sebagai responden. ( Kodim 0727/Karanganyar)

Koramil 04/Sumber
Bangun Pagar Mako Koramil

Anggota Koramil 04/Sumber Dim 0720/Rembang bersama


masyarakat bergotong royong membangun pagar Mako sebagai
upaya pengamanan pangkalan yang merupakan aset negara
(21/11).
Danramil 04/Sumber Kapten Arm Gatot Subroto
mengatakan, dalam pembangunan pagar ini mengajak
masyarakat sekitar wilayah Koramil 04/Sumber untuk bersamasama membantu terwujudnya bangunan pagar kantor Koramil
ini. TNI AD di wilayah Kecamatan yaitu Koramil adalah milik
rakyat, serta berupaya untuk mewujudkan sarana dan prasarana
bagi masyarakat.
Sebelumnya Koramil 04/Sumber Kodim 0720/Rembang
membangun tempat ibadah yaitu Mushola Al-Iman di sekitar
Koramil yang sekarang sudah digunakan untuk beribadah
anggota Koramil dan masyarakat. (Koramil Sumber)

Kodim 0733/BS Semarang menggelar apel siaga bencana di


lapangan Kodim, Jalan Pemuda, Kota Semarang, Senin (17/11).
Apel siaga ini bertujuan untuk memeriksa kesiapan para Danramil
dan Babinsa untuk menghadapi musim penghujan yang sudah di
depan mata.
Komandan Kodim 0733/BS Semarang, Letkol Inf Muhammad
Taufiq Zega, mengatakan, apel ini merupakan tindak lanjut dari
kegiatan yang sudah dilakukan sebelumnya seperti pendataan potensi
bencana di wilayah Kota Semarang. Potensi bencana di Kota
Semarang ada tiga, longsor, banjir dan angin kencang. Memasuki
masa pancaroba, menjelang musim penghujan, kami sudah
mendata lokasi mana saja yang rawan bencana, kata Taufiq.
Dandim mengatakan pihaknya sudah siap semua, sudah
mengecek personil, perlengkapan seperti tenda, perahu karet, serta
peralatan lainnya yang bisa digunakan untuk posko dan dapur
umum. Di TNI sudah ada protap tentang penanganan bencana
sehingga pihaknya bisa bergerak cepat ketika terjadi bencana alam,
termasuk koordinasi dengan satuan lain seperti pemerintah atau
kepolisian, katanya. (Kodim 0733/BS Semarang)

TNI - Polri Se - Magelang


Gelar Olah Raga Bersama

Apel Bencana Alam


Kodim 0733 BS/Smg

Magelang, Jumat 28/11, Garnizun Magelang menggelar olah


raga bersama TNI - Polri. Tidak kurang dari 750 prajurit berbaur
dalam kegiatan tersebut. Selain dihadiri pejabat militer di wilayah
garnizun Magelang kegiatan tersebut juga dihadiri oleh pejabat
pemerintahan daerah baik pejabat Pemkot Magelang maupun
pejabat Pemkab Magelang.
Dalam sambutannya, Guber nur Akademi Militer, yang diwakili
oleh Dirbinlem Kol CZI M Effendi menyampaikan pentingnya
soliditas dan kebersamaan TNI - Polri dalam menjaga dan mengawal
NKRI.
Kegiatan yang melibatkan personel Kodim 0705 Magelang,
Akmil, Rindam, Yonarmed 3/105, Yonarmed 11 Kostrad, Polresta
Magelang, Polres Magelang dan Pemda Kota/Kab Magelang tersebut
diawali dengan senam bersama dan dilanjutkan dengan
perlombaan olah raga hiburan diantaranya tarik tambang, balap
karung, balap bakiak dan joged balon. Uniknya seluruh perlombaan
tersebut dimenangkan oleh seluruh satuan yang ikut dalam lomba,
karena tiap team personel peserta terdiri dari semua satuan.
Komandan Kodim 0705/Mgl Letkol Arm I Made Gede Antara,
selaku ketua penyelenggara berharap agar kegiatan ini bisa
menumbuhkan rasa kebersamaan antar aparat sehingga soliditas
tetap terjaga. (Serka Sakimun, Mgl )
November 2014

XVIII

215

Gema DIPONEGORO

45

BERITA SATUAN
Purnawirawan TNI/Polri Indonesia (FKPPI) Jawa Tengah Kecuk

Audiensi FKPPI Jawa Tengah Dengan Hendra Riyadi beserta 7 orang pengurus di Ruang Kerja Pangdam
Pangdam IV/Diponegoro
IV/Diponegoro (19/11).

Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Bayu Purwiyono


menerima audiensi Ketua Forum Komunikasi Putra-Putri

TMMD Sengkuyung,
Menghemat Biaya

Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD)


