Anda di halaman 1dari 13

BUKU AJAR

Mata Kuliah : Ilmu Ekonomi Umum


Prgram Studi : S1 Peternakan
Fakultas
: Peternakan dan Pertanian

Disusun oleh:
Dr. Ir. Wiludjeng Roessali, M.Si.

LEMBAGA PENGEMBANGAN DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS DIPONEGORO
SEMARANG
2012

ANALISIS PEMBELAJARAN

Mahasiswa mampu menjelaskan konsep-konsep dasar ilmu


ekonomidan dapat menganalisis permasalahan ekonomi
EkonomiMikro

Ekonomi Makro
6

Struktur Pasar

Elastisitas
Permintaan dan Penawaran

13

Keseimbangan Permintaan
dan penawaran Agregat
12

Kebijakan Pemerintah
4

Pembentukan Harga
Keseimbangan
3

11

Permintaandan Penawaran

10

Perhitungan
PendapatanNasional
Faktor-faktor
Pertumbuhan ekonomi

Ruang Lingkup dan


masalah Ekonomi

Sistem Ekonomi
Tertutup dan Terbuka

Kata Pengantar
Penulisan buku ajar ini merupakan satu kesatuan dari pelatihan penulisan buku
ajar bagi staf pengajar yang dieselnggarakan oleh Lembaga Pengembangan dan
Penjaminan Mutu Pendidikan (LP2MP) Universitas Diponegoro. Hasil pelatihan tersebut
adalah penerbitan buku ajar yang ditulis oleh peserta latihan. Pelatihan penulisan dan
outline dari buku ajar sebagai bagian dari ahan ajar. Materi buku ajar ini merupakan
bagian dari materi yang telah diberikan penulis dalam proses perkuliahan Ilmu Ekonomi
Umum. Referensi utama dari buku ini bersumber dari pustaka yang ada pada asingmasing bab.
Buku ajar yang merupakan salah satu bahan ajar yang diharapkan menjadi
panduan bagi dosen dan mahasiswa dalam proses belajar mengajar. Hal ini karena
secara struktur dan outline penulisan buku ajar memberikan arah bagi dosen dan
mahasiswa untuk mencapau kompetensi yang menjadi tujuan pembelajaran dalam satu
mata kuliah tertentu. Oleh karena proses perkuliahan menjadi terstruktur dan terarah.
Pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih kepada LP2MP UNDIP
yang telah memberi kesempatan mengikuti pelatihan, serta membantu pendanaan dan
konsultasi dalam penerbitan buku ajar ini. Terima kasih disampaikan kepada Ketua
Jurusan Produksi Ternak, Ketua dan Sekertaris Program Studi Sosial Ekonomi yang
telah memberi kepercayaan mengampu mata kuliah dan menyusun buku ajar ini.
Penulis juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu
baik secara langsung maupun tidak langsung dalam penyelesaian buku ini.

Semarang, Oktober 2012

Penulis

POKOK BAHASAN I
PENGANTAR EKONOMI MIKRO
1. PENDAHULUAN
Pembahasan ilmu ekonomi umum akan meliputi dua cabang ekonomi yaitu Ekonomi Mikro
dan Ekonomi Makro. Ekonomi mikro membahas tentang perilaku satuan-satuan ekonomi
individual, yang mencakup konsumen dan produsen, serta alasan-alasan individu-individu ini
mengambil keputusan ekonomis. Penjelasan bagaimana konsumen membuat keputusan
pembelian

mereka dipengaruhi oleh harga dan pendapatan yang berubah-ubah untuk

memuaskan kebutuhan. Pada sisi prpodusen, bagaimana perusahaan memutuskan berapa


banyak dan harga faktor produksi (input) yang akan dikorbankan dalam proses produksi untuk
mencapai keuntungan maksimum.
Ekonomi mikro akan membantu memahami bagaimana interaksi konsumen dan produsen
yang terlibat dalam satuan-satuan yang lebih besar, pasar dan industri. Untuk memahami
mengapa suatu industri berkembang dengan pesat dan dalam penetapan harga-harga suatu
produk .
1.1.

