Anda di halaman 1dari 1

Diagnosa Keperawatan SIPILIS

a.Nyeri kronis b.d adanya lesi pada jaringan


Tujuan:setelah dilakukan tindakan keperawatan pada klien, nyeri klien hilang dan kenyamanan terpenuhi
Kriteria:
Nyeri klien berkurang
Ekspresi wajah klien tidak kesakitan
Keluhan klien berkurang
Skala 0-1
TV TD: 110/80-120/90 mmHg, T: 360-370C, HR: 70-100x/mnt, RR:16-20x/mnt
Intervensi:
1.Kaji riwayat nyeri dan respon terhadap nyeri
2.Kaji kebutuhan yang dapat mengurangi nyeri dan jelaskan tentang teknik
mengurangi nyeri dan penyebab nyeri
1.Ciptakan lingkungan yang nyaman (mengganti alat tenun)
2.Kurangi stimulus yang tidak menyenangkan
3.Kolaborasi dengan dokter dalam pemberian analgetik
b.Hipertermi b.d proses infeksi
Tujuan:setelah dilakukan tindakan keperawatan pada klien, klien akan memiliki suhu tubuh normal
Kriteria:
Suhu 3637 C
Klien tidak menggigil
Klien dapat istirahat dengan tenang
Intervensi:
oObservasi keadaan umum klien dengan tanda vital tiap 2 jam sekali
oBerikan antipiretik sesuai anjuran dokter dan monitor keefektifan 30-60 menit
okemudian
oBerikan kompres di dahi dan lengan
oAnjurkan agar klien menggunakan pakaian yang tipis dan longgar
oBerikan minum yang banyak pada klien

c.Kerusakan integritas kulit b.d. substansi kimia (T. pallidum)


Tujuan:setelah dilakukan tindakan keperawatan pada klien, klien memiliki integritas kulit yang baik.
Kriteria:
Integritas kulit yang baik bias dipertahankan (sensasi, elastic, temperature, hidrasi, pigmentasi).
Tidak ada luka/lesi pada kulit
Perfusi jaringan baik
Menunjukkan adanya perbaikan kulit dan mencegah terjadinya cidera berulang.
Mampu melindungi kulit dan mempertahankan kelembaban kulit dan perawatan alami.
Intervensi:
Anjurkan pasien untuk menggunakan pakaian yang longgar.
oHindari kerutan pada tempat tidur.
oJaga kenersihan kulit agar tetap bersih dan kering.
oMonitor kulit akan adanya kemerahan.
oMonitor status nutrisi pasien.
oMandikan pasien dengan sabun dan air hangat.