Anda di halaman 1dari 16

LAPORAN PRAKTIKUM

ELEKTRONIKA II
Modul Praktikum :
Digital ICs: AND, OR Gates

Nama

: Chandra Darmawan

NPM

: 1306443072

Rekan kerja

: Affan Hifzhi

Kelompok

: 16

Hari

: Rabu

Tanggal

: 25 Februari 2014

Modul ke

:1

Laboratorium Elektronika
Departemen Fisika
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Indonesia
Depok
2015

MODUL 1
DIGITAL ICs: AND, OR GATES

A. TUJUAN
1. Mengetahui bagaimana karakteristik dan simbol-simbol dari gerbang AND
dan gerbang OR.
2. Menentukan secara eksperimen tabel kebenaran dari kombinasi gerbang AND
dan gerbang OR.
3. Menentukan secara eksperimen table kebenaran dari kombinasi gerbang
AND/OR.
B. ALAT DAN KOMPONEN YANG DIGUNAKAN
Power supply : +5 V
Multimeter digital
IC : 7408, 7432
Logic breadboard
Saklar 3 SPDT
Dll.
C. TEORI DASAR
Dalam percobaan-percobaan kali ini, kita bekerja dengan menggunakan IC
linier. Dalam percobaan berikutnya, kita akan mempelajari berbagai IC digital. IC
digital merupakan rangkaian logika, yang menyusun bagian-bagian dari computer
dan kalkulator digital. Dasar dari rangkaian digital lebih sederhana dan
mengenalkan kita lebih mendalam tentang berbagai IC digital.
Rangkaian Logika
Dalam elektronik digital, gerbang merupakan rangkaian logika dengan
satu keluaran dan satu atau lebih masukan; sinyal keluaran terjadi untuk
kombinasi dari beberapa sinyal masukan tertentu. Pada percobaan ini, kita
menguji gerbang AND dan gerbang OR.
Rangkaian logika dapat berada dalam dua keadaan, yaitu on atau off, high
atau low, termagnetisasi atau tidak termagnetisasi, dan sebagainya. Sebuah saklar
merupakan contoh sederhana dari perangkat dengan dua kondisi diatas.

Gerbang AND
Gambar 1.1 menunjukkan rangkaian diode dengan saklar masukan dan
hambatan beban sebesar 100 k. Tegangan masukan sebesar +5 V. Ketika saklar
berada dalam posisi ground, diode akan mengalami bias

maju dan

teraproksimasikan sebesar 0,7 V melintas melalui diode. Karena itu, tegangan


keluarannya rendah ketika masukannya rendah.
Di sisi lain, ketika saklar berada pada +5 V, tegangan total yang melalui
kombinasi diode dan resistor bernilai nol. Sebagai hasilnya, diode tidak
dikonduksikan. Semenjak tidak ada arus yang yang melalui hambatan beban,
keluaran menghentikan tegangan sumber. Dengan kata lain, keluarannya tinggi
(+5 V) ketika masukannya tinggi.

Gambar 1.1 Dioda bias maju yang berperan sebagai saklar tertutup.

Gambar 1.2 Gerbang AND. (a) Rangkaian diode; (b) dua masukan; (c) tiga
masukan; (d) empat masukan.

