Anda di halaman 1dari 18

Lembaga Keuangan Bukan Bank

Pasar Modal

Oleh
Maulidia Oktavianti 1100542006
Sandi Artha 1100542022
Ria Rahmadianti 1100542028
Dira Septia Nola 1100542056
Elisa Ary Gantika 1100542080

DIII KEUANGAN PERBANKAN


FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS ANDALAS
PADANG
2013

PENDAHULUAN
1. Menjelaskan tentang pengertian pasar modal
2. Mengemukakan dasar dasar hukum dan struktur pasar modal.
3. Menjelaskan jenis jenis dan fungsi pasar modal.
4. Menjelaskan karateristik industri pasar modal.
5. Menjelaskan tentang otoritas pasar modal.
6. Menjelaskan manfaat pasar modal
7. Jenis jenis produk dalam pasar modal
8. Menjelaskan mekanisme perdagangan pasar modal.
9. Menjelaskan pelaku pelaku pasar modal.
10. Menjelaskan lembaga penunjang pasar modal.
11. Menjelaskan profesi penunjang pasar modal.
12. Menjelaskan asosiasi asosiasi pasar modal.
13. Contoh kasus pasar modal.

PEMBAHASAN
1. Pengertian Pasar Modal
Pasar modal (capital market) merupakan pasar untuk berbagai instrumen
keuangan jangka panjang yang bisa diperjualbelikan, baik surat utang
(obligasi), ekuiti (saham), reksa dana, instrumen derivatif maupun

instrumen lainnya. Pasar modal merupakan sarana pendanaan bagi


perusahaan maupun institusi lain (misalnya pemerintah), dan sebagai
sarana bagi kegiatan berinvestasi. Dengan demikian, pasar modal
memfasilitasi berbagai sarana dan prasarana kegiatan jual beli dan
kegiatan terkait lainnya.
Instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar modal merupakan
instrumen jangka panjang (jangka waktu lebih dari 1 tahun) seperti saham,
obligasi, waran, right, reksa dana, dan berbagai instrumen derivatif seperti
option, futures, dan lain-lain.
Undang-Undang Pasar Modal No. 8 tahun 1995 tentang Pasar Modal
mendefinisikan pasar modal sebagai kegiatan yang bersangkutan dengan
Penawaran Umum dan perdagangan Efek, Perusahaan Publik yang
berkaitan dengan Efek yang diterbitkannya, serta lembaga dan profesi
yang berkaitan dengan Efek.
Pasar Modal memiliki peran penting bagi perekonomian suatu negara
karena pasar modal menjalankan dua fungsi, yaitu pertama sebagai sarana
bagi pendanaan usaha atau sebagai sarana bagi perusahaan untuk
mendapatkan dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang
diperoleh dari pasar modal dapat digunakan untuk pengembangan usaha,
ekspansi, penambahan modal kerja dan lain-lain, kedua pasar modal
menjadi sarana bagi masyarakat untuk berinvestasi pada instrument
keuangan seperti saham, obligasi, reksa dana, dan lain-lain. Dengan
demikian, masyarakat dapat menempatkan dana yang dimilikinya sesuai
dengan karakteristik keuntungan dan risiko masing-masing instrument.
Pasar untuk instrumenkeuangan jangka panjang (maturitas lebih dari satu ta
Pasar modal berhubungan dengan obligasi dan saham.
Pasar modal terdiri dari :

pasar primer yaitu pasar untuk surat-surat beharga yang baru


diterbitkan,dana berasal dari arus penjualan sekuritas baru dari pembeli

sekuritas kepada perusahaan yang menerbitkannya.


Pasar sekunder yaitu terjadi jual beli sekuritas yang ada.

