Anda di halaman 1dari 2

Asam klorida dibuat dengan melarutkan hidrogen klorida ke dalam air.

Hidrogen
klorida dapat dihasilkan melalui beberapa cara. Produksi skala besar asam
klorida hampir selalu merupakan produk sampingan dari produksi industri
senyawa kimia lainnya.[3]

Pasar industri[sunting | sunting sumber]


Asam klorida diproduksi dalam bentuk larutan 38% HCl (pekat). Konsentrasi yang
lebih besar daripada 40% dimungkinkan secara kimiawi, namun laju penguapan
sangatlah tinggi, sehingga penyimpanan dan penanganannya harus dilakukan
dalam suhu rendah. Konsentrasi HCl yang paling optimal untuk pengantaran
produk adalah 30% sampai dengan 34%. Kandungan asam klorida pada
kebanyakan cairan pembersih umumnya berkisar antara 10% sampai dengan
12%.[3] Cairan pembersih tersebut harus diencerkan terlebih dahulu sebelum
digunakan.

Produsen asam klorida terbesar di dunia adalah Perusahaan Dow Chemical


dengan total produksi sebesar 2 juta ton per tahun (pengukuran dalam bentuk
gas HCl). Produksi HCl dunia diperkirakan sebesar 20 juta ton per tahun, dengan
3 juta ton berasal dari sintesis langsung, dan sisanya merupakan hasil dari
produk sampingan sintesis organik.[3]

Keberadaan dalam organisme hidup[sunting | sunting sumber]


Asam lambung merupakan salah satu sekresi utama lambung. Ia utamanya
terdiri dari asam klorida dan mengasamkan kandungan perut hingga mencapai
pH sekitar 1 sampai dengan 2.[13] Ion klorida (Cl) dan hidrogen (H+)
disekresikan secara terpisah di bagian fundus perut yang berada di bagian
teratas lambung oleh sel parietal mukosa lambung ke dalam jaringan sekretori
kanalikulus sebelum memasuki lumen perut.[14]

Asam lambung berfungsi untuk membantu pencernaan makanan dan mencegah


mikroorganisme masuk lebih jauh ke dalam usus. pH asam lambung yang rendah
akan mendenaturasi protein, sehingga akan lebih mudah dicerna oleh enzim
pepsin. pH yang rendah ini juga akan mengaktivasi prekursor enzim pepsinogen.
Setelah meninggalkan lambung, asam klorida dalam kim akan dinetralisasi oleh
natrium bikarbonat dalam usus dua belas jari.[13]

Lambung itu sendiri terlindung dari asam kuat oleh sekresi lapisan mukosa yang
tebal dan penyanggaan oleh natrium bikarbonat yang diinduksi oleh sekretin.
Nyeri ulu hati dan sakit maag dapat berkembang apabila mekanisme
perlindungan ini gagal bekerja. Obat-obat antihistamin dan inhibitor pompa
proton dapat menghambat produksi asam dalam perut, dan antasid digunakan
untuk menetralisasi asam yang ada.[13][15]

Keselamatan