Anda di halaman 1dari 4

Analisis Faktor-faktor yang mempengaruhi minat nasabah untuk

memilih pegadaian syariah


Proposal Penelitian

Revi Fauzi
1210513060

Ilmu Ekonomi
Fakultas ekonomi
Universitas Andalas

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Manusia sebagai makhluk hidup, tidak akan bisa terlepas dari kegiatan-kegiatan
yang berorientasi pada aspek pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari (ekonomi).
Ilmu ekonomi lahir bertujuan untuk membantu manusia dalam pemenuhan
kebutuhannya. Dalam ilmu ekonomi dipelajari pemanfaatan suatu benda secara efektif
dan efisien, dipelajari pula bagaimana mengelola keuangan dengan baik.
Perkembangan perekonomian dan dunia bisnis akan selalu diikuti oleh perkembangan
kebutuhan akan kredit, dan pemberian fasilitas kredit yang selalu memerlukan jaminan, hal
ini demi keamanan pemberian kredit tersebut dalam arti piutang yang meminjamkan akan
terjamin dengan adanya jaminan. Dalam konteks inilah letak pentingnya lembaga jaminan
itu.
Lembaga jaminan, sebagian besar mempunyai ciri-ciri umum yang dikenal hampir di
semua negara dan perundang-undangan modern, yaitu bersifat menunjang perkembangan
ekonomi dan perkreditan serta memenuhi kebutuhan masyarakat akan fasilitas modal.
Gadai merupakan lembaga jaminan yang telah sangat dikenal dan dalam kehidupan
masyarakat, dalam upayanya untuk mendapatkan dana guna berbagai kebutuhan. Pegadaian
adalah sebuah BUMN di Indonesia yang usaha intinya adalah bidang jasa penyaluran
kredit/pinjaman kepada masyarakat atas dasar hukum gadai.
Pegadaian merupakan salah satu alternatif sumber pendanaan yang tidak memerlukan
suatu persyaratan yang rumit untuk nasabah agar mendapatkan dana. Cukup dengan
membawa barang berharga, nasabah dapat memenuhi kebutuhannya baik itu produktif
maupun konsumtif.
Transaksi hukum gadai dalam fikih Islam disebut ar-rahn. Arrahn adalah suatu jenis
perjanjian untuk menahan suatu barang sebagai tanggungan utang. Perkembangan lembagalembaga syariah di indonesia memasuki kategori cepat, dan tak terkecuali di kota padang. Hal
ini disebabkan karena lembaga syariah dianggap memberikan mashlahah bagi nasabah.
Begitu juga pegadaian, pegadaian merupakan tempat untuk konsumen mendapatkan pinjaman

dengan memberikan jaminan barang berharga konsumen. Dengan mengusung slogan


mengatasi masalah tanpa masalah, pegadaian juga disebut dengan ekonomi kerakyatan.
Karena nasabah dari masyarakat kalangan bawahpun dapat mendapatkan modal pinjaman.
Kota Padang, merupakan ibu kota provinsi Sumatera barat, dimana memiliki banyak
lapangan pekerjaan dan tempat usaha seperti toko-toko, pasar dan juga jasa. Dengan adanya
lapangan pekerjaan di kota padang, terdapat beragam pekerjaan masyarakat kota padang,
yang tentunya memiliki jenis-jenis kebutuhan yang berbeda diantara masyarakat tersebut,
baik itu kebutuhan yang terdesak maupun kebutuhan tidak terdesak terhadap uang atau
modal. Dalam mengabil keputusan, terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi nasabah
untuk memilih pegadaian syariah seperti kebutuhan nasabah yang mendesak yang
memerlukan proses pencairan dana yang cepat, dan nasabah yang menginginkan transaksi
gadai tanpa adanya unsur ribawi (bunga) dan halal.
Seperti yang kita ketahui, pengetahuan masyarakat tentang keberadaan pegadaian syariah
masih minim, dikarenakan pegadaian syariah masih terbilang baru dan kantor pegadaian
syariah masih sedikit. Hal lain yang menjadi faktor pegadaian syariah masih asing bagi
masyarakat mungkin oleh karena pengetahuan masyarakat tentang pegadaian syariah dan
persepsi masyarakat tentang pegadaian syariah dan lain sebagainya.
Berdasarkan masalah diatas, pegadaian syariah masih terbilang sedikit dan juga memiliki
kantor cabang yang minim. Oleh karena itu penulis ingin mengetahui faktor-faktor yang
menjadi alasan bagi para nasabah untuk memilih pegadaian syariah dan juga sejauh mana
pengetahuan dan tanggapan masyarakat selaku nasabah atau konsumen tentang pegadaian
syariah agar pegadaian syariah dapat menyusun strategi guna memperluas nasabah.

1.2 Rumusan Masalah


1. Pengetahuan masyarakat terhadap pegadaian syariah dan bagaimana tanggapan
masyarakat terhadap pegadaian syariah di kota padang.
2. Apa faktor yang mempengaruhi minat nasabah untuk memilih pegadaian syariah di
kota padang
3. Apa yang menjadi perbedaan pegadaian syariah dengan pegadaian konvensional
1.3 Tujuan penelitian
1. Untuk mengetahui apakah masyarakat sudah mengetahui pegadaian syariah dan
bagaimana tanggapan masyarakat tentang pegadaian syariah di kota padang.
2. Untuk mengetahui faktor-faktor apa yang mempengerahui minat nasabah untuk
memilih pegadaian syariah dikota padang.
1.4 Manfaat penelitian
1. Bagi penulis, dapat menambah kontribusi keilmuan tentang pegadaian syariah.
2. Bagi Pegadaian Syariah, dapat mengetahui strategi apa yang baik dan tepat
serta sesuai dengan kondisi masyarakat di kota padang.
3. Bagi akademisi, dapat menambah pengetahuan tentang Pegadaian Syariah dan
strategi pemasarannya.
4. Bagi masyarakat, dapat menambah pengetahuan tentang produk gadai syariah dan
mengetahui produk apa dan kelebihan-kelebihan yang dimiliki pegadaian syariah.