Anda di halaman 1dari 16

BAB I

PENDAHULUAN
1.1.

Latar Belakang
Sesuai dengan namanya, pasar uang adalah keseluruhan permintaan dan penawaran
dana-dana atau surat-surat berharga yang mempunyai jangka waktu satu tahun atau
kurang dari satu tahun dan dapat disalurkan melalui lembaga-lembaga perbankan.
Dan di pasar uang ini diperjualbelikan instrumen kredit jangka pendek. Kredit yang
dimaksud bisa berupa kredit harian (On Call), kredit bulanan (Prolongasi) maupun
kredit tiga bulanan (Belening).
Oleh karena kredit yang diperjualbelikan kurang dari satu tahun, maka disebut kredit
jangka pendek. Adapun jenis instrumen pada pasar uang antara lain SBI, SBPU,
SUN, repurchase Agreement dan lain-lain. Sedangkan para pelaku pasar uang
diantaranya: Perusahaan bank, perusahaan asuransi dan perusahaan keuangan non
bank lainnya.
Pengertian Pasar Uang
Pasar uang adalah suatu kelompok pasar dimana instrumen kredit jangka pendek,
yang umumnya berkualitas tinggi diperjualbelikan. Fungsi pasar uang sebagai
sarana alternatif bagi lembaga-lembaga keuangan, perusahaan-perusahaan non
keuangan untuk memenuhi kebutuhan dana jangka pendek maupun untuk
menempatkan dana atas kelebihan likuiditasnya.
Seperti yang kita ketahui di setiap negara memiliki mata uang yang berbeda-beda
antara negara yang satu dengan negara yang lain. Sehingga dalam melakukan
suatu transaksi perdagangan dengan negara lain dibutuhkan suatu perhitungan
suatu nilai tukar antar mata uang suatu negara terhadap negara lain. Perhitungan
ini lebih dikenal dengan Kurs Valuta Asing (Foreign Exchange Rate), kurs ini
bisa memberikan patokan berapa-berapa nilai mata uang asing dilihat dari Rupiah
kita.
Sehingga memudahkan terjadinya transaksi karena bisa mengetahui berapa
jumlah uang yang akan dikeluarkan untuk membeli produk dari negara asing. Dan
juga akan bisa mengetahui berapa jumlah uang yang akan diterima dari
pembayaran penjualan produk dalam negeri ke negara asing.
Pengertian Pasar Valuta Asing
Pasar valuta asing adalah pasar yang memfasilitasi pertukaran valuta untuk
mempermudah

transaksi-transaksi

keuangan

perdagangan

dan

keuangan

internasional. Transaksivalas (foreign exchange transaction) adalah pertukaran


suatu mata uang dengan mata uang lain.

1.2.

Rumusan Masalah
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

1.3.

Apa definisi pasar valuta asing ?


Bagaimana latar belakang dan perkembangan pasar valuta asing ?
Apa fungsi pokok pasar valuta asing ?
Apa saja jenis-jenis pasar valuta asing ?
Siapa saja pelaku yang bermain di pasar valuta asing ?
Bagaimana mekanisme kerja pasar valuta asing ?
Apa kelebihan dan kelemahan pasar valuta asing ?

Tujuan Penulisan
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Mengetahui definisi pasar valuta asing.


Mengetahui latar belakang dan perkembangan pasar valuta asing.
Mengetahui fungsi pokok pasar valuta asing.
Mengetahui jenis-jenis pasar valuta asing.
Mengetahui pemain dalam pasar valuta asing.
Mengetahui mekanisme kerja pasar valuta asing.
Mengetahui kelebihan dan kelemahan pasar valuta asing.

BAB II
PEMBAHASAN
2.1.

