Anda di halaman 1dari 1

Pasar Obligasi

Sebagai suatu efek, obligasi bersifat dapat diperdagangkan.


Ada dua jenis pasar obligasi yaitu:
1. Pasar Primer Merupakan tempat diperdagangkannya obligasi saat mulai diterbitkan. Salah
satu persyaratan ketentuan Pasar Modal, obligasi harus dicatatkan di bursa efekuntuk dapat
ditawarkan kepada masyarakat, dalam hal ini lazimnya adalah di Bursa Efek Surabaya (BES)
sekarang Bursa Efek Indonesia (BEI).
2. Pasar Sekunder Merupakan tempat diperdagangkannya obligasi setelah diterbitkan dan
tercarat di BES, perdagangan obligasi akan dilakukan di Pasar Sekunder. Pada saat ini,
perdagangan akan dilakukan secara Over the Counter (OTC). Artinya, tidak ada tempat
perdagangan secara fisik. Pemegang obligasi serta pihak yang ingin membelinya akan
berinteraksi dengan bantuan perangkat elektronik seperti email, online trading, atau telepon.

Market development
Market development yaitu upaya atau strategi mencari pasar baru dari produk yang sudah
ada. Tiga kegiatan utama mencari pasar baru ini adalah menemukan pasar secara geografis
(contoh : buka cabang di daerah lain), menemukan target market baru (contoh : video yang
tadinya untuk presentasi ilmiah kemudian dipasarkan untuk hiburan dalam rumah tangga)
serta menemukan penggunaan baru dari produk yang ada (misalnya mobil niaga diubah
menjadi mobil keluarga).

PENERAPAN DI INDONESIA (DIGABUNG SAMA PUNYA MAS NYA!)


Berdasarkan dari sisi penerbit obligasi, pasar obligasi di Indonesia terdiri dari obligasi
pemerintah (government bonds) dan obligasi perusahaan/korporasi (corporate bonds). Pasar
obligasi pemerintah dan korporasi yang berfungsi dengan baik merupakan faktor penopang
utama untuk perekonomian modern. Pasar obligasi merupakan penghubung bagi emitenemiten yang membutuhkan dana jangka panjang dengan investor yang ingin menempatkan
dana mereka pada efek-efek yang menghasilkan bunga jangka panjang. Pasar obligasi dalam
negeri yang telah berkembang dengan baik dewasa ini menawarkan berbagai peluang
pendanaan bagi sektor pemerintah dan swasta, di mana lazimnya pertumbuhan pasar obligasi
pemerintah turut menciptakan peluang bagi perkembangan emiten-emiten lain.