Anda di halaman 1dari 30

PENGANTAR

INDUSTRI KIMIA

TEORI
HIDROGENASI

TEKNIK KIMIA S1
KELAS C
Kelompok

DI SUSUN
OLEH :

Vandhe Melsa.S
Karim Abdullah

Maggie Darlene L
Baktiar Simare Mare

PENGERTIAN
HIDROGENA
SI

APAKAH HIDROGENASI ITU ?

Hidrogenasi adalah istilah yang merujuk pada reaksi


kimia yang menghasilkan adisi hidrogen (H2). Proses ini
umumnya terdiri dari adisi sepasang atom hidrogen ke
sebuah molekul.

Oleh karena pentingnya hidrogen, banyak reaksi-reaksi


terkait yang telah dikembangkan untuk kegunaannya.
Kebanyakan hidrogenasi menggunakan gas hidrogen (H 2),
namun ada pula beberapa yang menggunakan sumber
hidrogen alternatif, proses ini disebut hidrogenasi transfer.

CONTOH REAKSI
HIDROGENASI :

Mekanisme proses hidrogenasi asam lemak tidak jenuh


menjadi asam lemak jenuh :
R-CH=CH-CH2-COOH

H2

R-CH2-CH2-CH2-COOH
Pt/Ni

Asam lemak tidak jenuh

asam lemak jenuh

Proses hidrogenasi bertujuan untuk menjenuhkan ikatan


rangkap dari rantai karbon asam lemak pada minyak atau
lemak. Proses hidrogenasi dilakukan dengan menggunakan
hydrogen murni dan ditambahkan serbuk nikel sebagai
katalisator.

FAKTOR-FAKTOR YANG
MEMPENGARUHI PROSES
HIDROGENASI :
A. REAKSI TINGKAT

B. TEMPERATURE SUHU
C. PRESSURE TEKANAN
D. AGITATION AGITASI
E. KATALIS
Sedangkan kecepatan reaksi tergantung
pada sifat alamiah substansi yang
dihidrogenasi, sifat dan konsentrasi katalis,
konsentrasi hidrogen dan suhu, tekanan dan

Katalisator
pada proses
Hidrogenasi

JENIS KATALIS HIDROGENASI

Katalis hidrogenasi digolongkan


menjadi dua, yaitu katalis homogen
dan katalis heterogen.

Katalis homogen larut dalam pelarut


yang berisi substrat tak jenuh.

Katalis heterogen adalah katalis


berbentuk padat yang tersuspensi di
pelarut dengan substrat atau dengan
gas substrat.

APA SAJA KATALISATOR


HIDROGENASI?

Katalisator untuk proses hidrogenasi adalah platina,


palladium, dan nikel, dimana platina dan palladium
membentuk katalis yang sangat aktif, yang dapat
mengkatalis pada suhu dan tekanan rendah.

Tetapi berdasarkan pertimbangan ekonomis, hanya


nikel yang umum digunakan sebagai katalisator
hidrogenasi walaupun nikel dapat mengkatalis pada
suhu yang lebih tinggi dari platina dan palladium.

Nikel mungkin juga mengandung sejumlah kecil Al


dan Cu yang berfungsi sebagai promotor dalam
proses hidrogenasi minyak.

Contoh
penerapan
sistim
Hidrogenasi

HIDROGENASI ETENA

Etena bereaksi dengan hidrogen pada suhu sekitar


150C dengan adanya sebuah katalis nikel (Ni) yang
halus. Reaksi ini menghasilkan etana.

Reaksi ini tidak begitu berarti sebab etena


merupakan senyawa yang jauh lebih bermanfaat
dibanding etana yang dihasilkan! Akan tetapi, sifatsifat reaksi dari ikatan karbon-karbon rangkap pada
etena juga berlaku pada reaksi ikatan karbon-karbon
rangkap yang terdapat pada alkena-alkena yang jauh
lebih kompleks.

PEMBUATAN MENTEGA
DALAM SKALA PRODUKSI

Beberapa mentega dibuat dengan menghidrogenasi


ikatan karbon-karbon rangkap yang terdapat pada
minyak dan lemak hewani atau nabati.