Sengkuyung II Tahun Anggaran 2014 di Desa Balong, Kecamatan
Kembang mampu menghemat biaya. Jika diborongkan akan menelan
biaya Rp 617.837.500, melalui TMMD mengeluarkan biaya 537.250.000
sehingga menghemat Rp 80.587.500, kata Pasi Teritorial Kodim 0719/
Jepara Kapten Inf Ramelan pada upacara penutupan TMMD. Berbagai
hasil pembangunan fisik kegiatan TMMD diresmikan Bupati Jepara Ahmad
Marzuki
Dandim 0719/Jepara Letkol Inf Dk Subandi saat menyerahkan
hasil pekerjaan TMMD mengatakan pembangunan jalan masih menjadi
andalan dan kebutuhan masyarakat, transportasi yang nyaman adalah
upaya meningkatkan pemberdayaan perekonomian dan kesejahteraan
masyarakat desa. Hasil pembangunan fisik berupa pengerasan dan
pengaspalan jalan sepanjang 700 M, lebar 3 M serta pembuatan saluran
air kanan kiri jalan, rehap 22 rumah tidak layak huni, pembangunan 1
pos kampling serta pembuatan 5 SPAL dan 10 jambanisasi.
Untuk sasaran nonfisik meliputi peningkatan semangat gotong
royong, kewaspadaan lingkungan melalui Pam Swakarsa, tercipta
komunikasi timbal balik supra struktur dan infra struktur, meningkatkan
kesadaran bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, bela negara,
meningkatkan kemanunggalan TNI-rakyat serta memperkokoh persatuan
dan kesatuan bangsa. TMMD juga disertai kegiatan pendukung,
diantaranya pelayanan KB akseptor implant, MOP, pelayanan kesehatan,
pesta patok/kawin suntik sapi dan kambing serta bantuan pasir 75 dan
dari PTP Balong Beji. Usai upacara penutupan TMMD Sengkuyung
dilakukan peninjauan pembangunan rumah layak huni dan pembukaan
pasar murah oleh istri Bupati. (Kodim 0719/Jepara)

46

Gema DIPONEGORO

215

XVIII

November 2014

Ketua FKPPI Jawa Tengah menyampaikan audiensi


dilaksanakan dalam rangka meningkatkan tali silaturahmi
dengan Kodam IV/Diponegoro serta menyampaikan programprogram yang akan dilaksanakan FKPPI. Disampaikan
harapannya, agar Kodam IV/Diponegoro beserta jajarannya
memberikan dukungan kepada FKPPI untuk lebih
mengefektifkan kaderisasi FKPPI.
Pangdam IV/Diponegoro menyampaikan terima kasih atas
kunjungan FKPPI di Kodam IV/Diponegoro dan berpesan, agar
FKPPI dapat menjadi agen of change di lingkungan pemuda
dan seluruh lapisan masyarakat. FKPPI juga diharapkan tidak
ragu-ragu untuk memperkuat kembali Pancasila sebagai
falsafah dan dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia,
mengingat sinyalemen degradasi pemahaman Pancasila di
lingkungan pemuda dan masyarakat. (GD)

Penerangan Korem 072/Pmk


Penataran Pembuatan Pers
Release

Kemajuan tehnologi, terutama internet, membuat media


massa mampu membentuk ruang publik yang sangat luas.
Kepala Penerangan Korem 072/Pamungkas Mayor Inf M.
Munasik memandang perlu untuk mengadakan penataran
Pembuatan Pers Release supaya setiap personel jajaran Korem
072/Pamungkas yang sudah ditunjuk sebagai Bintara
Penerangan di kodim bisa menjalankan fungsi jurnalis dengan
professional. Penataran dilaksanakan di Ruang Pers Room
Makorem 072/Pamungkas Jln. Reksobayan No.4 Yogyakarta,
Rabu (26/11).
Melalui penataran ini, Penerangan Korem 072/Pamungkas
berharap kepada peserta penataran dapat memiliki kemampuan
jurnalistik, sehingga dapat melakukan kegiatan jurnalistik, yaitu
mencari, memperoleh dan mengolah informasi kemudian
menyebarluaskan atau mempublikasikan informasi, melalui
berbagai media cetak maupun elektronik, tegas Kapenrem
072/PMK.
Penataran diselenggarakan oleh Penerangan Korem 072/
Pamungkas (Penrem) diikuti oleh 15 peserta dari Kodim Jajaran
Korem 072/Pamungkas dan Yonif 403/Wirasada Pratista,
Penataran berlangsung selama 1 (satu) hari. Adapun sebagai
pemateri adalah Kapenrem 072/PMK Myr Inf M. Munasik dan
Redaktur KR Online Ivan Aditya. (Penrem 072/PMK)

Pencerahan Kemampuan
SDM Cyber

Tanam Kedelai Untuk


Ketahanan Pangan

Personel perwakilan dari Satuan di jajaran Kodam IV/Diponegoro


mengikuti kegiatan pencerahan kemampuan Sumber Daya Manusia
Cyber yang disampaikan Tim dari Ditjen Pothan Kemhan RI berlangsung
di Aula Makodam IV/Diponegoro (12/11). Tim Ditjen Pothan Kemhan
RI diketuai Kolonel Inf Purwanto, SH., beserta rombongan diantaranya
Kolonel Caj KD Andaru Nugroho, S.Sos, MSi, Kolonel Chb Ir. Bagus
Artiadi. S., Ir Tedi Sukardi, Herri Sutrisno, Letkol Arh Rochim Setiawan,
PNS Nurhayati dan PNS Agus Rosady.
Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Bayu Purwiyono dalam
sambutan tertulis yang dibacakan Wakil Asisten Intel (Waasintel) Kasdam
IV/Diponegoro Letkol Inf Helmi Tachejadi Soerjono, SH. menyampaikan,
kesiapan SDM yang akan mengoperasikan teknologi/cyber menjadi faktor
yang harus diperhatikan, dan perlu perencanaan matang. Oleh karena
itu, Kodam IV/Diponegoro menyambut baik prakarsa dari Ditjen Pothan
Kemhan RI untuk memberikan pencerahan kepada personel yang terkait
dengan penggunaan Cyber di Satuan jajaran Kodam IV/Diponegoro.
Dijelaskan, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi memberikan
banyak peluang bagi kita untuk mendapatkan kemudahan dalam
berbagai dalam berbagai pekerjaan dan keperluan lain. Dengan kemajuan
sistem informasi internet, kita mendapatkan akses informasi secara tepat
dan tepat dari berbagai penjuru dunia, begitu pula sistem komputerisasi.
Diharapkan, dengan mengikuti kegiatan pencerahan kemampuan
SDM Cyber, maka dapat meningkatkan kemampuan personel dalam
bidang Cyber dan bermanfaat dalam memberikan daya dukung bagi
suksesnya tugas-tugas organisasi secara keseluruhan. (GD)

