Anda di halaman 1dari 7

TUGAS FISIKA

POTENSIAL LISTRIK
D
I
S
U
S
U
N
OLEH:

ASHA FLORENSISKA 13 01 059


CICI 13 01 060
ELIN CLAUDIA 13 01 065
INDAH SRI WULAN 13 01 074
NENI ANGGUN 13 01 090
SUWANI UTAMI 13 01 100

KELAS : I TKI B
PENDIDIKAN TEKNOLOGI KIMIA INDUSTRI
MEDAN

POTENSIAL LISTRIK

Potensial listrik merupakan besaran skalar yang berkaitan dengan


kerja dan energi potensial pada medan listrik. Potensial listrik adalah
banyaknya muatan yang terdapat dalam suatu benda. Suatu benda
dikatakan mempunyai potensial listrik lebih tinggi daripada benda lain,
jika benda tersebut memiliki muatan positif lebih banyak daripada muatan
positif benda lain.
A

(a)

(b)

(c)

(d)

Gambar1. Muatan listrik pada beberapa benda


Pada gambar 1, terlihat bahwa benda A memiliki muatan positif
paling banyak sehingga benda A mempunyai potensial listrik paling tinggi,
disusul benda B, C, baru kemudian D.
Suatu muatan uji hanya dapat berpindah dari satu posisi ke posisi
lain yang memiliki perbedaan potensial listrik sebagaimana benda jatuh
dari tempat yang memiliki perbedaan ketinggian. Besaran yang
menyatakan perbedaan potensial listrik adalah beda potensial. Beda
potensial dari sebuah muatan uji q yang dipindahkan ke jarak tak
berhingga dengan usaha W adalah

Dimana V adalah potensial listrik dengan satuan volt (V). Beda


potensial dari suatu muatan listrik di suatu titik di sekitar muatan tersebut
dinyatakan sebagai potensial mutlak atau biasa disebut potensial
listrik saja.

Potensial listrik dari suatu muatan listrik q di suatu titik berjarak r


dari muatan tersebut dapat dinyatakan sebagai berikut

V = Potensial Listrik (Volt)


k = Konstanta Listrik = 9.109 NC-2 m2
Q = Muatan sumber (Coulomb)
r = jarak dari muatan sampai titik P

Dari persamaan di atas tampak bahwa potensial listrik dapat


dinyatakan dalam bentuk kuat medan listrik, yaitu
V=Er
Berbeda dengan gaya listrik dan kuat medan listrik, potensial listrik
merupakan besaran skalar yang tidak memiliki arah. Potensial listrik yang
ditimbulkan oleh beberapa muatan sumber dihitung menggunakan
penjumlahan aljabar. Untuk n muatan, potensial listriknya dituliskan
sebagai berikut.

Catatan: tanda (+) dan () dari muatan perlu diperhitungkan dalam


perhitungan potensial listrik.

Contoh Soal.
Dua muatan titik positif sama besarnya + 5 nC pada sumbu-x. Satu di
pusat dan yang lain pada x = 8 cm seperti ditunjukkan pada gambar.
Tentukan potensial di
a. Titik P1 pada sumbu x di x=4 cm
b. Titik P2 pada sumbu y di y = 6 cm.

a. Titik P1 pada sumbu x di x=4 cm

b. Titik P2 pada sumbu y di y = 6 cm.

Contoh soal
Bola kecil bermuatan +2 C , -2 C , 3 C , dan -6 C diletakkan di
titik-titik sudut sebuah persegi yang mempunyai panjang diagonal 0,2 m.
Hitung potensial listrik di titik pusat persegi!

Penyelesaian:
Diketahui:

q1 = +2 C = 2 10-6 C
q2
=-2C=-210-6C
q3=3C=310-6 C
q4 = -6 C = -6 10-6 C
Panjang diagonal = 2 10-1 m, sehingga jarak tiap-tiap muatan dari
titik pusat
r1 = r2 = r3 = r4 = (210-1)
r = 10-1 m

Ditanya: VP = ... ?
Pembahasan :

Potensial Listrik pada Keping Sejajar


Konduktor dua keping sejajar adalah dua keeping logam
sejajar yang dihubungkan dengan sebuah baterai sehingga kedua
keeping mandapat muatan yang sama tapi berlawanan tanda. Bentuk
keeping sejajar seperti ini disebut kapasitor.
Di antara dua keping akan dihasilkan medan listrik yang serba
sama dengan arah dari keping positif ke keping negatif. Medan listrik
yang serba sama seperti ini disebut medan listrik homogen.
Pada muatan positif q bekerka gaya listrik F = q E yang
arahnya kekanan. Untuk memindahkan muatan positif q dari A ke B
(ke kiri) kita harus melakukan gaya F yang melawan gaya F, tetapi
besar F sama dengan besar F (F = F).
Usaha luar yang dilakukan
untuk memindahkan muatan q dari A ke B adalah:
WAB= qEd
WAB= qVAB
Dua keping sejajar seluas A terpisah dengan jarak d masing-masing
diberi muatan +q dan -q.

Gambar 4. Potensial listrik pada keping sejajar.

Rapat muatan listrik didefinisikan sebagai muatan listrik per


satuan luas.
=q/A
Potensial listrik:

- di antara dua keping


V = E.r .............................................................. (12)
- di luar keping
V = E.d .............................................................. (13)

Contoh Soal.
Gambar dibawah ini menunjukkan konduktor dua keping sejajar yang
dimuati oleh baterai 240 V. kedua kepping berada dalam vakum.
a.
Tentukan besar dan arah kuat medan listtrik di antara kedua
keeping tersebut.
b.
4cm
Tentukan beda potensial antara titik C yang berjarak 2 m dari B dengan
titik B.

Jawab :
Beda potensial baterai VBA = 240 volt; jarak keping AB, d = 4 cm = 4x10 -2
m.
a.
Keeping A bertanda + karena dihubungkan dengan kutub + baterai.
Keeping B bertanda karena dihubungkan dengan kutub- baterai.
Dengan demikian, arah kuat medan listrik dalam ruang antar keping
adalah dari keeping A menuju ke keeping B (ke arah kanan). Besar kuat
medan E anta rkeping adalah homogen dan dihitung dengan persamaan,
E = VAB / d = 240 / 4x10-2 <=> E = 6000 V/m
b.
Beda potensial antara titik C dan B, V BC, dihitung dengan
persamaan,
VBC = E . r dengan r = 2 cm = 2x10-2 m
= (6000)(2 x 10-2) = 120 volt

Potensial Listrik Pada Bola Bermuatan

Potensial listrik disekitar atau di dalam bola konduktor bermuatan


dapat ditentukan dengan cara menganggap muatan bola berada di pusat
bola. Selanjutnya, potensial listrik di titik-titik pada suatu bola bermuatan,
seperti diperlihatkan pada gambar di bawah dapat ditentukan melalui
persamaan potensial listrik, yaitu :

Gambar 3. Potensial listrik pada bola konduktor bermuatan.

Selanjutnya, potensial listrik di titik-titik pada suatu bola bermuatan,


seperti diperlihatkan pada gambar di samping dapat ditentukan melalui
persamaan (8), yaitu:

Dari persamaan-persamaan di atas dapat disimpulkan bahwa


potensial listrik di dalam bola sama dengan di permukaan bola, sehingga: