Anda di halaman 1dari 15

Kelompok

SERI IX RESEP 3A
Lita filzatil Fitri
(201310410311009)
Rina ardina S
(201310410311012)
Andri Apriandi R
(201310410311025)
Eka Ismiyanti
(201310410311026)
Faizah Amriana
(201310410311035)
Rahma Rosalin
(201310410311050)

Dokter Indana
Jl.Burung Kasuari No. 155 Malang
SIP :
Malang,
R/ MgO
Pulv. Radix Rhei
2,5 ( Rhei Radix)
Papaverin
1,5
Elaeosach. Cinnammi
m.f pulv da in lag
S t dd cth I
Pro: Kikit

Singkatan bahasa latin dan artinya :


R
= Recipe
=Ambillah
Pulv = pulvis
= Serbuk tak terbagi
m.f = misce fac
= Campur dan buatlah
da. in lag = da in laggema = Berikan dalam botol
s
= signa
= Tandailah
tdd = ter de die
= Tiga kali sehari
Cth I = cochlear thea unos= Satu sendok teh

Kelengkapan resep yang tidak ada dalam


Resep :

Nomor SIP
Tanggal penulisan resep
paraf dokter
alamat pasien
Umur Pasien

Psikotropika / Narkotika:
Papaverin HCl (narkotika golongan 1)
Mims ed. 12 2012/2013 hal 20

Formula baku
PH V 123 : 174
Elaeosacchara
Oliesuikers Sekar Minyak
Campurlah 1 tetes minyak yang
mudah menguap dengan 2g serbuk
dari gula

Permasalahan peracikan

Penyelesaian peracikan

1.Pembuatan serbuk
dengan bahan ber-DM.
Bahan ber-DM yang
dimaksud adalah papaverin
HCl

1. Buat Dihitung dosis


maksimumnya. ( IMO Hal
44)
Dengan cara: Buat serbuk
tanpa obat berdosis
maksimal, lalu ditimbang
serbuk tersebut sebanyak 1
sendok takar peres.
Dihitung kandungan bahan
ber-DM dengan untuk setiap
sendok.
(IMO Hal 44 )

2.Signa menggunakan
sendok
3.pembuatan serbuk

2.Dihitung perhitungan
dosis untuk 1sendok teh.
(IMO Hal 44 )

Perhitungan dosis pakai


1. Melakukan percobaan penimbangan serbuk 1 sendok teh,
penimbangan dilakukan sebanyak 3x.
Misalkan didapat data
sedok teh 1
=1150mg
Sendok teh 2
= 1150mg
Sendok teh 3
= 1150mg
Rata-rata = 1150mg = 1,8g
Total sediaan dalam resep tanpa papaverin HCl ( yang dijumlahkan
adalah MgO, pulv. Radix rhei, elaeoscchara. Cinnamoni)= 5g + 2,5
g + 4g= 11, 5 g
2. Dihitung dari 11,5g dapat menjadi berapa sendok jika setiap
sendoknya memiliki berat 1150mg, maka
11,5 g / 1,15 g x 1 sendok= 10 sendok
3. Dihitung berapa kandungan papaverin HCl untuk 1 sendok, jika 10
sendok mengandung 1,5g papaverin HCl, maka
1 sendok / 10 sendok x 1,5g= 0,15g= 150mg

jadi dosis 1xp adalah 150mg

Perhitungan Dosis :
Pro= kikit (misal= umur dewasa)
DL. papaverin HCl ( 40 mg- 100 mg/ 120 mg 300 mg )
DL

DP

1xp= 40 mg- 100 mg

1xp= 150mg (tidak masuk rentang


DL dikehendaki / tidak)

1H= 120 mg 300 mg

1xp= 150mg x 3= 450mg (tidak


masuk rentang DL dikehendaki /
tidak)

DM. papaverin HC ( 200 mg / 600 mg )


DM

DP

1xp= 200 mg

1xp= 150mg < 200mg


150mg / 200 mg x 100%=
75 % (TOD dikehendaki /
tidak)

1H= 600 mg

1xp= 150mg x 3= 450mg <


600mg
450mg / 600mg x 100%=
75% (TOD dikehendaki /
tidak)

jika hasil dari perhitungan DM:


1.Lebih besar sama dengan (<=) 80% - 100% -> tepat
dosis
2.Lebih besar 100% -> over dosis
Maka, hendaknya apoteker menghubungi dan memberi
tahu dokter untuk diubah
(IMO hal 30)
Rumus penurunan dosis:
%penurunan / % perjitungan x PB % perhitungan

PENGAMBILAN BAHAN
1. MgO
2. Pulv. Rhei Radix
3. Papaverin HCL
4. Elaeosach Cinnamom
* Saccharum Album
* Oleum Cinnamomi

= 5 gram
= 2,5 gram
= 210 mg
= 4 gram
= 2 tetes

Cara Peracikan
1. Setarakan Timbangan
2.Timbang Saccharum Album sebanyak 4 gram masukkan mortir
3.Timbang Pulv. Radix Rhei 2,5 gram masukkan mortir (2)
4.Timbang MgO 5 gram, campurkan ke mortir no (3)
5.Timbang papaverin HCL campurkan ke mortir no (4) gerus ad
homogen
6.Tambahkan ol.cinnamomi sebanyak 2 tetes masukkan campuran (5)
7.Masukkan botol,beri etiket dan label

Etiket

Kel. 2., S.Farm, Apt

IAI

9.1
Kikit
Tiga kali sehari satu sendok akar
Sinta

Label

Pembelian obat ini tidak


dapat diulang, kecuali
dengan resep

8/12/14

10. MONOGRAFI
1. Magnesium Oxydum (FI III hal 353)
sinonim
: Magnesium Oksida
pemerian
: serbuk, sangat ringan, putih tidak berbau, rasa
agak basa
Kelarutan
: sangat sukar larut dalam air, praktis tidak
larut dalam etanol, larut dalam asam encer.
khasiat
: sebagai pencahar
2.

Papaverin Hidrochlot=ridum (FI III hal 472)


sinonim
: Papaverin Hidroklorida
Pemerian
: Hablur atau serbuk hablur, putih, tidak berbau,
rasa pahit, kemudian pedas.
Kelarutan
: Larut dalam kurang lebih 40 bagian air dan dalam
lebih kurang 120 bagian etanol (95%)
khasiat
: Spasmolitikum

3. Oleum Cinnamomi (FI III hal 454)


Sinonim : Minyak kayu manis
pemerian : cairan, suling segar berwarna kuning, bau dan
rasa khas.
kelarutan : dalam etanol larutkan 1ml dalam 8ml etanol
(70%)
khasiat : zat tambahan, sebagai korigen odoris
4. Radix Rhei (FI V hal 282 : 474)
Sinonim : Akar Rheberber
Pemerian : dasarnya kuning coklat, ditabur dengan
serbuk Rhei berwarna coklat kuning, bau aromatik yang
mudah dikenal, agak asam, rasanya oahit, tidak sedap,
sedikit kelat.
Khasiat: laksativum lemah