Sekarang perhatikan dua buah input pada gerbang AND dari Gambar 1.2a.
Ketika kedua saklar berada dalam posisi ground, kedua diode terkonduksi dan
keluarannya rendah. Jika S1 adalah saklar yang terhubung pada +5 V dan S2
berada dalam posisi ground, maka keluarannya tetap rendah karena D2 tetap
berkonduksi. Sebaliknya, jika S1 berada dalam posisi ground dan S2 terhubung
dengan +5 V, diode D1 terkonduksikan dan keluaranya tetap rendah.
Salah satu cara untuk menjadikan keluarannya tinggi dengan gerbang
AND adalah dengan menjadikan semua masukannya tinggi. Jika S1 dan S2,
keduanya berada pada +5 V, diodanya tidak akan terkonduksikan. Dalam hal ini,
keluarannya menghentikan sumber tegangan karena tidak ada arus yang melalui
hambatan beban.
Dengan menambah lebih banyak diode dan saklar, kita bisa mendapatkan
tiga masukan gerbang AND, empat input gerbang AND, dan sebagainya.
Bagaimapun juga, berapa pun masukan dari gerbang AND, hasilnya tetaplah sama
karena ketika semua masukannya tinggi maka keluarannya pun tinggi, ketika
semua masukannya rendah maka keluarannya pun rendah.
Transistor, MOSFET, dan berbagai perangkat lain bisa juga digunakan
dalam konstruksi dari gerbang AND. Gambar 1.2b menunjukkan simbol untuk
tiga masukan gerbang AND, ementara 1.2c menunjukkan masukan gerbang AND.
Seluruh percobaan pada gerbang AND ini dapat disimpulkan seperti ini : Semua
masukan harus tinggi untuk memperoleh keluaran yang tinggi.
Tabel Kebenaran untuk Dua Masukan Gerbang AND
Seluruh percobaan dalam rangkaian logika biasanya diringkas dalam
bentuk table kebenaran. Tabel tersebut menunjukkan hasil keluaran untuk semua
Input

Output
A
B
Low
Low
Low
Low
High
Low
High
Low
Low
High
High
High
kombinasi sinyal masukan. Tabel 1.1 menunjukkan table kebenaran dari dua
masukan gerbang AND.

Tabel 1.1 Dua masukan gerbang AND


Biner berarti dua. Komputer menggunakan sistem bilangan biner.
Meskipun terdapat digit 0 sampai 9, sistem bilanganbiner hanya memiliki digit 0
dan 1. Inilah yang memudahkan perangkat elektronik digital dimana sinyal yang
dibaca hanya berupa sinyal tinggi atau rendah, saklarnya terbuka atau tertutup,
lampunya menyala atau tidak, dan sebagainya. Dalam percobaan kita, kita akan
menggunakan logika positif; ini berarti bilangan biner 0 menyatakan keadaan
rendah dan bilangan biner 1 menyatakan keadaan tinggi. Tabel 1.2 adalah table
kebenaran dari dua masukan gerbang AND yang biasa ditunjukkan. Ini
memberikan informasi yang sama dengan Tabel 1.1, kecuali penggunaan kode
biner dimana 0 adalah rendah dan 1 adalah tinggi.

Input

A
0
0
1
1

Output
B
0
0
1
0
0
0
1
1
Tabel 1.2 Dua masukan gerbang AND

Persamaan Boolean untuk AND memiliki fungsi sebagai berikut :


X =A. B

Atau

X = AB

Gerbang OR dan Tabel Kebenarannya


Gambar 1.3a menunjukkan dua masukan gerbang AND. Ketika kedua
saklar dalam posisi ground, diodanya tidak akan terkonduksi, dan keluarannya
rendah. Jika salah satu saklarnya disetkan +5 V, maka diodanya mengalami
konduksi dan keluarannya mendekati +4.3 V. Faktanya, kedua saklarnya dapat
bernilai +5 V dan keluarannya akan bernilai sekita +4.3 V. (Diodanya
diparalelkan).

Gambar 1.3 Gerbang OR. (a) Rangkaian diode; (b) dua masukan; (c) tiga
masukan; (d) empat masukan.
Oleh karena itu, jika salah satu masukannya tinggi atau jika kedua
masukannya tinggi, maka keluarannya tinggi. Tabel 1.3 menyimpulkan operasi
dari dua masukan gerbang OR dalam bentuk bilangan biner 0 ddan 1. Seperti yang
bisa kita lihat, bila kedua masukan rendah, maka keluarannya pun rendah. Jika
salah satu masukannya tinggi, maka keluarannya pun tinggi. Jika kedua
masukannya tinggi, maka keluarannya pun pasti tinggi.
Input
A
0
0

B
0
1

Output
0
1

1
1

0
1
1
1
Tabel 1.3 Dua masukan gerbang OR

Tidak seperti gerbang AND dimana semua masukannya harus tinggi untuk
mendapatkan keluaran yang tinggi, gerbang OR memiliki keluaran tinggi bila ada
masukan yang tinggi.
Gambar 1.3b menunjukkan symbol dari dua masukan gerbang OR.
Dengan menjumlahkan dioda-dioda yang ada pada gerbang, kita bisa
menghasilkan tiga masukan gerbang OR, empat masukan gerbang OR, dan
sebagainya. Gambar 1.3c dan d menunjukka skema symbol untuk tida dan empat
masukan gerbang OR untuk setiap design.
Persamaan Boolean untuk OR memiliki fungsi sebagai berikut :
X =A+ B

