Anda di halaman 1dari 4

Disajikan pada Kongress Geoscientific Kartografi Eropa ke 4, Bologna, Itali, pada 16 - 20

Juni, 2003

PERILAKU LINGKUNGAN DARI BEBERAPA PORFIRI


MOLYBDENUM DAN ENDAPAN TEMBAGA DI BARAT AMERIKA
SERIKAT
Wanty, R.B., Tuttle, M.L., Berger, B.R., Bove, D., and Eppinger, R. U.S. Geological
Survey, MS 973 Denver Federal Center, Denver, CO 80225 USA
KATA KUNCI : Porfiri molybdenum, Porfiri- Cu ( Porfiri tembaga ), Geokimia
Pendahuluan
Pelapukan pada endapan mineral memberikan suatu tanda kimia pada tanah dan permukaan
air. Dimana unsur-unsur yang diperkaya pada perairan alami tergantung pada tipe endapan
mineralnya, litologi batuan sumber, bijih dan himpunan mineral gangue, dan lingkungan
( iklim dan keadaan hidrologi ). Penelitian yang sedang di lakukan oleh US Geological
Survey (USGS) mencoba untuk mengklasifikasikan perilaku liingkungan dari beberapa tipe
endapan mineral, termasuk endapan Porfiri-Mo dan Porfiri Cu. Tujuan kami adalah untuk
mengembangkan database yang akan memfasilitasi kemampuan prediksi untuk perilaku
lingkungan dari endapan mineral yang belum ditemukan, membatasi baseline geokimia prapetambangan pada area dimana tidak ada informasi yang tersedia, menyediakaan informasi
berkaitan dengan standar kualitas air, bantuan dalam strategi mitigasi dan remediasi, dan
yang lainnya.
Saat ini, sumber ekonomi yang paling penting dari tembaga dan molybdenum ditemukan
pada instrusi porfiri batuan beku, yang dikenal sebagai endapan porfiri Cu-Mo ( Mo/Cu 0.1
) ,porfiri Mo-Cu (Mo/Cu 10.1), dan endapan porfiri molybdenum (Mo/Cu >1) [1]. Dua tipe
pertama biasanya terbentuk dalam asosiasinya dengan subduksi-terkait, tholeiitik sampai
batholit calcalik. Tipe ketiga muncul pada terrane tektonik yang sama, tetapi terkait dengan
pencairan yang dihasilkan selama kerusakan gravitasional dari penebalan kerak yang
berlebihan secara tektonik. Tipe ketiga dikarakterisasikan dari tingginya perkembangan
intrusi granit yang diperkaya dalam sebagian besar unsur ion lithophile ( Zr, Nb, Mo, Ta, Sn,
Cs, W, Th, U ) , HFSE ( High Field Strenght Elements ( Zr,Ti,Nb,Ta ), dan REE ( Rare earth
elements ) seperti (Ce, Pr, Nd, Sm). Tipe ketiga juga memiliki konsentrasi Flourine yang
lebih tinggi jika dibandingkan dengan dua tipe yang pertama. Semua sampel endapan dalam
penelitian ini ( Tabel 1 ) belum pernah ditambang atau diganggu, tetapi semuanya
mempunyai prospek dan dapat drilling. Oleh sebab itu, sampel-sampel ini dapat
menyediakan sebuah contoh dari kondisi pra-tambang untuk tipe endapan-endapan tersebut.
Batuan instrusif yang menjadi sumber dari endapan porfiri ini, serta zona alterasi
disekitarnya mempunyai tanda pelapukan secara geokimia yang sering membedakannya dari
batuan asal. Salah satu strategi dalam menentukan batas spasial dari ciri-ciri geokimia dari
endapan porfiri adalah memeriksa secara rinci unsur-unsur yang banyak terdapat dalam
endapan yang dibandingkan dengan batuan disekitarnya, dan kemudian untuk melihat dalam
batas apa unsur-unsur ini ditemukan pada permukaan atau dasar perairan dekat dengan
endapannya. Namun, karena tidak semua unsur memiliki mobilitas geokimia yang sama,

