Anda di halaman 1dari 11

TUGAS UTILITAS

Nama :
Shalina
Sopan Sofyan
Tatu Bahriyatul Islamiyah
Taufi k Rachman Susanto
Wahyu Nurrohim
Kelompok 8
TEKNIK KIMIA B

DISTILASI BERTINGKAT
Destilasi bertingkat
merupakan proses
pemurnian zat/senyawa cair
dimana zat pencampurnya
berupa senyawa cair yang
titik didihnya rendah dan
tidak berbeda jauh dengan
titik didih senyawa yang
akan dimurnikan.destilasi
ini bertujuan untuk
memisahkan senyawasenyawa dari suatu
campuran yang komponenkomponennya memiliki
perbedaan titik didih relatif
kecil.

ada proses destilasi bertingkat digunakan kolom fraksinasi


yang dipasang pada labu destilasi.
Tujuan dari penggunaan kolom ini adalah untuk
memisahkan uap campuran senyawa cair yang titik
didihnya hampir sama/tidak begitu berbeda. Sebab dengan
adanya penghalang dalam kolom fraksinasi menyebabkan
uap yang titik didihnya sama akan sama-sama menguap
atau senyawa yang titik didihnya rendah akan naik terus
hingga akhirnya mengembun dan turun sebagai destilat,
sedangkan senyawa yang titik didihnya lebih tinggi, jika
belum mencapai harga titik didihnya maka senyawa
tersebut akan menetes kembali ke dalam labu destilasi,
yang akhirnya jika pemanasan dilanjutkan terus akan
mencapai harga titik didihnya. Senyawa tersebut akan
menguap, mengembun dan turun/menetes sebagai destilat.

CRUDE OIL
Minyak mentah (crude oil) sebagian besar

tersusun dari senyawa-senyawa hidrokarbon jenuh


(alkana). Adapun hidrokarbon tak jenuh (alkena,
alkuna dan alkadiena) sangat sedikit dkandung
oleh minyak bumi, sebab mudah mengalami adisi
menjadi alkana.
Oleh karena minyak bumi berasl dari fosil
organisme, mak minyak bumi mengandung
senyawa-senyawa belerang (0,1 sampai 7%),
nitrogen (0,01 sampai 0,9%), oksigen (0,6-0,4%)
dan senyawa logam dalam jumlah yang sanagt
kecil. Minyak mentah dipisahkan menjadi sejumlah
fraksi-fraksi melalui proses destilasi (penyulingan).

PROSES
Mula-mula minyak mentah dipanaskan dalam
aliran pipa dalam furnace (tanur) sampai
dengan suhu 370C. Minyak mentah yang
sudah dipanaskan tersebut kemudian masuk
kedalam kolom fraksinasi pada bagian fl ash
chamber (biasanya berada pada sepertiga
bagian bawah kolom fraksinasi). Untuk
menjaga suhu dan tekanan dalam kolom maka
dibantu pemanasan dengan steam (uap air
panas dan bertekanan tinggi).

Minyak mentah yang menguap pada proses destilasi ini


naik ke bagian atas kolom dan selanjutnya terkondensasi
pada suhu yang berbeda-beda. Komponen yang titik
didihnya lebih tinggi akan tetap berupa cairan dan turun
ke bawah, sedangkan yang titik didihnya lebih rendah
akan menguap dan naik ke bagian atas melalui sungkupsungkup yang disebut sungkup gelembung. Makin ke atas,
suhu yang terdapat dalam kolom fraksionasi tersebut
makin rendah, sehingga setiap kali komponen dengan titik
didih lebih tinggi akan terpisah, sedangkan komponen
yang titik didihnya lebih rendah naik ke bagian yang lebih
atas lagi. Demikian selanjutnya sehingga komponen yang
mencapai puncak adalah komponen yang pada suhu
kamar berupa gas.

Komponen yang berupa gas ini disebut gas petroleum,


kemudian dicairkan dan disebut LPG (Liquifi ed
Petroleum Gas). Fraksi minyak mentah yang tidak
menguap menjadi residu. Residu minyak bumi meliputi
parafi n, lilin, dan aspal. Residu-residu ini memiliki
rantai karbon lebih dari 20.

PFD

PRODUK