Anda di halaman 1dari 55

dr.

Reyjen

TINJAUAN
PUSTAKA

L/O/G/O

FRAKTUR
DEFINISI

Fraktur adalah terputusnya kontinuitas


dari tulang, sering diikuti oleh kerusakan
jaringan lunak dengan berbagai macam
derajat, mengenai pembuluh darah, otot
dan persarafan.

FRAKTUR
Etiologi

Fraktur dapat terjadi karena TRAUMA.


Sebagian besar fraktur terjadi disebabkan
oleh kekuatan yang
TIBA-TIBA & BERLEBIHAN.

FRAKTUR
Etiologi

PENARI
KAN

BENTU
RAN

PENEKA
NAN

KEKU
ATAN

PEMUNT
IRAN

PENEK
UKAN &
PENEK
ANAN

FRAKTUR
Etiologi

PENARIKAN

FRAKTUR
Etiologi

PENEKANAN

FRAKTUR
Etiologi

PENEKUKAN
+
PENEKANAN

FRAKTUR
Etiologi

PEMUNTIRAN

FRAKTUR
Etiologi

BENTURAN

KLASIFIKASI FRAKTUR

TERBUKA &
TERTUTUP

KOMPLIT
&
TIDAK KOMPLIT

GARIS PATAH

JUMLAH GARIS
PATAH

BERGESER
&
TIDAK
BERGESER

FRAKTUR TERBUKA & TERTUTUP


TERTUTUP

TIDAK ADA HUBUNGAN ANTARA FRAGMEN


TULANG DENGAN DUNIA LUAR

FRAKTUR TERBUKA & TERTUTUP


TERBUKA

TERDAPAT HUBUNGAN ANTARA FRAGMEN


TULANG DENGAN DUNIA LUAR

FRAKTUR TERBUKA & TERTUTUP

FRAKTUR TERBUKA & TERTUTUP

FRAKTUR TERBUKA & TERTUTUP


TERBUKA

FRAKTUR KOMPLIT & TIDAK


KOMPLIT
KOMPLIT

Apabila garis patah yang


MELALUI SELURUH PENAMPANG TULANG
atau melalui kedua korteks
tulang

FRAKTUR KOMPLIT & TIDAK


KOMPLIT
KOMPLIT

apabila garis patah


TIDAK MELALUI
seluruh penampang tulang

Hair line

GARIS PATAH

JUMLAH GARIS PATAH

Multiple
Fracture

>1, saling
berhubungan

>1, tidak
berhubungan

>1, tulang berlainan

DISPLACE & UNDISPLACE

PENYEMBUHAN FRAKTUR

DIAGNOSIS FRAKTUR

DIAGNOSIS FRAKTUR
ANAMNESA

Riwayat Trauma ataupun cedera


pada bagian yang dikeluhkan

DIAGNOSIS FRAKTUR
PEMERIKSAAN
FISIK

DIAGNOSIS FRAKTUR
PEMERIKSAAN
PENUNJANG

PENANGANAN FRAKTUR
TERTUTUP

PENANGANAN FRAKTUR
TERBUKA

Pembersihan Luka
Eksisi jar.avital ( debridement )
Antibiotika Broad Spectrum
ATS
Kultur Jaringan
Penutupan luka (situasi)
Immobilisasi sementara
Reposisi
Fiksasi
Rehabilitasi

PENANGANAN FRAKTUR
Kapan dilakukan
ORIF ???
Fraktur yang tidak bisa sembuh atau bahaya avascular
necrosis tinggi

Fraktur yang tidak bisa direposisi tertutup

Fraktur yang dapat direposisi tetapi sulit dipertahankan

Fraktur yang berdasarkan pengalaman memberi hasil yang


lebih baik dengan operasi

KOMPLIKASI
A. EARLY

KOMPLIKASI
B. LATE

Kekakuan
Sendi

Rasa kaku pada sendi

FRAKTUR CLAVICULA

Fraktur Clavicula dapat terjadi karena trauma langsung ataupun tidak


langsung yang dihantarkan melalui bahu. 2/3 dari kasus fraktur
clavicula terjadi pada ana-anak, biasanya berupa fraktur
greenstick sampai fraktur komplit.

