Anda di halaman 1dari 16

Pemodelan Orbit Planet di

Galaksi Bima Sakti


Created by :
Apollos Theophilus Charis
Brain Aulia
Ronal Pasaribu
Chandra Leonando
Arry Wahyudi

Tujuan Pemodelan
Mengetahui pengaruh parameter berikut terhadap bentuk
orbit planet:
Massa planet
Jarak antara planet dengan Matahari

Mensimulasikan pergerakan planet dalam tata surya


galaksi bima sakti

Headline

Tata Surya Galaksi Bima Sakti


Batasan pemodelan
Persamaan analitik
Metode Numerik
Tahapan Validasi

Tata Surya di
Galaksi Bima Sakti
Setiap planet memiliki orbit dalam
hal berevolusi terhadap matahari
Umur tata surya diperkirakan 4,5
milyar tahun
Sumber :
http://map.gsfc.nasa.gov/universe/un
i_age.html

Gambar 1. Sistem tata surya


Sumber : Meet our solar system, NASA

Batasan Masalah
Semua planet berevolusi dan berotasi melawan arah

jarum jam
Tidak ada asteroid komet dan satelit
Planet berotasi pada porosnya
Pusat gravitasi ada pada matahari
Tidak terdapat sudut inklinasi planet

Tata surya merupakan sebuah sebuah sistem yang terdiri dari


matahari, delapan planet, planet-kerdil, komet, asteroid dan
benda-benda angkasa kecil lainnya.
Matahari merupakan
pusat dari tata surya di mana anggota tata surya yang lain
beredar mengelilingi matahari.
Benda-benda langit tersebut beredar mengelilingi matahari
secara konsentris pada lintasannya masing-masing. anggotaanggota dalam sistem tata surya ditunjukkan seperti Gambar
berikut

IAU secara umum mengelompokkan benda angkasa yang


mengeliligi Matahari menjadi tiga yaitu:
1. Planet
Sebuah benda langit dikatakan planet jika memenuhi kriteria
sebagai berikut:
mengorbit Matahari
bentuk fisiknyanya cenderung bulat
orbitnya bersih dari keberadaan benda angkasa lain

2. Planet Kerdil
Sebuah benda langit dikatakan sebagai planet-kerdil jika:
mengorbit Matahari
bentuk fisiknya cenderung bulat
orbitnya belum bersih dari keberadaan benda angkasa lain
bukan merupakan satelit
3. Benda benda Tata Surya kecil
Seluruh benda angkasa lain yang mengelilingi Matahari selain planet atau planet-kerdil. Bendabenda Tata Surya Kecil tersebut di antaranya adalah komet, asteroid, objek-objek transneptunian, serta benda-benda kecil lainnya.

Hukum Hukum Yang


mendasari
A. Hukum Kepler

Hukum Kepler 1 menyatakan setiap planet beredar mengelilingi Matahari dalam


orbit yang berbentuk ellips (lonjong), dengan Matahari terletak pada salah satu
dari dua titik fokus ellips tersebut.
Hukum Kepler 2 berbunyi vektor radius (yakni garis imajiner yang
menghubungkan pusat sebuah planet dengan pusat Matahari) menyapu area
dengan luas yang sama dalam ellips tersebut untuk interval waktu yang sama.
Hukum Kepler 3 menyatakan kuadrat dari periode orbit sebuah planet
sebanding dengan dengan pangkat tiga setengah sumbu utama orbitnya.
B. Hukum Newton

Hukum Kepler I
Orbit suatu planet adalah ellips dengan matahari berada
pada salah satu fokusnya.

Gambar 2. Posisi matahari dan planet dalam lintasan ellips

Gambar 2 juga menjelaskan posisi matahari dan planet dalam


lintasan ellips, dimana
1 dan 2 adalah titik fokus. Ketika matahari berada pada posisi
1 dan planet berada pada tidak ada benda langit lainnya yang
berada pada 2.
Jarak pusat ellips dan titik fokus (F 1 dan F2) adalah (sumbu
mayor), dimana merupakan angka tak berdimensi yang
Sumber
: Supardi.
(Tanpaantara
Tahun). Simulasi
Planeteksentrisitas.
Dalam Tatasurya. Jika = 0,
besarnya
berkisar
0 dan 1Gerak
disebut
maka ellips berubah menjadi lingkaran.

Eksentrisitas adalah kelonjongan atau kepipihan lintasan ellips


yang dimiliki oleh setiap planet pada saat berputar mengelilingi
matahari. semakin besar eksentrisitas yang dimiliki oleh suatu
planet. Jika e=0 maka ellips berubah menjadi lingkaran.
Hukum satu kepler memiliki beberapa implikasi antara lain :
Jarak antara planet dan matahari berubah seiring planet
bergerak sepanjang orbitnya
Matahari adalah penyeimbang dari pusat orbit planet

Hukum Kepler II
"Suatu garis khayal yang menghubungkan matahari dengan planet
menyapu luas daerah yang sama dalam selang waktu yang sama.

Gambar 2. ilustrasi hukum Kepler kedua

Planet bergerak lebih cepat di dekat Matahari dan lambat di


jarak yang jauh. Sehingga, jumlah area adalah sama pada
jangka: Supardi.
waktu(Tanpa
tertentu.
Sumber
Tahun). Simulasi Gerak Planet Dalam Tatasurya.

Hukum Kepler III


Perbandingan kuadrat periode planet mengitari Matahari
terhadap pangkat tiga jarak rata-rata planet ke Matahari
adalah sama untuk semua planet.

T1

T2

Dengan :
T = Periode Planet
r = Jarak planet ke matahari

r1

r2

Hukum Newton
Dengan munculnya hukum gravitasi
newton, makahukum III Kepler dapat
dibuktikan kebenarannya. Ataudapat
diartikan pula bahwa hukum III
Kepler dapatmemperkuat kebenaran
hukum
Newton
tentang
gravitasi.Mengapa
planet
dapat
mengelilingi matahari dan tidaklepas
dari orbitnya? Jawabannya adalah
karena adanyagaya sentripetal.
Sumber : http://www.rumus-fisika.com/2013/09/gaya-gravitasi-pada-gerak-planet.html