Anda di halaman 1dari 10

BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG MASALAH


Reptilia adalah salah satu hewan kelas vertebrata dalam kelompok hewan yang
melata. Seluruh hidupnya sudah menyesuaikan diri dengan kehidupan darat, tidak
membutuhkan air lagi untuk pertumbuhan embrionya karena tidak memiliki tingkat
larva. Kulit diselaputi sisik keras atau kepingan dari bahan tanduk. Yang bertubuh besar
dibawah sisik ada kepingan tulang, untuk memperkuat daya perlindungan dilengkapi
dengan eksoskelet, ekor panjang, jari-jari bercakar, poikiloterm, bernafas dengan paruparu saja, pembuahan di dalam tubuh dan ovipar. Kromatofora pada beberapa jenis
dapat mengembang dan menguncup sehingga warna kulit berubah sesuai dengan
keadaan lingkungan didekatnya. Kulit tidak memiliki lendir, memiliki kloaka, kemih
dan beberapa jenis asam urat dalam fase padat bergabung dengan tinja dan keluar
bersama-sama lewat dubur, tidak minum dan menyesuaikan diri hidup di tempat kering.
Terdiri dari empat ordo yaitu Lacertillia (kadal), Ophidia (Ular), Chrocodilia (buaya)
dan Chelonia (penyu) (Iskandar, 2000).
Reptilia merupakan vertebrata yang paling banyak dan dominan serta
mencapaipuncak kejayaan diantaravertebratalainya. Reptilia telah muncul beberapa
genera mulai dariyang kecil sampai yang besart, dari herbivora sampai karnivora, dan
dari yang lamban sampaidengan yang lincah tersebara diberbagai macam habitat.
Sejakwaktu itu reptilia menjadi besardan kelassnya bermacam-macam.beberapa
kelompok kembali kehabitat air menjadi perenangulung, kelompok lain bahkan
meyerbuudara. Oleh karena iutak mengherankan apabila reptiliapun menurunkan
angota-anggota dari kelas lainya (Slamet, 2007).
Tokek rumah atau lebih sederhana tokek adalah sejenis reptil yang masuk ke
dalam golongan cecak besar, suku Gekkonidae. Tokek rumah memiliki nama ilmiah

Gekko gecko (Linnaeus, 1758). Istilah tokek dalam bahasa sehari-hari biasanya
mengacu kepada hewan ini. Sementara itu, dalam bahasa lain reptil ini disebut sebagai
tko atau tekk (Jw.), tokk (Sd.), dan tokay gecko atau tucktoo.Hewan ini tersebar luas
mulai dari India timur, Nepal, Bangladesh, lewat Myanmar, Tiongkok selatan dan
timur, Thailand, Semenanjung Malaya dan pulau-pulau di sekitarnya, Sumatra, Jawa,
Borneo, Sulawesi, Lombok, Flores, Timor, Aru dan Kepulauan Filipina.
B. TUJUAN PENELITIAN
Adapun tujuan dari Penelitian ini adalah:
1. Agar siswa dapat mengidentifikasi bentuk luar tubuh/morfologi tokek (Gekko
gecko).
2. Agar siswa dapat mengidentifikasi anatomi tokek (Gekko gecko).

