Anda di halaman 1dari 3

GINEKOLOGI

ABORTUS
Berakhirnya
kehamilan
pada
umur kehamilan <20 minggu atau
berat janin <500 gram.
RADANG PANGGUL
Infeksi dan radang pada genitalia
interna/bagian
atas,
meliputi
endometritis,
salfingitis,
peritonitis.
ABSES TUBA-OVARIUM
Radang bernanah yang terjadi
pada ovarium dan tuba, satu sisi
atau keduanya.
MIOMA UTERI/FIBROIDS
Tumor jinak lapisan myometrium
rahim, sifat : konsistensi kenyal,
berbatas
jelas,
memiliki
pseudokapsul,
soliter
atau
multiple,
ukuran
mikroskopis
sampai >50 kg.
INFEKSI VAGINA
VAGINOSIS BAKTERI
Infeksi yang disebabkan oleh
berkembang biaknya flora normal
vagina akibat hilangnya kuman
laktobasili yang memproduksi
hydrogen peroksida.
VAGINITIS TRICHOMONIASIS
Infeksi vagina yang disebabkan
oleh
parasit
trichomonas
vaginalis,
merupakan
sexual
transmittance disease.
VULVOVAGINAL KANDIDIASIS
Infeksi vagina yang disebabkan
oleh candida albicans.
PROLAPSUS UTERI
Turun atau keluarnya sebagian
atau seluruh uterus dari tempat
asalnya melalui vagina sampai
mencapai atau melewati introitus
vagina.
VISTULA URINARIUS
Adanya
lubang
yang
menghubungkan traktus urinarius
dengan vagina.
SINDROMA OVARIUM POLIKISTIK

Kumpulan gejala klinis berupa


ovarium
polikistik
bilateral,
oligomenorea atau amenorea,
infertilitas, obesitas, hirsutisme
dengan
manifestasi
berupa
anovulasi
kronis
yang
hiperandrogenik,
terjadi
gangguan hubungan umpan balik
dengan kadar esterogen yang
selalu tinggi, sehingga tidak
pernag terjadi peningkatan kadar
FSH yang adekuat.
INFERTILITAS
Ketidakmampuan
pasangan
suami istri mewujudkan konsepsi
atau hamil meskipun mereka
melakukan
senggama
secara
teratur (2-3x seminggu) selama
paling sedikit 12 bulan tanpa
proteksi.
ENDOMETRIOSIS
Jaringan
menyerupai
endometrium
baik
kelenjar
maupun stroma yang berada di
luar kavum uteri. Lokasi dapat di
sekitar pelvik, ligamentum latum,
ligamentum sakrouterina, tuba
falopii, uterus, ovarium, usus,
kandung kencing, dinding vagina
dll. Bersifat jinak tetapi dapat
infasi ke jaringan sekitar. Bentuk
bervariasi, bisa berupa lesi tipikal,
plaque, nodul berwarna hilam,
coklat, kebiruan, dll, atau berupa
kista endometrioma.
AMENOREA PRIMER
Tidak terjadi haid pada wanita
usia 16 tahun dengan terdapat
tanda seks sekunder atau usia 14
tahun tanpa ditemukan tanda
seks sekunder.

ONKOLOGI
MOLA HIDATIDOSA
Neoplasma jinak sel trofoblas,
terjadi kegagalan pembentukan
plasenta atau fetus, dengan
terjadinya
vili
yang
menggelembung
sehingga

menyerupai
anggur.

bentukan

buah

KEGANASAN
OVARIUM
JENIS
EPITEL
Neoplasma ganas ovarium yang
berasal dari epiter selomik.
KEHAMILAN EKTOPIK
Kehamilan dimana ovum yang
dibuahi
berimplantasi
dan
tumbuh tidak di temoat yang
normal, yaitu pada endometrium
di luar rongga rahim.
KANKER ENDOMETRIUM

KANKER SERVIKS INVASIF

LESI PRA GANAS


Perubahan pada epitel serviks
akibat suatu proses penyakit
yang ditandai dengan perubahan
mikroskopik meliputi maturasi,
perkromasi intisel, perubahan
rasio
inti
dan
sitoplasma,
pleimorpisme,
mitosis,
dan
dikeratosis,
dalam
berbagai
derajat dan mempunyai potensi
menjadi ganas.

PERINATOLOGI
PER
Komplikasi kehamilan pada usia
kehamilan 20 minggu atau lebih,
dimana
timbul
hipertensi
>=140/90, proteinuria 0,3gr/L
dalam 24 jam atau secara
kwalitatif (++) dan atau edema.
PEB
Komplikasi kehamilan pada usia
kehamilan 20 minggu atau lebih,
dimana
timbul
hipertensi
>=160/110, proteinuria >=5gr/L
dalam 24 jam atau secara

kwalitatif
edema.

(++++)

dan

atau

EKLAMSIA
Kelainan akut pada ibu hamil,
saat hamil tua, persalinan, atau
masa nifas ditandai dengan
timbulnya kejang atau koma,
sebelumnya sudah menunjukan
gejala
pre-eklampsia.
(HT,
proteinuria, edema)
PARTUS KASEP
Suatu keadaan persalinan yang
mengalami
kemacetan
dan
berlangsung
lama
sehingga
timbul komplikasi ibu maupun
anak
LETAK SUNGSANG
Apabila janin terlihat membujur
dalam rahim dengan bokong pada
bagian bawah. Tergantung dari
bagian janin terendah dibekadan
menjadi letak bokong, bokongkaki, atau kaki.
TATALAKSANA KLW
Kehamilan yang berlangsung 42
minggu atau lebih dihitung dari
HPHT.
PLASENTA PREVIA
Suatu keadaan insersi plasenta
tidak di fundus uteri, melainkan di
segmen bawah Rahim, sehingga
menutupi sebagian atau seluruh
ostium uteri internum pada
kehamilan 28 minggu atau lebih.
KPP
Pecahnya ketuban yang dalam 1
jam kemudian tidak diikuti tanda
awal persalinan.
INDUKSI PERSALINAN

DM GESTASIONAL

Alat yang dimasukan ke dalam


Rahim dalam masa reproduksi
dengan
tujuan
mencegan
terjadinya kehamilan.
KESEHATAN REPRODUKSI
DYSFUNGTIONAL
UTERINE
BLEEDING
Perdarahan abnormal yang terjadi
di dalam atau luar haid oleh
karena
gangguan
fungsi
mekanisme
kerja
poros
hipotalamus- hipofisis- ovariumendometrium
tanpa
disertai
kelainan organic genital.
ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM

IMPLAN (SUSUK KB)


Cara
mencegah
kehamilan
dengan memasukkan hormone
progestin dalam tubuh wanita
secara terus menerus, memalui
batang silastik berisi hormone
tersebut ditanam di dalam lapisan
lemak di bawah kulit.
TUBEKTOMI
Tindakan pembedahan baik ligasi
maupun oklusi terhadap saluran
telur
(Tuba
falopii)
dengan
maksud mengakhiri kesuburan.