Anda di halaman 1dari 2

1. Jelaskan mengenai unsur kepribadian!

Unsur kepribadian menurut Freud terdiri dari 3 bagian utama:


a. Id (Das Es)
Id adalah sistem energi yang fenomenal pada diri manusia yang dibawa sejak
lahir. Id hanya mengikuti prinsip kesenangan untuk memenuhi keinginannya. Id
bersifat murni tidak mengetahui tentang batasan, tidak tahu tentang hukum ataupun
peraturan. Id ini muncul pada bayi yang baru lahir sampai usia 1 tahun (Bischof,
1970). Muncul rasa lapar dan haus mengakibatkan bayi berusaha mempertahankan
keseimbangan hidupnya dengan berusaha memperoleh makanan dan minuman.
Libido adalah bagian dari Id yang yang berhubungan dengan energi pada
manusia yang berkenaan untuk melanjutkan keturunannya di muka bumi. Libido
berkaitan dengan keinginan seksual alami pada manusia (Bischof, 1970).
b. Ego (Das Ich)
Ego adalah perpanjangan dari Id yang mengikuti prinsip realitas. Ego mulai
muncul pada anak berumur 2 tahunan. Semakin sesuai ego dengan id individu tampak
semakin berbahagia (Bischof, 1970). Ego berhubungan dengan kenyataan tetapi ego
tidak mempertimbangkan moral. Misal ketika individu lapar secara realistis hanya
diatasi dengan makan. Dalam hal ini ego mempertimbangkan cara memperoleh
makanan dan mempertimbangan makanan tersebut layak atau tidak. Dengan demikian
ego berfungsi untuk melibatkan proses kejiwaan yang bersifat sekunder.
c. Superego (Das Ueber Ich)
Superego adalah bagian ketiga dari kepribadian seseorang. Seseorang yang
berhasil mengembangkan superegonya kepribadiannya telah berkembang dengan
penuh. Superego membuat keputusan mengenai sesuatu perbuatan itu baik atau buruk
berdasarkan standar yang telah diterima oleh masyarakat (Bischof, 1970). Superego
berkaitan dengan kesadaran seorang individu atau bisa juga dikatakan dengan hati
nurani.Superego adalah aspek sosiologis dari kepribadian yang isinya berupa nilainilai atau aturan-aturan yang sifatnya normatif. Superego ini terbentuk melalui
internalisasi nilai-nilai dari figur-figur berperan, berpengaruh atau berarti bagi
individu.

2.