Anda di halaman 1dari 21

LAPORAN PRAKTIKUM

PENGOLAHAN CITRA DIGITAL

DASAR PENGOLAHAN CITRA(2)


Oleh :
Nama

Hadi Mulya

NIM

1257301055

Kelas
DosenPembimbing

:
:

G3.1
Sila Abdulla Syakri,S.T.,M.T.

PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA


JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
TAHUN 2015

LEMBAR PENGESAHAN

No. Praktikum

: 03/TI/PCD/G3.1/2015

Judul

: Dasar Pengolahan Citra(2)

Nama

NIM

: 1257301055

Kelas

: G-3

Jurusan

: Teknik Elektro

Prodi

: Teknik Informatika

Tanggal praktikum

: 17 Maret 2015

Tanggal penyerahan

: 24 Maret 2015

Nilai

Hadi Mulya

Buketrata, 24 Maret 2015


Dosen Pembimbing,

Sila Abdulla Syakri,S.T.,M.T.

DAFTAR ISIY

LEMBAR PENGESAHAN......................................................................................i
DAFTAR ISI............................................................................................................ii
DAFTAR GAMBAR...............................................................................................ii
DAFTAR TABLE...................................................................................................iii
PRAKTIKUM 3 DASAR PENGOLAHAN CITRA(2)..........................................1
3.1

Tujuan........................................................................................................1

3.2

Dasar Teori................................................................................................1

3.2.1 Mengubah Citra Berwarna Menjadi Gray-Scale.....................................1


3.2.2 Thresholding..........................................................................................2
3.3

Tugas Pendahuluan....................................................................................3

3.4

Percobaan..................................................................................................4

3.4.1

Mengubah Citra Berwarna Menjadi Gray-Scale................................4

3.4.2

Thresholding......................................................................................6

3.4.3

Hasil Percobaan..................................................................................7

3.5

Latihan.......................................................................................................8

3.6

Analisa.....................................................................................................10

3.7

Kesimpulan..............................................................................................10

DAFTAR PUSTAKA.............................................................................................10

DAFTAR GAMBAR

Gambar 3.1. Contoh Dialog Box Untuk Mengkonversi Citra ke Gray....................2


Gambar 3.2. Contoh Thresholding...........................................................................3
Gambar 3.3. Gray-Scale...........................................................................................4
Gambar 3.4. Thresholding........................................................................................6
Gambar 3.5 Hasil Gray-scale...................................................................................7
Gambar 3.6 Hasil Thresholding...............................................................................8
Gambar 3.7 Hasil dengan nilai gray-scale x=0.5r + 0.2g + 0.3b.............................9
Gambar 3.8 Hasil dengan nilai gray-scale x=0.2r + 0.5g + 0.3b...........................10
Gambar 3.9 Hasil dengan nilai gray-scale x=0.2r + 0.2g + 0.5b...........................10
Gambar 3.10 Hasil dengan nilai gray-scale x=0.5r + 0.5g + 0b............................11
Gambar 3.11 Hasil dengan nilai gray-scale x=0.5r + 0g + 0.5b............................11
Gambar 3.12 Messagebox unuk input dengan scrollbar........................................13
Gambar 3.13 Hasil thresholding............................................................................13

DAFTAR TABLE

Tabel 3.1 Tabel Isian Form untuk Gray-Scale.........................................................5

Tabel 3.2 Tabel Isian Form untuk Thresholding.....................................................6


PRAKTIKUM III
DASAR PENGOLAHAN CITRA(2)

3.1 Tujuan
1. Mahasiswa dapat membuat program untuk merubah citra warna RGB
menjadi Gray-Scale.
2. Mahasiswa dapat membuat program thresholding atau mengatur jumlah
derajat keabuan yang ada pada citra.
3.2 Dasar Teori
3.2.1 Mengubah Citra Berwarna Menjadi Gray-Scale
Citra grayscale merupakan citra digital yang hanya memiliki satu nilai
kanal pada setiap pixelnya, dengan kata lain nilai bagian warna Red(R) =
Green(G) = Blue(B) (Putra 2010). Nilai tersebut digunakan untuk menunjukkan
tingkat intensitas. Warna yang dimiliki adalah warna hitam, keabuan dan putih.
Tingkat keabuan disini merupakan warnah abu dengan berbagai tingkatan dari
hitam hingga mendekati putih. Citra grayscale memiliki kedalaman warna 8 bit
(256 kombinasi warna keabuan). [1]
Secara umum untuk menghasilkan citra greyscale, konversi dilakukan
dengan mengambil rata-rata dari nilai r, g, dan b, sehingga menghasilkan nilai s
sebagai nilai grey-scale nya. Secara matematis dituliskan sbb:
S=

r +g+b
3

. . . . . . . . . . . . . . . . . . (1)

