Anda di halaman 1dari 6

TUGAS

BANGUNAN AIR
Desain Bendung
Disusun untuk melengkapi tugas Mata Kuliah Bangunan Air Semester V

Dikerjakan Oleh :

FAISAL NURROHMAN
ANGGARA DHARMA P

21010110120044
21010110120079

JURUSAN TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK


UNIVERSITAS DIPONEGORO
SEMARANG
2012

KATA PENGANTAR
Puji syukur senantiasa penyusun ucapkan kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa,
atas berkat dan karunia-Nya melindungi, membimbing, menyertai, dan memberi
petunjuk penyusun. Sehingga penyusun dapat menyelesaiakan tugas mata kuliah ini
dengan baik dan tepat pada waktunya.
Tugas yang berjudul Desain Bendung merupakan tugas yang harus
diselesaikan oleh penyusun untuk melengkapi tugas mata kuliah Bangunan Air. Sesuai
dengan judulnya, tugas ini membahas tentang perhitungan desain bendung dan
keamanannya. Dalam penyelesaian tugas ini penyusun telah mendapat bimbingan dan

bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, sudah selayaknya penyusun mengucapkan
terima kasih kepada:
1. Bapak Priyo Nugroho P, ST., M.Eng selaku dosen Bangunan Air;
2. Ibu Ir. Sri Eko Wahyuni, MS selaku dosen Bangunan Air;
3. Bapak Ir. Salamun, MT selaku dosen Bangunan Air;
4. Bapak Ir. Sutarto Edhisono, Dipl.HE, MT selaku dosen Bangunan Air;
5. Bapak dan Ibu pelayan perpustakaan Teknik Sipil Universitas Diponegoro;
6. Orang Tua dan keluarga yang mendukung penyusun dalam pembuatan laporan;
7. Kakak-kakak senior, selaku pemberi solusi dan semangat penyusun.
Walaupun penyusun telah berusaha semaksimal mungkin, namun penyusun
menyadari laporan ini masih belum sempurna. Oleh karena itu, dengan kerendahan hati
penyusun mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun dari pembaca untuk
kesempurnaan tugas di masa yang akan datang.
Akhir kata semoga tugas ini dapat bermanfaat bagi siapapun yang membaca,
terutama penyusun sendiri.
Semarang, Desember 2012

Penyusun

FAISAL NURROHMAN
ANGGARA DHARMA P

21010110120044
21010110120079

SOAL :
Debit (Q)

= 4,9 m3/dt/m

Kemiringan dasar sungai

= 0,0049

Lebar Bendung

= 14,9 m

*)Keterang
an : A = 4, B = 9

Ditanya:
1. Desain bendung?
2. Cek keamanan bendung! N = 40
3. Kondisi dasar = kerikil sedang
Elevasi sawah yang akan dialiri (misal) = +100,00
H efektif
y1

1

y2 2

=5m
2
1 8 F1 1

Tinggi lantai hilir


FAISAL NURROHMAN
ANGGARA DHARMA P

= +95,00

21010110120044
21010110120079

---- F = 5, F1 = 4,5 s/d 9,0 ujung-ujung permukaan hilir akan

bergulung titik dimana kecepatan semburannya tinggi cenderung memisahkan


diri dari aliran. Loncatan tunak; peredaman energi 45% s/d 70%.
Diagram Untuk Pemilihan Kolam Olak Peredam Energi (Bos. Replogle and Clemments,
1984)

Dari grafik tersebut dipakai USBR tipe III


JAWAB:

Perencanaan Elevasi Mercu Bendung


Elevasi sawah yang akan
1 diairi
2 Kedalaman air di sawah
3
4
5
6
7

0,15

Kehilangan tinggi energi di saluran dan boks


tersier
Kehilangan tinggi energi di bangunan sadap
tersier
Variasi muka air untuk eksploitasi di jaringan
primer
Panjang dan kemiringan saluran
primer
Kehilangan tinggi energi pada bangunan ukur di
jaringan primer
Elevasi muka air yang diperlukan (eksploitasi
normal)

FAISAL NURROHMAN
ANGGARA DHARMA P

92,39

21010110120044
21010110120079

0,15
0,20
0,20
2,45
0,45
+

95,99

Kehilangan tinggi energi di pintu pengambilan


saluran
Panjang dan kemiringan kantong
lumpur
Kehilangan tinggi di pintu pengambilan utama
Tinggi cadangan untuk
mercu
ELEVASI RENCANA MERCU BENDUNG

FAISAL NURROHMAN
ANGGARA DHARMA P

21010110120044
21010110120079

0,15
0,06
0,15
0,15
+
+

96,50
96,50

98,85

El.A

H=

2,3
5

h=

4,527

d3=

3,32

96,50

P=

5,0
0

4,32

EL.D

94,32

El.C

91,00

91,50

89,00
El.B

90,00

7,50
L=

Kedalaman scouring :

FAISAL NURROHMAN
ANGGARA DHARMA P

21010110120044
21010110120079

7,50
15,00

2,00