Untuk ketahanan pangan wilayah, Kodim 0709/Kbm


bekerjasama dengan Pemda, Dinas Pertanian dan instansi terkait
melakukan penanaman kedelai di Desa Weton Kulon
Kecamatan Puring Kabupaten Kebumen. Jenis kedelai yang
ditanam yaitu jenis Anjasmara, dari mulai tanam sampai panen
kurang lebih 90 hari. Penanaman dilakukan oleh Kasdim Mayor
Arm Edi Suparjo mewakili Dandim 0709/Kbm, Kepala Dinas
Pertanian Ibu H In Sri Puji Rahayu, Danramil 20 Kwarasan
Kapten Inf Lusiman, Danramil 19 Buayan Kapten Czi Paulus
S, Danramil 16 Petanahan Katen Inf Muhrodi, Muspika
Kecamatan Puring, Kepala Desa dan Kelompok Tani se
Kecamatan Puring.
Kasdim 0709/Kebumen mengatakan agar Kelompok Tani
tidak ragu-ragu dan putus asa menanam kedelai, penanaman
ini sudah bagus tapi perlu di tingkatkan. TNI dalam hal ini
Kodim siap membantu apabila dibutuhkan dalam sistim
penanaman karena ada beberapa Babinsa yang sudah
mengikuti penataran tentang sistim penanaman kedelai ini.
Keberadaan Kodim 0709/Kebumen, khususnya Koramil 18/
Puring di Desa Weton Kulon Kecamatan Puring Kabupaten
Kebumen sangat menambah Motivasi Kelompok Tani menjadi
semangat bekerja. Daramil 18/Puring Kapten Inf Bambang
Muldiyanto selalu memerintahkan anggota Babinsanya agar
mensosialisasikan penananam kedelai kepada para petani
supaya hasilnya lebih bagus. (Srt Machfud S StafTer Dim)

Danrem 074/Warastratama Audensi Mahasiswa UNS


Surakarta, (21/11) Danrem 074/Warastratama Kolonel Inf
Bakti Agus Fadjari, S.IP menerima Ketua Panitia Pelaksana
Kejuaraan Internasional Karate antar Mahasiswa Sebelas Maret
Cup IX dalam rangka pelaksanaan Kejuaraan Internasional
Karate antar Mahasiswa tahun 2015, di ruang Lobi Makorem
074/Warastratama.
Dalam sambutannya Danrem 074/Warastratama
mengatakan, bahwa pertemuan ini merupakan ajang
silaturrahmi dan tukar informasi yang berkembang dalam
rangka menunjang pelaksanaan Kejuaraan Internasional Karate
antar Mahasiswa Sebelas Maret Cup IX tahun 2014.
Hadir dalam acara tersebut para Kasi, Pasi dan Pasus
Korem 074/Warastratama (Penrem 074)
November 2014

XVIII

215

Gema DIPONEGORO

47

BERITA SATUAN

SELINGAN

Kodim 0722/Kudus
Selenggarakan Lomba Paduan Suara
Tingkat SLTA Sederajat

Anggota Koramil Bantu


Padamkan Kebakaran

PUISI

SUARA DARI KEABADIAN


7 peluru menembus dadaku, merobek robek
jantungku, sekujur tubuhku nyeri dan panas,
kudengar tangisanmu, kudengar jeritanmu anakku,
bapak....bapak.... bapak tetapi tidak berdaya, ditangan
mereka.

Kodim 0722/Kudus menyelenggarakan Lomba Paduan Suara


Tingkat SLTA Sederajat di wilayah Kabupaten Kudus. Kegiatan ini
diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika tahun
2014 bertempat di Aula Makodim 0722/Kudus Jl.Jend Sudirman
no39 Kudus,Selasa (2/12).
Lomba Paduan Suara diikuti oleh 11 (sebelas) kelompok
paduan suara dari SLTA Sederajat di wilayah Kab.Kudus, dan
mengundang tim penilai atau juri dari Dinas Pendidikan Dan Olah
Raga Kab.Kudus dengan dibantu Tim dari Kodim 0722/Kudus.
Adapun materi atau lagu yang dilombakan meliputi Lagu Wajib/
Lagu Nasional serta Lagu daerah.
Kegiatan Paduan Suara ini diselenggarakan untuk meningkatkan
apresiasi pelajar terhadap seni khususnya bidang tarik suara. Serta
diharapkan para peserta yang merupakan generasi muda dapat mengisi
setiap aspek kehidupan dengan kegiatan-kegiatan positif dan
menghargai seni budaya dan bangsa melalui lagu daerah dan nasional.
Dalam kegiatan lomba keluar sebagai Juara I adalah SMKN 1 Kudus,
Juara ke-II SMA 1 Mejobo Kudus, Juara III SMA 1 Bae Kudus.
(Kodim 0722/Kudus)