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
Ordo crocodylia mencakup hewan reptil yang berukuran paling besar di antara
reptillain. Kulit mengandung sisik dari bahan tanduk. Di daerah punggung, sisik-sisik
itu tersusun teratur berderat ke arah transversal dan mengalami penulangan
membentuk perisai dermal.Sisik pada bagian dorsal berlunas, pada bagian lateral bulat
dan pada bagian ventralberbentuk segi empat.Kepala berbentuk piramida, keras dan
kuat, dilengkapi dengan gigi-gigi runcing bertipe gigi tecodont. Mata kecil terletak di
bagian kepala yang menonjol kedorso-lateral. Pupil vertikal dilengkapi selaput mata,
tertutup oleh lipatan kulit yangmembungkus tulang sehingga lubang tersebut hanya
nampak seperti celah. Lubang hidungterletak pada sisi dorsal ujung moncong dan
dilengkapi dengan suatu penutup dari otot yangdapat berkontraksi secara otomatis
pada saat buaya menyelam. Ekor panjang dan kuat.Tungkai relatif pendek tetapi
cukup kuat. Tungkai belakang lebih panjang, berjari 4 danberselaput. Tungkai depan
berjari 5 tanpa selaput (Iskandar, 2000 in Dezimeutya, 2011).
Tokek khususnya jenis (Gekko gecko) adalah sejenis reptil yang masuk ke
dalamgolongan cicak besar, suku Gekkonidae. Tokek memiliki nama ilmiahGekko
gecko (Linnaeus, 1758). Istilah tokek dalam bahasa sehari-hari biasanya mengacu
kepada hewan ini.Sementara itu, dalam bahasa lainreptilini disebut sebagaiTko atau
tekk (Jw.), tokk (Sd.),dan tokay gecko atau tucktoo (Ingg.).
Bagian dorsal tokek(sisi punggung) kasar, dengan banyak bintil besar-besar.
Abu-abu kebiruansampai kecoklatan, dengan bintik-bintik berwarna merah bata
sampai jingga.Ventral (perut,sisi bawah tubuh) abu-abu biru keputihan atau
kekuningan. Ekor membulat, dengan enambaris bintil berbelang-belang.Jari-jari kaki
depan dan belakang dilengkapi dengan bantalan pengisap yang disebutscansor, yang
terletak di sisi bawah jari, gunanya untuk melekat pada permukaan yang licin. Maka

jika dilihat dari sisi atas jari-jari tokek nampak melebar.Tokek memangsa aneka
serangga, cecak lainnya yang lebih kecil,tikus kecil dan mungkin juga burung kecil.
Seperti bangsa cecak lainnya, tokek aktif berburu terutama dimalam hari. Terkadang
tokek turun pula ke tanah untuk mengejar mangsanya. Di siang hari,tokek
bersembunyi di lubang-lubang kayu, lubang batu, atau di sela atap rumah. Tokek
melekatkan telurnya, yang biasanya berjumlah sepasang dan saling berlekatan, di
celah-celah lubang pohon, retakan batu, atau jika di rumah, di belakang almari atau
dibawah atap. Tempat bertelur ini kerap pula digunakan oleh beberapa tokek secara
bersama-sama. Telur menetas setelah dua bulan lebih.

BAB III
METODOLOGI PENELITIAN
A. WAKTU DAN TEMPAT
Penelitian ini dilakukan pada hari kamis, tanggal 10 Februari 2014, pukul
13.00 hingga 20.00, bertempat di Rumah.
B. ALAT DAN BAHAN
Alat dan bahan yang digunakan dalam praktikum pembedahan tokek (Gekko
gecko) dalam mata kuliah zoologi vertebrata ini adalah sebagai berikut :
a) Alat :
Cutter .
Gunting bedah.
Pinset.
Kapas.
Parafin.
Alat tulis.
b) Bahan :
Tokek (Gekko gecko).
Chloroform.
C. CARA KERJA
a. Untuk mengetahui morfologi tokek rumah (Gekko gecko) :
Langkah pertama untuk mengamati morfologi Gekko gecko,yaitu
mengambil tokek(Gekkogecko)yang telah kita sediakan dan meletakannya
pada sebuah parafin sebagai alasnya,kemudian kita mengamati bentuk luar
/ morfologi tokek (Gekko gecko) tersebut, danmenggambarnya pada
sebuah kertas. Setelah itu kita mencocokan morfologiGekko geckodengan
gambar pada buku penduan yang telah diberikan oleh dosen pembimbing.
Lalukita tulis bagian-bagian morfologi tokek yang kita amati tersebut pada
keterangangambar.
b. Untuk mengetahui anatomi tokek rumah (Gekko gecko) :
Yang pertama kita lakukan untuk melihat anatomi Gekko geckoadalah
membuka mulutGekko geckokemudian mengamati palatum dan lidahnya
(cavum oris). Setelah itu mencocokkanya dengan gambar yang ada pada