Deskripsi singkat
Pembahasan bab ini merupakan penjelasan tentang konsep-konsep dalam teori mikro

dan kerangka analisis ekonomi mikro.

Rangkuman teori meliputi : (1) Ruang lingkup dan

masalah ekonomi; (2) Konsumsi dan permintaan: (3) Kepuasan konsumen: (4) Produksi dan
penawaran;

(5)

Elastisitas

permintaan

dan

penawaran

dan

(6)

Faktor-faktor

yang

mempengaruhi permintaan dan penawaran dan (7) Pasar.


1.2. Relevansi (antar dan/atau intern PB)
Kerangka teori analisis mikro berkaitan dengan permintaan dan penawaran merupakan
konsep mendasar yang diperlukan untuk mempelajari lingkup perusahaan secara mikro.
Pemahaman konsep ekonomi mikro akan memberi dasar bagi mahasiswa dalam mempelajari
ekonomi secara menyeluruh.
1.3. Kompetensi
1.3.1.

Standar

Kompetensi

(sumbangan

PB

dalam

mencapai

kompetensi

Pada akhir mata kuliah ini mahasiswa diharapkan mampu menjelaskan kembali konsepkonsep dalam ekonomi mikro yang meliputi ruang lingkup dan masalah ekonomi, konsumsi dan

permintaan, kepuasan konsumen, produksi dan penawaran, elastisitas permintaan dan


penawaran, faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran, serta pasar.
1.3.2. Kompetensi Dasar (untuk tk PB)
Mahasiswa mampu :
a. Menjelaskan timbulnya masalah ekonomi dan mendeskripsikan kebutuhan manusia
dalam pengertian ekonomi.
b. Menjelaskan apa yang dimaksud dengan konsumsi dan permintaan.
c. Menjelaskan apa yang dimaksud dengan kepuasan konsumen
d. Menjelaskan apa yang dimaksud dengan produksi dan penawaran.
e. Menguraikan menggunakan bagan dan grafik dalam konsep permintaan dan
penawaran
f.

Menyebutkan jenis dan sifat elastisitas serta mampu menghitung elastisitas


permintaan dan penawaran.

g. Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran.


h. Mendeskripsikan apa yang dimaksud dengan pasar, menyebutkan struktur pasar
serta harga keseimbangannya.

1.3.4. Petunjuk Belajar


A. Pokok bahasan mikro ekonomi terdiri atas sub pokok bahasan, sebagai berikut :
1. Ruang lingkup dan masalah ekonomi
2. Konsumsi dan permintaan
3. Produksi dan penawaran
4. Elastisitas permintaan dan penawaran
5. Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran
6. Pasar.
B. Selain buku ajar ini dianjurkan untuk membaca pustaka tentang ekonomi mikro seperti yang
ditunjuk pada akhir buku ajar ini.
C. Pada setiap minggu anda diharapkan sudah membaca rangkuman dan membaca berita
tentang masalah ekonomi.
D. Pada setiap minggu diharapkan materi soal-soal pada akhir setiap sub pokok bahasan sudah
dapat dijawab.

SUB-POKOK BAHASAN I
RUANG LINGKUP DAN MASALAH EKONOMI

1.1. Ruang Lingkup Ekonomi


Kata ekonomi sendiri berasal dari kata Yunani oikos atau oiku yang berarti keluarga,
rumah tangga dan nomos, atau peraturan, aturan, hukum, dan secara garis besar diartikan
sebagai aturan rumah tangga atau manajemen rumah tangga. Sementara yang dimaksud
dengan ahli ekonomi atau ekonom adalah orang menggunakan konsep ekonomi dan data
dalam bekerja. Jadi, dapat diartikan ekonomi

