Anda di halaman 1dari 51

GANGGUAN ELEKTROLIT

Kingkin Resmyta Pambudi


Pembimbing: Dr. Andri L. Tobing, Sp.
An

ELEKTROLIT TUBUH
EXTRACELLULA
R
+
[Ca
2+
]

2.38
2.66
mEq/L

[Mg
2+
]

1.7
2.1
mEq/L

[Na+
]
135
145
mEq/L

[Cl]

97
107
mEq/L

[K+]

3.5 5.5
mEq/L

INTRACELLUL
AR

ELEKTROLIT TUBUH
EXTRACELLULA
R
[Na+
[Ca
2+
]

0.20.3
mEq/
kgBB/d
ay

[Mg
2+
]

0.20.5
mEq
/kgBB/da
y

[Na
]

12
mEq
/kgBB/da
y

[Cl-]

[K+]

12 mEq
/
kgBB/hari

12 mEq
/kgBB/da
y
INTRACELLUL
AR

NATRIUM
FUNGS
I
Determinan
utama
konsentrasi
cairan
ektraseluler
Pompa Na+ K+ (otot &
saraf)

HIPONATREMIA
Nilai Lab: < 135 mEq/L

Gangguan Renal:
diuretik thiazide
[Na+] urine > 20
mEq/L
Gangguan
Ekstrarenal:
Gastrointestinal

SIADH
Hipotiroidisme
Th/ obat

CHF
RENAL FAILURE
SINDROM
NEFROTIK

(Chlorpropamide,
Cyclophospamide)

edema

HIPONATREMIA
MANIFESTASI
KLINIS

NEUROLOGIS
Hiponatremia Berat
[Na+] plasma < 120 mEq/L
cerebral edema letargi,
konfusi, kejang, koma

HIPONATREMIA
TERAPI
:

HIPONATREMIA
PERTIMBANGAN ANESTESI

TERAPI HIPONATREMI
Natrium x BB x 0,6
Dengan NaCl 0,3 % atau NaCl 0,9 %
Koreksi natrium 12 mEq/24 jam atau 0,5 mEq/jam
Bb=60 Kg, Na sekarang 120 mEq

Natrium x BB x 0,6 = (140-120) x60 kg x 0,6= 720 mEq


Dalam 1000 cc NaCl 0,9 % berisi Na 154 mEq/L
cc yang diberikan (1000cc x 720 mEq) : 154= 4600 cc
9 kolf NaCl 0,9% habis dalam 2 hari
Berapa lama habis NaCl 0,9% yg digunakan = Natrium :
0,5 =
40 jam 2 hari
NaCl 0,9 % yg masuk per jam = 4600 : 40 jam = 115 cc/jam

Apabila memakai NaCl 3%

Dalam 1000 cc NaCl 3 % mengandung 500


mEq Natrium
cc cairan yang diberikan adalah (1000 cc x
720 mEq ) :
500 = 1440 cc NaCl 3%
Berapa lama habis NaCl 3 % yg digunakan =
Natrium :
0,5 = 40 jam 2 hari
NaCl 3 % yg masuk per jam = 1440 : 40 jam
= 36 cc/jam

HIPERNATREMIA
Nilai Lab: > 145 mEq/L

HIPERNATREMIA
MANIFESTASI KLINIS:

HIPERNATREMIA
PERTIMBANGAN
ANESTESI
Hipovolemia vasodilatasi + depresi jantung

hipotensi+hipoperfusi

pean Cardiac Output

pean vol. distribusi obat

mekan uptake anestesi inhalasi

pean dosis obat IV


TUNDA OPERASI ELEKTIF HIPERNATREMIA SIGNIFIKAN

(> 150 mEq/L)

TERAPI HIPERNATREMIA

Hipernatremia akut, laju penurunannya adalah 1 meq/L/jam

Hipernatremia kronik, laju penurunan 0,5 meq/L/jam (10

meq/L/24 jam)

Misalnya koreksi dg KAEN 4A (Na 30, Cl 30 meq/L)


BB 60 kg, Natrium pasien 168 meq.
= -3,7
Artinya 1 L KAEN 4A akan menurunkan Na plasma sebanyak 3,7
meq/L
Tujuan menurunkan Na serum sebanyak 23 meq/L
Berapa liter keperluan KAEN 4A = 23: 3,7 = 6.2 L = 6200 cc
Berapa lama KAEN 4 A habis = 23:0,5 = 46 jam 2 hari
KAEN 4A yang masuk per jam = 6200 cc : 46 jam = 134 cc/jam

KALIUM
FUNGSI:
Mempertahankan cairan

intraseluler
Konduksi saraf dan kontraksi
otot
Keseimbangan asam basa

HIPERKALEMIA
NILAI LAB: > 5.5
mEq/L
jarang terjadi karena:

ginjal ekskresi K+ s/d


500 mEq/L

insulin + simpatis
pean akut
K+ plasma

HIPERKALEMIA
PERPINDAHAN KALIUM KE EKSTRASELULER

Blokade -adrenergik
hambat aktv.

Digitalis

Na+ K+

ATPase

Arginine hydrochloride
Pean osmolalitas plasma
(hipernatremia, hiperglikemia,
manitol)
Hemolisis sel darah merah

HIPERKALEMIA
PENURUNAN EKSKRESI KALIUM RENAL

Pean filtrasi glomerulus


Pe aktivitas aldosteron:
- Defek primer sintesis
aldosteron
- Obat yang mengganggu RA-A
Defek sekresi kalium di
distal ginjal:

HIPERKALEMIA
PENINGKATAN INTAKE KALIUM

Intake K+ berlebihan + -bloker /


def. Insulin

Sumber K+ yang sering


disadari:
Penisilin kalium
Substitusi Na+ (dgn garam
K+)
Transfusi WB

HIPERKALEMIA
MANIFESTASI
KLINIS

SKELETAL

JANTUNG

Kelemahan otot

[K+] plasma > 8


mEq/L

Delayed
depolarization

[K+] plasma >


7mEq/L
Fibrilasi ventrikel +
asistole
o.k. Hipokalsemia,
Hiponatremia,
Asidosis

TERAPI HIPERKALEMIA
Koreksi dengan Dextrose 40% 2,5 cc/kgBb

dan Insulin 1 IU dalam 10 cc Dextrose 40 %


Misalnya BB 60 kg
Dex 40% 2,5 x 60 = 150
Insulin 1/10 x 150 = 15 IU
Setelah itu keduanya dicampur lalu berikan

selama 4 jam
Cek elektrolit ulang setelah 1-2 jam

HIPERKALEMIA

PERTIMBANGAN ANESTESI
Operasi elektif dilakukan
Hindari asidosis

metabolik/respiratorik
Monitor: EKG, fungsi neuromuskular

HIPOKALEMIA
NILAI LAB: < 3.5 mEq/L

HIPOKALEMIA
MANIFESTASI KLINIS
ASIMPTOMATIK s/d [K+] plasma < 3
mEq/L

HIPOKALEMIA
Lar. KCl oral: 20 40 mEq/hari
KCl IV: ps. resiko jantung &

kelemahan otot
perifer : > 8 mEq/jam

Hindari lar. yg mengandung

dextrose

TERAP
I..

Terapi Hipokalemi
Kalium x BB x 0,3
Dengan KSR tablet atau KCL 25 mEq
Koreksi kalium lewat perifer max 6 mEq/jam atau 12

mEq/jam lewat vena central


Bb=60 Kg, K sekarang 2,5 mEq

Kalium x BB x 0,3 = (4-2,5) x 60 kg x 0,3= 27


mEq
Koreksi menggunakan KCL berisi K 25 mEq
1 flash KCL diencerkan dengan dextrose 5 % 10
cc habis
dalam 4-5 jam

HIPOKALEMIA
PERTIMBANGAN ANESTESI
Hipokalemia kronik ringan (3
3.5 mEq/L)
+ masalah EKG
th/ digoxin toksisitas
Intraoperasi: K+ IV diberikan bl
aritmia

Pembentukan Tulang dan


Gigi
Ca 2+

Kontraksi dan Relaksasi Otot


Ca 2+

Aktivasi Enzim

KAL
SIU
M

Ca 2+
Ca 2+

Pembekuan
Darah

Fungsi Saraf dan Jantung

HIPERKALSEMIA
NILAI LAB: > 2.66 mEq/L

HIPERKALSEMIA
MANIFESTASI KLINIS
Anorexia, mual, muntah, lemas,

poliuria
Mekan sensitivitas jantung thdp
Digitalis

HIPERKALSEMIA
T
E
R
A
P
I

Simptomatik cepat
Rehidrasi : infus NaCl IV + loop diuretic
Bifosfat (Pamidronate 60 90 mg IV) /

kalsitonin (2 8 U/kg SC)

HIPOKALSEMIA
NILAI LAB: < 2.38 mEq/L

Hipoparatiroidisme

Pseudohipoparatiroi
disme
Sepsis
Defisiensi vit. D
Chelating Ca2+ +
citrate
Pankreatitis akut
Medullary cancer

HIPOKALSEMIA

HIPOKALSEMIA

SIMPTOMATIK medical
emergency
CaCl 10% IV (3 5 mL)
Kalsium glukonat 10 % IV (10
20 mL)
Bikarbonat & phospat
Kronik: CaCO3 dan vit. D

TERAPI

MAGNESIUM

HIPERMAGNESEMIA
NILAI LAB: > 2.1 mEq/L
Magnesium
hydroxide
400mg

HIPERMAGNESEMIA
MANIFESTASI KLINIS

HIPERMAGNESEMIA

HIPERMAGNESEMIA
Pantau:
EKG, TD, fungsi
neuromuskular
Perhatikan:
potensiasi vasodilatasi &
inotropik (-)
Kateter urine:
kontrol infus diuretik & NaCl

HIPOMAGNESEMIA

HIPOMAGNESEMIA

HIPOMAGNESEMIA

TERA
PI

Asimptomatik:

oral: Mg Sulfat Heptahidrat, Mg


Oksida
IM: Mg Sulfat
Kejang : Mg Sulfat 1 2 gr IV (8
16 mEq/L)

HIPOMAGNESEMIA
PERTIMBANGA
N ANESTESI
Koreksi: cegah aritmia
jantung
Mg

antiaritmia intrinsik
& efek protektif otak

KLORIDA
FUNGSI:
HCl

Gastric
Gland

Komponen utama asam


lambung
Anion utama
ekstraseluler
Berperan dalam
chloride shift

HIPERKLOREMIA
NILAI LAB: > 107 mEq/L

HIPERKLOREMIA

HIPERKLOREMIA
TERAPI
Larutan hipotonik
IV
Natrium
bikarbonat IV
Diuretik

HIPOKLOREMIA

NILAI LAB: <


97 mEq/L

HIPOKLOREMIA

Manifestasi
Klinis
ATREMIA, ALKALOSIS
METAB

HIPOKLOREMIA
TERAPI
Larutan normal
saline
Hentikan diuretik
Amonium klorida

TERIMA
KASIH