Anda di halaman 1dari 6

BAB I

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Proyek
Perkembangan ekonomi yang cukup pesat di daerah Asia Pasifik
khususnya Asia Tenggara memberikan daya tarik bagi para investor dalam dan
luar negeri untuk menanamkan modalnya termasuk Indonesia. Pertumbuhan
ekonomi Indonesia yang mengalami penurunan yang cukup tajam, sekarang
mulai menampakkan perkembangan ke arah yang lebih baik.
Jika ditinjau dari jumlah penduduk yang cukup besar dan potensial,
Indonesia untuk berkembang merupakan modal bagi penyerapan investor luar
negeri, sisi lain yang positif dengan berdatangannya para investor ini adalah
dapat penyerapan tenaga kerja Indonesia. Para pelaku bisnis maupun
perdagangan kini mulai beranjak kearah yamg lebih baik. Sehingga para
pelaku bisnis ini memerlukan tempat yang bisa mendukung kegiatan mereka.
Bank merupakan salah satu sarana yang mereka butuhkan untuk
memperlancar kegiatan bisnisnya.
Seperti yang kita ketahui bersama kota Jakarta adalah suatu kota padat
penduduk yang banyak dikunjungi investor maupun wisatawan dalam maupun
luar negeri dengan pertumbuhan ekonomi yang sangat cepat. Kegiatan
transaksi jual beli di Jakarta sangat dinamis sehingga walaupun sudah banyak
kantor Perbankan di kota Jakarta tetap masih belum mampu memenuhi
kebutuhan masyarakat. Diharapkan bank ini dapar memberikan kemudahan
bagi masyarakat Indonesia khususnya Jakarta dalam melakukan transaksi
keuangan. Sehingga di harapkan dengan adanya pembangunan bank YUDHA
BHAKTI ini semua kegiatan transaksi yang cukup padat di wilayah Jakarta
dapat dipenuhi.

B. Maksud dan Tujuan


1. Maksud dan Tujuan Proyek
1

Maksud dari pembangunan Bank YUDHA BHAKTI adalah :


a. Mendirikan sebuah gedung yang sesuai dengan kebutuhan dan
memberikan pelayanan yang lebih baik.
b. Menyediakan fasilitas untuk kegiatan perdagangan bagi para
pengusaha.
Tujuan dari pembangunan proyek Bank YUDHA BHAKTI adaah :
a. Menciptakan

lapangan

kerja

dan

meningkatkan

potensi

bagi

masyarakat kota Jakarta.


b. Memberikan tempat pelayanan kepada masyarakat dan dunia bisnis
dalam pemberian fasilitas fasilitas perbankan.
c. Fungsi gedung sebagai pusat pelayanan dapat tercapai.
d. Memberikan alternatif bagi masyarakat Jakarta dalam melakukan
transaksi keuangan dengan memahami dan memberikan yang terbaik
seperti yang tertera pada slogan PT Bank Yudha Bhakti, Tbk.
2. Maksud dan Tujuan Kerja Praktek
Maksud dan Tujuan Kerja Praktek adalah :
a. Mendapatkan pegetahuan atau gambaran secara real mengenai
pelaksanaan proyek pembangunan gedung di lapangan.
b. Mengetahui dan memahami metode pelaksanaan kontruksi dalam
proses pembangunan suatu proyek.
c. Dapat meningkatkan keterampilan di lapangan kerja.
d. Mengetahui dan memahami cara pelaksanaan teknis suatu proyek,
tahap-tahap pekerjaan serta metode pelaksanaan konstruksi yang
digunakan untuk memenuhi persyaratan akademis strata (S1) Jurusan
Teknik Sipil pada Fakultas Teknik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.
e. Memiliki pola pikir wajar dan logis dalam menyikapi segala sesuatu
yang menyangkut dasar teknik pembangunan suatu proyek.
C. Lokasi Proyek
Lokasi proyek pembangunan Gedung PT. Bank Yudha Bhakti, Tbk
bertempat di Jakarta Selatan Jl. Raya Pasar Minggu Kelurahan Pancoran
Kecamatan Pancoran Jakarta Selatan.
Batas-batas lokasi proyek adalah sebagai berikut :
1. Sebelah Timur
: Jalan Raya Pasar Minggu
2. Sebelah Barat
: Pemukiman Warga
3. Sebelah Selatan
: Ruko-Ruko
2

4. Sebelah Utara

: Pertamina

LOKASI
PROYEK

Gambar 1. Peta Lokasi Proyek Gedung Bank Yudha Bhakti


(Sumber: Google Maps.2015)

D. Ruang Lingkup
1. Ruang Lingkup Pekerjaan Proyek
Proyek ini mempunyai lingkup pekerjaan yang meliputi pekerjaan
persiapan, pekerjaan tanah dan pondasi, pekerjaan sub struktur dan pekerjaan
kolom.
Pekerjaan persiapan meliputi pemasangan pagar sementara, pekerjaan
tanah meliputi galian tanah dengan menggunakan alat excavator, pekerjaan
sub struktur meliputi semua elemen yang berhubungan langsung dengan
tanah yaitu: Tiang Pancang, Pile Cap. Pekerjaan upper struktur meliputi

semua pekerjaan diluar pekerjaan subs struktur dan tidak berhubungan


langsung dengan tanah yaitu: pekerjaan frame yang meliputi semua kolom,
dinding (wall). Upper struktur merupakan bagian yang berkaitan langsung
dengan fungsi bangunan (berhubungan langsung dengan ruang aktivitas
pengguna) yaitu: Struktur beton bertulang, Struktur baja, Struktur kayu,
Struktur gabungan.
a

