Anda di halaman 1dari 8

SHOCK

Rismawan Adi Yunanto

SHOCK
Shock adalah suatu keadaan yang disebabkan
oleh defisiensi sirkulasi akibat disparitas
(ketidakseimbangan) antara volume darah
dengan ruang susunan vaskuler.
Shock adalah kondisi medis yang mengancam
nyawa dengan mana tubuh menderita dari
aliran darah yang tidak cukup diseluruh
tubuh.

TIPE SHOCK
Septic shock berakibat dari penggandaan bakteri dalam darah dan
pelepasan racun-racunnya. Penyebab-penyebab umum dari ini adalah
pneumonia, infeksi-infeksi dalam perut (seperti pecahnya usus
buntu) dan meningitis.
Anaphylactic shock adalah tipe dari hipersensitivitas yang parah atau
reaksi alergi yang parah. Penyebab-penyebab termasuk alergi pada
sengatan-sengatan serangga, obat-obat atau makanan-makanan
(kacang-kacang, berries, seafood) dll.
Cardiogenic shock terjadi ketika jantung rusak dan tidak mampu
untuk mensuplai darah yang cukup ke tubuh. Ini dapat menjadi hasil
akhir dari serangan jantung atau gagal jantung kongestif.
Hypovolemic shock disebabkan oleh kehilangan darah dan cairan
yang parah, seperti dari luka tubuh yang traumatik, yang membuat
jantung tidak mampu untuk memompa cukup darah ke tubuh.
Neurogenic shock disebut juga syncope. Syok neurogenik terjadi
karena reaksi vasovagal berlebih sehingga menyebabkan perdarahan
otak berkurang

PENYEBAB SHOCK
1.
2.
3.
4.

5.

Infeksi Septic Shock


Reaksi alergi yang parah Anaphilatic Shock
Kondisi jantung (serangan jantung, gagal
jantung) Cardiogenic Shock
Perdarahan dalam atau luar yang berat, seperti
dari luka yang serius, Dehidrasi, Luka Bakar,
Muntah dan Diare Hipovolemic Shock
Luka-luka tulang belakang (spine)
Neurogenic Shock

Tanda Dan Gejala


Shock
Tanda-tanda dan gejala-gejala shock
1. Tekanan Darah Rendah (Hipotensi) adalah tanda kunci dari shock.
2. Pernapasan yang cepat dan dangkal
3. Kedinginan, kulit yang basah keringat
4. Nadi yang cepat dan lemah
5. Kepeningan atau pingsan
6. Kelemahan
7. Mata-mata nampak membelalak
8. Ketakutan atau agitasi
9. Kebingungan atau tidak merespon
10. Pengeluaran urin yang rendah atau tidak ada
11. Bibir-bibir dan jari-jari tangan yang kebiruan (sianosis)
12. Berkeringat
13. Nyeri Dada

PENATALAKSANAAN

Perawatan pada pasien shock tergantung pada tipe atau


penyebab shock. Pada umumnya, fluid resuscitation
(memberikan jumlah cairan yang besar untuk menaikkan
tekanan darah dengan cepat) dengan IV (intravena) dalam
ambulan atau kamar, dalam keadaan darurat adalah
perawatan garis pertama untuk semua tipe-tipe shock

Septic shock dirawat dengan pemasukan segera antibiotik


tergantung pada sumber dan tipe dari infeksi yang
mendasarinya. Pasien-pasien ini seringkali terdehidrasi dan
memerlukan jumlah cairan yang besar untuk meningkatkan
dan memelihara tekanan darah.

Anaphylactic shock dirawat dengan diphenhydramine


(Benadryl), epinephrine, obat-obat steroid methylprednisolone
(Solu-Medrol) dan adakalanya obat-obat H2-Blocker
[contohnya, famotidine (Pepcid), cimetidine (Tagamet), dll.].

Lanjut

Cardiogenic shock dirawat dengan mengidentifikasi dan merawat


penyebab yang mendasarinya. Pasien dengan serangan jantung
mungkin memerlukan prosedur operasi yang disebut cardiac
catheterization (kateterisasi kardiak) untuk membuka halangan arteri.
Pasien dengan gagal jantung kongestif mungkin memerlukan obatobatan untuk mendukung dan meningkatkan kekuatan dari denyutan
jantung. Pada kasus-kasus yang parah atau berkepanjangan,
transplantasi jantung mungkin adalah perawatan satu-satunya.

Hypovolemic shock dirawat dengan cairan-cairan (saline) pada kasuskasus minor. Namun, mungkin memerlukan beberapa kali transfusi
darah pada kasus-kasus yang parah. Penyebab yang mendasari
perdarahan harus juga diidentifikasi dan dikoreksi.

Neurogenic shock adalah yang paling sulit untuk dirawat. Kerusakan


pada sumsum tulang belakang (spinal cord) seringkali tidak dapat
dibalikkan dan menyebabkan persoalan dengan fungsi pengaturan
alamiah tubuh. Disamping cairan-cairan dan pengamatan,
immobilization (menahan spine dari gerakan), obat anti peradangan
seperti steroids, dan adakalanya operasi adalah bagian-bagian utama
dari perawatan.

TERIMA KASIH