2. Dasar - Dasar Hukum Pasar Modal


Dasar-dasar hukum pasar modal :
UU RI no. 8 1995 tentang pasar modal
UU RI no 40 2007 tentang perseroan terbatas (PT)
UU RI no 24 2002 tentang surat utang negara
( perubahan PP no 45 th 1995)
Peraturan BAPEPAM dan LK
Peraturan bursa efek Indonesia
Peraturan kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)
Peraturan Kliring penjamin efek Indonesia (KPEI)

3. Jenis Dan Fungsi Pasar Modal


Pasar modal dibedakan menjadi 2 yaitu pasar perdana dan pasar sekunder :
a. Pasar Perdana ( Primary Market )
Perdana adalah penawaran saham pertama kali dari emiten kepada para
pemodal selama waktu yang ditetapkan oleh pihak penerbit (issuer)
sebelum saham tersebut belum diperdagangkan di pasar sekunder.
Biasanya dalam jangka waktu sekurang-kurangnya 6 hari kerja. Harga
saham di pasar perdana ditetukan oleh penjamin emisi dan perusahaan
yang go public berdasarkan analisis fundamental perusahaan yang

bersangkutan.
Dalam pasar perdana, perusahaan akan memperoleh dana yang diperlukan.
Perusahaan dapat menggunakan dana hasil emisi untuk mengembangkan
dan memperluas barang modal untuk memproduksi barang dan jasa. Selain
itu dapat juga digunakan untuk melunasi hutang dan memperbaiki struktur
pemodalan usaha. Harga saham pasar perdana tetap, pihak yang
berwenang adalah penjamin emisi dan pialang, tidak dikenakan komisi
dengan pemesanan yang dilakukan melalui agen penjualan.
b . Pasar Sekunder
Pasar sekunder adalah tempat terjadinya transaksi jual-beli saham diantara
investor
setelah melewati masa penawaran saham di pasar perdana, dalam waktu
selambat-lambatnya 90 hari setelah ijin emisi diberikan maka efek tersebut
harus dicatatkan dibursa.
Dengan adanya pasar sekunder para investor dapat membeli dan menjual
efek setiap saat. Sedangkan manfaat bagi perusahaan, pasar sekunder
berguna sebagai tempat untuk menghimpun investor lembaga dan
perseorangan.
Harga saham pasar sekunder berfluktuasi sesuai dengan ekspetasi pasar,
pihak yang berwenang adalah pialang, adanya beban komisi untuk
penjualan dan pembelian, pemesanannya dilakukan melalui anggota bursa,
jangka waktunya tidak terbatas. Tempat terjadinya pasar sekunder di dua
tempat, yaitu :
1. Bursa Reguler
Bursa reguler adalah bursa efek resmi seperti Bursa Efek Jakarta (BEJ),
Bursa Efek Yogyakarta ( BEY ).
2. Bursa Paralel
Bursa paralel atau over the counter adalah suatu sistem perdagangan efek
yang terorganisir di luar bursa efek resmi, dengan bentuk pasar sekunder
yang diatur dan diselenggarakan oleh Perserikatan Perdagangan Uang dan
Efek-efek (PPUE), diawasi dan dibina oleh Bapepam. Over the counter
karena pertemuan antara penjual dan pembeli tidak dilakukan di suatu
tempat tertentu tetapi tersebar diantara kantor para broker atau dealer.

Fungsi Pasar Modal


Tempat bertemunya pihak yang memiliki dana lebih (lender) dengan pihak yang
memerlukan dana jangka panjang tersebut (borrower). Pasar modal mempunyai
dua fungsi yaitu ekonomi dan keuangan. Di dalam ekonomi, pasar modal
menyediakan fasilitas untuk memindahkan dana dari lender ke borrower.
Dengan menginvestasikan dananya lender mengharapkan adanya imbalan atau
return dari penyerahan dana tersebut. Sedangkan bagi borrower, adanya dana dari
luar dapat digunakan untuk usaha pengembangan usahanya tanpa menunggu dana
darihasiloperasiperusahaannya. Di dalam keuangan, dengan cara menyediakan
dana yang diperlukan oleh borrower dan para lender tanpa harus terlibat langsung
dalam kepemilikan aktiva riil.
4. Karakteristik Industri Pasar Modal
Cermin aktivitas ekonomi modern dan menjadi salah satu tolak

ukur kinerja ekonomi (IHSG) (miror of economic activity)


Dinamis dan terus membutuhkan inovasi dan adaptasi
Keterbukaan investasi (disclosure) menjadi basis pengambilan

keputusan investasi
Pergerakan modal tidak lagi ditentukan batas wilayah geografis