adalah semua hal yang berkaitan dengan

perikehidupan dalam rumah tangga dalam arti luas, yaitu rumah tangga, bangsa, negara dan
dunia. Kata ekonomi pada perkembangan selanjutnya identik dengan kata hemat atau dapat
terjangkau. Setiap manusia dalam hidupnya berupaya untuk memenuhi apa yang disebut
dengan basic need, yaitu kebutuhan pokok pangan, sandang, dan papan. Kebutuhan manusia
ini dari ke hari berkembang sesuai perkembangan teknologi, dan dengan makin maju dan
pesatnya pembangunan telah membuat dampak dalam kehidupan manusia. Perkembangan
yang pesat dari sektor industri telah membawa perubahan pada kebutuhan-kebutuhan manusia.
Telah terjadi pergeseran kebutuhan dari masa sebelumnya yang dikenal dengan kebutuhan
primer, sekunder dan tersier, tidak hanya dalam jumlah tetapi juga kualitasnya untuk
membangun simbol dan status pada individu manusia.
1.2. Pembagian Ilmu Ekonomi.
Ilmu ekonomi dibagi dalam dua cabang yaitu ilmu ekonomi mikro dan ilmu ekonomi
makro. Ilmu ekonomi mikro khusunya mempelajari perilaku satuan-satuan ekonomi individual
dalam memenuhi kebutuhannya. Sedangkan ilmu ekonomi makro mempelajari perilaku secara
agregat (negara/bangsa) dalam memenuhi kebutuhannya.

Berdasarkan analisisnya ilemu

ekonomi dapat dogolongkan menjadi 3, yaitu :


a.

Ilmu ekonomi deskriptif (descriptif economics) , yaitu ilmu yang memberi gambaran
tentang suatu kondisi ekonomi dengan sebenarnya. Misalnya, tentang perekonomian di
Indonesia, sistem pertanian, industri, menurunnya nilai kurs rupiah terhadap US dolar.

b.

Ilmu Ekonomi Teori (Economic theory) atau analisis ekonomi yaitu penjelasan tentang
sistem ekonomi yang disederhanakan dengan menggunakan asumsi-asumsi. Misalnya,
permintaan suatu barang akan naik bila harga barang itu turun dengan asumsi penawaran
barang tersebut tetap.

c.

Ilmu

Ekonomi Terapan (Apllied economics), merupakan kerangka dasar yang

dipergunakan dalam menjelaskan teori ekonomi untuk mengatasi masalah-masalah


ekonomi. Misalnya, pembahasan tentang ekonomi moneter bagaimana caranya
mengelola uang dan mengatasi inflasi
1.3. Prinsip Dasar Ekonomi
Prinsip dasar ekonomi adalah patokan perilaku pelaku ekonomi dalam mengambil
keputusan. Mankiw (2007) mengidentifikasi ada 10 prinsip ekonomi yang dikelompokkan dalam
tiga bagian. Prinsip-prinsip itu adalah :
I.

Prinsip dasar Pengambilan Keputusan Tingkat Individu


a. Trade-off
b. Biaya untuk mendapatkan sesuatu
c. Bereaksi terhadap insentif

II.

Prinsip Berinteraksi
a. Perdagangan yang menguntungkan semua pihak
b. Pasar untuk mengorganisasikan kegiatan ekonomi
c. Peran pemerintah dalam mengatur mekanisme pasar

III.

Prinsip Kerja Perekonomian Makro


a. Kemampuan memproduksi barang dan jasa
b. Bila pemerintah mencetak uang berlebihan maka harga secara umum meningkat.
c. Trade-off jangka pendek antara inflasi dan pengangguran.
Ilmu ekonomi sebagai ilmu sains berkaitan dengan penjelasan (explanation) dan ramalan

(prediction) fenomena yang diamati. Misalnya, mengapa terjadi pemutusan hubungan kerja
(PHK) oleh perusahaan bila terjadi perubahan harga bahan baku untuk proses produksi? Jika
harga bahan baku naik 10% berapa jumlah tenaga kerja yang di PHK?

Penjelasan dan

ramalan tersebut didasarkan pada teori yang dikembangkan untuk menjelaskan fenomena
tersebut. Disini akan berlaku teori tentang perusahaan (theory of the firm) yang diawali dengan
asumsi sederhana, yaitu perusahaan berusaha memaksimalkan keuntungan mereka. Jadi, teori
perusahaan akan menjelaskan bagaimana perusahaan memilih jumlah modal, tenaga kerja dan
bahan baku yang digunakan dalam proses produksi dan jumlah hasil atau keluaran (output),
serta harga yang diterima perusahaan untuk keluarannya. Teori-teori ekonomi juga menjadi
dasar untuk membuat ramalan, apakah keluaran perusahaan akan meningkat atau menurun
sebagai akibat meningkatnya harga-harga input seperti upah tenaga kerja dan harga bahan
baku.