Anggota Koramil16/Karanggede Kodim 0724/Boyolali


membantu penanganan kebakaran yang terjadi di gudang
Indomarco (21/11), yang beralamat di Dk Jambu Rt 3 Rw 2
Desa Tegalsari Kecamatan Karanggede. Begitu penjaga gudang
mendapat laporan warga langsung memukul kentongan dan
tiang listrik, +- 50 warga kumpul berusaha memadamkan api
tetapi tidak bisa karna api sudah terlalu besar.
Anggota Koramil akhirnya melakukan koordinasi dengan
muspika dan melapor ke pemadam kebakaran. Bersama warga
dan petugas pemadam anggota koramil 16 membantu
memadamkan api yang sudah membesar . Api dilokalisir di
dalam gudang dan bisa di padamkan pukul 24.0.
Gudang berukuran 18 m x 50 m yang berisi mie instan
dan minyak goreng bimoli, akhirnya ludes termasuk sebuah
truk box dan colt L 300 yang berada disekitar gudang. Tidak
ada korban manusia namun kerugian diperkirakan mencapai
sebesar 1,5 milyar . Diperkirakan penyebab kebakaran adalah
konsleting listrik. ( Dim 0724/Boyolali)

Kodim 0729/Bantul
Penghijauan Bersama Santri
Al-Imdad Guwosari, Pajangan.

28 November 2014 di areal Pondok pesantren Al-Imdad


Guwosari, Pajangan, Bantul dihadiri oleh Komandan Kodim
0729/Btl Letkol Kav Tumadi,S.Sos, Pengasuh Pondok Pesantren
Al-Imdad KH. Dr. Drs. Abdus Syakur, M. Ag, Muspika Kec.
Pajangan, Lurah Desa Guwosari, anggota Kodim/Polres Bantul
dan para santri Pondok Al Imdad. Pondok Pesantren Al-Imdad
merupakan pondok yang berwawasan lingkungan hidup dan
pernah memenangkan juara lingkungan hidup tingkat DIY pada
tahun 2011.
Kegiatan penghijauan ini diawali dengan apel dilanjutkan
dengan penyerahan 400 bibit tanaman oleh Komandan
Kodim 0729/Btl diterima oleh Pengasuh Pondok Pesantren Al Imdad KH. Dr. Drs. Abdus Syakur, M. Ag, adapun pohon yang
akan ditanam adalah pohon mahoni, jati, klengkeng, alpukat
dan sengon. Dalam sambutannya, Komandan Kodim
mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada
Pondok Pesantren Al-Imdad karena selama ini telah dapat
menjaga lingkungan dengan baik dan mengajak untuk bersamasama menjadi pelopor gerakan penghijauan. Dandim juga
berharap, kegiatan ini tidak hanya dilaksanakan sekali saja,
namun juga dapat berjalan seterusnya sehingga melalui kegiatan
semacam ini dapat mempererat hubungan silaturahmi sekaligus
menjaga kelestarian lingkungan hidup. (Kodim 0729/Bantul)

Guna menjaga lingkungan agar tetap hijau dan asri, Kodim


0729/Btl bersama Pondok pesantren Al-Imdad Guwosari,
Pajangan melaksanakan kegiatan penghijauan. Kegiatan dengan
tema Al-Imdad Go Green ini dilaksanakan pada hari Jumat

48

Gema DIPONEGORO

215

XVIII

November 2014

Mereka melempar dan menginjak injak tubuhku yang


terluka parah....kudengar mesin menderu-deru yang
membawaku jauh, aku ingin duduk, aku ingin berdiri
tetapi tubuhku tertindih oleh kaki-kaki bersepatu lars,
darahku terus mengalir deras...aku tidak mampu...
kekuatanku sirna... tubuhku lunglai.
Tiba disebuah tempat, kudengar suara gaduh hiruk
pikuk Yani wis dipateni...Yani wis dipateni dan sayupsayup kudengar sukses...sukses, kemudian aku
dibenamkan dalam kegelapan lorong sempit, sunyi
senyap...gelap...dimana istriku? Dimana anak-anakku?
Dimana Ayahku? Dimana Bundaku?
Lalu apa arti tubuh yang hancur dan bersatu dengan
tanah ini? Semua musuh negara aku tumpas, DI/TII,
PRRI, PERMESTA, perjuangan TRIKORA perintah
Bung Karno sebelum ayam berkokok 1 Januari 1963
Irian Barat harus kembali ke dalam pangkuan Ibu
Pertiwi. Kemudian Dwikora dan ganyang Malaysia.
Semua tugasku laksanakan dengan semangat yang
menyala-nyala. Adakah arti dari pengabdianku dan
andilku dalam menegakkan Pancasila ?
Yang Berketuhanan Yang Maha Esa, Yang
Berperikemanusiaan, Berdaulat dan Bermartabat telah
dirusak oleh orang-orang yang haus kekuasaan.
Tetapi aku tetap terdepan, benteng Ibu Pertiwi,
tidak pernah mundur sejengkal pun, tidak pernah ragu,
mati-matian aku pertahankan negeri tercinta ini.

