Anda di halaman 1dari 2

CAIRAN TONIK

Tonik adalah menghasilkan atau mengembalikan tonus normal. Sedangkan Tonus


adalah kontraksi otot yang ringan dan terus menerus, yang pada otot-otot rangka
membantu mempertahankan postur dan pada pengembalian darah ke jantung.
Macam-macam Tonik
1. Isotonik
Isotonik adalah larutan di dalam sel yang dapat direndam tanpa terjadi
arus bersih air melintasi membrane semipermeabel atau menunjukkan
larutan yang memiliki tonisitas sama dengan larutan lain yang
dibandingkan dengannya.
2. Hipertonik
Hipertonik adalah larutan yang mempunyai tonisitas melebihi larutan lain.
Contoh : Darah
3. Hipotonik
Hipotonik adalah larutan yang memiliki tonisitas kurang dari larutan
lainnya.
CAIRAN ISOTONIK
Cairan isotonis Cairan yang konsentrasi/kepekatannya sama dengan cairan
tubuh.Contoh : NaCl 0,9%, Larutan ringer lactate
Cairan Hipertonis Cairan yang konsentrasi zat terlarut/kepekatannya
melebihi cairan tubuh. Contoh : Larutan Dextrose 5%
dalam NaCl normal, Dextrose 5% dalam NaCl 0,45%
Cairan Hipotonis Cairan yang konsentrasi zat terlarut /kepekatannya
kurang dari cairan tubuh. Contoh : glukosa 2,5%, NaCl
0,45%, NaCl 0,33%
Isotonik terdiri dari dua kata, yaitu Iso artinya sama, dan tonik artinya tekanan.
Tekanan yang sama artinya cairan di dalam minuman isotonik harus mempunyai tekanan
yang sama yang terdapat dalam sel tubuh, dalam satuan Osmolaritas. Sebuah minuman
dikatakan isotonik jika dia mempunyai Osmolaritasnya sekitar 250 mOsm/L 340
mOsm/L.
Kandungan dalam minuman isotonik adalah elektrolit (Na+, K+, Ca2+,Mg2+,
Cl-), sedangkan kandungan gula cukup rendah hanya 6%-7% per 100 mL-nya (rata-rata =
kurang lebih 26 kkal/100 mL, kebutuhan orang dewasa = kurang lebih 2.100 kkal/hari).
Gula dalam hal ini dibutuhkan untuk membantu mempercepat penyerapan elektrolit, dan
sudah tentu kandungan yang terbanyak adalah air. Jadi dari keterangan di atas dapat
disimpulkan bahwa isotonik sebenarnya adalah minuman yang aman karena
kandungannya harus tepat dan terukur dan sudah pasti bermanfaat bagi tubuh. Untuk
dapat diserap ke dalam tubuh harus mempunyai tekanan yang sama dengan sel tubuh
tersebut.

Elektrolit utama tubuh manusia


Zat terlarut yang terdapat di dalam tubuh manusia terdiri dari Elektrolit
dan Nonelektrolit.

Nonelektrolit Zat terlarut yang tidak terurai dalam larutan dan tidak
bermuatan listrik, seperti : protein, urea, glukosa, oksigen,
karbondioksida, dan asam-asam organik.
Elektrolit tubuh Natrium (Na+), Kalsium(Ca+), Magnesium(Mg+),
Klorida(Cl-), Bikarbonat(HCO3-), Fosfat(HPO4)2-, Sulfat(SO4)2- .

Dalam 24 jam, jumlah air dan elektrolit yang masuk dan keluar melalui
kemih, tinja, keringat, dan uap pernafasan pada orang dewasa kira-kira :
Masukan (per 24 jam) ml

Keluaran (24 jam) ml

Minum

800 - 1700

Urine

600-1600

Makan

500-1000

Feces

50-200

Oksidasi

200-300

Keringat

850-1200

Jumlah

1500-3000

Jumlah

1500-3000

Anda mungkin juga menyukai