(borderles)
Pada teknologi informasi. Keunggulan daya saing di topang

kemajuan teknologi informasi ( scripless dan remote trading)


Highly regulated

5. Otoritas Pasar Modal


Otoritas adalah istilah yang sering digunakan dalam bidang pemerintahan
yang artinya klaim legitimasi atau pembenaran hak untuk menjalankan
kekuasaan. Otoritas sering disamakan dengan dengan istilah kekuasaan,
padahal sebenarnya tidak sama, kekuasaan lebih mengaju pada
kemampuan untuk memerintah seseorang uang orang lain tidak memilki
kemampuan itu.
Jadi otoritas pasar modal adalah Badan Pengawas Pasar Modal dan
Lembaga Keuangan (BAPEPAM LK)
Tugas BAPEPAM - LK

Melakukan pembinaan, pengaturan, dan pengawasan sehari-hari kegiatan


pasar modal
(berdasarkan UU Pasar Modal no 8 pasal 3)
Tujuan BAPEPAM - LK
Mewujudkan terciptanya kegiatan pasar modal yang teratur, wajar dan
efisien serta melindungi kepentingan pemodal dan masyarakat
Teratur, menjamin bahwa seluruh pelaku pasar modal wajib
mengikuti ketentuan yang berlaku sesuai dengan bidangnya

masing-masing dan melaksanakannya secara konsisten.


Wajar, seluruh pelaku pasar modal melakukan kegiatannya dengan
memperhatikan standar dan etika yang berlaku didunia bisnis serta

mengutamakan kepentingan masyarakat banyak.


Efisien, kegiatan pasar modal dilakukan secra cepat dan tepat

dengan biaya yang relatif murah.


Wewenang BAPEPAM LK
Memberikan izin usaha kepada :
o Bursa efek
o Lembaga kliring dan penjaminan
o Lembaga penyimpanan dan penyelesaian
o Reksa dana
o Perusahaan efek
o Penasehat investasi
o Biro administrasi efek
Memberikan izin orang perseorangan bagi :
o Wakil penjamin emisi efek
o Wakil perantara pedagang efek
o Wakil manager investasi
o Wakil agen penjual reksa dana
Memberikan persetujuan bagi bank kustodian

Mewajibkan pendaftaran kepada profesi penunjang pasar modal

yaitu :
o Notaris
o Konsultan hukum
o Penilai
o Akuntan publik
Menetapkan persyaratan dan tata cara pendaftaran
Melakukan pemeriksaan dan penyidikan

6. Manfaat Pasar Modal


Bagi emiten
Jumlah dana yang dapat dihimpum dalam jumlah besar

Dan tersebt dapat diterima sekaligus pada saat pasar perdana selesai
Tidak ada convenant sehingga menagemen dapat lebih bebas dalam

pengelolaan dana atau perusahaan


Solvabilitas perusahaan tinggi sehingga memperbaiki citra perusahaan
Ketergantungan emiten terhadap bank menjadi lebih kecil
Bagi investor

Nilai investasi berkembang mengikuti pertumbuhan ekonomi


Memperoleh dividen bagi mereka yang memiliki / memegang saham dan

bunga yang mengambang bagi pemenang obligasi


Dapat sekaligus melakukan investasi dalam beberapa instrumen yang

mengurangi resiko
7. Jenis jenis Produk dalam Psar Modal
Saham (stock)
Saham adalah bukti kepemilikan atas suatu perusahaan atau bukti

penyertaan modal di suatu perusahaan.


Saham Preferen
Saham preferen adalah gabungan antara obligasi dan saham biasa. Artinya
disamping memiliki karakteristik seperti obligasi juga memiliki karakteristik

saham biasa.
Obligasi (bonds)
Obligasi merupakan bukti pengakuan hutang suatu perusahaan baik Badan
Usaha Milik Negara atau Badan Usaha Milik Swasta. Hal ini berbeda

dengan saham yang merupakan bukti kepemilikan.


Opsi (Optium)
Opsi merupakan surat berharga turunan dari berbagai surat berharga yang
sebenarnya seperti saham dan obligasi. Opsi bernilai selama derivatif dari
aset financial tersebut. Opsi tidak terlalu terkenal di Indonesia, oleh sebab
itu ,di BEJ opsi belum atau tidak diperjual belikan. Namun di Amerika
Serikat dan eropa opsi banyak di minati karena jumlah yang diperjual

belikan , harga dan jangka waktunya ditentukan oleh pemegangnya.