KLASIFIKASI FRAKTUR
CLAVICULA

KLASIFIKASI FRAKTUR
CLAVICULA
FR. MID CLAVICULA

KLASIFIKASI FRAKTUR
CLAVICULA
FR. 1/3 LATERAL CLAVICULA

KLASIFIKASI FRAKTUR
CLAVICULA
FR. 1/3 MEDIAL CLAVICULA

DIAGNOSIS
ANAMNESIS

Adanya riwayat trauma yang adekuat, biasanya jatuh dengan posisi


ekstremitas atas terentang, jatuh ke arah bahu, atau trauma langsung
pada clavicula
Nyeri, terutama pada gerakan ekstremitas atas
Pembengkakan

DIAGNOSIS
PEMERIKSAAN
FISIK

Krepitasi
Edema
Deformitas
Hematom

TATALAKSANA
FR. MID CLAVICULA

Imobilisasi fraktur midclavicular dengan Figure-of-Eight splint.


Splint ini dipasang setelah dilakukan close-reduction dengan
menarik bahu ke atas dan belakang. Keuntungan Figure-of-eight
adalah pasien masih dapat menggunakan kedua tangannya.
Penyembuhan dapat terjadi selama 2 minggu untuk bayi dan 4-6
minggu untuk orang dewasa. Imobilisasi harus tetap dilakukan
sampai hasil radiografi ulangan menunjukkan pembentukan kalus dan
penyembuhan di garis fraktur.

TATALAKSANA
FR. MID CLAVICULA + DISPLACE

TATALAKSANA
FR. MID CLAVICULA + DISPLACE

TATALAKSANA
FR. MID CLAVICULA + UNDISPLACE

TATALAKSANA
FR. 1/3 LATERAL CLAVICULA

Tipe I (nondisplaced) dan tipe III ( articular surfaced involvement)


diterapi secara simtomatik dengan es, analgetik, dan sling. Mobilisasi
dini bahu sangat penting untuk mencegah artritis degeneratif
dan mengurangi resiko adhesive capsulitis. Untuk tipe II (displaced)
biasanya membutuhkan pembedahan karena memiliki insiden
30% terjadi nonunion.

TATALAKSANA
FR. 1/3 LATERAL CLAVICULA

TATALAKSANA
FR. 1/3 MEDIAL CLAVICULA

Terapi yang diberikan berupa analgetik dan sling.


Untuk tipe displaced perlu dilakukan reduction.

SPASMODIC TORTICOLIS

SPASMODIC TORTICOLIS
ETIOLOGI

Torticolis berasal dari 2 kata, yaitu


Tortus yang berarti Terputar,
Dan Collum yang berarti Leher

SPASMODIC TORTICOLIS
ETIOLOGI

PENYEBAB
CONGENITAL

SPASMODIC TORTICOLIS
ACQUIRED

Kerusakan Sistem Saraf


Kerusakan Otot Sekitar Leher
Tumor
Infeksi daerah Kepala dan Leher
(pada sinus, telinga,Mastoid, rahang, dan gigi)

Penggunaan Obat-obat antipsikotik

MANIFESTASI KLINIS
CONGENITAL

Tidak Nyeri
Postur kepala abnormal
Teraba benjolan pada otot yang berkaitan,
terutama pada umur 1 2 bulan
Gerakan yang terbatas pada kepala
Bengkak pada otot leher (tampak saat lahir)
Bahu tidak simetris
Otot leher kaku

MANIFESTASI KLINIS
AQUIRED

Nyeri pada leher


Bahu tidak simetris
Postur kepala abnormal
Tremor pada kepala
Sakit kepala

PEMERIKSAAN PENUNJANG

TERAPI
CONGENITAL

TERAPI
AQUIRED

TERIMA KASIH