Anda bisa mengetahui keberadaan mentega ini dalam


produk-produk makanan yang dijual sebab daftar
komposisi produk makanan tersebut mencatumkan
kata-kata yang menunjukkan bahwa produk makanan
tersebut mengandung "minyak nabati terhidrogenasi"
atau "lemak terhidrogenasi".

Kesan yang terkadang timbul adalah bahwa


semua mentega dibuat melalui proses
hidrogenasi pendapat ini tidak benar.

LEMAK DAN MINYAK DARI


HEWANI & NABATI

Lemak dan minyak dari hewan dan tumbuhtumbuhan merupakan molekul-molekul yang
mirip, yang membedakan hanya titik leburnya
saja.

Jika senyawanya berwujud padat pada suhu


kamar, maka disebut lemak. Jika berwujud cair
sering disebut sebagai minyak.

Titik lebur senyawa-senyawa ini sangat


ditentukan oleh keberadaan ikatan karbonkarbon rangkap (C=C) dalam molekulnya.
Semakin tinggi jumlah ikatan C=C,

LEMAK DAN MINYAK DARI


HEWANI & NABATI

Jika senyawanya tidak mengandung ikatan C=C, maka


zat tersebut dikatakan jenuh. Lemak jenuh sederhana
biasanya memiliki struktur sebagai berikut:

Molekul-molekul seperti ini biasanya berwujud padat


pada suhu kamar.

LEMAK DAN MINYAK DARI


HEWANI & NABATI

Jika hanya ada satu ikatan C=C pada masing-masing


rantai hidrokarbon, maka zat ini disebut sebagai
lemak tak-jenuh-tunggal (mono-unsaturated)
(atau minyak tak-jenuh-tunggal, karena kemungkinan
zat ini berwujud cair pada suhu kamar.)

Sebuah minyak tak-jenuh-tunggal yang sederhana


bisa digambarkan sebagai berikut:

LEMAK DAN MINYAK DARI


HEWANI & NABATI

Jika ada dua atau lebih ikatan karbon-karbon rangkap


pada masing-masing rantai, maka zat tersebut
dikatan tidak-jenuh-majemuk (polyunsaturated).

Sebagai contoh:

PEMBUATAN MENTEGA

Minyak-minyak nabati sering memiliki kandungan


lemak (minyak) tak-jenuh-tunggal (mono-unsaturated)
dan tak-jenuh-majemuk (polyunsaturated) yang
tinggi, olehnya itu minyak-minyak nabati berwujud
cair pada suhu kamar.

Kandungan lemak dan minyak yang tinggi ini


membuat minyak-minyak nabati mudah tersebar tidak
beraturan. Lemak tersebut bisa "mengeraskan"
(meningkatkan titik lebur) minyak dengan cara
menghidrogenasinya dengan bantuan katalis nikel.

Prosedur ini menghasilkan sebuah "minyak yang


terhidrogenasi parsial" atau "lemak yang
terhidrogenasi parsial".

Diagram alir berikut menunjukkan proses


hidrogenasi sempurna dari sebuah minyak
tak-jenuh-tunggal yang sederhana :

Ada beberapa risiko kesehatan yang mungkin ditimbulkan akibat


memakan lemak atau minyak yang terhidrogenasi. Para
konsumen mulai menyadari hal ini, dan pabrik-pabrik yang
memproduksi makanan juga terus mencari cara-cara alternatif
untuk mengubah minyak menjadi padatan yang bisa dioleskan
pada makanan.
Salah satu masalah ditimbulkan oleh proses hidrogenasi.
Ikatan-ikatan rangkap pada lemak dan minyak tak-jenuh
cenderung membuat gugus-gugus yang ada di sekitarnya tertata
dalam bentuk "cis".
Suhu relatif tinggi yang digunakan dalam proses
hidrogenasi cenderung mengubah beberapa ikatan C=C menjadi
bentuk "trans". Jika ikatan-ikatan khusus ini tidak dihidrogenasi
selama proses, maka mereka masih cenderung terdapat dalam
produk akhir mentega khususnya pada molekul-molekul lemak
trans.
Konsumsi lemak trans telah terbukti dapat meningkatkan
kadar kolesterol (khususnya bentuk LDL yang lebih berbahaya)
sehingga bisa menyebabkan meningkatnya risiko penyakit
jantung.
Proses apapun yang cenderung meningkatkan jumlah

Jenis-jenis
penggunaan
reaksi
Hidrogenasi

HIDROGENASI DI
LABORATORIUM PENELITIAN

Reaksi hidrogenasi adalah alat yang


berguna bagi seorang ilmuan dalam
mencoba menentukan struktur
molekul baru.