Rait (right issue)
Rait merupakan surat beharga turunan dari efek sebenarnya, yang
menyerahkan hak kepada pemilik saham lama untuk membeli saham baru

yang akan dikeluarkan perusahaan efek dengan jumlah dan harga tertentu.
Reksa Dana (mutual fund)

Reksa dana adalah sertifikat yang menjelaskan bahwa pemiliknya


menitipkan uang kepada pengelola reksa dana ( meneger investasi ) untuk

digunakan sebagai modal berinvestasi


Waran
Waran adalah hak untuk membeli saham biasa pada waktu dan harga yang
sudah ditentukan. Biasanya waran dijual bersamaan dengan surat berharga
lainnya misalnya obligasi atau saham.

8. Mekanisme Perdagangan Pasar Modal


Sebelum dapat melakukan transaksi, terlebih dahulu investor harus menjadi
nasabah di perusahaan Efek atau kantor broker. Di BEI terdapat sekitar 120
perusahaan Efek yang menjadi anggota BEI. Pertama kali investor melakukan
pembukaan rekening dengan mengisi dokumen pembukaan rekening. Di dalam
dokumen pembukaan rekening tersebut memuat identitas nasabah lengkap
(termasuk tujuan investasi dan keadaan keuangan) serta keterangan tentang
investasi yang akan dilakukan.
Nasabah atau investor dapat melakukan order jual atau beli setelah investor
disetujui untuk menjadi nasabah di perusahaan Efek yang bersangkutan.
Umumnya setiap perusahaan Efek mewajibkan kepada nasabahnya untuk
mendepositkan sejumlah uang tertentu sebagai jaminan bahwa nasabah tersebut
layak melakukan jual beli saham. Jumlah deposit yang diwajibkan bervariasi;
misalnya ada yang mewajibkan sebesar Rp 25 juta, sementara yang lain
mewajibkan sebesar Rp 15 juta dan seterusnya.
Pada dasarnya tidak ada batasan minimal dan jumlah dana untuk membeli saham.
Dalam perdagangan saham, jumlah saham yang dijual-belikan dilakukan dalam
satuan perdagangan yang disebut dengan lot. Di Bursa Efek Indonesia, satu lot
berarti 500 saham dan itulah batas minimal pembelian saham. Lalu dana yang
dibutuhkan menjadi bervariasi karena beragamnya harga saham yang tercatat di
Bursa. Misalnya harga saham XYZ Rp 1.000, maka dana minimal yang
dibutuhkan untuk membeli satu lot saham tersebut menjadi ( 500 dikali Rp 1.000)
sejumlah Rp 500.000. Sebagai ilustrasi lain, jika saham ABC harga per sahamnya
Rp 2.500 maka dana minimal untuk membeli saham tersebut berarti ( 500 dikali
Rp 2.500)

sebesar Rp 1.250.000,-.
Di BEI, transaksi dilakukan pada hari-hari tertentu yang disebut Hari Bursa, yaitu:
Hari Bursa Sesi Perdagangan Waktu
Senin s/d Kamis
Sesi I
Sesi II
Jam 09.30 12.00 WIB
Jam 13.30 16.00 WIB
Jumat
Sesi I
Sesi II
Jam 09.30 11.30 WIB
Jam 14.00 16.00 WIB
Dilihat dari prosesnya, maka urutan perdagangan saham atau Efek lainnya dapat
dijelaskan sebagai berikut:
1. Menjadi Nasabah di Perusahaan Efek.
Pada bagian ini, seseorang yang akan menjadi investor terlebih dahulu menjadi
nasabah atau membuka rekening di salah satu broker atau Perusahaan Efek.
Setelah resmi terdaftar menjadi nasabah, maka investor dapat melakuka kegiatan
transaksi.
2. Order dari nasabah.
Kegiatan jual beli saham diawali dengan instruksi yang disampaikan investor
kepada broker. Pada tahap ini, perintah atau order dapat dilakukan secara langsung
dimana investor datang ke kantor broker atau order disampaikan melalui sarana
komunikasi seperti telpon atau sarana komunikasi lainnya.
3. Diteruskan ke Floor Trader.
Setiap order yang masuk ke broker selanjutnya akan diteruskan ke petugas broker
tersebut yang berada di lantai bursa atau yang sering disebut floor trader.
4. Masukkan order ke JATS
Floor trader akan memasukkan (entry) semua order yang diterimanya kedalam
sistem komputer JATS. Di lantai bursa, terdapat ratusan terminal JATS yang
menjadi sarana entry order-order dari nasabah. Seluruh order yang masuk ke
sistem JATS dapat dipantau baik oleh floor trader, petugas di kantor broker dan

