Anda di halaman 1dari 18

Material Berpori

Mesopori Silika Nanopartikel


sebagai Drug Delivery
Oleh:
Amalia Putri Purnamasari
1413201205

Dosen Pengampu:
Prof. Dr. Didik Prasetyoko, M.Sc

Jurnal Rujukan

Pendahuluan
Nanoteknologi

Drug Delivery,
Diagnostic and
medical imaging dan
Engineering

Drug Delivery dan


Aplikasi biomedis

Mesopori Silika
Nanopartikel
(MSN)

Silika
Nanopartikel
(NPs)

Sifat Unik
Luas area spesifik
dan volume pori yang
tinggi
Ukuran partikel yang
dapat dikontrol
Biokompatibel yang
baik

Pendahuluan
Beberapa kelebihan dari Mesopori Silika Nanopartikel (MSN)
antara lain:
1. Luas permukaan spesifik dan volume pori yang tinggi
dapat berpotensial sebagai drug adsorption dan loading
2. Ukuran pori dapat diatur sehingga dapat mengkontrol
kinetika drug loading dan release
3. Permukaan dapat dengan mudah dimodifikasi
4. Evaluasi biosafety dari sitotoksisitas, biodegradasi,
biodistribusi dan ekskresi memiliki hasil (yield) yang tinggi
5. Kombinasi dengan senyawa magnetik atau luminesens
memungkinkan drug delivery simultan dan bioimaging
6. Dari karakteristik permukaan dan porositas telah
dibuktikan sebagai material bioaktif untuk regenerasi
tulang

Pendahuluan

IDDS
(Immediate Drug Delivery System)

Mesoporous
Silica
Nanopartikel

SDDS
(Sustained Drug Delivery System)

CDDS
(Controlled Drug Delivery System)

IDDS (Immediate Drug Delivery System)


Drug Delivery

Obat yang bersifat hidrofobik

MSN dapat meningkatkan laju pelarutan dan


bioavailability telmisartan (TEL) hidrofobik
setelah pemberian oral (Zhang et al, 2010)

MSN secara signifikan meningkatkan permeabilitas


TEL dan menurunkan laju pengurangan obat,
sehingga meningkatkan oral absorption

Struktur Telmisartan (TEL)

Laju pelarutan TEL

Faktor-faktor yang mempengaruhi


efisiensi drug loading

1. Metode Drug Loading

Drug Loading MSN

Adsorpsi fisik

MSN direndam pada


larutan obat

Menembus ke dalam
saluran pori karier

Penguapan solvent

Drug loaded/absorbed
dalam permukaan

Immediate dissolution

Laju dissolution lebih


cepat

2. Morfologi Pori

Morfologi pori diperkirakan sangat mempengaruhi drug delivery


and release
Cilostazol memiliki laju pelarutan lebih cepat dari MCM-48 dengan
interconnected pore structure daripada MCM-41 dengan
unconnected pore networks

3. Ukuran Pori

Peningkatkan ukuran pori juga akan meningkatkan laju pelarutan


obat karena penurunan difusi hambatan.

Gambar TEM

Gambar TEM dari MSN menunjukkan bahwa ukuran pori rata-rata


masing-masing untuk sampel A (MSN-1), B (MSN-2) dan C (MSN-3).

SDDS (Sustained Drug Delivery System)


MSN

Zeta potensial bermuatan negatif

Partikel MSN-RhB bermuatan positif sehingga dapat


menarik model drug bermuatan negatif seperti
salvianolic acid B (SAB) (He et al, 2010)

Molekul atau ion SAB direlease dari SAB@MSN-RhB

Interaksi elektrostatik yg menyebabkan efek release jangka


panjang

CDDS (Controlled Drug Delivery System)

Terima
Kasih

Sintesis MSN

CDDS (Controlled Drug Delivery System)

CdS, ZnO, Fe2O3

Cyclodextrins,
crown ether, and
curcubit[6]uril