buku panduan dan menggambaranyasekaligus memberikan keterangan


sesuai yang ada pada buku panduan.
Selanjutnya untuk melihat topographytokek,yang dilakukan adalah
sectio mengiris bagian tubuhtokek dengan menggunakan cutter atau
gunting bedah,mulai dari muara gonad (kloaka) hingga ke mulut dengan
berhati-hati jangan sampai merusak bagian dalam tokek yang akan
diamati. Setelah sectio berhasil dilakukan maka akan terlihat topographi
tokek, selanjutnya kita mengamati topographi tersebut,menggambarnya,
dan memberi keterangan menurut buku panduan. Kemudian kita
mengamati sistem peredaran darah pada tokek dengan cara mengamati
lebih detail bagian dalam tubuh tokek yang telah terbuka, danlangkah
selanjutnya sama dengan pengamatan topographi.
Setelah itu kita mengamati jenis kelamin tokek. Untuk melihat jenis
kelamin tokek tersebut jantan atau betina dengan cara mengamati bagian
ovarium (betina) yang berisi telur atau bakal telur dan bagian testis
(jantan) yang berisikan sperma. Langkah selanjutnya sama dengan
langkah-langkah pada topography.
Untuk mengamati sistem pernapaan (respirasi), kita mengamati alat
respirasi tokek yaitu paru-paru pada bagian tubuh yang telah dibedah dan
mencocokanya dengan gambarpada buku panduan, menggambarnya serta
menuliskan keterangan gambar.Yang terakhir adalah mengamati anatomi
otak tokek.

BAB IV
PEMBAHASAN
Dari yang kita amati dapat diketahui bahwa :
a. Tubuh tokek (Gekko gecko) memiliki 4 bagian, yaitu :
Caput (bagian kepala) : bagian tubuh tokek yang meliputi celah mulut
(rima oris),cekung hidung (nares anteriores), dan alat penglihat/ mata
(organon visus).
Collum/cervix (leher) : bagian yang menghubungkan antara kepala
(caput) danbadan (truncus), pada bagian ini terdapat lubang
pendengaran (mebranatympany).
Truncus (bagian tengah tubuh/ badan ) : bagian tubuh tokek yang
meliputi sisik kering (squama), lengan atas (brachium), lengan bawah
(antebrachium), tangan(manus), jari (digiti), kuku (falcula), paha
(remur), tungkai bawah (crus), dan kaki(pes).
Cauda (bagian ekor) : bagian tubuh yang terdiri dari ekor (cauda).
b. Cavum oris (mulut) pada tokek merupakan lanjutan dari rima oris, yangterbagi
menjadi dua bagian yaitu bagian maxila(atas) yang meliputi choana primerdan
skunder,

gigi,

langit-langit,

ostium

tubae

auditivae,

dan

bagianmandibula(bawah) yang meliputi faring, rima glottidis. Lidah pada


tokek berbeda dengan lidah kadal atau ular yang bercabang (lingua bifrida),
lidahtokek bercabang. Didalam cavum oris terdapat dentes yang berbentuk
canus. Dentesini berbentuk pleurodont, artinya menempel pada sisi samping
gingiva, sedikitmelengkung ke arah medial cavum oris.
c. Topography tokekyang kami amati memperlihatkan bahwa organ-organdalam
pada reptilia sudah kompleks dan hampir sempurna.
d. Dari praktikum ini kita juga dapat melihat bagaimana sistem pencernaan
padaGekkogecko, dimana pada sistem pencernaan dibedakan antara tractus

digestivus danglandula digestoria. Tractus Digestivus terdiri dari saluran


penerima makanan/ mulut(cavum oris), lidah (lingua), faring, lambung
(esophagus), ventriculus (pelebaranlambung), usus besar (intestinum crassum),
usus halus (intestinum tenue), caecum(batas antara usus halus dan usus besar),
Intestinum crassum berfungsi sebagairectum. Cecum merupakan batas antara
instestinum tenue dan intestinum crassum.Sedangkan glandula digestoria yang
terdiri dari hati, pankreas, visikula fellea sebagaitempat penampung empedu
yang dihasilkan oleh hepar. Hepar terdiri atas 2 lobi,yaitu sinister dan dekter
yang memiliki warna coklat kemerahan. Pancreas terletak dalamsuatu
lengkung antara ventriculus dan duodenum. Ventriculus terikat pada
dindingtubuh dengan perantaraan suatu alat penggantung yang disebut
mesogastrium.Kemudian
mesenterium,