investor. Dalam tahap ini, terdapat komunikasi antara pihak broker dengan
investor agar dapat terpenuhi tujuan order yang disampaikan investor baik untuk
beli maupun jual. Termasuk pada tahap ini, berdasarkan perintah investor, floor
trader melakukan beberapa perubahan order, seperti perubahan harga penawaran,
dan beberapa perubahan lainnya.
5. Transaksi Terjadi (matched).
Pada tahap ini order yang dimasukkan ke sistem JATS bertemu dengan harga yang
sesuai dan tercatat di sistem JATS sebagai transaksi yang telah terjadi (done),
dalam arti sebuah order beli atau jual telah bertemu dengan harga yang cocok.
Pada tahap ini pihak floor trader atau petugas di kantor broker akan memberikan
informasi kepada investor bahwa order yang disampaikan telah terpenuhi.
6. Penyelesaian Transaksi (settlement)
Tahap akhir dari sebuah siklus transaksi adalah penyelesaian transaksi atau sering
disebut settlement. Investor tidak otomatis mendapatkan hak-haknya karena pada
tahap ini dibutuhkan beberapa proses seperti kliring, pemindahbukuan, dan lainlain hingga akhirnya hak-hak investor terpenuhi, seperti investor yang menjual
saham akan mendapatkan uang, sementara investor yang melakukan pembelian
saham akan mendapatkan saham. Di BEI, proses penyelesaian transaksi
berlangsung selama 3 hari bursa. Artinya jika melakukan transaksi hari ini (T),
maka hak-hak kita akan dipenuhi selama 3 hari bursa berikutnya, atau dikenal
dengan istilah T + 3.
9. Pelaku Pasar Modal
a) Emiten dan Perusahaan Publik (Bab IX)
UU Pasar Modal No 8, tahun 1995
Pasal 70, Pernyataan pendaftaran
Pasal 78, Prospektus dan Pengumuman
Pasal 80, Tanggu Jawab atas Informasi yang tidak benar atau
menyesatkan
b)

Pemodal di Pasar modal


Perorangan
Intitusi
Domestik
Asing

c) Perusahaan Efek

Adalah pihak yang melakukan kegiatan sebagai:


Perantara Perdagangan Efek
Adalah pihak yang melakukan kegiatan usaha jual beli Efek untuk
kepentingan sendiri atau pihak lain
Kewajiban :
- Mendahulukan kepentingan nasabah sebelum melakukan transaksi
-

untuk kepentingan sendiri


Dalam memberikan rekomendasi kepada nasabah untuk membeli atau
menjual Efek wajib mempethatikan keadaan keuangan dan maksud

serta tujuan investasi dari nasabah


Membubuhi jam, hari, dan tanggal atas semua pesanan nasabah pada

formulir pemesana
- Memberikan saran kepada para pemoda
- Membantu mengelola dana bagi kepentingan para pemodal
Penjamin Emisi Efek
Adalah pihak yang membuat kontrak Emiten untuk melakukan penawaran
umum bagi kepentingan emiten dengan atau tanpa kewajiban untuk
membeli sisa Efek yang tidak terjual
Kewajiban :
- Mematuhi semua ketentuan dalam kontrak penjaminan Emisi
- Mengungkapkan dalam prospektus adanya hubungan afiliasi atau
hubungan lain yang bersifat material antara Perusahaan Efek dan

Emiten
Manajer Investasi
Adalah pihak yang kegiatan usahanya mengelola portofolio Efek untuk
para nasabah atau mengelola portofolio investasi kolektif untuk
sekelompok nasabah, kecuali perusahaan asuransi, dana pensiun, dan bank
yang melakukan sendiri kegiatan usahanya berdasarkan perundang-

undangan yang berlaku.