Pada penjelasan di atas pengubahan citra berwarna menjadi citra grey-scale


adalah dengan mencari nilai rata-rata grey-scale dari setiap layer r, g, dan b.
Beberapa image belum optimal jika diberikan cara di atas, untuk keoptimalan citra
greyscale diperlukan perubahan komposisi pada layer r, g, dan b. [2]

Gambar 3.1. Contoh Dialog Box Untuk Mengkonversi Citra ke Gray


(sumber : Modul Praktikum Pengolahan Citra PENS-ITS)

3.2.2

Thresholding
Thresholding digunakan untuk mengatur jumlah derajat keabuan yang ada

pada citra. Dengan menggunakan thresholding maka derajat keabuan bisa diubah
sesuai keinginan, misalkan diinginkan menggunakan derajat keabuan 16, maka
tinggal membagi nilai derajat keabuan dengan 16. Proses thresholding ini pada
dasarnya adalah proses pengubahan kuantisasi pada citra, sehingga untuk
melakukan thresholding dengan derajat keabuan dapat digunakan rumus:
x=b . (

w
)
b

. . . . . . . . . . . . . . . . . . (2)

dimana :
w : nilai derajat keabuan sebelum thresholding
x : nilai derajat keabuan setelah thresholding

b= (

256
)
a

. . . . . . . . . . . . . . . . . . (3)

Berikut ini contoh thresholding mulai di 256, 16, 4 dan 2. [3]


256 gray-scale

4 gray-scale

16 gray-scale

2 gray-scale

Gambar 3.2. Contoh Thresholding


(sumber : Modul Praktikum Pengolahan Citra PENS-ITS)

3.3 Tugas Pendahuluan


1. Menuliskan tujuan praktikum
1. Menjelaskan cara merubah citra berwarna menjadi Gray-Scale
2. Menjelaskan cara mengatur jumlah derajat keabuan pada citra dengan
Thresholding

Jawaban Tugas Pendahuluan

1. Tujuan Praktikum :

Mahasiswa dapat membuat program untuk merubah citra warna RGB


menjadi Gray-Scale.

Mahasiswa dapat membuat program thresholding atau mengatur jumlah


derajat keabuan yang ada pada citra.

2. Cara mengubah citra berwarna menjadi Gray-Scale :


Dilakukan dengan cara mengubah 3 layer (R-layer, G-layer, dan B-layer)
menjadi satu layer matrix gray-scale yang akan menghasilkan derajat keabuan.
Kemudian nilai matrix dari masing-masing R,G,B diubah menjadi citra gray-scale
dengan nilai s, konversinya dilakukan dengan mengambil rata-rata dari nilai
R,G,B.
3. Cara mengatur jumlah derajat keabuan pada citra dengan Thresholding :
Dilakukan dengan mengubah proses kuantisasi pada citra, yaitu dengan
cara membagi nilai derajat keabuan pada gambar/citra asli dengan derajat keabuan
yang diinginkan.

3.4 Percobaan
3.4.1

Mengubah Citra Berwarna Menjadi Gray-Scale

Cara mengubah citra warna menjadi gray-scale

Membuat project baru, dan membuat form seperti gambar berikut ini :

Gambar 3.3. Gray-Scale


(sumber : Modul Praktikum Pengolahan Citra PENS-ITS)

Mengikuti isian tabel berikut:

Tabel 3.1 Tabel Isian Form untuk Gray-Scale


Objek
Property
Nilai
Form
Name
Threshold
Caption
Proses Threshold
Picture1
Picture
Nama File Gambar
Autoredraw
TRUE
Appereance
Flat
Threshold Derajat
Label1
Caption
Keabuan
Text1
Text
16
Picture2
Appereance
Flat
Command1 Caption
Threshold
(sumber : Modul Praktikum Pengolahan Citra PENS-ITS)