alat

alatpenggantung

penggantung
intestinum

instestinum
crassum

tenue

disebut

(rectum)

disebut

mesorectum. Dan alat pencerneaanyang terakhir adalah anus sebagai saluran


pembuangan sisa metabolisme yang sudah tidak diperlukan lagi oleh tubuh.
Fungsi dari sistem pencernaan ini tentunya untuk mencernamakanan yang di
konsumsi tokek tersebut
e. Sistem urogenitalia (reproduksi) pada tokek yang kami amati sangat jelas
terlihat bentuk sitem kelaminnya. Dan dari pembedahan yang kami lakukan ini
juga kami dapatmenentukan bahwa tokek yang kami amati tersebut
berkelamin jantan. Karena pada tokek tersebut terdapat suatu tonjolan yang
berwarna putih kemerah-merahan yang terdapat didalam kloakanya. Ciri-ciri
untuk tokek yang berkelamin jantan adalah pada tokek jantan memiliki
alatkelamin khusus yang disebut dengan hemipenis, Sepasang testis, Memiliki
epididimis dan memiliki vasdeferens.Ciri-ciri tokek betina antara lain
memiliki sepasang ovarium, memiliki saluran telur (oviduk) dan Berakhir

pada saluran kloaka. Alat kelamin pada tokek berfungsi untuk sistem
reproduksi / perkembangbiakan agar species keturunananya tetap lestari.
f. Sistem pernapasan (respiratorium) padaGekko geckoterdiri daririma
glottidis(celah dibelakang lidah menuju keruang laring),laringyang didingnya
dibentuk olehbeberapa tulang rawan yang berjunlah sepasang,tracheasebagai
lanjutan laring yangterdapat diventral cervix, panjang, dindingnya tersusu atas
lingkaran-lingkarantulang rawan,Pulmo berjumlah sepasang kiri dan kanan.
g. Sistem syaraf (nervosum) pada tokek terdiri dari encephalon (otak) danmedula
spinalis (sumsum tulang belakang), dan antara keduanya dihubungkan
olehmedula oblongata. Encephalon pada tokek ini terletak pada cavum ranii
(ronggatengkorak), yang terdiri dari hemispherium cerebrib yang relatif
besardan

menyembpit

ke

muka,

lobus

olfactorius

yang

nantinya

berdiferensiasi menjadi tractusolfactorius dan berakhir sebagai bulbus


olfactorius yang menonjol, mesencephalonyang sebagian tertutup oleh
hemisphaerium cerebri, medula oblongata(myelencephalon), cerebellum
(metencephalon) yang relatif kecil dan merupakanekor dari mesencephalon,
dan epiphysis yang amat kecil yang berasal daridiencephalon. Untuk lebih
jelas tentang letak masing-masing bagian dapat di lihatpada gambar yang telah
kami buat.
BAB V
KESIMPULAN
Dari penelitian yang telah kami lakukan maka dapat diambil kesimpulan
bahwa reptilia merupakanhewan berdarah dingin(poikiloterm) yang dibagi menjadi 4
ordo, yaituRhyncocephalia (contoh: Tuatara),Testudinata / Chelonia (contoh: Penyu,
Kura-kura,

danBulus),Squamata

(Contoh:

Serpentes,

Lacertilia,

Amphisbaena)danCrocodilia (contoh:Buaya, Aligator, Senyulong, dan Caiman).

dan

Bagian tubuh tokek (Gekko gecko)terbagi menjadi 4 bagian yaitu caput,


collum,truncus, dan cauda, Bernapas dengan paru-paru dan merupakan reptilia
merupakanintennediate antara amphibia dan burung, karena perbandingan struktur dan
sifat-sifatfisiologis reptilia, amphibia dan burung sangat berimbang.Reptilia bisa di
temukan diseluruh dunia dari kawasan padang pasir yang kering,hingga beratus meter
di dalam laut, namun demikian reptilia tidak terdapat di kawasan kutubdan puncak
gunung. Sebagian besar reptilia berkembang biak dengan bertelur (ovipar),walaupun
ada sebagian yang ovovivipar, menyimpan telur di dalam perut ibu hinggamenetas.