Anda di halaman 1dari 16

PERAN PERAWAT PALIATIF

PADA PASIEN HIV/AIDS


Kelompok 6

SEKILAS KONSEP DASAR


HIV/AIDS

PENGERTIAN
HIV (Human Immunodeficiency virus)
adalah virus yang menyerang dan merusak
kekebalan tubuh pada manusia, sehingga
tubuh tidak bisa melawan infeksi-infeksi
yang masuk ke dalam tubuh.
Virus yang menyerang dan merusak sel
kekebalan tubuh manusia sehingga tubuh
kehilangan daya tahan dan mudah
terserang berbagai penyakit. Diantaranya
TBC, Diare, Penyakit Kulit dll.

AIDS ( Acquired Immunodeficiency


Syndrome) merupakan kumpulan gejala
akibat kekurangan atau kelemahan sistem
kekebalan tubuh yang dibentuk setelah kita
lahir dan disebabkan oleh HIV

PERBEDAAN HIV & AIDS

Fase HIV adalah fase dimana virus masuk


kedalam tubuh dan tubuh mulai melakukan
perlawanan dengan menciptakan antibody.
Pada fase ini, sebagian besar orang tidak
merasakan gejalanya sehingga disebut fase
tanpa gejala.

Fase AIDS, adalah saat tubuh sudah tidak


mampu melawan penyakit-penyakit yang
masuk dan menginfeksi tubuh. Biasanya
dikatakan fase AIDS setelah muncul dua
atau lebih gejala. Misalnya flu yang suliit
sembuh diiringi Diare dan menurunnya
berat badan hingga >10%

ETIOLOGI
1.
2.
3.
4.

Penggunaan Alkohol
Kurang gizi
tinggkat stres yang tinggi
Dan adanya penyakit lain terutama
penyakit yang ditularkan lewat alat
kelamin

Manifestasi Klinis
Berkeringat dimalam hari
Menggigil atau demam lebih dari 38 celcius
untuk beberapa minggu
Batuk kering dan nafas pendek
Diare kronis
Noda putih pada lidah atau mulut
Sakit kepala
Pandangan kabur
Hilangnya berat badan

Gejala Lanjut...
Rasa lelah yang tidak hilang dan tidak
terjelaskan
Berkeringat pada malam hari
Menggigil atau demam tinggi untuk
beberapa minggu
Pembengkakan node limpa lebih dari 3
bulan
Diare kronis
Sakit kepala yang tidak hilang

PERAN PERAWATAN
PALIATIF
Gangguan Tidur
Pada penderita HIV AIDS biasanya mengalami
gangguan tidur Insomnia.
Peran Perawat :
1. Membuat jadwal tidur yang teratur
2. Anjurkan untuk tidur siang jika diperlukan
3. Tetap aktif secara mental maupun fisik disiang
hari
4. Menghindari stimulan dimalam hari (kafein,
nikotin)
5. Ciptakan lingkungan yang nyaman

Keletihan dan Kelemahan


Pada penderita HIV AIDS biasanya mengalami
kelemahan pada seluruh tubuh karena
adanya penurunan kekebalan tubuh. Yang
membuat tubuh melemah.
Peran Perawat:
1. Modifikasi pola aktivitas dan istirahat
2. Anjurkan untuk menghemat energi dengan
menerima bantuan dari orang lain
3. Rencanakan aktivitas yang paling berat
bertepatan pada waktu tingkat energi
mereka tertinggi
4. Berikan bantuan untuk aktivitas
5. Beri alat bantu jika dibutuhkan

Nyeri
Pada penderita HIV AIDS biasanya mengalami
nyeri pada kepala dan seluruh badan.
Peran Perawat:
1. Observasi skala nyeri
2. Observasi indikator perilaku untuk nyeri
(ekspresi wajah, gelisah)
3. Ajarkan teknik relaksasi
4. Berikan posisi nyaman
5. Ciptakan atau pertahankan lingkungan
yang menyenangkan
6. Berikan massase

Depresi
Pada Penderita HIV AIDS sering kali
mengalami stres/depresi karna penyakit yg
dideritanya tidak juga sembuh dan merasa
harga dirinya rendah.
Peran perawat :
1. Anjurkan klien untuk mengekspresikan
perasaan yang dirasakan
2. Bantu mengubah pola pikir klien untuk
berpikir positif
3. Berikan dukungan atau suport pada klien
4. Berikan dukungan psikososial dan spiritual

Dispnea
Pada penderita HIV AIDS yang sudah fase
akhir dapat mengalami sesak nafas karena
terjadinya komplikasi pada paru-paru.
Peran perawat:
1. Ajarkan latihan nafas
2. Ajarkan teknik nafas dalam
3. Ciptakan lingkungan yang menyenangkan
4. Berikan posisi untuk memaksimalkan
Ventilasi (semi fowler)

Dukungan Keluarga
Pada penderita HIV AIDS perlu dukungan
keluarga untuk meningkatkan semangat
hidup klien
Peran perawat:
1. Libatkan keluarga dalam perawatan
2. Anjurkan keluarga memberikan dukungan
mental dan spiritual pada klien
3. Berikan edukasi pada keluarga untuk
merawat klien

TERIMAKASIH