Anda di halaman 1dari 3

Prosedur Awal

Prosedur Analitis

Pengujian Detil Transaksi

Pengujian Detil Saldo

Penyajian dan Pengungkapan

1. Dapatkan Pemahaman bisnis dan industri klien dan tentukan:

Pentingnya pembelian dan hutang usaha bagi entittas

Pemacu ekonomik kunci yang mempenagurhi pembelian dan hutang


usaha klien

Syarat perdagangan standar industri, termasuk saat musim dsbg.

Luas konsentrasi aktivitas dengan pemasok dan komitmen


pembelian

2. Lakukan prosedur awal atas saldo hutang usaha dan catatan yang harus diuji
lebih lanjut:

Lacak (trace) saldo awal hutang usaha ke KKP tahun lalu

Review aktivitas buku besar hutang usaha dan selidiki ayat-ayat


yang tampak janggal

Dapatkan daftar saldo hutang usaha pada tanggal neraca dan


tentukan keakuratannya dengan cara:

Jumlahkan daftar dan cocokan dengan (1) jumlah arsip voucher


yang belum dibayar, atau arsip induk hutang usaha, dan (2) saldo
buku besar

Uji kecocokan pemasok dan daftar saldo yang ada dalam catatan
akuntansi

3. Prosedur Analitis

Kembangkan ekspektasi hutang usaha dg menggunakan pengetahuan


aktivitas bisnis entitas , syarat dagang normal, dan riwayat perputaran
hutang usaha

Hitung rasio

Perputaran hutang usaha

Hutang usaha dengan total hutang lancar

Analisis hasil rasio relatif dengan ekspektasi berdasar tahun lalu, data
industri, jumlah anggaran, atau data lain.

Bandingkan saldo biaya dengan tahun yang lalu atau anggarannya untuk
menentukan indikasi kemungkinan kurangsaji yang terkait dengan hutang
yang belum tercatat

Lacak sample catatan akun transaksi hutang usaha ke dokumen


pendukung

Usut kredit ke voucher pendukung, faktur pemasok, laporan


penerimaan, dan pesanan pembelian dan informasi pendukung lain.

Usut debet ke pengeluaran kas atau ke memo retur pembelian

4. Lacak sample catatan akun transaksi hutang usaha ke dokumen


pendukung

Usut kredit ke voucher pendukung, faktur pemasok, laporan


penerimaan, dan pesanan pembelian dan informasi pendukung lain.

Usut debet ke pengeluaran kas atau ke memo retur pembelian

5. Lakukan uji pisah-batas pembelian.

Pilih sampel catatan transaksi pembelian beberapa haris sebelum


dan sesudah akhir tahun dan periksa dokumen pendukung seperti
voucher, faktur pemasok, dan laporan penerimaan barang dan
tentukan apakah pembelian telah dicatat dalam periode yang tepat

Amati nomor laporan penerimaan yang dikeluarkan pada hari


terakhir periode audit dan lacak sampel nomor laporan penerimaan
yang lebih kecil dan yang lebih besar ke dokumen pembelian terkait
dan tentukan apakah transaksi telah dicatat dalam periode yang
tepat

6. Lakukan uji pisah batas pembayaran:

Amati nomor cek terakhir yang dikeluarkan dan diserahkan pada


kahir periode audit kemudian lacak ke catatan akuntansi untuk
meverifikasi ketelitian waktu pencatatan

Lacak tanggal cek yang sudah dibayarkan dengan tanggal yang


ada dalam rekening koran

7. Lakukan pencarian kewajiban yang tidak dicatat:

Periksa pembayaran kemudian antara tanggal neraca dan tanggal


akhir pekerjaan lapangan dan bila ada dokumentasi terkait yang
menunjukkan ada indikasi pembayaran hutang yang ada pada
tanggal neraca, lacak ke daftar hutang usaha.

Periksa dokumentasi hutang yang tercatat pada akhir tahun dan


masih belum dibayar sampai saat pekerjaan lapangan selesai

Selidiki ketidak cocokan antara pesanan pembelian, laporan


penerimaan dan faktur penjualan pada akhir tahun

Tanyakan pada personil akuntansi dan pembelian tentang adanya


hutang yang belum dicatat

Review anggaran modal, pesanan kerja, dan kontrak pembangunan


sebagai bukti hutang yang belum dicatat.

8. Konfirmasi hutang

dentifikasi pemasok utama dengan mereview register voucher atau


buku pembantu hutang dan kirimkan permintaan konfirmasi ke
pemasok yang saldonya besar, kecil, atau nol dan yang bersaldo
debet

Selidiki dan lakukan rekonsiliasi perbedaan yang ada

9. Selidiki hutang yang tidak dikonfirmasi ke laporan bulanan yang diterima


klien dari pemasok
10. Bandingkan pelaporan hutang dengan PABU:

Tentukan bahwa hutang telah diidentifikasi dan diklasifikasi dengan


layak dan perkirakan periode pembayarannya

Tentukan apakah ada saldo debet yang jumlah keseluruhannya


signifikan dan hasil harus direklasifikasi

Tentukan ketepatan pengungkapan sehubungan dengan pihak


afiliasi atau hutang yang ada jaminannya

Tanyakan kepada manajemen keberadaan komitmen yang belum


diungkapkan atau hutang kontijensi

Anda mungkin juga menyukai