Jangan Lupakan Jasa Pahlawan


Tulisan Puisi ini merupakan pesan dari Ibu Amelia A
Yani Putri ketiga dari Pahlawan Revolusi Jendral Ahmad Yani
dalam kunjungannya ke Markas Batalyon Infanteri 400/Raider
pada Sabtu 8 November 2014. Kedatangan Ibu Amelia ke
Markas Yonif 400/Raider dalam rangka memperingati Hari
Pahlawan tahun 2014.
Ibu Amelia berpesan agar jangan pernah melupakan
jasa para Pahlawan. Lanjutkan perjuangan para Pahlawan,
waspadai gerakan orang-orang yang tidak bertanggung jawab
atas pecahnya Negara Indonesia.
Kegiatan kunjungan ini diisi denga acara ramah tamah
dan joget poco-poco bersama para anggota Yonif 400/Raider.
Sebagaimana diketahui bahwa pendiri Batalyon Infanteri 401
Banteng Raiders yang sekarang menjadi Yonif 400/Raider
adalah Alm Jenderal Ahmad Yani. (Yonif 400/Raider)

Kini anakku, aku sudah bersatu dengan Sang Khaliq,


aku sudah berdamai dengan waktuku, tetapi aku sedih
dan menangis ketika negeri ini digerogoti oleh
KORUPTOR, dan PENGKHIANAT yang
menghalalkan segala cara. Sebagai Prajurit yang
pantang menyerah aku hanya bisa mewariskan setiap
tetes darahku sebagai semangat perjuangan untuk
kehormatan bangsa.
Karya : Amelia A. Yani
November 2014

XVIII

215

Gema DIPONEGORO

49

RUANG PERSIT

Dharma Pertiwi D.I Yogyakarta Daerah D melaksanakan


pertemuan dari 5 (lima) unsur organisasi antara lain Persit

Kartika Chandra Kirana, Pia Ardyagarini, Jalasenastri, PIVERI


dan PERIP, yang dilaksanakan di Gedung Pamungkas Jln.
Yos Sudarso, Selasa (04/11).
Dalam sambutan Ketua Dharma Pertiwi D.I Yogyakarta
Daerah D Ibu Tri Sasanti Fadhilah menyampaikan kebersamaan
tidak akan memiliki arti apa-apa tanpa kepedulian. Kita semua
harus saling peduli dengan sesama istri prajurit TNI dan anggota
Dharma Pertiwi, peduli kepada lingkungan dimana kita berada
dan peduli terhadap lingkungan sosial masyarakat. Dengan
dilandasi kebersamaan maka segala permasalahan dapat
diatasi dan dicari tahu solusinya secara bersama-sama.
Kegiatan dilanjutkan talkshow singkat & santai bersama
team Fiesta Seafood Yogyakarta. Demo masak produk Fiesta
Seafood tersebut dengan penyajian masakan yang seru, cepat
& mudah, sesuai tema acara Cooking Demo With Fiesta
Seafood Selain itu tidak ketinggalan pemberian doorprize
menarik untuk para ibu-ibu Persit Kartika Chandra Kirana, Pia
Ardyagarini, Jalasenastri, PIVERI dan PERIP. (Penrem072/
PMK)

Anggota Persit Harus


Dukung Suami

Persit KCK
Kunjungi Pabrik Jamu

Kebersamaan
Harus Dibarengi Kepedulian

Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 073


PD IV/Diponegoro Ny. Bueng Wardadi melakukan pengarahan
kepada anggota Persit Kodim 0715/Kendal (6/11), Pada
pengarahannya disampaikan agar istri yang mendampingi suami
dapat memahami tugas suaminya dalam pengabdian terhadap
nusa dan bangsa. Persit harus mengerti istilah-istilah kedinasan
suami, pangkat, kecabangan dan tentang tunjangan kinerja
suami yang sewaktu-waktu bisa berhenti atau dihentikan. Untuk
itu, anggota Persit harus bisa mendukung tugas suami.
Istri Danrem 073/Mkt ini juga meminta anggota Persit tidak
mengambil alih status suami dengan kata lain yang menjadi
kepala rumah tangga adalah suami sedangkan istri tetap
sebagai istri mengurus intern rumah tangga. Terkait dengan
kegiatan Persit, dihimbau untuk mengikuti kegiatan. Tingkatkan
kekompakan dan kekeluargaan dengan kegiatan seperti olah
raga, kegiatan yang meningkatkan perekonomian rumah tangga
dan kegiatan yang berhubungan dengan kesehatan keluarga.
Manfaatkan Persit sebagai tempat menimba ilmu, tukar pikiran,
pengalaman dan ketrampilan.
Ny. Bueng Wardadi juga berharap agar anggota Persit tidak
terjebak dengan kegiatan-kegiatan illegal seperti rentenir dan
lain-lain. (Penrem 073/Makutarama)