Tugas :
- Mengadakan riset
- Menganalisa kelayakan investasi
- Mengelola dana portofolio
Penasehat Investasi
Adalah pihak yang memberikan nasehat kepada pihak lain mengenai
penjualan atau pembeli Efek dengan memperoleh imbalan jasa.
Tugas :
- Memberikan nasehat kepada pihak lain
- Melakukan riset
- Membuat rekomendasi

10.

Memberikan analisa di bidang Efek dengan memperoleh imbalan

tertentu
Wajib memelihara segala catatan yang berhubungan dengan nasehat

yang diberikan
Lembaga penunjang Pasar Modal
Biro Administrasi Efek (EFEK)
BAE adalah pihak yang berdasarkan kontrak dengan emiten
melaksanakan pencatatan pemilikan efek dan pembagian hak yang
berkaitan dengan efek (UU pasar modal no 8 th 1995 pasal 48)
Kustodian
Kustodian adalah pihak yang memberikan jasa penitipan efek dan
harta lain berkaitan dengan efek serta jasa lain, termasuk menerima
deviden , bunga, dan hak lain, menyelesaikan transaksi efek, dan
mewakili pemegang rekening yang menjadi nasabahnya (UU pasar
modal th 1995 pasal 44)
Wali amanat
Kegiatan usaha sebagai wali amanat dapat dilakukan oleh bank
umum dan pihak lain yang ditetapkan dengan peraturan pemerintah
( UU pasar modal no 8 th 1995 BAB VI pasal 50)
Pemeringkat Efek
Pemeringkat efek adalah penilaian kemampuan membayar kembali
surat hutang.

11.

Profesi Penunjang Pasar Modal


Berdasarkan UU pasar modal th 1995 BAB VIII pasal 64 :
Akuntan : laporan keuangan audit dan pendapat akuntan
Konsultan hukum : laporan legal audit dan pendapat konsultan
hukum
Penilai :laporan hasil penilaian dan pendapat nilai
Notaris : legalisasi dokumen perusahaan
Profesi lain yang ditetapkan dengan peraturan pemerintah

12. Asosiasi asosiasi Pasar Modal


APEI : asosiasi perusahaan efek indonesia
IPEI : ikatan pialang efek indonesia
AWP2EI : asosiasi wakil perantara pedagang efek indonesia
AWPE2I : asosiasi wakil penjamin emisi efek Indonesia
AWMII : asosiasi wakil mangaer investasi Indonesia
APRBI : asosiasi pengelolaan reksadana Indonesia
HIMDASUN : himpunan pedagang surat utang negara
HKHPM : himpunan konsultan hukum pasar modal

IAI : ikatana akuntan Indonesia


Ikatan Notaris Indonesia
Panitia Standar Profeso Pasar Modal
13. Contoh kasus Pasar Modal
Kasus bank century, kasus menjual reksadana tanpa izin
Salah satu reksadana yang dijual oleh Bank Century merupakan reksadana
bodong, alias reksadana yang dibuat tanpa seizin Bapepam. Reksadana yang
bermasalah ini dijual dengan nama Investasi Dana Tetap Terproteksi dan
dikeluarkan oleh PT. Antaboga Delta Sekuritas. Hebatnya lagi, produk ini
kabarnya sudah dijual sejak tahun 2001. Kini dikabarkan bahwa bahwa Rp 1
Triliun Rp 1,5 Triliun milik nasabah bank Century terkena masalah seputar
produk ini.
Per 30 September 2008, PT. Antaboga Delta Sekuritas tercatat sebagai salah satu
pemegang saham terbesar Bank Century (dengan total kepemilikan 7,44%).
Salah satu pemilik Bank Century yang didakwah menggelapkan dana nasabah
yaitu Robert Tantular hanya divonis 4 tahun penjara dan denda Rp 50 miliar.
Dengan demikian disampaikan majelis hakin Pengadilan Negeri Jakarta Pusat,
kamis ( 10 September 2009). Vonis ini dijatuhkan majelis hakim lebih rendah dari
pada

tuntutan

jaksa

sebelumnya

yakni

tahun

penjara.