Pada CommandButton1 mengisikan perintah sebagai berikut:


For i = 1 To Picture1.Width Step 15
For j = 1 To Picture2.Height Step 15
warna = Picture1.Point(i,j)
r = warna And RGB(255, 0, 0)
g = Int((warna And RGB(0, 255, 0)) / 256)
b = Int(Int((warna And RGB(0, 0, 255)) / 256) / 256)
x = (r + g + b) / 3
Picture2.Pset (i,j), RGB(x, x, x)

Next j
Next i

Pada CommandButton2 mengisikan perintah sebagai berikut:


Unload Me

Program selesai dan menjalankannya


Menyimpan project

3.4.2

Thresholding

Cara mengubah gambar menjadi Thresholding 2 warna


1. Cara mengubah citra warna menjadi gray-scale :
Membuat project baru, dan membuat form seperti gambar berikut ini :

Gambar 3.4. Thresholding


(sumber : Modul Praktikum Pengolahan Citra PENS-ITS)

Mengisikan Property-nya name pada form dengan FormRGB2Gray, dan

mengubah property caption dengan konversi RGB ke GrayScale.


Mengikuti isian table berikut :
Tabel 3.2 Tabel Isian Form untuk Thresholding
Objek

Property

Picture1
Picture2
Label1
Label2
Command1
Command2

Picture
Caption
Caption
Caption
Caption

(Cari Lokasi Gambar)


Citra Asli
Hasil RGB to Gray
CAPTURE CITRA
Selesai

(sumber : Modul Praktikum Pengolahan Citra PENS-ITS)

Pada CommandButton1 mengisikan perintah sebagai berikut:


For i = 1 To Picture1.Width Step 15
For j = 1 To Picture2.Height Step 15
warna = Picture1.Point(i,j)
r = warna And RGB(255, 0, 0)
g = Int((warna And RGB(0, 255, 0)) / 256)
b = Int(Int((warna And RGB(0, 0, 255)) / 256) / 256)
x = (r + g + b)
y = Text1
a = Int(256 / y)
x = a * Int(x / a)
Picture2.Pset (i,j), RGB(x, x, x)
Next j
Next i

Pada CommandButton2 mengisikan perintah sebagai berikut:


Unload Me

Program selesai dan menjalankannya


Menyimpan project

3.4.3 Hasil Percobaan


1. Hasil program mengubah citra menjadi gray-scale

Gambar 3.5 Hasil Gray-scale

2. Hasil program Thresholding

Gambar 3.6 Hasil Thresholding


3.5 Latihan
1. Menyebutkan proses utama pada proses konversi citra berwarna menjadi citra
gray- scale.

Perbedaan antara pemakaian rumus rata-rata s = (r + g + b) / 3

dan rumus RGB optimal x = 0.42r + 0.32g + 0.28b.

Jawaban:
Untuk mengubah citra berwarna yang mempunyai nilai matrik masing-masing
r, g dan b menjadi citra grayscale dengan nilai s, maka konversi dapat
dilakukan dengan mengambil rata-rata dari nilai r, g dan b sehingga dapat
dituliskan menjadi:
s=

r + g+b
3

..................................(4)

rumus rata-rata s = (r + g + b) / 3 digunakan untuk mengubah warna sebuah


citra menjadi tingkat abu-abu, sedangkan rumus RGB optimal x = 0.42r + 0.32
+ 0.28b digunakan untuk mengubah derajat keabuan sebuah citra.
2. Mengubah program konversi citra berwarna menjadi citra gray scale di atas
dengan mengubah nilai gray scale dengan :
Kode program membuat program gray-scale di vb .net