50

Gema DIPONEGORO

215

XVIII

November 2014

Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLVII Ny. Nanik


Riyanto beserta pengurus Cabang melaksanakan Kunjungan kerja ke
Persit KCK Ranting 03 Koramil 02 Nguter. Dalam Kunjungannya, Ketua
Persit KCK melaksanakan penanaman Buah Sirsak di lingkungan
Koramil 02 Nguter dan meberikan pengarahan kepada anggotanya
(27/11).
Selesai melaksanakan kegiatan di Koramil 02 Nguter rombongan
mengunjungi pengrajin jamu Sutisehati di Ds Pengkol Rt 02/01 Nguter
Sukoharjo. Ibu Suti pemilik pengrajin jamu Sutisehati, menjelaskan
Sehati kepanjangan dari Sehat Sejati yang sudah dimulai sejak tahun
2003. Nama Suti sudah berpengalaman puluhan tahun dalam
meramu herbal/Jamu untuk pengobatan bermacam macam penyakit
dari yang ringan sampai yang berat. Suti Sehati, mempunyai visi dan
missi menjadi market leader dalam industri traditional herbal
medicine/jamu. Kami menjadikan Jamu sebagai Produk khas Indonesia
atau minuman kesehatan sehari-hari agar dapat dinikmati oleh
siapapun, kapanpun & dimanapun saat ini Suti SEHATI lebih fokus
pada pengembangan industri Jamu Herbal yang berupa Herbal Teh,
Herbal Instan, Jamu Rebusan (Godog) dan VCO.
Dengan semakin berkembangnya keinginan masyarakat akan
produk alami, Jamu/pengobatan alternative yang berkwalitas dan
alami. kami menghadirkan produk Jamu dengan menjaga keaslian
rasa, warna dan aroma,Dengan bahan baku asli alami yang berkwalitas
tanpa campuran bahan kimia. (Kodim 0726/Skh)

Persit KCK Silaturahim ke Panti Asuhan


Bertepatan dengan Tahun Baru Hijriah dan Senin tanggal 10 Sura 1436 H
/ 3 Nopember 2014 M, Persit K artika Chandra Kirana Cabang XXII Kodim 0712/
Tegal yang dipimpin oleh Ny. Rita Jefson Marisano Simanjuntak beser ta
Pengurus dan Ketua Persit KCK Ranting 08 Koramil-07/Adiwerna bersilaturahim
ke Panti Asuhan Darul Farroh Desa Harjosari Kecamatan Adiwer na Kab. Tegal.
Acara silaturahim diterima oleh Pengasuh Panti Asuhan Darul Farroh dan Kepala
Desa Harjosari Kidul Ibu Sunita.
Tujuan silaturahim ke Panti Asuhan selain bersilaturahim juga memberikan
santunan kepada anak-anak Yatim Piatu berupa Sembako antara lain beras,
super mie, telor dan uang. Ketua Persit KCK Cabang XXII, berpesan walaupun
sudah tidak punya orang tua tapi harus semangat belajar, mudah-mudahan
kelak menjadi orang yang berhasil dan jangan lupa diri dan taqwa kepada
Tuhan Yang Maha Esa.
Lurah Desa Harjosari Kidul Ibu Sunita dan Pengasuh Panti Auhan Darul
Farroh berterima kasih atas kedatangan para Isteri Prajurit Kodim 0712/Tegal
mudah-mudahan menjadi semangat dalam menjalankan tugas demi bangsa
dan negara dan selalu ingat akan keberadaan anak yatim piatu Darul Farroh
Desa Harjosari Kidul yang berjumlah 52 anak yatim piatu dan semoga uluran
tangan dari Isteri Para Prajurit Kodim 0712/Tegal bisa bermanfaat.
Pada bagian lain, Pembina Persit KCK Cabang XXII Kodim 0712/Tegal

Letkol Inf Jefson Marisano S, S.I.P. menghimbau agar


kegiatan yang menyentuh masyarakat luas harus
menjadi prioritas utama pada kegiatan mendatang.
(Kodim 0712/Tegal)

Lomba Tenis Lapangan


Persit KCK Rem 071 PD IV/Dip

Persit
Harus Menjadi Teladan

Tumbuhkan
j i w a
sportifitas
d
a
n
kebersamaan
diantara
sesama
peserta,
raihlah
prestasi
terbaik
s e s u a i
kemampuan
kata Ketua Persit KCK Koorcabrem 071 PD IV/Dip Ny. Edison pada
Lomba Tenis Lapangan memperingati Hari Ibu Tahun 2014 di
Lapangan Tenis Makorem 071/Wk Sokaraja Banyumas (8/11). Istri
Danr em 071/WK ini juga mengajak ibu-ibu anggota Persit untuk
gemar berolah raga, kesenian serta mengaji agama.
Melalui olahraga, tidak hanya akan memiliki jasmani yang
sehat tetapi juga dapat mendorong tumbuhnya sikap, kreatifitas,
kejuangan, disiplin dan sikap sportifitas. Melalui kegiatan agama
akan lebih takwa kepada sang pencipta dan dengan seni akan
dapat membina hubungan keluarga dengan lembut dan harmonis.
Olahraga juga dapat memperkokoh persatuan dan kesatuan,
memupuk jiwa korsa, membangun kebersamaan dengan seluruh
dan antar anggota Persit ser ta memupuk bakat dan prestasi di bidang
olahraga. Kita bukan semata mencari kemenangan, gelar atau piala
tetapi membentuk kualitas fisik jasmani yang sehat serta
meningkatkan kualitas mental spiritual yang lebih disiplin, taat pada
peraturan serta lebih mengutamakan kebersamaan, persahabatan
dan jiwa sportifitas diantara seluruh peserta, tambahnya.
Lomba tenis lapangan diikuti anggota Persit Cabang se jajaran
Koorcabrem 071 PD IV/Dip dan anggota Anak Ranting Titipan se
jajaran Koor cabrem 071. Sebagai juara : Juara I. Persit Cabang
XVIII Dim 0703/Clp, juara II Persit Cabang XVI Dim Kodim 0701/
Bms, juara III Persit Cabang Balak Aju Purwokerto. (Korem 071/
WK)

Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 073 PD IV


Diponegoro Ny. Bueng Wardadi pada Kamis pagi memberikan
pengarahan kepada Persit Kodim 0719/Jepara K amis (5/11).
Pengarahan tersebut dalam rangka pembinaan satuan dan personil
Persit yang berada di Kodim 0719/Jepara.
Pada pengarahan tersebut disampaikan bahwa tatap muka
memiliki arti dan makna yang sangat penting bagi organisasi,
karena melalui kesempatan ini di satu sisi dapat bertemu dan
sekaligus berkenalan dengan anggota sehubungan tugas dan
tanggungjawab yang baru diemban sebagai Ketua Persit Kar tika
Chandra Kirana Koorcab Rem 073 PD IV Diponegoro, Beberapa
pesan yang disampaikan dalam acara tatap muka antara lain,
sebagai istri Prajurit, anggota Persit mempunyai kewajiban untuk
melayani suami dengan baik dan memberikan perhatian,
bimbingan serta arahan kepada anak-anak agar menjadi anak
yang berguna bagi orang tua, keluarga, masyarakat, bangsa dan
negara.
Selain itu Ny. Bueng Wardadi berharap kehidupan anggota
Persit dapat menjadi teladan bagi masyarakat sekitar dan
keberadaan anggota Persit dapat dirasakan manfaatnya dan
dicontoh oleh lingkungan sekitar, baik dalam hubungan pribadi
dan ber masyarakat maupun dalam berorganisasi. (Penrem 073/
Makutarama)

November 2014

XVIII

215

Gema DIPONEGORO

51

TIPS & Trik

Cara Menghilangkan
Noda Bandel di Pakaian

yang terbuat dari nilon, segera taburkan


bedak talek pada noda tersebut.
Atau ambil kertas minyak untuk
muka, taruh di noda. Kemudian noda
disetrika. Setelah selesai, taburi dengan
bedak talek.
5. Noda Gula Dan Manisan
Dibersihkan dengan cara mencuci air
menggunakan air hangat kuku.
6. Noda Kunyit
Dibersihkan dengan sabun dan borax.
7. Noda Getah Buah Kopi Atau
Anggur
Dibersihkan menggunakan air sabun
dan borax atau spirtus panas.
8. Noda Karet
Menghilangkan noda karet bisa
dibersihkan diatas air panas dan zuring
zout (racun). Tempatkan di wadah yang
panas, kemudian bilas dengan air
secukupnya.

1. Noda Cat dan Oli


Ambil spons bersih, celupkan ke
terpenting. Gosokkan spons ke noda cat
sambil dikucek-kucek. Kemudian cuci
seperti biasa.
Atau ambil sebutir telur, pecahkan.
Oleskan putih telur ke noda cat. Gosok
kain/pakaian yang ada nodanya
berulang-ulang
dan
rendam
semalaman. Kemudian bilas dan cuci
seperti biasa.
Cara Lain Untuk Noda Oli
Ambil secolek mentega lalu oleskan
pada noda oli. Diamkan kira-kira 15
30 menit, lalu cuci kain/pakaian seperti
biasa.
2. Noda Cokelat
Bila kain/pakaian terkena noda cokelat
dan sudah dicuci nodanya tidak mau
hilang, coba cuci dengan air hangat dan
obat penghilang noda. Kalau tidak mau
hilang juga, buat campuran gliserin dan
kuning telur. Oleskan larutan ini ke noda
dan diamkan selama beberapa saat.
Setelah itu, cuci kain/pakaian dengan
air hangat.
3. Noda Darah
Membersihkan noda darah caranya
cukup mudah rendam baju yang kena
darah dengan air hangat kuku dan
garam. Ingat jangan menggunakan air
panas.

52

Gema DIPONEGORO

215

XVIII

4. Noda Minyak, Mentega, Dan


Lilin
Setrika dengan panas hangat kuku
diantara kertas kue. Noda yang masih
tertinggal bisa menggunakan bensin,
tetra atau air sabun. Nah untuk
menghilangkan noda lilin sebaiknya
dibersihkan terlebih dahulu lilin yang
melekat pada pakaian tersebut
.
Cara lain untuk Noda Lilin
Bila pakaian atau taplak meja Anda
ketumpahan lelehan lilin, keroklah
dengan benda tumpul. Setelah tinggal
sisa-sisanya, ambil kertas yang
menyerap minyak. Taruh kertas itu di
atas noda lilin lalu setrika dengan setrika
panas sampai lilinnya mencair dan
menyerap ke kertas tersebut.
Cara Lain untuk Noda Minyak
Bila pakaian atau taplak terkena
noda minyak, segera taburi tepung atau
bedak talek. Diamkan selama 10 20
menit. Bersihkan. Kalau nodanya
belum hilang juga, ulangi kembali
sampai nodanya hilang. Kalau tak mau
hilang juga, gosok noda dengan thinner.
Hati-hati jangan lakukan hal ini dekat
api.
Cara lain, cuci kain/pakaian dengan
air sabun hangat, tapi jangan panas.
Bila yang terkena minyak kain/pakaian
November 2014

9. Noda Pernis, Damar dan Aspal


Patahkan hati-hati, keluarkan dengan
spirtus panas. Bisa juga dihapus dengan
menggunakan bensin atau tetra.
10. Noda Kotoran Lalat
Dibersihkan dengan air biasa dan
amoniak.
11. Noda Minyak Tanah
Noda minyak tanah dibersihkan dengan
cara disetrika diantara kertas kelantan
atau diuapkan.

