Anda di halaman 1dari 2

STANDAR

PROSEDUR
OPERASIONAL

Pengertian

Tujuan

Kebijakan

Prosedur

STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL


INSTALASI RAWAT INAP
RUMAH SAKIT CITRA HUSADA PANGKALAN BUN
GANTI BALUT
No. Dokumen
No. Revisi
Halaman
00.00.00
00
1/2
Ditetapkan Oleh :
Direktur Utama
Tanggal Terbit
Rumah Sakit Citra Husada Pangkalan Bun
01 Agustus 2014
(dr. Desatya Rosya Amigha, MM)
NIP.
Suatu tindakan keperawatan untuk mengganti perban perawatan luka untuk
mencegah infeksi dengan cara mengganti balutan yang kotor dengan balutan
yang bersih.
1. Meningkatkan penyembuhan luka dengan mengabsorbsi cairan dan dapat
menjaga kebersihan luka
2. Melindungi luka dari kontaminasi
3. Dapat menolong hemostatis (bila menggunakan elastis verband )
4. Membantu menutupnya tepi luka secara sempurna
5. Menurunkan pergerakan dan trauma
6. Menutupi keadaan luka yang tidak menyenangkan
1. Pada balutan yang sudah kotor
2. Pada penderita yang lukanya akan diperiksa oleh dokter atau akan diberi
obat konpres yang baru.
A. Tahap Pra Interaksi
1. Melakukan verifikasi data sebelumnya bila ada
2. Mencuci tangan
3. Menyiapkan alat dengan benar
4. Menempatkan alat di dekat klien dengan benar
B. Tahap Orientasi
1. Berikan salam, memanggil pasien dengan namanya
2. Jelaskan tujuan, prosedur, dan lamanya tindakan pada pasien/keluarga.
3. Menanyakan persetujuan dan kesiapan pasien.
C. Tahap Kerja
1. Jelaskan kepada pasien tentang tindakan yang akan dilakukan
2. Dekatkan alat-alat ke pasien
3. Pasang sampiran
4. Perawat cuci tangan
5. Pasang masker dan sarung tangan yang tidak steril
6. Atur posisi pasien sesuai dengan kebutuhan
7. Letakkan pengalas dibawah area luka
8. Letakkan nierbeken didekat pasien
9. Buka balutan lama (hati-hati jangan sampai menyentuh luka) dengan
menggunakan pinset anatomi, buang balutan bekas kedalam
nierbeken. Jika menggunakan plester lepaskan plester dengan cara

Unit Terkait

melepaskan ujungnya dan menahan kulit dibawahnya, setelah itu tarik


secara perlahan sejajar dengan kulit dan kearah balutan. (Bila masih
terdapat sisa perekat dikulit, dapat dihilangkan dengan aceton/bensin)
10. Bila balutan melekat pada jaringan dibawah, jangan dibasahi, tapi
angkat balutan dengan perlahan.
11. Letakkan balutan kotor ke nierbeken lalu buang ke kantong plastik,
hindari kontaminasi dengan permukaan luar wadah.
12. Kaji lokasi, tipe, jumlah jahitan atau bau dari luka
13. Membuka set balutan steril dan menyiapkan larutan pencuci luka dan
obat luka dengan memperhatikan tehnik aseptik.
14. Buka sarung tangan ganti dengan sarung tangan steril
15. Membersihkan luka dengan cairan NaCl 9 %
16. Memberikan obat atau antibiotik pada area luka (disesuaikan dengan
terapi)
17. Menutup luka
18. Bereskan alat dan cuci tangan.
D. Terminasi
1. Evaluasi respon klien terhadap tindakan yang dilakukan
2. Rencana tindak lanjut
3. Kontrak yang akan datang.
4. Dokumentasi
IGD, Instalasi Rawat Inap, Poli Umum, Poli Bedah