Public Class Form1


Private Sub Form1_Load(ByVal sender As System.Object, ByVal e As
System.EventArgs) Handles MyBase.Load
End Sub
Private Sub Button1_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As
System.EventArgs) Handles Button1.Click
Dim i, j, x As Integer
Dim r, g, b As Integer
Dim gambar = New Bitmap(PictureBox1.Image)
Dim gambar2 As Bitmap = New Bitmap(PictureBox1.Image)
For i = gambar.Width - 1 To 0 Step -1
For j = gambar.Height - 1 To 0 Step -1
r = gambar.GetPixel(i, j).R
g = gambar.GetPixel(i, j).G
b = gambar.GetPixel(i, j).B
x = ((0.2 * r + 0.5 * g + 0.3 * b))
gambar2.SetPixel(i, j, Color.FromArgb(x, x, x))
Next
PictureBox2.Refresh()
PictureBox2.Image = gambar2
Next
End Sub
Private Sub Button2_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As
System.EventArgs) Handles Button2.Click
Me.Close()
End Sub
End Class

x = 0.5r + 0.2g + 0.3b

Gambar 3.7 Hasil dengan nilai gray-scale x=0.5r + 0.2g + 0.3b

x = 0.2r + 0.5g + 0.3b

Gambar 3.8 Hasil dengan nilai gray-scale x=0.2r + 0.5g + 0.3b

x = 0.2r + 0.2g + 0.5b

Gambar 3.9 Hasil dengan nilai gray-scale x=0.2r + 0.2g + 0.5b


x = 0.5r + 0.5g + 0b

Gambar 3.10 Hasil dengan nilai gray-scale x=0.5r + 0.5g + 0b

x = 0.5r + 0g + 0.5b

Gambar 3.11 Hasil dengan nilai gray-scale x=0.5r + 0g + 0.5b


Warna keabu-abuan pada citra berubah tiap kali nilai grayscalenya diganti.
Citra terlihat lebih gelap apabila nilai r dikecilkan dan nilai r, b dibesarkan,
seperti hasil yang terlihat pada gambar 3.7.

3. Membuat program menggunakan dialog box untuk mengubah-ubah nilai


thresholding melalui slider, dan memperhatikan hasilnya.
Kode program membuat program gray-scale di vb .net
Public Class Form1
Private Sub Button2_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As
System.EventArgs) Handles Button2.Click
Me.Close()
End Sub
Private Sub Form1_Load(ByVal sender As System.Object, ByVal e As
System.EventArgs) Handles MyBase.Load
MessageBox.Show("Input nilai Thresholding dengan silinder")
End Sub
Private Sub Button1_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As
System.EventArgs) Handles Button1.Click
Dim i, j, x, xt, y, a As Integer
Dim r, g, b As Integer
Dim gambar = New Bitmap(PictureBox1.Image)

Dim gambar2 As Bitmap = New Bitmap(PictureBox1.Image)


For i = gambar.Width - 1 To 0 Step -1
For j = gambar.Height - 1 To 0 Step -1
r = gambar.GetPixel(i, j).R
g = gambar.GetPixel(i, j).G
b = gambar.GetPixel(i, j).B
x = (0.42 * r + 0.32 * g + 0.28 * b)
y = TextBox1.Text
a = Int(256 / y)
xt = a * Int(x / a)
gambar2.SetPixel(i, j, Color.FromArgb(xt, xt, xt))
Next
PictureBox2.Refresh()
PictureBox2.Image = gambar2
Next
End Sub
Private Sub HScrollBar1_Scroll(ByVal sender As System.Object, ByVal e As
System.Windows.Forms.ScrollEventArgs) Handles HScrollBar1.Scroll
TextBox1.Text = HScrollBar1.Value
End Sub
End Class

Hasil eksekusi program

Gambar 3.12 Messagebox unuk input dengan scrollbar

Gambar 3.13 Hasil thresholding


4. Pengertian dari thresholding, dan prosesnya adalah :
Jawaban:
Thresholding merupakan salah satu teknik segmentasi yang baik digunakan

untuk citra dengan perbedaan nilai intensitas yang signifikan antara latar
belakang dan objek utama (Katz,2000).
Proses thresholding ini pada dasarnya adalah proses pengubahan kuantisasi

pada citra, sehingga untuk melakukan thresholding dengan derajat keabuan


dapat digunakan rumus:
x=b .

