Anda di halaman 1dari 3

STANDAR KOMPETENSI

Memahami instalasi penerangan listrik

KOMPETENSI DASAR
1. Memahami konsep dasar instalasi penerangan listrik
INDIKATOR
a. Memahami peraturan-peraturan dalam instalasi penerangan listrik.
b. Mengidentifikasi jenis-jenis komponen dalam instalasi pen. Listrik
c. Memahami prinsip dasar instalasi penerangan 1 fasa dan 3 fasa
2. Menggambar rencana instalasi penerangan listrik
INDIKATOR
a. Memahami jenis-jenis gambar instalasi listrik.
b. Menggambar instalasi penerangan listrik 1 fasa.
c. Menggambar instalasi bangunan bertingkat 3 fasa.
3. Memasanag instalasi penerangan
INDIKATOR
a. Pemasangan instalasi penerangan dirancang dan disiapkan sesuai
kebijakan dan prosedur K3, urutan pekerjaan dilaksanakan sesuai
persyaratan.
b. Kompone system pengawatan diperiksa apakah sesuai dengan
persyratan.
c. Perlengkapan tambahan diperoleh sesuai dengan prosedur yang tepat.
4. Memasang lampu penerangan termasuk instalasi di dalam armature lampu
INDIKATOR
a. Pemasangan beban listrik dan perlengkapannya dirancang dan disiapkan
sesuai kebijakan dan prosedur K3.
b. Kompnen system pengawatan diperiksa apakah sesuai dengan
persyaratan.
c. Perlengkapan tambahan diperoleh sesuai dengan prosedur yang tepat.
5. Memasang panel hubung bagi instalasi penerangan
INDIKATOR
a. Pemasangan panel hubung bagi instalasi penerangan dirancang dan
disiapkan sesuai kebijakan dan prosedur K3.
b. Kompnen system pengawatan diperiksa apakah sesuai dengan
persyaratan.
c. Perlengkapan tambahan diperoleh sesuai dengan prosedur yang tepat.
6. Memasang instalasi kabel dan pemipaan
INDIKATOR
a. Pemasangan instalasi kabel dan pemipaan dirancang dan disiapkan sesuai
kebijakan dan prosedur K3.
b. Kompnen system pengawatan diperiksa apakah sesuai dengan
persyaratan.
c. Perlengkapan tambahan diperoleh sesuai dengan prosedur yang tepat.
7. Memasang beban listrik penerangan 1 fasa dalam system 3 fasa
INDIKATOR
a. Pemasangan beban listrik penerangan 1 fasa dalam system 3 fasa dan
perlengkapannya dirancang dan disiapkan sesuai kebijakan dan prosedur
K3.

b. Kompnen system pengawatan diperiksa apakah sesuai dengan


persyaratan.
c. Perlengkapan tambahan diperoleh sesuai dengan prosedur yang tepat.

STANDAR KOMPETENSI

Memahami instalasi tenaga listrik

KOMPETENSI DASAR
1. Memahami konsep dasar instalasi tenagab listrik
INDIKATOR
a. Memahami peraturan-peraturan dalam instalasi tenaga listrik.
b. Standar internasional dan lambang gambar listrik dipahami sesuai dengan
standar IEC dan PUIL.
c. PHB utama ditetapkan sesuai dengan perencanaan.
d. Gawai pengaman dipilih sesuai dengan ketentuan.
e. Kebutuhan daya dihitung sesuai dengan perencanaan.
f. Contoh perhitungan instalasi listrik di analisa dengan benar.
g. Pengamanan terhadap bahaya tegangan bocor ditetapkan sesuai dengan
perencanaan.
h. Pemakaian kapasitor dalam jaringan listrik tegangan rendah dilaksanakan
sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
2. Menggambar rencana instalasi tenaga
INDIKATOR
a. Konsep dan teknik dalam perencanaan inst tenaga listrik bangunan
sederhana dipahami dengan tepat sesuai dengan standar.
b. Gambar instalasi tenaga listrik bangunan sederhana di gambar dengan
benar.
3. Memasanag instalasi tenaga listrik di luar permukaan.
INDIKATOR
a. Ketentuan pemasangan inst tenaga diluar permukaan dipatuhi sesuai
standar internasional IEC dan PUIL.
b. PHB utama dipasang dengan benar sesuai standar IEC dan PUIL.
c. Gawai pengaman dipasang dengan benar sesuai standar IEC dan PUIL.
d. Pengaman terhadap bahay tegangan bocor dipasang dengan benar sesuai
dengan IEC dan PUIl.
e. Kapasitor dipasang dengan benar pada jaringan listrik tegangan rendah
sesuai dengan standar IEC dan PUIl.
4. Merencanakan panel hbung bagi 3 fasa instalasi tenaga
INDIKATOR
a. Perencanaan panel hubung bagi 3 fasa inst tenaga dirancang dan
disiapkan sesuai dengan kebijakan dan prosedur K3.
b. Perencanaan panel hubung bagi 3 fasa inst tenaga dan komponen listrik
dipahami sesuai dengan standar IEc dan PUIL.
5. Memasang panel hubung bagi 3 fasa instalasi tenaga
INDIKATOR

a. Pemasangan panel hubung bagi 3 fasa instalasi tenaga dirancang dan


disiapkan sesuai dengan kebijakan dan prosedur K3.
b. Personil yang tepat dihubungi untuk oordinasi yang efektif dengan pihak
terkait.
c. Komponen system pengawatan diperiksa apakah sesuai dengan
persyaratan pekerjaan.
d. Perlengkapan tambahan diperoleh sesuai dengan prosedur yang tepat.