2.

Masalah Ekonomi
Manusia secara individu atau bersama-sama menghadapi banyak masalah ekonomi.

Setiap orang mempunyai kebutuhan yang tidak terbatas untuk memenuhi kebutuhankebutuhannya. Pada sisi yang lain, alat pemuas kebutuhan tersebut berasal dari sumbersumber yang terbatas jumlahnya. Hal ini menimbulkan ketidakseimbangan antara jumlah
kebutuhan manusia dengan jumlah alat pemuas kebutuhan dan jasa yang tersedia.
Ketidakseimbangan inilah yang menjadi permasalahan dalam ekonomi. Setiap masyarakat
akan menghadapi berbagai persoalan ekonomi yang mendasar di manapun mereka berada dan
dengan sistem perekonomian apapun yang mereka jalankan.
Masalah-masalah ekonomi memiliki hubungan yang sangat erat satu dengan lainnya. Ada
tiga masalah ekonomi yang mendasar yang harus dihadapi dan dipecahkan. Ketiga masalah
pokok ekonomi yang dimaksud berkaitan dengan apa (what), bagaimana (how) dan untuk siapa
(for whom) barang-barang harus diproduksi.
1. Barang Apa (What) yang Harus Diproduksi?
Bagi pemerintah atau produsen, masalah ekonomi pertama yang harus dihadapi dan
dipecahkan adalah barang apa yang harus diproduksi dan berapa banyak? Dalam
hubungannya dengan masalah tersebut, pemerintah atau produsen harus memperhatikan
barang apa dan berapa banyak yang dibutuhkan oleh masyarakat dan apakah telah tersedia
sumber daya untuk menghasilkan barang tersebut.
2. Bagaimana (How) Barang Harus Diproduksi?
Masalah ekonomi berikutnya yang harus dihadapi dan dipecahkan adalah bagaimana
(how) barang tersebut harus diproduksi. Masalah ini berkaitan dengan siapa yang akan
memproduksi barang tersebut, dengan menggunakan komposisi sumber daya (faktor-faktor)
produksi apa saja dan dengan menggunakan teknik produksi yang bagaimana. Sebagai contoh,
pemerintah memutuskan untuk memproduksi padi lebih banyak agar dapat memenuhi
kebutuhan masyarakat akan beras secara swadaya pangan. Berkaitan dengan hal tersebut,
siapa yang akan memproduksi? Apakah pemerintah, swasta, atau perseorangan? Faktor faktor
produksi apa saja yang akan digunakan? Apakah teknik produksi yang digunakan melibatkan
pemakaian alat-alat pertanian modern (traktor dan mesin pembasmi hama) ataukah dilakukan
secara tradisional (bajak, cangkul, dan semprotan hama)? Selanjutnya, apakah produksi akan
dilakukan secara massal yang padat modal atau padat karya?
3. Untuk Siapa (for Whom) Barang Harus Diproduksi?

Permasalahan berikutnya yang harus dihadapi dan dipecahkan adalah untuk siapa (for
whom) barang itu diproduksi? Masalah ini berkaitan dengan siapa yang akan menikmati dan
memperoleh manfaat dari barang tersebut. Sebab apa gunanya produksi melimpah karena
menggunakan teknologi tinggi, berskala besar dan esien, jika hanya dinikmati sebagian
anggota masyarakat saja? Keputusan untuk siapa barang dan jasa diproduksi berkaitan erat
dengan konsep keadilan masyarakat.
Ketiga masalah pokok ekonomi tersebut, setiap manusia dituntut untuk menentukan
pilihan atau keputusan dalam mempergunakan sumber daya atau faktor produksi sehingga
dapat mencari alternatif dalam menghadapi sumber daya yang langka. Dalam keadaan seperti
itu, maka akan ada barang-barang ekonomis (economic goods) dan barang-barang bebas (free
goods). Barang ekonomis bukan barang bebas sehingga dalam memenuhi kebutuhan
masyarakat harus melakukan pilhan (alternative), karena tidak setiap kebutuhan manusia dapat
dipenuhi. Misalnya, oksigen di alam lepas sebagai barang bebas dibadingkan dengan oksigen
dalam tabung di rumah sakit sebagai barang ekonomi.
Pertumbuhan sektor industri mendorong lahirnya teknologi baru telah memunculkan
produk-produk yang makin menarik dan beragam, makin berdaya guna, makin efisien, yang
telah merubah gaya hidup masyarakat.