Nomor : 01 (Edisi Nopember 2014)

Hindari Kesalahpahaman TNI Polri


Peristiwa kesalahpahaman antara TNI Polri akhir-akhir ini yang terjadi di kepulauan Riau sangat
disayangkan oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Sebagai aparat pemerintah yang besar dengan
dilengkapi persenjataan yang canggih akan sangat membahayakan keamananan negara apabila terjadi
perselisihan, dan ini tentunya merupakan aib instasi. Permasalahan yang sepele yang memicu timbulnya
perselisihan ini sebenarnya dapat dihindarkan, apabila masing-masing oknum dari kedua instasi ini
bisa menahan diri dan menyelesaikan dengan pikiran dingin.
Usaha untuk memecah belah kerukunan antar aparat pemerintah selama ini merupakan salah
satu usaha pihak ketiga yang ingin persatuan dan kesatuan aparat penegak hukum ini tidak kompak
lagi. Hal ini banyak kita temukan usaha yang dilakukan dengan menciptakan opini yang tidak benar,
sehingga salah satu instasi akan terpancing dan melakukan tindakan yang dapat merugikan diri sendiri
atau pihak lain. Apabila hal ini tidak disikapi dengan cepat dan benar, tentunya akan membahayakan
keamanan dan keutuhan negara kesatuan Republik Indonesia.
Untuk menghindari kejadian perselisihan antar aparat pemerintah, maka setiap Prajurit dan PNS
jajaran Kodam IV/Diponegoro agar mempedomani hal-hal sebagai berikut :
Pertama
: Tingkatkan koordinasi antara TNI Polri dengan melaksanakan kegiatan bersama dengan
anggota untuk menciptakan kebersamaan.

12. Noda yodium


Noda yodium dibersihkan dengan hypo,
lalu dibilas dengan air bersih.

Kedua
: Meningkatkan peran Dansat dalam pelaksanaan deteksi dini, cegah dini, temu cepat
dan lapor cepat setiap kejadian yang menonjol di wilayah sehingga bisa diambil langkah-langkah yang
cepat dan tepat.

13. Cara Menghilangkan Noda


Luntur Pada Baju
Ambil asam cuka lalu campur dan
larutkan dalam air bersama diterjen, lalu
rendam pakaian yang terkena luntur
tersebut selama 30 menit kemudian bilas
dengan air bersih, anda juga bisa
manfaatkan garam dapur secukupnya
cara sama seperti yang di atas

Ketiga
: Jangan mudah terprovokasi terhadap isu-isu yang disebarkan orang yang tidak
bertanggung jawab.

14.Noda Lipstik
Kucek noda lipstik dengan bensin. Tapi,
jangan lakukan ini pada pakaian/kain
halus. Atau coba dahulu di bagian yang
tak tampak. (Bersambung)

Keempat : Selesaikan setiap permasalahan dengan melaksanakan koordinasi yang baik antar
komandan satuan.
Demikian lembar Penerangan Pasukan disampaikan kepada seluruh Prajurit dan PNS TNI AD
di jajaran Kodam IV/Diponegoro, semoga bermanfaat.
Semarang, Nopember 2014
Kepala Penerangan

Elphis Rudy
Kolonel Arh NRP 11930088180368

TEKA-TEKI GEMA DIPONEGORO


No. 195 E. 215 Th. 2014
Mendatar :
1. Tebak
3. Mengambil salah satu
7. Sabar dan teliti dalam
mengerjakan sesuatu
11. Standart internasional
12. Diulang : mantra yang
menyebabkan sakti
13. Kepustakaan, kesusastraan
16. Kamu (gaul)
17. Merk minuman
18. Bagian terkecil senyawa yang
sanggup memperlihatkan sifatsifat dari senyawa itu
22. Logam
23. Ketangkasan bela diri

Jawaban T TS GD. No. 193 E. 213 Tahun 2014

Pemenang TTS GD
No. 193 E. 213 Tahun 2014

1. Serma Suhardi, Bati SIM


TNI, Pomdam IV/Dip.
2. Intan Tri Hastaningrtyas
Dk Setumbu Rt 01 / 02
Kedungpane
Mijen
Semarang 50211
3. Lintang Puspa Anggraeni
Asrama Yonkav 2/Tank

Menurun :
1. Telapak kaki bagian belakang
2. Penganan yang dibuat dari
banyak bahan dan berbagai
bentuk
4. Gagasan
5. Ada
6. Lambang Kalsium
7. Obat seperti anggur untuk
penambah darah
8. Berpandangan bebas
9. Tapak kaki atau tangan
10. Alamiah
14. Masuk ke dalam air
15. Terlampau hemat
19. Panggilan kepada nenek
20. Kata seru untuk menyatakan
kaget atau heran
21. Ketela

Ketentuan :
1. Jawaban ditunggu di Redaksi GD, paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya.
2. Tidak berlaku bagi anggota GD dan keluarganya.
3. Pengumuman pemenang diumumkan pada dua edisi berikutnya dan keputusan juri tidak dapat diganggu gugat. (GD)

Sudah tahu jawabannya? Segera kirimkan jawaban melalui kartu pos ke Redaksi Gema atau email ke
gema_diponegoro@yahoo.co.id. Jangan lupa sertakan alamat yang jelas. Disediakan souvenir bagi 3 pemenang.

No.195 E.215 Th. 2014


54

Gema DIPONEGORO

215

XVIII

November 2014