Disajikan pada Kongress Geoscientific Kartografi Eropa ke 4, Bologna, Itali, pada 16 - 20


Juni, 2003
batas spasial dari anomali geokimia sangat tergantung dari unsur apa yang digunakan untuk
menetapkan anomali tersebut
Ciri Geokimia Perairan dari Endapan PorfiriUnsur kimia utama dari air yang mengeringkan endapan dapat ditunjukkan pada Diagram
Piper pada Gambar 1. Komposisi kation dari air secara umum didominasi oleh Ca atau Mg,
namun Sampel yang diambil di Buckingham dan Humboldt mempunyai komposisi sodium
yang signifikan. Kebanyakan endapan, sulfat merupakan anion yang dominan, meskipun
efek dari batuan sumber limestone terlihat pada endapan Cannivan Gulch, dengan total
konsentrasi CO3, Ca, Mg yang tinggi. Untuk setiap endapan yang ditunjukkan pada plot
piper, banyak sampel lainnya terkumpul pada area yang sama. Ketika sampel air dari setiap
endapan dibandingkan dengan sampel populasi area yang lebih luas, pencampuran garis
dapat diamati yang menggambarkan efek dari endapan porfiri pada kualitas air regional.
Gambar 2 menunjukkan daerah kation dari Piper Plot untuk penelitian daerah Basin
Redwell. Sampel yang paling hulu berada pada daerah kiri bawah , dan komposisi air
berkembang jauh dari endmember Ca (garis1) sebagai pencampuran dari drainase air porfiri
yang muncul. Jauh ke hilir, Redwell Creek bercampur dengan drainase dari Tambang Daisy,
sebuah endapan vein Pb - Zn - Cu. Dari sini, komposisi air berkembang sedikit sepanjang
dengan pencampuran garis ke dua ( panah 2 ) sebagaimana air Tambang Daisy ditambahkan
ke aliran yang lebih besar pada Redwell Creek.
Beberapa sifat yang membedakan beberapa endapan porfiri adalah banyaknya kandungan
Flourine darinya.

Gambar 1.
Diagram trilinier Piper untuk sampel
air dari endapan yang ditunjukkan
pada tabel 2. Huruf-huruf mengarah
pada lokasi yang terdapat pada
kolom pertama dari tabel 1.

Gambar 2.
Daerah kation dari Plot Piper untuk
Redwell Basin Colorado Barat,
Amerika
Serikat.
Hubunganhubungan dalam teks tersebut
ditunjukkan dengan arah panah 1
dan 2.

Disajikan pada Kongress Geoscientific Kartografi Eropa ke 4, Bologna, Itali, pada 16 - 20


Juni, 2003

Tabel 1 - Sampel endapan dalam penelitian , kata-kata dalam kurung kurawal {}


mengarah pada gambar 1.
Nama Endapan
Redwell Basin
{R}
Mount
Moly
{MM}
Bond
Creek
{Ak}
Orange
Hill
{Ak}
Buckingham
{B}
Humboldt
Canyon {H}

Lokasi
Colorado Barat

Karakteristik
Tipe Klimaks endapan porfiri Mo - terasosiasi
degan intrusi high-silika riolit [2]
Colorado Barat Porfiri Mo-Cu - terasosiasi dengan granodiorite
Daya
dan kwarsa monzonite [3]
Alaska Selatan
Porfiri Cu-Mo - terasosiasi dengan kwarsadiorite pada batuan granodioritic [4]
Sama seperti Bond Creek [4]
Alaska Selatan
Nevada Utara

Porfiri Mo-Cu
- terasosiasi dengan
granodiorite dan kwarsa monzonite
Porfiri Cu - Mo - terasosiasi dengan kwarsaArizona Selatan
diorite pada granodiorite
Barat
Daya Porfiri Cu-Mo - terasosiasi dengan kwarsa
Margaret {M}
Washington
diorit pada granodiorite
Cannivan Gulch Barat
Daya Porfiri Mo-Cu
- terasosiasi dengan
{C}
Montana
granodiorite dan granite

Gambar 3.
Drainase endapan menunjukkan
variasi rasio kandungan F - Cl SO4 yang berhubungan dengan
kandungan kimia dalam batuan
sumber.

