Anda di halaman 1dari 14

Kelompok 5

Nadifa Zikrina
Faradhila Aushafiana M
Dinda Nadia
Fitria Hanina
Anindya Giodhani

Tugas
1. Sebutkan manfaat penyajian data.
2. Sebutkan 3 bentuk penyajian data.
3. Kapan digunakan bar diagram, pie
diagtam, histogram, ogive, line
diagram.

Manfaat Penyajian Data


1. Membuat data-data yang terkumpul
menjadi tertata dengan rapi dan
baik.
2. Memudahkan dalam mengamati
data-data yang telah disajikan ke
dalam diagram.
3. Menunjukkan perkembangan suatu
keadaan.
4. Mengadakan perbandingan pada
suatu waktu.

Bentuk Penyajian Data


1. Tulisan
Merupakan gambaran umum tentang
kesimpulan hasil pengamatan.
Banyak digunakan dalam bidang sosial,
ekonomi, psikologi, dll.
Berperan sebagai laporan hasil
penelitian kualitatif.

Seorang direktur sebuah rumah sakit


memberikan informasi tentang kondisi rumah
sakit yang dipimpinnya. Penderita yang
menjalani rawat inap di rumah sakit ini
jumlahnya meningkat dari tahun ke tahun
hingga tidak tertampung dan sebagian besar
terdapat di bagian penyakit dalam. Dengan
semakin banyaknya penderita yang menjalani
rawat inap menunjukkan bahwa pelayanan yang
kita berikan sudah cukup memadai. Yang masih
harus kita tingkatkan ialah penambahan gedung
dan sarana yang dibutuhkan, seperti tempat
tidur, terutama di bagian penyakit dalam.

2. Tabel
Penyajian data dalam bentuk angka
yang disusun secara teratur dalam
kolom dan baris.
Banyak digunakan pada penulisan
laporan hasil penelitian.
Terdiri dari (1) nomor tabel, (2) judul
tabel, (3) catataan pendahuluan, (4)
badan tabel, (5) catatan kaki, dan (6)
sumber data.

Bentuk-bentuk Tabel
Tabel berdasarkan fungsi terdiri dari
(1) tabel sinopsis, (2) tabel induk, dan
(3) tabel kerja.
Tabel kontingensi: disusun
berdasarkan banyaknya baris dan
kolom. Disajikan untuk memberikan
gambaran hasil penelitian. Banyak
digunakan dalam perhitungan statistik
inferensial untuk pengujian hipotesis.
Tabel berdasarkan penyusunan
judul baris dapat disusun menurut (1)
abjad, (2) geografis, (3) perkembangan
waktu, (4) besarnya angka, (5)

3. Grafik
Merupakan salah satu bentuk penyajian
data statistik yang banyak dilakukan
dalam berbagai bidang, termasuk
kedokteran.
Lebih menarik dan mudah dipahami.
Lebih mudah diingat.

Jenis-jenis Grafik
Grafik Histogram: merupakan grafik
dari distribusi frekuensi yang tersusun
dalam bentuk kumpulan balok yang
tidak saling terpisah dan saling
menempel.
Grafik Polygon: merupakan grafik dari
distribusi frekuensi yang diperoleh
dengan menghubungkan puncak dari
masing-masing nilai tengah kelas balok
histogram.
Grafik Kurva: merupakan perataan atau
penghalusan dari garis-garis polygon.

Grafik Garis: biasanya untuk


menunjukkan perkembangan suatu
keadaan.
Diagram Lingkaran: dibuat pada sebuah
lingkaran yang dibagi menjadi beberapa
bagian sesuai dengan banyaknya
kategori. Banyaknya kategori dianjurkan
tidak lebih dari 7.

Contoh diagram histogram


Contoh diagram poligon

Contoh diagram kurva

Contoh grafik garis


Contoh diagram lingkaran

Penggunaan Bar Diagram, Pie Diagram,


Histogram, Ogive, Line Diagram

Diagram Batang/Bar Diagram:


digunakan jika ada keterangan
kategori dengan frekuensi yang jelas.
Diagram Lingkaran/Pie Diagram:
digunakan untuk melihat
perbandingan (secara kasaran) dan
dapat digunakan jika kategorinya
tidak terlalu banyak.

Daftar Pustaka
1. Budiarto, Eko (2012) Biostatistika untuk
Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat.
EGC: Jakarta.
2. Nugroho (1982) Sendi-Sendi Statistik.
Rajawali Jakarta: Jakarta.
3. Saragih, Ferdinand D., Eko, Umanto
(2006) Pengantar Statistik Untuk Bisnis &
Ekonomi. Departemen Ilmu Administrasi
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Universitas Indonesia: Depok.