Kombinasi Gerbang AND-OR


Kombinasi dari gerbang AND dan OR mungkin bisa digunakan untuk
menunjukkan operasi logika yang kompleks dalam computer. Gambar 1.4
merupakan contoh dari kombinasi gerbang AND dan OR. Untuk menganalisa
rangkaian ini, berdasarkan apa yang terjadi untuk seluruh masukan yang
memungkinkan dengan kondisi awal seluruhnya rendah, salah satu rendah, dan
sebagainya. Secara langsung, bila semua masukan rendah, gerbang AND pun akan
memiliki keluaran rendah; karena hal inilah, kedua masukan pada gerbang OR
rendah dan keluaran akhirnya rendah. Ini adalah bagian pertama yang ditunjukkan
pada Table 1.4.

Gambar 1.4 Gerbang AND-OR


Selanjutnya, berdasarkan A rendah, B rendah, dan C tinggi. Gerbang OR
memiliki masukan tinggi; karena itu, keluaran akhirnya tinggi. Ini adalah bagian
kedua yang ditunjukkan dalam Tabel 1.4. Dengan menganalisa kombinasi
masukan awal, kita bisa mendapatkan beberapa entry data yang ditunjukkan
dalam table kebenaran. (Kita sebaiknya menganalisa entri data selanjutnya).

A
0
0
0
0
1
1
1
1

Input
B
C
0
0
0
1
1
0
1
1
0
0
0
1
1
0
1
1
Tabel 1.4 Gerbang AND-OR

Output
0
1
0
1
0
1
1
1

Gerbang IC
Saat ini, kebanyakan rangkaian logika tersedia dalam IC. Transistortransistor Logika (TTL) tersedia secara komersial semenjak 1964. Sejak itu, TTL
menjadi sangat popular dalam keluarga IC digital. Pada percobaan ini, kita akan
bekerja dengan menggunakan gerbang TTL.

Gambar 1.5 (a) Quad dua masukan gerbang AND; (b) quad dua masukan
gerbang OR.
Gambar 1.5a menunjukkan IC 7408, salah satu jenis IC yang termasuk
dalam TTL. Seperti yang bisa kita lihat, paket dual in line ini berisi empat gerbang
AND. Dengan alasan ini, IC 7408 disebut quad dua masukan gerbang AND.

Perhatikan bahwa pin 14 adalah sumber pin. Untuk membuat perangkat TTL ini
bekerja selayaknya, sumber tegangan harus berada diantara +4.75 V dan +5.25 V.
Hal inilah mengapa +5 V merupakan tegangan sumber yang umumnya terdapat
pada seluruh perangkat TTL. Perhatikan pula pin 7, merupakan ground yang
umumnya terdapat pada chip. Sementara pin-pin lainnya adalah masukan dan
keluaran.
Empat gerbang AND saling bebas terhadap satu sama lain. Dengan kata
lain, gerbang-gerbang tersebut dapat berhubungan satu sama lain atau dengan
perangkat TTL lainnya seperti quad dengan dua masukan gerbang OR yang
ditunjukkan dalam Gambar 1.5b. Selanjutnya, perhatikan pin 14 terhubung
dengan sumber tegangan dan pin 7 dengan ground.
Persamaan Boolean
Aljabar Boolean merupakan aljabar khusus yang digunakan dalam
rangkaian logika. Dalam aljabar Boolean, variable-variabelnya bisa hanya
memiliki satu dari dua nilai : 0 atau 1. Hal lainnya adalah bahwa perbedaan antara
aljabar Boolean memiliki arti tanda tambah dan kali. Dalam aljabar Boolean,
tanda (+) berarti operasi OR. Secara langsung, bila masukan pada gerbang OR
adalah A dan B, maka keluarannya Y adalah
Y= A+ B
Operasi AND memiliki tanda ( ), karena itu keluarannya dinyatakan
sebagai berikut :
Y=A.B
Atau secara sederhananya
Y = AB
Tanda-tanda tersebut dapat digabungkan untuk mendeskripsikan berbagai
rangkaian logika. Secara ringkas, gerbang AND dalam Gambar 1.4 dapat
dinyatakan dalam aljabar Boolean sebagai AB. Sumber keluaran satu masukan
dengan gerbang OR yang keluarannya (keluaran akhir rangkaian) adalah :

