Anda di halaman 1dari 4

HUBUNGAN BIOSTATISTIK DAN TUGAS SEORANG PERAWAT

SAAT DIA SUDAH KERJA

Oleh :
1. Dadyo Mulya P

(01214008)

2. Fahrizal Naim

(01214014)

3. Harum Agnesia N

(01214018)

4. Sinta Ardila P.

(01214031)

5. Ulfa Nurfadilah

(01214037)

6. Nur khotimah

(01214044)

PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATANINSAN CENDIKIA
HUSADABOJONEGORO
2015

KATA PENGANTAR
Syukur Alhamdulillah kami haturkan kepada Allah SWT, karena rahmatNya kami
dapat menulis makalah yang berjudul Hubungan Biostatistik Dan Tugas Seorang Perawat
Saat Dia Sudah Kerja dengan baik.
Makalah ini dapat terselesaikan atas bantuan dari beberapa pihak, oleh karena itu
kami mengucapkan terima kasih kepada :
1. sebagai dosen mata kuliah Biostatistik yang telah membimbing dalam proses menulis
makalah ini.
2. Teman-teman kelompok 1 yang telah bekerja sama untuk menulis makalah ini.
Kami menyadari bahwa dalam makalah ini, banyak kekurangan yang terdapat
didalamnya. Sehubung dengan itu kami mengharapkan kritik dan saran yang membangun
demi kesempurnaan penulisan makalah yang akan datang dan semoga ini bermafaat bagi
pembaca.

Bojonegoro, 7 Maret 2015

Penulis

HUBUNGAN BIOSTATISTIK DAN TUGAS SEORANG PERAWAT

SAAT DIA SUDAH KERJA

1. Definisi Biostatistik
Statistika Adalah ilmu pengetahuan tentang pengembagan dan aplikasi metode
pengumpulan, pengolahan, penyajian, analisa/intrepretasi data numeric, sehingga
kesalhan dalam pengambilan kepuatusan dapat diperhitungkan secara numeric.
Sedangkan Biostatistika Adalah cabang ilmu statistic yang berkaitan dengan apliksai
metode statistic pada persoalan dibidang biologi dan kedokteran.
a. Arti Sempit, adalah Merupakan data ringkasan berbentuk angka, misalnya : Jumlah
karyawan BKKBN, jumlah akseptor KB, Jumlah peserta KB aktif di desa/Kelurahan,
jumlah balita yang ditimbang pada bulan tertentu dll
b. Arti Luas, Adalah merupakan ilmu yang mempelajari cara pengumpulan, pengolahan,
penyajian dan analisis data termasuk cara pengambilan kesimpulan dengan
memperhitungkan unsur ketidakpastian berdasarkan konsep probabilita .
(Prof.DR.Soekidjo Notoatmodjo)
Biostatistik adalah data atau informasi yang berkaitan dengan masalah kesehatan.
Statistik kesehatan sangat bermanfaat untuk kepentingan administratif, seperti
merencanakan program pelayanan kesehatan, menentukan alternatif penyelesaian masalah
kesehatan, dan melakukan analisis tentang berbagai penyakit selama periode waktu
tertentu. Statistik kesehatan dikenal dengan istilah biostatistik. Biostatistik terdiri dari
dua kata dasar yaitu bio dan statistik. Bio berarti hidup, sedangkan statistik adalah
kumpulan angka-angka. Sehingga secara harfiah biostatistik adalah kumpulan angkaangka tentang kehidupan.
Dalam Statistika Kesehatan data yang dibutuhkan lebih banyak menjurus pada
perencanaan, pelaksanaan & penilaian program kesehatan, yang termasuk di dalamnya :
Morbiditas (frekuensi dan penyebab kesakitan), Statistik Rumah sakit (jumlah pasien,
lama perawatan, dll), Statistik. Pelayanan (imunisasi, kesehatan gigi, KB, dll).
2. Statistik dapat digunakan perawat sebagai alat (Riduwan dan Sunarto, 2007) :
a. Komunikasi. Perawat sebagai penghubungan beberapa pihak yang menghasilkan data
statistic atau berupa analisis statistic sehingga beberapa pihak tersebut akan dapat
mengambil keputusan melalui informasi tersebut.
Misalnya : perawat memberikan informasi rekam medic tentang diagnosa penyakit pasien
sehingga keluarga pasien dapat mengambil keputusan melalui informasi tersebut.
b. Deskripsi. Merupakan penyajian data dan mengilustrasikan data.
misalnya : seorang perawat dapat memeberikan asuhan keperawatan kepada pasien.

c. Regresi. Adalah meramalkan pengaruh data yang satu dengan data yang lainnya dan
untuk menghadapi gejala-gejala yang akan datang.
Misalnya : perawat dapat melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan diagnostic untuk
mengetahui diagnose penyakit pasien.
d. Korelasi. Untuk mencari kuatnya atau besarnya hubungan data dalam suatu peneltian.
Misalnya : untuk memperkuat dugaan diagnoasa dilakukan pemeriksaan penunjang.
e. Komparasi yaitu membandingkan data dua kelompok atau lebih.
Misalnya : untuk membandingkan riwayat penyakit pasien dengan hasil pemeriksaan
diagnostic saat ini.
3. Hubungan statistik dengan tugas seorang perawat
a. Untuk menghitung tetesan infus yang akan diberikan oleh pasien
b. Untuk menghitung dosis obat yang akan diberikan oleh pasien
c. untuk menghitung jumlah pasien dalam satu ruangan di rumah sakit apakah terjadi
peningkatan atau penurunan
d. untuk menghitung angka kelahiran atau kematian ibu dan bayi
e. Perawat dapat melakukan anamnese agar dapat mengumpulkan data berupa
keluhan dan riwayat penyakit pasien kemudian perawat dapat melakukan
perencanaan tindakan yang akan dilakukan oleh perawat.
f. Dengan mengetahui berbagai data yang didapatkan dari anamnese maka
selanjutnya perawat dapat menganalisis dan memutuskan diagnose pasien. Selain
itu melalui berbagai data yang ada kita dapat membandingkan dan selanjutnya
membuat suatu perencanaan dan tindakan keperawatan yang sesuai.
g. Untuk mengetahui jumlah peserta KB aktif di desa/Kelurahan

DAFTAR PUSTAKA
Riduwan dan Sunarto. 2007. Pengantar Statistika. Bandung : Alvabeta
Hastono Priyo Sutanto dan Sabri Luknis. Statistik Kesehatan. PT Rajagrafindo Persada,
Jakarta.11
http://www.pustakasekolah.com/biostatistik.html diakses, 5 Maret 2015 pukul 10.14wib
http://cokroaminoto.blogetery.com/2010/02/18/manfaat-mempelajari-biostatistik-dalampenyusunan-prosposal-penelitian.html diakses, 5 Maret 2015 pukul 10.25wib
http://organisasi.org/klasifikasi_jenis_dan_macam_data_pembagian_data_dalam_ilmu_eks
ak_sains_statistik_statistika.html diakses, 5 Maret 2015 pukul 11.00wib