Anda di halaman 1dari 3

Pengambilan Darah Vena (III)

Mata Kuliah
Materi Praktikum
Waktu
Tempat
Pembimbing

: Phlebotomi
: Pengenalan Alat Phlebotomi III
: 11.00 WITA
: Laboratorium Poltekkes Denpasar
: 1. Dr.A.A. Wiradewi Lestari, Sp.PK
2. Ni Made Windiati, Amd.AK,SE

A Tujuan: Melatih kemampuan mahasiswa dalam mengambil darah vena dengan


menggunakan vakum.
B Metode : Metode yang digunakan adalah metode parsipatif aktif, dengan
menekankan pada peserta untuk pengambilan darah vena dengan vakum tainer
(vena tainer).
C Prinsip : Pembendungan pembuluh darah vena dilakukan agar pembuluh darah
tampak jelas dan dengan mudah dapat ditusuk sehingga mendapatkan sampel
darah.
D

Dasar Teori :
Pembuluh darah arteri atau nadi : pembuluh darah arteri adalah pembuluh darah yang
berasal dari bilik jantung yang berdinding tebal dan kaku. Pembuluh arteri yang datang dari
bilik sebelah kiri dinamakan aorta yang tugasnya mengangkut oksigen untuk disebar ke
seluruh tubuh. Pembuluh arteri yang asalnya dari bilik kanan disebut sebagai pembuluh
pulmonalis yang betugas membawa darah yang terkontaminasi karbon dioksida dari setiap
bagian tubuh menuju ke paru-paru. Pembuluh darah vena atau balik pembuluh darah vena
adalah pembuluh darah yang datang menuju serambi jantung yang bersifat tipis dan elastis
pembuluh vena kava anterior adalah pembuluh balik yang berasal dari bagian atas tubuh.
Pembuluh vena kava pulmonalis adalah pembuluh balik yang berasal dari bagian bawah
tubuh. Pembuluh darah kapiler pembuluh darah kapiler adalah ujung yang berada di paling
akhir dari pembuluh arteri. Jaringan pembuluh darah kapiler membentuk suatu anyaman
rumit di mana setiap mili meter dari suatu jaringan memiliki kurang lebih sekitar 2000
kapiler darah (Anonim, 2009).
E Alat dan Bahan :
a. Alat-alat :

1
2
3
4
5
6
7

Jarum steril sekali pakai


Tabung vakum
Holder
Torniket
Kapas Alkohol
Plester
Sarung Tangan

b. Bahan :
1. Darah vena
F Prosedur Kerja
1. Dipersiapkan alat-alat
2. Pasang jarum pada holder, pastikan terpasang erat
3. Lakukan pendekatan pada pasien dengan tenang dan ramah, usahakan pasien
4.
5.
6.
7.
8.

setenang mungkin
Identifikasi pasien dengan benar sesuai dengan lembar permintaan.
Minta pasien meluruskan lengannya, pilih lengan yang banyak melakukan aktivitas
Minta pasien mengepalkan tangannya
Pasang torniket kira kira 7,5 sampai 10 cm diatas lipat siku
Pilih bagian vena median cubital atau chepalic. Lakukan perabaan atau palpipasi

untuk memastikan posisi vena


9. Bersihkan kulit pada bagian yang akan diaambil dengan kapas alkohol 70% dan
biarkan kering. Kulit yang telah dibersihkan jangan dipegang lagi
10. Tusuk bagian vena dengan posisi lubang jarum menghadap keatas. Begitu darah
mengalir, masukkan tabung vakum ke dalam holder dan dorong tabung sehingga
jarum bagian posterior tertancap pada tabung, maka darah akan mengalir ke dalam
tabung. Begitu darah mengalir segera lepaskan torniket. Tunggu sampai mendapat
volume yang diinginkan.
11. Setelah sampel darah didapat, lepaskan tabung vakum dan holder. Letakkan kapas di
tempat suntikan, lalu segera lepaskan atau tarik jarum. Tekan kapas beberapa saat lalu
plester untuk menghentikan perdarahan.
G

Hasil pengamatan :
Pada pratikum kali ini dilakukan pengambilan darah vena pada pasien:
-

Nama
: Siti Hamidah Diyah
Umur
: 20 tahun
Jenis kelamin: Perempuan

Didapatkan darah pasien sebanyak 5 cc pada tabung vakum berisi EDTA.


H Pembahasan :
Pada pratikum yang telah dilakukan pada pengambilan darh vena didapatkan 5 cc
darah pada pasien Siti Hamidah Diyah. Karena pembuluh darah yang diambil terlihat
jelas sehingga mempermudah pengambilan. Pada saat pengambilan darah, sesudah jarum
vakum menusuk pembuluh darah vena, dan tabung dimasukkan lepaskan tourniquet
untuk menghindari hematoma. Pada pratikum kali ini pengambilan darah dilakukan
dengan prosedur kerja yang benar sehingga pasien tidak mengalami hematoma.
I
-

Kesimpulan :
Pengambilan sampel darah haruslah perlahan dan pasti, selain itu memerlukan banyak
latihan agar terbiasa dalam melakukan pengambilan sampel darah.

Daftar Pustaka :

Anonim.2009.DarahVena.http://organisasi.org/pembuluh_darah_arteri_nadi_vena_balik_dan_ka
piler_ilmu_biologi