Masalahnya adalah bagi konsumen untuk dapat

memenuhi kebutuhan hidup dibatasi oleh kemampuan finansial yang dimilikinya. Kemampuan
finansial untuk bisa menikmati barang-barang kebutuhan tidak sama pada setiap individu. Bagi
yang mempunyai uang yang banyak juga masih dihadapkan pada pilihan untuk dapat
menggunakan uangnya untuk kebutuhan yang paling tepat berdasarkan prioritas. Bagi orangorang yang hanya memiliki uang sedikit dihadapkan pada pilihan bagaimana menggunakan
uang yang sedikit agar dapat bertahan hidup.
Perkembangan pembangunan yang pesat dimana kebutuhan manusia makin bertambah
dan beragam tidak lagi sederhana seperti di waktu yang lalu. Hal ini mendorong perusahaanperusahaan untuk berproduksi dan berinovasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang
makin beragam. Aktivitas produksi sudah pasti membutuhkan sumber-sumber daya untuk
berproduksi. Perusahaan juga menghadapi pilihan untuk dapat memanfaatkan sumberdaya
yang terbatas tetapi dapat dipergunakan untuk menghasilkan barang-barang dan jasa serta
mendistribusikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pada berbagai golongan masyarakat.
Jadi jelas, masalah yang dihadapi manusia untuk memenuhi kebutuhannya yang tidak terbatas
adalah alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas.
Berdasarkan uraian di atas, disinilah ilmu ekonomi berperan memberi pengertian dan
dasar-dasar bagaimana memenuhi kebutuhan dengan sumber-sumber daya yang terbatas.

Mankiw (2007) mendefinisikan ilmu ekonomi adalah studi tentang bagaimana masyarakat
mengelola sumberdaya yang selalu terbatas atau langka. Secara lebih luas Samuelson (1993)
mendefinisikan ilmu ekonomi adalah suatu studi bagaimana-orang-orang dan masyarakat
membuat pilihan dengan atau tanpa menggunakan uang, dengan menggunakan sumbersumber daya yang terbatas tetapi dapat dipergunakan dalam berbagai cara untuk menghasilkan
berbagai jenis barang dan jasa, dan mendistribusikannya untuk keperluan konsumsi, sekarang
dan di masa yang akan datang kepada berbagai orang dan golongan masyarakat.
Bagi masyarakat modern persoalan-persoalan ekonomi dapat dipecahkan melalui
mekanisme harga di pasar.

Mekanisme harga adalah suatu proses tarik menarik antar

produsen dengan konsumen yang bertemu di pasar. Hasil tarik menarik antara produsen dan
konsumen tersebut adalah terjadinya harga. Fluktuasi harga dari setiap barang dan jasa serta
faktor produksi inilah yang dapat memecahkan masalah ekonomi. Sebagai contoh :
a. Dalam suatu perekonomian, jika terjadi permintaan terhadap jumlah barang-barang atau
jasa-jasa, maka hal ini akan menyebabkan harga barang atau jasa tersebut naik. Kalau
harga naik maka para produsen akan memproduksi barang dan jasa tersebut dalam jumlah
yang lebih banyak. Kondisi yang demikian akan membuka kesempatan produsen-produsen
baru untuk masuk ke pasar menghasilkan barang dan jasa sejenis karena beranggapan
akan memperoleh keuntungan. Hadirnya produsen-produsen baru akan memberi kontribusi
peningkatan jumlah barang dan jasa yang ada di pasar yang berarti kelebihan penawaran
(excess supply). Akibat selanjutnya dengan meningkatnya jumlah penawaran barang di
pasar adalah harga barang akan turun. Dengan demikian keuntungan produsen akan
menurun dan pada akhirnya produsen akan mengurangi produksinya. Berdasarkan uraian
tersebut, gerak atau fluktuasi harga barang dan jasa di pasar akan menentukan apa dan
berapa barang dan jasa yang akan tersedia di pasar.
b. Dalam suatu perekonomian, jika terjadi perubahan harga suatu faktor produksi, maka
produsen akan melakukan penghematan. Misalnya penggantian faktor produksi kapital
(mesin-mesin) dengan faktor produksi yang lain yaitu tenaga kerja. Dengan demikian faktorfaktpor produksi yang diunakan produsen dalam proses produksi dapat memecahkan
masalah bagaimana sumberdaya yang tersedia harus diolah untuk menghasilkan suatu
barang dan jasa.
c. Produsen menjual hasil produksinya kepada konsumen dan memperoleh pendapatan dari
penjualan barang. Konsumen untuk dapat menikmati barang-barang dan jasa sangat
ditentukan oleh besar kecilnya pendapatan yang dimiliki. Pendapatan konsumen tergantung
dari harga dan jumlah faktor produksi (misalnya tenaga kerja) yang dimilikinya. Dengan