Lingkup pekerjaan-pekerjaan lapangan tersebut adalah sebagai berikut:


Pekerjaan persiapan
1 Perencanaan Site Plan
a Kantor proyek (Site Office)
b Gudang material dan los kerja
c Base camp staff proyek dan barak pekerja
d Los kerja besi dan kayu
e Pagar sementara proyek
f Jalan masuk ke tempat pekerjaan
2 Perhitungan kebutuhan sumber daya
a Kebutuhan listrik kerja
b Kebutuhan air kerja
3 Pembuatan shop drawing
4 Pengadaan material untuk pekerjaan lapangan
5 Pengadaan safety dan health (K3)
6 Mobilisasi dan demobilisasi peralatan dan perlengkapan kerja
7 Penerangan malam hari
8 Pengadaan dewatering
b Pekerjaan Tanah dan Pondasi
1 Pekerjaan galian tanah
2 Pekerjaan Urugan Tanah
3 Pekerjaan pondasi tiang pancang
4 Pekerjaan potong tiang pancang
5 Pekerjaan Retaining Wall (dinding penahan)
6 Pengecoran
c Pekerjaan Struktur
1 Pekerjaan lantai kerja beton
2 Pekerjaan Pile cap dan Tie Beam
3 Pekerjaan Pit Lift
4 Pekerjaan Kolom
5 Pekerjaan Balok
6 Pekerjaan Plat/Slab
2 Ruang Lingkup Kerja Praktek
Ruang lingkup kerja praktek hanya dalam bidang pengamatan,
pengambilan data-data dan pembahasan metode pelaksanaan konstruksi.

Subyek yang diamati pada kerja praktek daam proyek ini adalah pekerjaan
struktur bawah pada proyek pembangunan gedung Bank yaitu meliputi :
- Pekerjaan Galian Tanah
- Pekerjaan pondasi tiang pancang
- Pekerjaan pemotongan tiang pancang
- Pekerjaan bekisting
- Pekerjaan pembesian
- Pemasangan Pile Cap
- Pemasangan Tie Beam
- Pengecoran
- Pekerjaan kolom
- Pekerjaan Balok
- Pekerjaan Plat/Slab
E. Metode Penyusunan dan Pengumpulan Data
Pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengan pengumpulan data primer
maupun sekunder. Data primer yaitu data yang didapat langsung dari sumber data
serta data yang dilihat langsung dilapangan pada saat pelaksanaan kerja [raktek
berlangsung (Kontraktor, Pengawas, Pekerja, dan lain-lain). Sedangkan data
sekunder yaitu data yang didapat tidak secara langsung tetapi melalui perantara
misalnya dokumen atau data-data yang diberikan oleh penanggung jawab proyek.
Pengumpulan data dilakukan dengan cara diantaranya adalah:
1

Study literature keperustakaan untuk memperoleh data dan referensi yang

berguna dalam pembuatan laporan.


Data-data primer dan sekunder dari instansi-instansi terkait yang didapatkan

seana pelaksanaan kerja praktek.


Wawancara dengan nara sumber terkait yaitu nara sumber yang berada pada
proyek tersebut misalnya dengan site engineer, site manager, pembimbing

kerja praktek.
Observasi lapangan untuk memperoleh gambaran nyata mengenai obyek studi
dilihat dari gambar yang dibikin oleh drafter, lalu kita kelapangan untuk lebih
jauh mengerti teknisnya seperti apa.

F. Sistematika Penulisan Laporan


Garis besar sistematika penulisan Laporan Kerja Praktek ini adalah sebagai
berikut :
BAB I PENDAHULUAN

Bab ini berisi tentang latar belakang proyek, maksud dan tujuan proyek,
lokasi proyek, ruang lingkup, metode penyusunan dan pengumpulan data dan
sistematika pelengkap penulisan laporan.
BAB II MANAJEMEN PROYEK
Bab ini berisi tentang data teknis proyek, tata cara, dan tahapan-tahapan
manajemen proyek, tahapan-tahapan dalam rencana pelaksanaan proyek, unsurunsur pengelola proyek, serta hubungan kerja anta unsur-unsur pengelola proyek
tersebut.
BAB III TINJAUAN PELAKSANAAN PROYEK
Bab ini membahas tentang tinjauan perencanaan yang terdiri dari tinjauan
umum, perencanaan struktural, dan perencanaan non struktural.
BAB IV METODE PELAKSANAAN KONSTRUKSI
Bab ini membahas tentang metode pelaksanaan dari sebuah prpyek, mulai
dari peralatan yang digunakan, material yang diperlukan, rencana anggaran biaya,
metode pelaksanaan pekerjaan, tahapan mulai dari pekerjaan struktur bawah
sampai dengan struktur atas serta pekerjaan finshing.
BAB V PENUTUP
Bab ini merupakan penutup laporan kerja praktek yang berisikan
kesimpulan dan saran penulis selama kerja praktek.
LAMPIRAN
Berisi antara lain foto-foto dokumentasi/tabel, surat-surat, asistensi, dan
kegiatan konsultasi selama proyek, absensi kehadiran yang disahkan oleh pihak
proyek, serta data-data lapangan ataupun gambar-gambar kerja dari proyek
tersebut.
DAFTAR PUSTAKA