Y = AB + C

Ringkasan
1. Elektronik digital dengan tegangan hanya satu dari dua keadaan, baik
tinggi atau rendah.
2. Rangkaian digital disebut rangkaian logika karena kombinasi tertentu dari
input menentukan output.
3. Dalam logika positif, biner 0 mewakili tegangan rendah dan biner 1 adalah
tegangan tinggi.
4. Rangkaian logika paling sederhana adalah dua-input gerbang OR dan duainput gerbang AND.
5. Semua input harus tinggi untuk mendapatkan output yang tinggi dari
gerbang AND.
6. Sebuah gerbang OR memiliki output tinggi jika input tinggi.
7. Tabel kebenaran adalah ringkasan singkat dari semua kombinasi
input/output.
8. TTL adalah kelompok yang paling populer dari IC digital.

D. PROSEDUR PERCOBAAN
1. Gerbang AND
a. Menghubungkan rangkaian seperti Gambar 1.7. (Ingat untuk
menghubungkan pin 14 ke +5 V dan pin 7 ke ground)

Gambar 1.7 Rangkaian Gerbang AND


b. Mengatur switch yang diperlukan untuk mendapatkan kombinasi input
yang berbeda ditunjukkan dalam Tabel 1.6. Mencatat hasil keadaan
output sebagai 0 atau 1 untuk setiap kemungkinan masukan

Input
A
0
0
1
1

B
0
1
0
1

Output
Y

Gambar 1.6 Tabel Kebenaran Gerbang AND

2. Gerbang OR
a. Menghubungkan rangkaian seperti Gambar 1.8.

Gambar 1.8 Rangkaian Gerbang OR


b. Tabel 1.7. Mencatat hasil sebagai 0s atau 1s. Jelaskan alasan-alasan
perbedaan antara Tabel 1.6 dan 1.7!
input
A
0
0
1
1

B
0
1
0
1

Output
Y

Gambar 1.7 Tabel Kebenaran Gerbang OR


3. Kombinasi Gerbang AND-OR
a. Menghubungkan rangkaian seperti Gambar 1.9

Gambar 1.9 Rangkaian Kombinasi Gerbang AND-OR


b. Mengatur switch untuk setiap masukan yang ditunjukkan pada Tabel
1.8. Mencatat hasil keadaan output sebagai 0s atau 1s
Input

Gambar 1.8 Tabel


AND-OR

0
0
0
0
1
1
1
1

0
0
1
1
0
0
1
1

0
1
0
1
0
1
0
1

Outpu
t
Y

Kebenaran Rangkaian

c. Merancang sebuah rangkaian tiga-input dengan kombinasi gerbang


untuk mendapatkan output yang tinggi hanya ketika semua input
tinggi. Menggambarkan rangkaiannya.
d. Menguji rangkaian secara eksperimental. Mencatat hasilnya pada tabel
kebenaran. Apa ekspresi boolean untuk rangkaian ini?
e. Merancang empat-input gerbang OR menggunakan setiap kombinasi
gerbang. Menggambarkan rangkaiannya
f. Menguji rangkaian secara eksperimental. Mencatat hasilnya pada tabel
kebenaran. Apa ekspresi boolean untuk rangkaian ini?
E. SIMULASI
1. Gerbang AND
S1 = 0 dan S2 = 0

S1 = 0 dan S2 = 1

VCC

VCC
5V

5V
S1

Key = Space

S1

U1A

U2
+

0.000

S2
7408N

S1

0.000

7408N

= 1

dan S2 = 0

DC 10MOhm

Key = Space

S1 = 1 dan S2 = 1

VCC

VCC
5V

5V
S1

Key = Space

S1

U1A

U2
+

0.000

S2
7408N

5.000

7408N

Gerbang OR

S2

DC 10MOhm

S1 = 0 dan S2 = 0

U2

U1A

Key = Space

2.

