Anda di halaman 1dari 8

Sesar (fault)

Rekahan pada batuan dimana terjadi pergeseran sepanjang rekahan dinamakan sesar, patahan
atau fault
2010-11-26 09:32:51
Administrator

Gambar : Horst dan graben terjadi akibat stress tensional membentuk sesar-sesar normal.(A)
Graben, (B) Half-graben, dan (C) Horst (BJ. Skinner,92)
Informasi Lainnya

Konsep dan Implementasi Ina-TEWS

Peringatan Dini Tsunami di BENGKULU, LAMPUNG, NAD, SUMBAR, SUMUT

Lightning "Petir"

Gempabumi

Tsunami

Aktivitas Gempabumi Tektonik di Yogyakarta Menjelang Erupsi Merapi 2010

Kadang-kadang deformasi berlangsung cukup cepat untuk diamati dan diukur. Untuk
memudahkan deformasi kerak bumi yang teramati digolongkan dalam dua kelompok besar :
gerakan mendadak yang melibatkan terjadinya rekahan, dimana blok-blok kerak tiba-tiba
bergerak beberapa centimeter atau beberapa meter dalam hitungan menit atau jam. Dan gerak
lamban serta bertahap termasuk deformasi ductile. Geraknya tetap, menerus tidak disertai
hentakan. Gerakan mendadak melibatkan rekahan pada batuan regan (britle). Rekahan pada
batuan dimana terjadi pergeseran sepanjang rekahan dinamakan sesar, patahan atau fault. Sekali

rekahan mulai, timbul gesekan mengikuti pergeseran. Selanjutnya perlahan-lahan stress


terkumpul atau tertahan selama gesekan antara kedua sisi sesar dapat mengatasinya. Kemudian
mendadak terjadi lagi pergeseran. Jika stress tetap ada, perulangan penumpukan stress yang
diakhiri dengan pergeseran mendadak terjadi berulang kali. Meskipun gerakan sesar besar
sampai beberapa kilometer, tetapi jarak tersebut merupakan jumlah dari gerakan mendadak. yang
kecil-kecil. Setiap gerak mendadak dapat menimbulkan gempa. Pergerakan mendadak pada
litosfir biasanya disertai gempa bumi.
Gerak relatif
Perdefinisi sesar adalah rekahan pada batuan yang mengalami pergerakan sejajar
bidangnya.Umumnya tidak mungkin untuk mengetahui berapa besar gerak sebenarnya sepanjang
sesar dan blok bagian mana yang bergerak dan blok yang diam, karena bergeraknya sudah
berlangsung pada waktu lampau. Dalam klasifikasi pergeseran sesar dipergunakan pergeseran
relatif, karena tidak tahu blok mana yang bergerak; dikatakan satu sisi sesar bergerak relatif
terhadap sisi lainnya. Pergeseran salah satu sisi melalui bidang sesar membuat salah satu blok
relatif naik, turun atau mendatar terhadap lainnya. Blok diatas bidang sesar disebut blok hanging
wall sedangkan yang dibawah disebut blok foot wall.
Klasifikasi sesar
Sesar diklasifikasi berdasarkan atas : dip bidang sesar dan arah gerak relatifnya, menjadi sesar
normal, sesar naik (reverse fault atau thrust fault) dan sesar mendatar (strike slip fault).
Sesar normal
Sesar normal disebut juga sesar turun disebabkan oleh stress tensional yang seolah-olah
menarik/memisahkan kerak. Seperti halnya juga bila kerak mengalami gaya dari bawah.
Sesar normal didefinisikan sebagai sesar yang hanging wallnya relatif turun terhadap foot wall.
Atau sebaliknya, dapat dikatakan foot wall relatif naik terhadap hanging-wall.
Umumnya, dua atau lebih sesar normal dengan jurus sejajar dan kemiringan berlawanan
membentuk segmen tinggian dan amblesan pada kerak. Blok yang turun dinamakan graben atau
rift, bila dibatasi dua sesar normal, dan half graben bila pelengseran hanya pada satu sesar
normal (B). Blok yang naik diantara dua sesar normal dinamakan horst, Sesar normal banyak
sekali dijumpai pada kerak bumi yang mengalami stress tensional.
Sesar naik (reverse fault) dan thrust fault
Sesar naik berkembang karena stress kompresional. Gerak pada sesar naik, blok hanging wall
relatif naik terhadap blok foot wall. Sesar naik terjadi karena kerak memendek. Bila kemiringan
bidang sesarnya lebih kecil dari 45 dinamakan sesar anjakan (thrust fault). Dan umumnya
berasosiasi dengan perlipatan kuat, akibat gaya kompresi horizontal sangat kuat pada kerak
bumi. Thrust fault berkembang dari lipatan yang kemudian tersesarkan. Thrust fault banyak
dijumpai pada pegunungan lipatan.

Sesar mendatar (strike slip fault)


Sesar mendatar sering juga disebut sesar geser. Akibat bekerjanya shear stress gerak utama sesar
ini adalah horizontal dan sejajar dengan bidang sesarnya.
Pergerakan lateralnya ditentukan dengan melihat bidang sesarnya. Bila pengamat berdiri didepan
blok sesar yang bergerak kearah kanannya, maka sesar mendatar tersebut namanya sesar
mendatar menganan atau sesar mendatar dextral. Atau dikatakan juga right lateral slip fault. Dan
sebaliknya bila blok didepan pengamat bergerak kekiri namanya sesar mendatar mengiri atau
sesar mendatar sinister (left lateral slip fault).Contoh sesar mendatar besar yang terkenal adalah
sesar San Andreas di California Amerika dan di Indonesia, sesar Sumatra, sepanjang bagian
Barat pulau Sumatra, sesar Palu-Koro di Sulawesi, sesar Sorong di Irian dan lainnya. Pada
umumnya sesar mendatar besar merupakan batas lempeng, atau kejadiannya berkaitan dengan
aktivitas pergerakan lempeng. Oleh karena itu kebanyakan masih aktif (masih bergerak sampai
saat ini meskipun sangat lambat) seperti contoh diatas, keduanya masih aktif. Meskipun
geraknya tidak teramati, tetapi pengaruhnya jelas. Sepannjang sesar sering terjadi gempa bumi
dan tanah longsor.Sesar mendatar yang merupakan batas lempeng dan berkaitan dengan
pemekaran lempeng namanya sesar transform, seperti yang terdapat di lantai samudra.