Rumus molekul, menunjukkan persis


jumlah tiap jenis atom. Dan dapat
ditentukan dalam beberapa cara,
tetapi menemukan susunan atomatom ini memerlukan berbagai
macam penelitian.

BIOLOGI HIDROGENASI

Banyak reaksi kimia


dalam tubuh
membutuhkan
penambahan dua
atom hidrogen untuk
molekul dalam
mempertahankan
hidup.

HIDROGENASI DALAM
INDUSTRI

Banyak senyawa karbon yang ditemukan


didalam kandungan minyak mentah pada
penggunaan yang sedikit.senyawa ini
mungkin berisi beberapa obligasi, tetapi
dapat dikonversikan menjadi senyawa jenuh
oleh hidrogenasi katalitik.

Hidrogenasi katalitik :

Adisi katalik gas hidrogen kepada suatu


alkena atau alkuna adalah sutau reduksi dari
senyawa yang berikatan-pi. Reaksi itu
bersifat umum untuk alkena, alkuna, dan
senyawa lain dengan ikatan-pi.

Alkena dan alkuna:

CH3CH=CH2 + H2CH3CH2CH3
CH3C

CH + 2H2CH3CH2CH3

Propana

propana

Propuna

propana

Ini adalah salah satu sumber untuk banyak


bensin yang kita gunakan saat ini. Bahan kimia
lain selain bensin yang terbuat dari minyak bumi,
dan untuk hal ini juga, langkah pertama dari
minyak mentah dapat di hidrogenasikan.

PEMBUATAN
HIDROGEN

Hidrogen yang dipergunakan pada proses


hidrogenasi dibuat dengan proses elektrolisa dan
proses steam iron. Proses elektrolisa yang dilakukan
sangat sederhana, yaitu dengan larutan natrium
hidroksida (NaOH) encer. Cara ini dapat
menghasilkan hidrogen yang murni.

Cara steam iron adalah proses pembautan hidrogen


yang mengikutsertakan proses reduksi dan oksidasi
dari besi panas dalam dapur api yang dipanaskan
pada suhu 15000F 17000F ( 815,50C 926,50C ).
Uap yang dipergunakan dialirkan secara berlebihan
dialirkan melalui besi panas. Oksigen pada uap akan
bercampur dengan besi dan akan membebaskan
hidrogen.

Kesimpulan
&
Saran

KESIMPULAN
Hidrogenasi merupakan reaksi kimia dimana atom hidrogen
ditambahkan ke karbon-karbon ikatan ganda. Oleh karena
pentingnya hidrogen, banyak reaksi-reaksi terkait yang
dikembangkan untuk kegunaannya. Hidrogenasi berbeda dengan
protonasi atau adisi hidrida. Pada hidrogenasi, produk yang
dihasilkan mempunyai muatan yang sama dengan reaktan.
Reaksi hidrogenasi digunakan dalam berbagai proses industri
maupun di laboratorium penelitian, dan muncul juga dalam sistem
kehidupan. Contoh reaksi hidrogenasi adalah adisi hidrogen ke
asam maleat, menghasilkan asam suksinat. Beberapa aplikasi
penting hidrogenasi ditemukan dalam bidang petrokimia, farmasi,
dan industri makanan.

SARAN
Konsumsi lemak trans telah terbukti dapat
meningkatkan kadar kolesterol (khususnya
bentuk LDL yang lebih berbahaya) sehingga
bisa menyebabkan meningkatnya risiko
penyakit jantung.
Proses apapun yang cenderung
meningkatkan jumlah lemak trans dalam
makanan sebaiknya dihindari. Baca dengan
seksama label makanan, dan hindari makanan
apapun yang mengandung (atau dimasak
dalam) minyak terhidrogenasi atau lemak

The End