Anda di halaman 1dari 33

Perancangan Basis Data

Relasional
(Lanjutan dengan EER)

By : Hanung N. Prasetyo

Himpunan Entitas Lemah


Himpunan Entitas Lemah tidak memiliki primary
key dan selalu bergantung pada entitas lain.
Notasi entitas lemah adalah doble persegi
panjang, sedangkan relasinya double diamond.
Diskriminator / key parsial adalah atribut
atribut yg dpt membedakan entitas entitas yang
terdapat di himpunan entitas lemah.
Primary key pada Himpunan Entitas lemah ada 2
yaitu primary key dari entitas kuat yg berelasi
dan diskriminator / key parsialnya.

Himpunan Entitas Lemah


Diskriminator digambarkan sebagai garis bawah
yang terputus-putus.
Nama penerima tunjangan

#nip

Pegawai
jabatan

Nomor penerima tunjangan

nama
mempunyai

Tunjangan
Besar tunjangan

Primary key untuk entitas lemah tunjangan adalah


nip dan nomor penerima tunjangan

Himpunan Entitas Lemah


Entitas lemah digambarkan sebagai entitas yang
tidak bisa berdiri sendiri, entitas tsb harus
bergantung pada entitas lain.
Cth di slide depan menjelaskan bahwa orang yang
menerima tunjangan tidak akan ada jika tidak
ada pegawai.

Spesialisasi
Merupakan proses desain top-down; dengan
mendesain subgrouping didalam himpunan entitas
yang berbeda dari himpunan entitas
Subgrouping ini menjadi himpunan entitas yang
levelnya lebih rendah dan memiliki atribut yang
tidak dimiliki pada level atasnya.
Di notasikan dengan segi tiga berlabel IS A
Sifat dari spesialisasi adalah inheritan atribut
yaitu atribut pada level tinggi akan di turunkan
pada level di bawahnya.

Spesialisasi
nama

#Id_pegawai

Pegawai
Gaji Per Bulan
Besar tunjangan

Pegawai Tetap

Upah Per Jam


IS A

Jumlah Jam Kerja

Pegawai Honorer

Generalisasi
Merupakan
proses
desain
bottom-up;
mengkombinasikan jumlah himpunan entitas
yang digunakan secara bersama-sama
Spesialisasi dan Generalisasi merupakan
kebalikan yang sederhana satu sama lain.
IS-A merujuk pada relasi superclass dan
subclass

Aggregasi
Agregasi adalah enkapsulasi dari entitas entitas
yang berelasi (*n-n). Enkapsulasi di perlukan
karena kedua entitas yang berelasi tersebut
merupakan 1 kesatuan yang tidak bisa di pisah.
Notasi aggregasi adalah Persegi Panjang yang
membungkus entitas-entitas yg berrelasi.
Dosen
#kd_dosen

mengajar

Mata kuliah

semester
Thn ajaran
#kd_mata_kuliah
mengambil
nilai

Mahasiwa

#nim

Aggregasi
Contoh di atas menggambarkan bahwa Mahasiswa
hanya mengambil mata kuliah yang sudah ada
dosennya. Mahasiswa tidak bisa mengambil mata kuliah
yang tidak ada dosennya.
Efek dari enkapsulasi tsb adalah relasi Dosen
Mengajar Mata Kuliah di pandang sebagai 1 entitas.
Dosen
#kd_dosen

mengajar

Mata kuliah

semester
Thn ajaran
#kd_mata_kuliah
mengambil
nilai

Mahasiwa

#nim

Aggregasi
semester

#kd_dosen

Thn ajaran

#kd_mata_kuliah

Dosen Mengajar Mata Kuliah


mengambil
nilai

Mahasiwa

#nim

Relasi Dosen mengajar Mata Kuliah di pandang sebagai


1 Entitas dengan Atributnya yaitu Atributnya relasi

Ringkasan Notasi Simbol di ER

Ringkasan Notasi Simbol di ER

Penurunan
Skema ER ke Tabel
Dari diagram ER dapat langsung di turunkan
menjadi sekumpulan tabel dengan aturan
seperti berikut :
Setiap Entitas menjadi 1 Tabel
Setiap atribut entitas menjadi kolom di
tabel
Kardinalitas relasi akan menentukan jumlah
tabel yang terbentuk

Representasi Himpunan Entitas sebagai


Tabel
Himpunan Strong Entity diturunkan ke dalam
tabel dengan atribut yang sama.
Cth Entitas Mahasiswa -> Tabel Mahasiswa

Atribut Komposit dan Multivalued


Atribut komposit akan dipecah
membuat atribut terpisah untuk
masing komponennya.

dengan
masing

Cth atribut nama Pada Tabel mahasiwa, di pecah


menjadi 2 kolom yaitu nama depan dan nama
belakang.

Atribut multivalued mengharuskan untuk di


pecah menjadi 2 Tabel. Atribut multivalued M
dari entitas E direpesentasikan oleh tabel
terpisah EM.

Contoh penerapan Atribut Multivalued


Tabel asli di pecah

Merepresentasikan Himpunan Entitas Lemah


Himpunan Weak Entiy akan menjadi tabel
tersendiri yang didalamnya ada kolom primary
key yang merupakan identifikasi dari strong
entity.
Tabel Pegawai

Diskriminator

Tabel Tunjangan

Merepresentasikan Relasi
(* pd kardinalitas n to n )
Relasi dari Himpunan Banyak ke Banyak
direpresentasikan kedalam Tabel tersendiri
dengan primary key dari 2 Entitas menjadi
atribut di Tabel Relasi.
kota
nama

#nim
alamat

#kd_kuliah

Mahasiswa
ipk

sks

nilai
mengambili

MataKuliah

prodi
umur

Nama mtkul

dosen

Merepresentasikan Relasi
(* pd kardinalitas n to n )
Tabel Mahasiwa

Tabel Mata Kuliah

Tabel Mengambil

Hubungan Kardinalitas dengan Banyaknya


Tabel Yg Terbentuk
1 ke 1

-> Pilih 1 primary key di 1 Entitas


untuk mjd foreign key bagi
Entitas Lain.

1 ke N dan N ke 1
-> Primary key Tabel berkardinalitas
sedikit mjd foreign key pada Tabel
berkardinalitas banyak.

N ke N
-> Relasi menjadi Tabel dengan Primary key pada 2
Entitas menjadi foreign key di tabel relasi.

Representasi Spesialisasi dalam Tabel (IS-A)


Metoda 1
Bentuklah tabel untuk level entitas yg lebih tinggi
Bentuklah tabel untuk level entitas yg lebih rendah (* dengan
memasukkan primary key pada level yg lebih tinggi)
Tabel Pegawai

Tabel Pegawai Tetap


Tabel Pegawai Honorer

Representasi Spesialisasi dalam Tabel (IS-A)


Metoda 2
Bentuklah tabel untuk tiap himpunan entitas dengan semua
atribut lokal dan turunan.
Bisa jadi tabel pada level tinggi tidak perlu di simpan jika
spesialisasi adalah total. Jika diperlukan bisa dibuat view
yang menggabungkan tabel tabel spesialisasi.
Tabel Pegawai Tetap

Tabel Pegawai Honorer

Representasi Agregasi Pada Tabel


Untuk merepresentasikan agregasi, buatlah
tabel yang terdiri dari :
Foreign key dari himpunan entitas yang
berhubungan
Setiap atribut deskriptif
Atribut baru untuk primary key di tabel
relasi

Representasi Agregasi Pada Tabel

Dosen
#kd_dosen
nilai

mengajar

Mata kuliah

semester
Thn ajaran
#kd_mata_kuliah
mengambil

Mahasiwa

#nim

Representasi Agregasi Pada Tabel


Tabel Dosen

Tabel Mata Kuliah

Tabel Dosen Mengajar Mata Kuliah

Berikan primary key baru pada tabel relasi Dosen Mangajar Mt Kul

Representasi Agregasi Pada Tabel


Tabel Mahasiswa

Tabel Mahasiswa Mengambil Mtkul

Studi Kasus ERD TABEL , DIAGRAM RELATIONSHIP


& SKEMA RELASI

ERD TABEL
???

Skema Relasi PT Bajaj Riang Gembira:

KARYAWAN (IdKaryawan, Nama, Jalan, Kota, KodePos)


KARYAWAN_TETAP (NIP, Gaji, @IdKaryawan, @KodeDivis)
KARYAWAN_KONTRAK (NoKontrak, Honor, @IdKaryawan)
BAJAJ (NoPol, Warna, Tahun)
DIVISI (KodeDivisi, NamaDivisi, GajiDasar)
PELATIHAN (KodePelatihan, NamaPelatihan, LamaPelatihan)
INSTITUSI (IDInstitusi, NamaInstitusi, Alamat)
TELEPON (telepon, @IDInstitusi)
PENERIMA_TUNJANGAN (Nama, TglLahir, @NIP)
MENGIKUTI (@NIP, @Kode_Pelatihan)
MENGEMUDIKAN (@NoKontrak, @NoPol)
MENGADAKAN (@KodePelatihan, @@IDInstitusi)

DIAGRAM RELASIONSHIP

SHOWTIME OF QU-DA

BadNews Corp adalah distributor majalah yang menyalurkan majalah yang diterbitkan
oleh penerbit-penerbit terkemuka kapada para pelanggan. Sejauh ini BadNews Corp
sudah bekerja sama dengan penerbit dalam dan luar negeri. Tiap penerbit dapat
menerbitkan beberapa majalah sekaligus, misalnya saja Femina Group yang menerbitkan
majalah Readers Digest, Mens Health dan Femina.
Tukimin, seorang eksekutif muda di sebuah bank memilih untuk berlanggan majalah
Readers Digest, Mens Health dan Trust sedangkan Tuminah yang bekerja sebagai
karyawati perusahaan IT memilih berlangganan majalah Chip, Kartini dan Intisari. Tukimin
dan Tuminah mendaftarkan diri sebagai pelanggan ke BadNews Corp. Mereka mengisi
formulir pendaftaran kemudian setiap bulan mereka akan menerima majalah yang mereka
pesan. Majalah-majalah ini diantarkan oleh Richard, Jessica, George dan David. Mereka
berempat adalah karyawan BadNews Corp, Richard bertugas mengantar majalah khusus
wanita, Jessica bertugas mengantar majalah khusus pria, George bertugas mengantar
majalah politik, ekonomi dan hukum sedangkan David bertugas mengantar majalah
komputer, hiburan dan umum.
Mr. Ngatimin, manajer Divisi Sirkulasi BadNews Corp meminta anda untuk merancang
database untuk Divisi Sirkulasi. Asumsikan bahwa database anda belum menangani
pembayaran langganan majalah.

Terima Kasih