Anda di halaman 1dari 3

BAB III

STUDY KASUS
Berikut adalah hasil analisa mengenai penerapan system pengelolaan permintaan
di PT garuda Indonesia (Persero) Tbk.
1. Partitioning Demand ( mengelompokan permintaan)
Berdasarkan hasil study kasus memperlihatkan jumlah permintaan jasa
angkutan udara terhadap maskapai garuda Indonesia cukup tinggi
terutama untuk kalangan menengah ke atas, lalu bagaimana dengan
kalangan menengah ke bawah? Garuda Indonesia telah memberikan
alternative dengan mendirikan anak perusahaan yaitu PT Citilink
Indonesia, Citilink merupakan maskapai tarif rendah (Low Cost Carrier)
untuk memenuhi permintaan penerbangan dengan harga terjangkau.
2. Offering Price Incentive (menawarkan insentife harga)
Seperti halnya maskapai lain, Garuda Indonesi juga menwarkan berbagai
insentife harga dari mulai penerbangan First Class, Executive Class dan
Economi Class yang tentunya dengan fasilitas yang berbeda.
3. Promoting Off-Peak Demand (Melakukan promosi pada waktu
permintaan sepi)
Garuda juga rutin mengadakan promosi harga terutama di musim transisi.
Musim ini adalah waktu transisi antara penerbangan ramai dan sepi.
Contohnya Garuda Indonesia Travel Fair yang akan diadakan pada
tanggal 11-13 april 2014 di Jakarta Convention Center (JCC). Dengan
demikian ketidakseimbangan permintaan dapat teratasi.
4. Developing

Complementary

Services

(Mengembangkan

atau

menawarkan jasa pelengkap lainnya)


Tidak hanya jasa penerbangan saja yang ditawarkan oleh PT garuda
Indonesia (Persero) Tbk ini, namun mereka juga memberikan beberapa
fasilitas dan layanan-layanan kelas satu, seperti:

21

22

4.1 Ruang Tunggu Eksekutif, Garuda Indonesia menghadirkan berbagai


fasilitas kelas dunia, termasuk business center, jaringan internet
nirkabel,refreshing area, reflexology machine, shower, nursery
room dan ruang beribadah.
4.2 Berbagai macam layanan Check-in seperti, Mobile Check-in, Web
Check-in, Phone Check-in dan City Check-in.
4.3 Passenger Service Assistance (PSA) adalah pelayanan tambahan
yang diberikan Garuda Indonesia di bandara. Petugas Garuda
Indonesia akan membantu penumpang, memastikan kemudahan dan
kenyamanan

penumpang,

baik

saat

keberangkatan

maupun

kedatangan.
4.4 Para penumpang Garuda Indonesia dapat menikmati kecanggihan
perangkat hiburan di dalam pesawat, yang tersedia di penerbangan
Business Class maupun Economy Class. Perangkat mutakhir Audio
and Video On Demand (AVOD) menawarkan berbagai pilihan
untuk menikmati film, siaran TV, video game, serta musik,
termasuk musik tradisional dan kontemporer Indonesia.

5. Using and Handling The Overbooking Problems (Penggunaan sistem


pesanan dan penanganan masalah kelebihan pesanan)
Garuda Indonesia juga memiliki unit bisnis, salah satunya yaitu PT
Abacus Distribution System Indonesia (penyedia layanan sistem
pemesanan tiket). Dengan system pemesanan tiket online maka
perusahaan akan dengan mudah mengontrol dan membatasi pesanan
tiket, jika ada masalah kelebihan pesanan maka dapat dialihkan ke
penerbangan selanjutnya sesuai dengan kesepakatan dengan pelanggan.

23

Dengan adanya pengelolaan permintaan yang dilakukan oleh PT Garuda


Indonesia (Persero) Tbk, ternyata dapat memberikan berbagai macam manfaat,
antara lain:
1. Perusahaan bisa memperoleh penghasilan tambahan.
2. Permintaan agregat terhadap jasa perusahaan bisa menjadi lebih seragam
atau merata.
3. Kegelisahan pelanggan yang sedang menunggu dapat berkurang karena
waktu menunggunya dapat diisi dengan aktivitas lain.
4. Pelanggan dapat memilih penerbangan sesuai dengan keinginan dan
kemampuannya.
5. Pelanggan dapat menghemat waktu dalam pembelian tiket karena dapat
dilakukan secara online kapanpun dan dimanapun.