TENAGA TEKTONIK
03.42

No comments

Tenaga Tektonik (Tektonisme) adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi yang
mengakibatkan terjadinya pergeseran dan perubahan letak lapisan batuan, baik secara horizontal
(gerak orogenetik) maupun secara vertikal (gerak epirogenetik).
A.
Gerak
Orogenetik
(Orogenesa)
pembentukkan gunung meliputi daerah yang sempit dan dalam waktu yang relatif singkat. Gerak
itu dapat menimbulkan

Lipatan

Gerakan tekanan horizontal menyebabkan lapisan kulit bumi yang elastis berkerut, melipat,
dan menyebabkan relief-relief mukabumi berbentuk pegunungan. Contoh, pegununganpegunungan tua seperti pegunungan Ural. Lipatan ini terjadi pada zaman primer.

Patahan (sesar)

Gerakan tekanan horizontal dan vertikal menyebabkan lapisan kulit bumi yang rapuh menjadi
retak atau patah. Misalnya: tanah turun (Slenk), tanah naik (Horst), dan Fleksur.
Macam-macam sesar badasarkan arah geraknya dibedakan menjadi:

Sesar naik dan sesar turun

Bidang patahan yang atap sesarnya bergeser turun terhadap alas sesar disebut sesar turun.
Sedangkan
yang atap sesarnya seakan-akan bergerak naik disebut sesar naik. Contoh sesar di
Indonesia adalah sistem patahan di Bukit barisan (dari Sumatera Utara).
sampai teluk Semangko di Sumatera Selatan

Graben atau Horst

Graben adalah sebuah jalur batuan yang terletak di antara dua bidang sesar yang hampir
sejarar, sempit dan panjang.

Sesar mendatar

Sesar mendatar adalah sesar yang tegak lurus yang bergesar secara horisontal walaupun ada
yang
agak
vertikal
B.

Gerak
Epirogenetik
(Orogenesa)
Gerak naik atau turun dari permukaan bumi, meliputi daerah yang luas dan berlangsung
lambat.
Gerak
epirogenetik
dibedakan
menjadi,
1. Gerak Epirogenetik Positif, bila permukaan bumi turun atau seolah-olah permukaan air laut
naik.
2. Gerak Epirogenetik Negatif, bila permukaan bumi naik atau seolah-olah permukaan air laut
turun.

Mengenal Sesar (Fault), Bahaya dan Manfaat August 28, 2010


Posted by ibnu dwi bandono in Geology Time.
trackback

Sesar merupakan retakan yang mempunyai pergerakan searah dengan arah retakan. Ukuran
pergerakan ini adalah bersifat relatif, dan kepentingannya juga relatif. Ukuran dimensi sesar
mungkin dapat mencapai ratusan kilometer panjangnya (sesar Semangko) atau hanya beberapa

sentimeter saja. Arah pergerakan sesar disebut bidang sesar. Bidang sesar meliputi Hanging wall
(diilustrasikan tempat kita gantung diri, hehee) dan Foot wall (diilustrasikan tempat berpijak).
Sesar Turun

Sesar Turun adalah sesar yang terjadi karena pergeseran blok


batuan akibat pengaruh gaya gravitasi dan terjadi sebagai akibat dari hilangnya pengaruh gaya
sehingga batuan menuju ke posisi seimbang. Pada gambar disamping, Hanging wall cenderung
turun terhadap footwall sehingga apabila kita melihat lapisan batuan yang horizontal, maka akan
menimbulkan ketidakseragaman lapisan. Pada kenyataan di lapangan, sesar ini dapat dilihat
dengan baik. Kita dapat melihat dari litologinya dengan penglihatan secara horizontal terhadap
lapisan batuan tersebut. Berikut contoh sesar turun:

Sesar Naik

Sesar Naik adalah sesar dimana salah satu blok batuan


bergeser ke arah atas dan blok bagian lainnya bergeser ke arah bawah disepanjang bidang
sesarnya. Untuk sesar naik, diperlukan energi atau gaya yang lebih besar untuk dapat menaikkan
hanging wall ini ketimbang pada sesar turun (hanging wall turun)
Sesar Mendatar

Sesar Mendatar adalah sesar yang pergerakannya sejajar,


blok bagian kiri relatif bergeser kearah yang berlawanan dengan blok bagian kanannya. Contoh
dilapangannya:

Bahaya dari Sesar:


Sesar Mayor yang terjadi pada
kerak bumi adalah hasil dari shear motion dan zona sesar aktif merupakan zona yang rawan akan

gempa bumi. Gempa Bumi sebabkan oleh energi selama terjadinya pergeseran yang cepat
sepanjang bidang sesar. Apabila sesar terjadi di laut maka akan berpotensi terjadinya tsunami.
Manfaat:
Tentunya keuntungan bagi mahasiswa teknik geologi untuk mempelajari mekanisme pergerakan
bumi khususnya pergerakan lempeng tektonik