Majelis hakim memvonis lebih ringan karena Robert tak melakukannya sendirian,
dua warga asing pemilik Bank Century masih buron yakni Al-warraq Hesham
Talaat Muhammad Rizvi dan Besheer Ali Rafat, sedangkan adik Robert, Dewi
Tantular yang diduga terlibat dalam pencurian uang deposito nasabah Bank
Centuryjugaburon.
Tiga

dakwaan

menjerat

Robert

Tantular,

pertama

Robert

dianggap

menyalahgunakan kewenangan memindahbukuan dan mencairkan dana deposit


valas sebesar US $ 18 juta tanpa izin pemilik dana Budi Sampurno, kedua
mengucurkan kredit kepada PT Wibowo Wadah Rejeki Rp 121 miliar dan PT
Accent Inveshindo Rp 60 miliar, ketiga melanggar Letter Of Commitmen dengan
tidak mengembalikan surat-surat berharga Bank Century diluar negeri dan
menambah modal bank dengan BI pada 15 Oktober 2008 dan 16 November 2008.
Kasus ini terjadi awal 2001 Bank Century telah menjual produk reksadana Berlian

dan Dicretionary Fund kepada para nasabahnya. pada waktu itu Bank Century
menawarkan program bank yaitu simpanan dengan jangka waktu tiga bulan atau
enam bulan dengan harga bunga sebesar 12-13 persen /tahun, berupa reksa dana
atau

investasi

dana

dana

tetap

terproteksi

tanpa

dikenakan

pajak.

Januari 2005, Bank Century membuat surat edaran tentang reksa dana Berlian. Isi
surat menyebutkan bahwa PT Antaboga Delta Sekuritas sebagai agen. penjual
reksa dana dan PT Bank Century sebagai sub-sub agen penjual reksa dana Berlian.
surat edaran Bank Century sebagai sub agen penjualan reksa dana Berlian
mulaidiberlakukan.
Aktivitas, penjualan investasi Bank Century ini diketahui oleh BI, sehingga pada
24 April 2005 BI meminta badan pengawas pasar modal (BAPEPAM) memeriksa
PT Antaboga Delta Sekuritas, dimana terdakwa Robert Tantular sebagai
pemegangsahamnya.
Antaboga pun diduga bukan menjadi agen penjual, melainkan bertindak sebagai
investasi

dengan

menjual

produk

reksa

dana

melalui

Bank

Century.

11 Agustus 2005, Bapepam memberikan sanksi berupa peringatan tertulis kepada


Antaboga dan mengingatkan Bank Century, tetapi peringatan tidak dihiraukan
oleh Bank Century dan tetap melanjutkan aktivitas penjualan investasi dengan
meniadakanlogoCentury.
Ketika jatuh tempo akhir 2008 banyak nasabah yang tidak dapat menarik kembali
dana yang telah diinvestasikan sebesar Rp 4 miliar pada Bank Century karena
investasi bohong.
2. Batavia Air, kasus penggelapan Dana
Batavia Air mengatakan tidak bisa membayar utang karena "force majeur".
Batavia Air menyewa pesawat Airbus dari International Lease Finance
Corporation (ILFC) untuk angkutan haji. Namun, Batavia Air kemudian tidak
memenuhi persyaratan untuk mengikuti tender yang dilakukan pemerintah.
Gugatan yang diajukan ILFC bernilai US$ 4,68 juta, yang jatuh tempo pada 13
Desember 2012. Karena Batavia Air tidak melakukan pembayaran, maka ILFC
mengajukan somasi atau peringatan. Namun akrena maskapai itu tetap tidak bisa

membayar utangnya, maka ILFC mengajukan gugatan pailit kepada Batavia Air di
Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Pesawat yang sudah disewa pun menganggur
dan tidak dapat dioperasikan untuk menutup utang.
Seharusnya, kuasa hukum Batavia Air harusnya mengajukan "counter" agar tidak
dipailitkan dalam lima hari setelah ada gugatan pailit. "Karena itu tidak dilakukan
oleh Batavia, maka kita mau tidak mau menyidangkan perkara pailit," ujarnya.
dari bukti-bukti yang diajukan ILFC sebagai pemohon, ditemukan bukti adanya
utang oleh Batavia Air. Sehingga sesuai aturan normatif, pengadilan menjatuhkan
putusan

pailit.

