Anda di halaman 1dari 2

Recycle reactor dapat digunakan untuk reaksi autocatalytic, atau

saat diperlukan untuk menjaga kondisi reactor mendekati


isothermal, atau meningkatkan selektivitas. Recycle reactor juga
digunakan secara berkala untuk operasi biochemical. Berikut
merupakan diagram skematik dari recycle reactor.
Aliran recycle bercabang melalui titik Q dan kemudian bergabung
dengan fresh feed pada titik P. R adalah mol recycle dibagi mol
produk yang hilang pada titik Q
-rumusDalam recycle reactor ada 2 konversi, yaitu konversi total (Xo) dan
konversi by pass (Xs).
-rumusSatu cara untuk menghitung volume reactor atau konversi untuk
recycle reactor adalah keseimbangan percabangan mol aliran
recycle (titik P dan Q) untuk mengekspresikan konsentrasi sebagai
fungsi konversi.
Anggaplah reaksi fase gas terjadi pada reactor. X adalah konversi
dari A pada reactor dibagi mol A masuk ke reactor.
-rumusStoikiometri:
Dari definisi konversi rata rata, diketahui bahwa FA3 dan FB3
1.
meninggalkan sistem
-rumusDari definisi konversi per pass, diketahui bahwa FA2 dan FB3
meninggalkan reactor.
-rumusDari definisi R (recycle parameter, diketahui bahwa FAR dan FBR
2.
serta kecepatan total mol aliran pada aliran recycle FtR
-rumusDari keseimbangan aliran percabangan recycle
3.
-rumusKecepatan aliran volumetric reactor berhubungan dengan kecepatan
aliran volumetric masuk reactor Vo
-rumusDimana X yakni jumlah mol A yang bereaksi dibagi per mol A yang
masuk reactor, dan EpsilonS

-rumusKecepatan molar aliran A pada reactor yakni


-rumusKonsentrasi dari A dan B yakni
-rumusPersamaan dari konsentrasi disubstitusikan ke hukum laju/aliran,
dimana pada waktunya akan disubtitusi kedalam persaam design
dan diintegralkan. Untuk reaksi orde 1 pada A dan B
-rumusHubungan antara konversi total dengan konversi per pass dapat
ditemukan dengan menyamakan FA2 pada persamaan ..
-rumuskemudian gunakan persamaan