Sumber mineral yang umum untuk flourine


termasuk
flourite
(CaF2),
topaz
(Al2SiO4(F,OH)2), dan micas (contohnya :
annite, KFe3AlSi3O10(OH,F)2). Pelapukan
dari mineral ini memberikan pelepasan yang
stabil oleh flourine pada endapan [5].
Gambar 3 menunjukkan ukuran molar dari
F-, Cl- dan SO2-4 dalam pengeringan air
endapan. Perlu diperhatikan bahwa gambar
ini hanya menunjukkan sekitar 4 dari
diagram terner, jadi SO2-4 mendominasi
komposisi anion dalam air, sebagaimana
ditunjukkan pada pelapukan endapan yang
kaya akan mineral sulfida. Porfiri-Cu dan
endapan Cu-Mo yang berasal dari Nevada,
Arizona dan Washington secara umum
mempunyai rasio F/Cl yang lebih rendah,
sedangkan endapan yang tersisa ( Mo dan
Mo-Cu) secara umum mempunyai rasio F/Cl
yang lebih tinggi, sama dengan rasio yang
ditunjukkan pada endapan.

Endapan Alaska ( Cu-Mo) mempunyai rasio F/Cl yang tinggi, dimana sesuai dengan
percobaan peluluhan batuan dari endapan tersebut. [4]

Disajikan pada Kongress Geoscientific Kartografi Eropa ke 4, Bologna, Itali, pada 16 - 20


Juni, 2003

Drainase dari endapan porfiri secara umum mempunyai konsentrasi Al, Cd, Cu, Fe, Mn, Pb ,
dan Zn yang melebihi batas air yang dapat diminum di Amerika Serikat [6], meskipun
drainase endapan tidak dibutuhkan dalam batas ini di Amerika Serikat. Standar kehidupan
perairan yang teliti, disesuaikan dengan tingkat kesadahan air, yang umumnya juga melebihi
untuk kadar Cd, Cu, Pb dan Zn. Penelitian yang lebih luas tentang toksisitas dibutuhkan
untuk menunjukkan adanya dampak yang buruk pada biota.
Kesimpulan
Penelitian terbaru USGS ini mencoba untuk mengkarakterisasi lingkungan geokimia dari
beberapa tipe endapan mineral, termasuk kedalamnya adalah endapan porfiri. Perbandingan
awal dari ciri geokimia perairan dari endapan disajikan dalam laporan ini. Ciri geokimia
perairan dari endapan dapat dibedakan berdasarkan jumlah dari parameter kimianya, yang
berkolerasi dengan sifat-sifat batuan sumber atau batuan yang teralterasi disekitarnya.
Perbedaan secara kimia ini juga membantu dalam membedakan antara efek lingkungan dari
endapan mineral dan geokimia regional.
Daftar Pustaka
[1] Carten RB, White WH, Stein HJ (1993) High-grade granite-related molybdenum
systems: Classification and origin. Geol. Assoc. Canada, Special Paper 40:521-554
[2] Thomas JA, Gailey JT (1982) Exploration and geology of the Mt. Emmons molybdenite
deposits, Gunnison County, Colorado. Econ. Geol. 77:1085-1104
[3] Mast MA, Verplanck PL, Yager DB, Wright WG, Bove DJ (2000) Natural sources of
metals to surface waters in the upper Animas River watershed In:Proc. Fifth Intl. Conf. Acid
Rock Drainage, Soc. Mining Metall. Expl., Inc.: 513-522
[4] Eppinger RG, Briggs PH, Rosenkrans D, Ballestrazze V (2000) Environmental
geochemical studies of selected mineral deposits in Wrangell-St. Elias National Park and
Preserve, Alaska. US Geol. Survey Prof. Paper 1619, 41 pp.
[5] Wanty RB, Folger PF, Frishman D, Briggs PH, Day WC, Poeter E, (1992) Weathering of
Pikes Peak Granite: Field, experimental, and modeling observations, In:Kharaka, YK, Maest
AS, Proc. 7th Intl. Symp. Water-Rock