10

demikian harga dan jumlah faktor produksi memecahkan masalah untuk siapa (for whom)
barang dan jasa yang sudah diproduksi
d. Peranan mekanisme harga dalam memecahkan masalah-masalah ekonomi dapat dilihat
pada diagrm berikut :

Circular Flow Diagram


Uang
Barang dan
Jasa

Harga Barang
Hasil Produksi

Konsumen

Tenaga kerja,
Tanah, Kapital

Uang

Uang
Barang dan
Jasa

Produsen

Pasar Faktor Produksi


----------------------------Harga Faktor
Produksi

Tenaga kerja,
Tanah, Kapital

Uang

Diagram di atas menggambarkan perputaran barang dan jasa dalam suatu


perekonomian. Konsumen menawarkan faktor produksi yaitu tenaga kerja, tanah dan capital
kepada produsen pada tingkat harga tertentu. Sebagai imbalan atas faktor produksi yang
dimina untuk proses produksi, maka produsen harus membayar sejumlah uang kepada
konsumen. Produsen menggunakan faktor-faktor produksi dalam proses produksi menjadi
barang dan jasa yang kemudian ditawarkan kepada konsumen.

Konsumen untuk

mengkonsumsi barang dan jasa dengan pendapatan hasil penjualan faktor produksi. Produsen
memperoleh pedapatan dari hasil penjualan barang dan jasa. Jika penjualan barang dan jasa
lebih besar dari uang yang dikeluarkan untuk pembelian faktor produksi maka akan diperoleh
laba yang nantinya dapat dipakai sebagai investasi perusahaan.
Kehidupan ekonomi dapat ditinjau dari dua sudut pandang yaitu (1) dari sistem
keseluruhan (agregat), dan (2) dipandang sebagai bagian kecil dari system keseluruhan (unit).
Sehubungan dengan itu maka ilmu ekonomi dibagi menjadi dua cabang ilmu, yaitu ekonomi
mikro dan ekonomi makro.
Pindyck dan Rubinfeld (2003) menjabarkan bahwa :

11

Ekonomi mikro menjelaskan bagaimana konsumen dapat mengalokasikan dengan baik


pendapatan mereka yang terbatas untuk dapat memperoleh barbagai barang dan jasa
yng tersedia untuk dibeli.

Ekonomi mikro menjelaskan bagaimana para pekerja dapat mengalokasikan waktu


mereka dengan baik untuk bekerja daripada untuk bersenang-senang, atau untuk suatu
pekerjaan daripada yang lainnya.

Ekonomi mikro menjelaskan bagaimana perusahaan dapat mengalokasikan dengan


sangat baik sumber-sumber keuangan mereka untuk memprkerjakan karyawan
tambahan daripada membeli mesin baru, dan memproduksi seperangkat produk
daripada yang lainnya.

3.

Latihan
1.

Jelaskan apa yang saudara ketahui tentang ilmu ekonomi.

2.

Sebutkan pembagian ilmu ekonomi.

3.

Mengapa penting mempelajari ilmu ekonomi.

4.

Jelaskan saudara ketahui tentang masalah pokok ekonomi.

12