Key = Space

DC 10MOhm

Key = Space

S1 = 0 dan S2 = 1

VCC

VCC
5V

5V
S1

Key = Space

S1

U3A
7432N

Key = Space

U2
+

0.000

S2

S1
dan

S2

DC 10MOhm

Key = Space

U2

U1A

Key = Space

U2

U3A

Key = Space

5.000

S2
7432N

DC 10MOhm

=1
S2 = 0
S1 = 1 dan S2 = 1

DC 10MOhm

Key = SpaceVCC
5V
S1

Key = Space

U3A

5.000

S2
7432N

Key = Space

3. Kombinasi Gerbang AND-OR

U2
+

DC 10MOhm

S1 = 0, S2 = 0, dan S3 = 0

S1 = 0, S2 = 0, dan S3 = 1

VCC

VCC
5V

5V
S1

S1

U1A

Key = Space

Key = Space

S2

U1A

S2
7408N

7408N
U2A

Key = Space

U3
0.000

S3

7432N

S3 = 0

Key = Space

5.000

S3

DC 10MOhm

Key = Space
S1 = 0, S2 = 1,
S1 = 0, S2 = 1, VCC dan S3 = 1

Key = Space

U3

U2A

7432N

DC 10MOhm

dan
VCC
5V

5V

S1

S1

Key = Space

U1A

Key = Space

U1A

S2

S2

7408N

7408N
U2A
Key = Space +

Key = Space
S3

7432N

S3

U2A

U3
0.000

U3
+

5.000

7432N

DC 10MOhm

DC 10MOhm

Key = Space

Key = Space

S1 = 1, S2 = 0, dan S3 = 0

S1 = 1, S2 = 0, dan S3 = 1

VCC

VCC

5V

5V

S1

Key = Space

S1

U1A

Key = Space

S2
7408N
U2A
Key = Space
S3

U1A

S2

0.000

7432N

7408N

U3
+

DC 10MOhm

U2A
S3

5.000

VCC
5V

Key = Space

= 1, dan S3 = 0
S3 = 1

U3
+

Key = Space

S1
Key = Space
= 1,
S2
S1 = 1, S2 = 1, dan

7432N

DC 10MOhm

S1

Key = Space

U1A

S2
7408N
U2A
Key = Space
S3

Key = Space

U3
+

5.000

7432N

DC 10MOhm

F. TUGAS PENDAHULUAN
1. Apakah rangkaian digital sama dengan rangkaian linear?
Digital circuit tidak sama dengan linear circuit.
Rangkaian Digital

Rangkaian Linear / Analog

Bersifat diskrit
Tidak dapat dikembalikan ke bentuk asli
Sulit diubah-ubah
Mudah terganggu oleh noise

Bersifat kontinyu
Dapat dikembalikan ke bentuk asli
Mudah diubah-ubah
Tidak mudah tergangggu

2. Pada tiga input gerbang AND, semua inputnya harus tinggi untuk
mendapat output yang tinggi.
3. Pada empat input gerbang OR, satu input harus tinggi untuk mendapat
output yang tinggi.
4. Dengan logika positif, sebuah biner 0 mewakili bagian rendah dan
sebuah biner 1 mewakili bagian tinggi.
5. TTL adalah keluarga paling popular dari IC digital, 2 contoh yaitu
7408 dan 7432. Yang pertama adalah quad 2 input gerbang AND dan
kedua adalah quad 2 input gerbang OR.
6. Tegangan pada TTL sebesar +5 V
7. Berdasarkan Gambar 1.6, lengkapilah Tabel 1.5 dibawah ini.

Gambar 1.6

Output
Y

Input
A
1
1
1
0
0
0

B
0
1
0
0
1
0

C
0
1
1
0
1
0

D
0
0
1
0
0
1
Tabel 1.5

E
0
0
0
1
0
1

0
1
1
1
0
1

8. Apa persamaan Boolean pada gambar 1.6?


Y = (ABC) + D + E