Anda di halaman 1dari 5

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Kemajuan zaman semakin pesat dengan didukungnya kemajuan energy,
salah satunya energy dari batubara. Batubara merupakan salah satu energy
alternative yang digunakan di Indonesia sebagai bahan bakar untuk industry
kecil,

menengah,

maupun industry besar. Industri industry tersebut

menggunakan batubara salah satunya untuk mengefisiensikan bahan bakar


minyak yang digunakan untuk produksi industi.
Hal yang terjadi saat ini banyak sekali teknologi dan pemanfaatan teknologi
batubara yang dikembangkan oleh instansi negeri ataupun swasta. Salah satu
instansi negeri yang melakukan teknologi dan pemanfaatan teknologi yang dapat
dikembangkan selanjutnya yaitu PPTM tekMIRA tepatnya berlokasi di Palimanan,
Jawa Barat. Ada beberapa teknologi yang dikembangkan untuk memanfaatkan
batubara sebagai pengganti energy minyak bumi.

1.2 Maksud dan Tujuan


1.2.1

Maksud
Kunjungan yang dilakukan yaitu bermaksud untuk mengetahui teknologi

dan pemanfaatan apa saja yang dilakukan dan dikembangkan di lokasi tersebut.
1.2.2 Tujuan
Bentuk dan dimensi dari alat dan hasil pengembangan/penelitian
Cara kerja yang dilakukan oleh masing-masing teknologi tersebut
Kegunanaan dari hasil pengembangan/penelitian
Metode yang digunakan pada saat penelitian

BAB II
PEMBAHASAN

2.1

Gasifikasi Batubara
Gasifikasi adalah suatu teknologi proses yang mengubah bahan padat

menjadi gas. Bahan padat yang dimaksud adalah bahan bakar padar termasuk
didalamnya, biomass, batubara, dan arang dari proses oil refinery. Gas yang
dimaksud adalah gas-gas yang keluar dari proses gasifikasi dan umumnya
berbentuk CO, CO2, H2, dan CH4.
Puslitbang tekMIRA membangun pitot plant pemanfaatan gasifikasi
batubara untuk mesin diesel sistem dual feul di sentra teknologi pemanfaatan
,batu bara di palimanan cirebon tujuan dari gasifikasi batubara ini ialah untuk
menghemat bahan bakar solar untuk pembangkit listrik tenaga diesel dengan
membuat sistem dual feul, artinya menggunakan kombinasi antara gasifikasi
batubara dengan solar gas yang di gunakan untuk menghidupkan genset dengan
kapasitas 200 KW, dengan melakukan sistem ini dapat menghemat solar 30%.
Penyaluran gasifikasi untuk diesel melalui pipa pipa yang mempermudah
transportasi pengiriman.

Foto 2.1
Pilot Plant Gasifikasi

2.2

Upgraded Brown Coal (UBC)


Upgraded Brown Coal ( UBC ) yang digunakan untuk teknologi batubara

agar meningkatkan kwalitas dari batubara yang kwalitasnya kurang baik atau
batubara muda. Pada saat ini di Indonesia sendiri banyak batubara yang
kwalitasnya muda, untuk intu dilakukan upgraded ini. Proses UBC merupakan

salah satu cara penghilangan kadar air dalam batubara melalui proses
penguapan (evaporasi). Pada UBC ini dilakukan pengeringan dengan 2kali
pengeringan yang dimaksudkan untuk mengurangi kadar air dalam batubara
tersebut.

Foto 2.2
Building UBC

Foto 2.3
Pilot Plant UBC

2.3

Karbon Aktif
Bahan utama yang dilakukan penelitian oleh tekMIRA yaitu batok kelapa

yang sudah tidak digunakan kembali. Baha utama lainnya bias saja digunakan
asalkan dapat mempunyai porositas yang tinggi, agar batubara tersebut dapat
dipisahkan dengan partikel lainnya yang tidak digunakan. Reaktor yang
digunakan di loaksi palimanan tersebut sangat baik untuk penelitian dengan hasil
yang sangat baik juga. Karbon aktif ini sangat bermanfaat dimana pada saat

penggunaan sehari hari digunakan untuk obat diare dan dapat digunakan oleh
para peternak ikan daerah Pangandaran untuk tambak ikan di daerah tersebut.
Pada dasarnya pemesanan karbon aktif yang dihasilkan oleh tekMIRA ini sangat
baik, hanya saja tekMIRA tersebut bukan Badan Usaha, melainkan LITBANG.
Konsumen daerah Pangandaran yang telah mencoba karbon aktif yang
dihasilkan tekMIRA tersebut meminta untuk diproduksi lagi, tetapi atas dasar
instansi tersebut tidak bias memenuhi konsumen tersebut.

Foto 2.4
Pilot Plant Karbon Aktif

BAB III
KESIMPULAN

Teknologi yang digunakan paa tekMIRA tersebut sudah memenuhi standar


penelitian. Batubara pada dasarnya mempunyai keunggulan yang dapat
dimanfaatkan lebih lanjut lagi untuk membantu sumber energy negara bahkan

dunia. Beberapa penelitian yang digunakan yaitu UBC, Karbon Aktif dan Gasifire
merupakan metode atau teknologi yang dapat digunakan untuk membantu
energy lebih lanjutnya tanpa berpatokan dengan minyak bumi. Seperti halnya
UBC yang telah mengalami kemajuan dimana pada teknologi ini Indonesia sudah
bekerjasama dengan Jepang untuk meningkatkan teknologi tersebut.