Anda di halaman 1dari 20

ORAL ULCER

Drg. Lucina I. Utama

Ulser mulut adalah luka terbuka di


dalam mulut yang disebabkan oleh
perubahan pada mukosa mulut atau
epitelium pada bibir atau daerah
sekitar mulut.
Tipe ulser mulut bermacam-macam,
dengan banyak sebab termasuk :
trauma fisik dan kimia, infeksi
mikroorganisme, obat-obatan, kanker.

ETIOLOGI
1. Trauma
1.1. Minor physical injuries
1.2. Chemical injuries
2. Infeksi
2.1. Virus
2.2. Bakteri
2.3. Jamur
2.4. Protozoa

3. Immune system
3.1. Immunodeficiency
3.2. Autoimmunity
3.3. Alergi
4. Diet
5. Kanker
6. Kondisi medis yang berkaitan
dengan ulser mulut

STOMATITIS APTOSA REKUREN


Klasifikasi dibagi menjadi 3 subtipe :
1. Minor
2. Mayor
3. Herpetiform

1. STOMATITIS APTOSA MINOR


80% dari semua ulser mulut.
Ulser dangkal, diameter < 5mm,
dikelilingi pinggiran eritematus.
Ulserasi cenderung pada daerah nonkeratin, cth : mukosa labial, mukosa
bukal dan dasar mulut.
Ulserasi bisa tunggal atau kelompok
Sembuh dalam waktu 10-14 hari tanpa
bekas.

2. STOMATITIS APTOSA MAJOR


10% dari semua ulser mulut.
Ulser diameter 1-3 cm.
Berlangsung selama 4 minggu atau
lebih & dapat terjadi di bagian mana
saja dari mukosa mulut, termasuk
daerah berkeratin.
Sembuh jaringan parut (+)

3. ULSERASI HERPETIFORMIS
5-10% dari ulser mulut.
Multipel.
Jumlah 5 100.
Ulser kecil bersatu menjadi besar,
irregular sangat sakit.

ETIOLOGI
STOMATITIS
REKUREN (RAS)

APTOSA

Trauma

- Minor
Pinggir gigi yang tajam, gigitan tak
disengaja,makanan yang terlalu
asin,kasar,
gigi palsu yang tidak baik, kawat
gigi atau
trauma dari sikat gigi dapat
melukai

- Kimia
Aspirin atau alkohol yang kontak dengan
mukosa mulut dpt menyebabkan jaringan
menjadi nekrotik & mengelupas
Infeksi
- Virus
: Herpes Simplex Virus, Herpes
Zoster, Varicella Zoster
- Bakteri : Mycobacterium tuberculosis,
Treponema pallidum

Defisiensi zat besi, asam folat, vit

B12 atau
B kompleks
Psikologi
Endokrin
Alergi
Merokok
Herediter
Imunologi

TERAPI
Vitamin B1 & B6
Obat kumur khlorheksidin

- mengurangi sakit, membantu


penyembuhan
lebih cepat, mencegah ulser terinfeksi.
- digunakan 2 x sehari.
Kortikosteroid secara topikal
Antimikrobia
Imunomodulator

KANDIDIASIS

Penyebab : species kandida


agen infeksi oportunistik
Faktor predisposisi :
1. Perubahan flora mikrobial di rongga mulut
2. Iritasi lokal yang kronis
3. Pemakaian kortikosteroid
4. Radiasi pada kepala dan leher
5. Umur
6. Hospitalisasi
7. Displasia epitel mulut
8. Defisiensi immunologik

Gambaran klinis (Lehner) :


1. Akut
1.1. Pseudomembranous kandidiasis akut
1.2. Atropik kandidiasis akut
2. Khronik
2.1. Atropik kandidiasis khronik
2.2. Hiperplastik kandidiasis khronik

1.1. PSEUDOMEMBRANOUS KANDIDIASIS


AKUT (THRUSH)
Terjadi pada anak-anak dan dewasa.
Paling mudah pada individu yang lemah dan
adanya
penyakit khronis atau pada bayi.
Gambaran klinis
Dewasa : - plak putih seperti mutiara atau
kebiruan
- sedikit menonjol
- lunak
- sel-sel epitel berdeskuamasi
- lesi dikerokdaerah eritema/ulserasi
dangkal

Bayi : - bercak putih atau kebiruan yang melekat


pada mukosa mulut, lunak dan kadangkadang meluas ke jaringan ke jaringan
sekitar mulut
- tidak sakit
- dapat dilepaskan dengan mudah
permukaan lecet, merah dan berdarah.
Diagnosa Banding
- Flek susu
- Antasida yang melekat pada mukosa mulut

1.2. ATROPIK KANDIDIASIS AKUT


(ANTIBIOTIK SORE MOUTH)
Penyebab :pemakaian antibiotika / steroid yang
lama
Gambaran klinik :
Terasa sakit.
Lecet dengan bercak merah atropik yang dapat
bertahan dalam beberapa waktu dengan tanda
lesi putih, pseudomembran sedikit, dan mudah
dilepas.
Dapat terjadi di semua tempat di mulut.
Simptom rasa terbakar pada mulut, rasa

2.1. ATROPIK KANDIDIASIS KHRONIK


(DENTURE SORE MOUTH, ANGULAR CHEILITIS)
Kandidiasis yang paling sering terjadi
Denture sore mouth : inflamasi diffus pada
daerah di
bawah gigi tiruan rahang atas
Angular cheilitis
: inflamasi di sudut mulut
Gambaran klinis :
Warna kemerahan yang jelas pada mukosa
palatum yang ditutupi gigi tiruan.
Gigi tiruan tdk pas seperti beludru dgn
permukaan
buah arbei yg masak, warna
merah

2.2. HIPERPLASTIK KANDIDIASIS KHRONIK


(KANDIDA LEUKOPLAKIA)
Gambaran klinis :
Plak keras, putih, biasanya pada pipi, bibir dan
lidah
Dapat bertahan sampai bertahun-tahun
Sering terlihat displasia epitel derajat ringan
Dapat hilang dengan menghilangkan infeksi
kandida, tapi dapat berubah menjadi maligna
Diagnosa
Pem. mikroskop dgn pengerokan atau pem.
histologis

Perawatan
Obat anti jamur secara topikal / sistemik
Mycostatin dan Amphoterisin B
Derivat imidazol
Ketokenazol tablet
Obat kumur mycostatin
Gentian violet
Daktarin oral gel