Anda di halaman 1dari 4

hendraherlambang@gmail.

com
hendraherlambang@windowslive.com
Pembuatan Ekstrak (List PH dan Schmidt PC, 2000)
1. Maserasi
Simplisia sebanyak 10 gram dimaserasi menggunakan 100 ml etanol
95% di dalam Erlenmeyer 250 ml selama 24 jam sambil digoyanggoyangkan menggunakan shaker. Kemudian disaring menggunakan
saringan yang dilengkapi dengan pompa vakum, filtrat yang diperoleh
diukur volumenya dan selanjutnya dievaporasi menggunakan rotary
evaporator hingga diperoleh ekstrak kental/kering .
2. Remaserasi
Simplisia sebanyak 10 gram dimaserasi dengan 100 ml etanol 95%
selama 2 jam sambil digoyang-goyangkan menggunakan shaker,
selanjutnya disaring cepat dan filtrat yang diperoleh diukur volumenya,
volume 1. Residu sisa penyaringan ditambahkan lagi 100 ml etanol 95%
yang baru, dan di maserasi kembali selama 22 jam, kemudian disaring
cepat dan filtrat yang diperoleh diukur volumenya yaitu volume 2. Filtrat
1 dan filtrat 2 digabungkan dan dievaporasi menggunakan rotary
evaporator hingga diperoleh ekstrak kental/kering. Metode ini
merupakan modifikasi dari sumber yang ada.
3. Perkolasi
Simplisia sebanyak 10 gram dimaserasi dengan 100 ml etanol 95%
selama 2 jam sambil digoyang-goyangkan menggunakan shaker,
selanjutnya disaring cepat mengunakan saringan berpompa vakum dan
filtrat yang diperoleh diukur volumenya, volume 1. Residu sisa
penyaringan dimasukkan kedalam kolom perkolator dan dialiri
pelarut etanol 95% secara perlahan selama 22 jam.
Pelarut yang melewati simplisia diukur volumenya yaitu volume 2, dan
digabungkan dengan filtrat 1. Kemudian dievaporasi menggunakan
rotary evaporator hingga diperoleh ekstrak kental/kering.
4. Reperkolasi
Simplisia sebanyak 10 gram dimaserasi dengan 100 ml etanol 95%
selama 2 jam sambil digoyang-goyangkan menggunakan shaker,
selanjutnya disaring cepat mengunakan saringan berpompa vakum dan
filtrat yang diperoleh diukur volumenya, volume 1. Residu sisa
penyaringan dimasukkan kedalam kolom perkolator dan dialiri pelarut
etanol 95% secara perlahan, pelarut yang telah melewati simplisia
disirkulasi kembali ke atas dan dilewatkan kembali melalui simplisia
selama 22 jam. Filtrat yang diperoleh diukur volumenya dan
digabungkan dengan filtrat 1, kemudian dievaporasi menggunakan
rotary evaporator hingga diperoleh ekstrak kental/kering.

Diagram Alir Maserasi

Diagram Alir Remaserasi

Diagram Alir Reperkolasi

Anda mungkin juga menyukai