Ada

beberapa

pertimbangan

pengadilan.

Pertimbangan-

pertimbangan itu adalah adanya bukti utang, tidak adanya pembayaran utang,
serta adanya kreditur lain. Dari semua unsur tersebut, maka ketentuan pada pasal
2ayat1Undang-UndangKepailitanterpenuhi.
Jika menggunakan dalil "force majeur" untuk tidak membayar utang, Batavia Air
harus bisa menyebutkan adanya syarat-syarat kondisi itu dalam perjanjian. Namun
Batavia Air tidak dapat membuktikannya. Batavia Air pun diberi kesempatan
untuk kasasi selama 8 hari. "Kalau tidak mengajukan, maka pailit tetap," ujarnya.
Kegiatan operasional Batavia Air kemudian akan dialihkan kepada kurator.
Batavia Air sempat disebut-sebut menolak dicabutnya gugatan pailit itu. Hal
tersebut menjadi tanda tanya bagi pengadilan. "Mengapa mereka menolak untuk
dicabut?"ujarnya.
Menurut Bagus, Batavia Air pasrah dengan kondisi ini. Artinya, kata dia, Batavia
Air sudah menghitung secara finansial jumlah modal dan utang yang dimiliki. Ia
pun menuturkan, dengan dipailitkan, maka direksi Batavia Air tidak bisa
berkecimpung lagi di dunia penerbangan.

PENUTUP
Dari pembahasan diatas kita dapat menyimpulkan bahwa :
1. Pasar modal (capital market) merupakan pasar untuk berbagai instrumen
keuangan jangka panjang yang bisa diperjualbelikan, baik surat utang
(obligasi), ekuiti (saham), reksa dana, instrumen derivatif maupun instrumen
lainnya.
2. Pasar modal memiliki dasar hukum yaitu : UU RI no. 8 1995 tentang pasar
modal,UU RI no 40 2007 tentang perseroan terbatas (PT),UU RI no 24 2002
tentang surat utang negara( perubahan PP no 45 th 1995), Peraturan
BAPEPAM dan LK, Peraturan bursa efek Indonesia, Peraturan kustodian
Sentral Efek Indonesia (KSEI), Peraturan Kliring penjamin efek Indonesia
(KPEI)
3. Pasar modal dibedakan menjadi 2 yaitu pasar perdana dan pasar sekunder.
4. Pasar modal juga memiliki fungsi yaitu: tempat bertemunya pihak yang
memuliki dana lebih (lender), fungsi ekonomi, fungsi keuangan.
5. Otoritas pasar modal adalah Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga
Keuangan (BAPEPAM LK) yang memiliki kekuasaan dan wewenang
masing masing.

6. Jenis jenis produk dalam psar modal yaitu : Saham (stock), Saham
Preferen, Obligasi (bonds), Opsi (Optium), Rait (right issue), Reksa Dana
(mutual fund), Waran.
7. Pelaku di pasar modal adalah : Emiten dan Perusahaan Publik (Bab IX),
Pemodal di Pasar modal, Perusahaan Efek
8. Profesi penunjang dalam kegiatan di pasar modal adalah : Konsultan
hukum, Penilai, Notaris, Profesi lain yang ditetapkan dengan peraturan
pemerintah
9. Lembaga penunjang pasar modal adalah : Biro Administrasi Efek (EFEK),
Kustodian, Wali amanat, Pemeringkat Efek.
10. Asosiasi asosiasi pasar modal adalah : APEI, IPEI, AWP2EI, AWPE2,
AWMII, APRBI, HIMDASUN, HKHPM , IAI , Ikatan Notaris Indonesia,
Panitia Standar Profeso Pasar Modal
11. Contoh kasus pasar modal : Kasus bank century, kasus menjual reksadana
tanpa izin, Batavia Air, kasus penggelapan Dana.