( wb )

..................................(5)

3.6 Analisa
1. Analisa program

For i = 1 To Picture1.Width Step 15


For j = 1 To Picture1.Height Step 15

Berfungsi untuk menghitung pixel horizontal i sebanyak 15 kali dan


menghitung pixel vertikal j sebanyak 15 kali. Bila nilai dari step diubah lebih
besar maka tingkat kerapatan dari hasil gambar akan berkurang, sedangankan

sebaliknya bila nilainya lebih kecil dari 15 dan waktu untuk mengubahnya pun
lebih lama.

r = warna And RGB(255, 0, 0)

untuk mengeset warna pada kanal merah menjadi bernilai 255

g = Int((warna And RGB(0, 255, 0)) / 256)


b = Int(Int((warna And RGB(0, 0, 255)) / 256) / 256)

berfungsi untuk mengambil warna RGB dari gambar

x = (r + g + b) / 3

rumus dari gray-scale


Picture2.PSet (i, j), RGB(x, x, x)
berfungsi untuk mengeset Picture2 ke gray-scale
Next j
Next i
Berfungsi untuk menutup perulangan j dan i

y = Text1

inputan objek y dari komponen text1, inputan ini untuk menetukan nilai
thresholding oleh user

a = Int(256 / y)

menetukan nilai derajat keabuan

x = a * Int(x / a)

menetukan nilai derajat keabuan setelah thresholding

Analisa Sistem
Percobaan 1
Pada percobaan 1 bertujuan untuk
mengubah citra pada
PictureBox1menjadi gray-scale.
Percobaan 2
Pada percobaan 2 bertujuan untuk menangkap citra dengan Picture Box.
Gambar di tampilkan sesuai dengan width dan height pada Picture1 sebanyak
15 kali dan mengambil warna RGB sesuai dengan picture1, kemudian akan
menset warna RGB sesuai dengan width dan height picture1 ke Picture2.
Seperti kode programnya
Private Sub Command1_Click()
For i = 1 To Picture1.Width Step 15
For j = 1 To Picture1.Height Step 15
warna = Picture1.Point(i, j)


o
o

r = warna And RGB(255, 0, 0)


g = Int((warna And RGB(0, 255, 0)) / 256)
b = Int(Int((warna And RGB(0, 0, 255)) / 256) / 256)
Picture2.PSet (i, j), RGB(r, g, b)
Next j
Next i
End Sub

Latihan 1
Pada latihan 1 bertujuan untuk mengubah warna 3 buah picture-box dengan
tiga macam nilai RGB dengan masing-masing nilai 0-255 dan picturebox ke4 bernilai RGB yang merupakan kombinasi nilai-nilai R,G,B.

Private Sub HScrollBar1_Scroll(ByVal sender As System.Object, ByVal e As


System.Windows.Forms.ScrollEventArgs) Handles HScrollBar1.Scroll
TextBox1.Text = HScrollBar1.Value
PictureBox1.BackColor = Color.FromArgb(CInt(TextBox1.Text), 0, 0)
End Sub

Program kode diatas untuk memberikan nilai warna RED. Perintah


Cint akan mengkonversi nilai bertipe integer yang diinputkan
dari Hscroll ke warna dengan Rangenya adalah 0 -255, pada
Hscroll1 ini dengan range warna 255,0,0 dan diset menjadi
backColor

pada

PictureBox1.

Begitupula

untuk

Hscroll2

dengan range warna 255,0,255 , Hscroll3 dengan range


warna 0,0,255. Nilai yang diinput pada Hscroll1 disimpan dan
ditampilkan pada TextBox1

PictureBox4.BackColor

Color.FromArgb(CInt(TextBox1.Text),

CInt(TextBox2.Text), CInt(TextBox3.Text))

Pada PictureBox4 akan menampilakn campuran warna dari


PictureBox1, PictureBox2,dan PictureBox3 (Red,Green dan
Blue).

Latihan 2
Pada latihan 2 bertujuan untuk memutar picture

3.7 Kesimpulan

DAFTAR PUSTAKA

Jobsheet, Praktikum3 : Dasar Pengolahan Citra(2)


Team Penyusun Modul Visual Basic. 2006. Modul Praktek Laboratorium
Komputer. Visual Basic Version 6.0. Jakarta : Bima Sarana Informatika
Hendra,ST. 2011. Pemrograman GDI+ pada VB.NET.pdf