Anda di halaman 1dari 3

KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

POLITEKNIK NEGERI BANJARMASIN


JURUSAN TEKNIK SIPIL PRODI TEKNIK GEODESI
Jalan Brigjend. Hasan Basri Telp/Fax. (0511)-3307757
Banjarmasin, 70123
E-mail: poliban@poliban.ac.id

LATAR BELAKANG
Air merupakan salah satu sumber daya alam utama yang digunakan dalam
aspek kehidupan manusia. Bagi negara agraris seperti Indonesia, air merupakan
kekayaan dan modal dasar dalam kehidupan baik oleh individu, kelompok
maupun negara. Kota Banjarmasin merupakan kota besar dengan jumlah
penduduknya yang cukup padat. Sebagian masyarakat melakukan aktifitas setiap
hari menggunakan media sungai. Sungai Martapura contohnya, merupakan sungai
yang sering dijadikan jalur transportasi masyarakat, karenanya diperlukan suatu
pengawasan dan penataan sungai yang baik dan efektif agar bisa menghasilkan
keuntungan yang maksimal.
Daerah Aliran Sungai (DAS) merupakan daerah yang berfungsi sebagai
daerah resapan, daerah penyimpanan air, penampung air hujan dan pengaliran air.
Yaitu, daerah dimana semua airnya mengalir ke dalam suatu sungai yang
dimaksudkan. Daerah ini umumnya dibatasi oleh batas topografi, yaitu merupakan
tempat tertinggi (punggung bukit) sehingga air hujan yang jatuh didalamnya akan
selalu menuju tempat hilirnya (bagian yang lebih rendah).
DEM merupakan suatu sistem, model, metode dan alat dalam
mengumpulkan, prosesing dan penyajian informasi medan. Susunan nilai-nilai
digital yang mewakili distribusi spasial dari karekteristik medan, distribusi spasial
di wakili oleh system koordinat hirosontal X Y dan karakteristik medan diwakili
oleh ketinggian medan dalam koordinat Z (Frederic J.Doyle, 1991). Hasil dari
Digital Elevation Model (DEM) berupa peta Kontur, yang memberikan informasi
berupa titik ketinggian suatu daerah.
Peta merupakan sarana guna memperoleh gambaran data ilmiah yang
terdapat di atas permukaan bumi dengan cara menggambarkan berbagai tanda tanda dan keterangan - keterangan, sehingga mudah dibaca dan dimengerti. Jadi,
peta adalah hasil pengukuran dan penyelidikan yang dilaksanakan baik langsung

KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


POLITEKNIK NEGERI BANJARMASIN
JURUSAN TEKNIK SIPIL PRODI TEKNIK GEODESI
Jalan Brigjend. Hasan Basri Telp/Fax. (0511)-3307757
Banjarmasin, 70123
E-mail: poliban@poliban.ac.id

maupun tidak langsung mengenai hal-hal yang bersangkutan dengan permukaan


bumi dan didasarkan pada landasan ilmiah.
Pemanfaatann teknologi yang semakin maju di bidang survey dan
pemetaan membuat pengerjaan lebih menghemat waktu dan efisien pekerjaan.
Perkembangan teknologi dengan memanfaatkan visualisasi terrain model 3
dimensi sangat membantu untuk memberikan informasi yang dibutuhkan.
Nama Kegiatan
PEMBUATAN DIGITAL ELEVATION MODEL SUNGAI MARTAPURA
DAN SUNGAI KUIN ( STUDI KASUS : SUNGAI MARTAPURA DAN
SUNGAI KUIN )
Nama Personil
1. Afrian Noor
2. Alfiannoor
3. Azmi Ridhallah
4. Naufal Adhie Nafarin
Maksud Kegiatan
1. Mampu melakukan pengukuran sesuai SOP.
2. Mampu mengoperasikan Alat GPS RTK,TOTAL STATION serta Echo
Soundir.
3. Mampu melakukan pengolahan data hasil pengukuran.

Tujuan Kegiatan
Tujuan dari kegiatan ini pembuatan model Sungai berbasis 3D dan Membuat
Digital Elevation Model.

Batasan Masalah

KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


POLITEKNIK NEGERI BANJARMASIN
JURUSAN TEKNIK SIPIL PRODI TEKNIK GEODESI
Jalan Brigjend. Hasan Basri Telp/Fax. (0511)-3307757
Banjarmasin, 70123
E-mail: poliban@poliban.ac.id

1. Lokasi Pembuatan Digital Elevation Model ( DEM ) mulai dari Muara


sungai Martapura sampai dengan muara sungai Kuin.
2. Jarak Line Sonding per 50 Meter
3. Waktu pengerjaan nya selama 2 Bulan.

Manfaat
1. Menambah ilmu pengetahuan dan pengalaman dalam menghadapi kerja
sebenarnya.
2. Dengan adanya training alat diharapkan mampu megoprasikan alat sesuai
dengan SOP.
3. Dengan ada nya pembuatan DEM di sungai Martapura dan Sungai Kuin di
harapkan memberikan informasi tentang daerah - daerah yang di
khawatirkan mengalami banjir.

Output Kegiatan
1. Perhitungan Pasang surut ( Sungai Martapura dan Sungai Kuin )
2. Pembuatan Peta Batimetri ( sungai Martapura dan sungai Kuin ).
3. Proses data Batimetri di program Hidropro.
4. Pengamatan GPS RTK dan Proses data situasi ( sungai Martapura dan
sungai Kuin ).
5. Pengukuran / Inventarisasi anak sungai.
6. Pembuatan Digital Elevation Model ( DEM ) Banjarmasin.
7. Sistem Informasi Geografis.
8. Laporan Hasil.