Definisi Pasar Valuta asing


Pasar valuta asing (bahasa Inggris: foreign exchange market, forex) atau disingkat
valas merupakan suatu jenis perdagangan atau transaksi yang memperdagangkan mata
uang suatu negara terhadap mata uang negara lainnya (pasangan mata uang/pair) yang
melibatkan pasar-pasar uang utama di dunia selama 24 jam secara berkesinambungan.
Valuta asing akan mempunyai suatu nilai apabila valuta tersebut dapat ditukarkan
dengan valuta lainnya tanpa pembatasan.
2

Dan tempat bertemunya penawaran dan permintaan valuta asing disebut dengan Bursa
Valuta Asing atau Foreign Exchange Market. Menurut Madura (2000:58) pasar valas
adalah pasar yang memfasilitasi pertukaran valuta untuk mempermudah transaksitransaksi perdagangan dan keuangan internasional. Atau jika diartikan secara
sederhana, pasar valas adalah perdagangan mata uang (valuta) suatu negara dengan
mata uang negara lainnya. Sedangkan tarif dari pertukaran mata uang ini disebut juga
dengan Foreign Exchange Rate di Indonesia dikenal dengan Kurs Valas.
Kuncoro (1996:105) menjelaskan bahwa semua kegiatan bisnis internasional
memerlukan transfer uang dari satu negara ke negara lain sebagai contoh, suatu
perusahaan multinasional AS yang mendirikan pabrik di Inggris, pada akhir tahun
buku selalu ingin mentransfer laba yang diperoleh dari usahanya di Inggris (dalam
bentuk Poundsterling) ke kantor pusatnya di AS (dalam bentuk USD) maka untuk
mengkonversikan mata uang Poundsterling Inggris ke dalam US Dolar diperlukan
adanya pasar valas.

2.2.

Latar Belakang dan Perkembangan Pasar Valuta Asing


Setelah perang dunia I dan setelah depresi ekonomi dunia pada tahun 1930-an, dunia
menginginkan tercpainya suatu stabilitas ekonomi yang lebih baik. Pada tahun 1944
lahirlah suatu sistem moneter Internasional yang dikenal dengan nilai tukar tetap
(fixed ekchange rate) hasil persetujuan Bretton woods.
Setiap Negara memberlakukan kurs yang tetap darimata uangnya terhadap US. Sejak
saat itui ekonomi negara-negara Eropa serta Amerika mulai tumbuh pesat. Lebih dari
itu lahirnya pasar Euro Dollar dan Asia Currency Unit adalah untuk mengimbangi
peredaran US Dollar yang semakin banyak jumlahnya.
Pentingnya

aktivitas

dalam

foreign

exchange

timbul

sehubungan

dengan

berkembangnya perdagangan internasional serta semakin meningkatnya perpindahan


uang dan capital international. Dari sini bisa dilihat bahwa foreign exchange bukan
sebatas money change tetapi lebih luas dari itu. Oleh karena itu,dapat dikatakan
bahwa pasar valuta asing adalah suatu pasar di mana surat-surat berharga jangka
pendek diperdagangkan.

Motif utama keterlibatan peserta pasar dalam pasar valas yaitu: trading, hedging
(belas kasih ), speculating. Sedangkan tujuan lebih terperinci sebagai berikut:

Komersial: berupa ekspor impor, lalu lintas modal.

Funding: berupa pinjaman valuta asing, dan kebutuhan cashflow.

Investasi: berupa commercial investmen, property investmen, dan portofolio


investmen.

Marketmaking: berupa perdagangan valuta asing yang dilakukan bank-bank


dengan menawarkan harga dua arah sebagai marketmaking.

Position taking: aktivitas ini lazim ditemui untuk tujuan memperoleh keuntungan.
Pada aktivitas ini maka pelaku pasar akan memposisikan dirinya sesuai denagn
kecendrungan menguat atau melemahnya mata uang.

Dan dalam perkembangannya uang berkembang menjadi komoditas yang bisa di


perdagangkan. Pasar valuta asing sendiri mengalami pertumbuhan yang pesat pada
awal dekade 70an. Adapun yang menyebabkan pasar valuta asing bertumbuh dengan
pesat antara lain adalah:

Pergerakan nilai valuta asing yang mengalami pergerakan cukup signifikan


sehingga menarik bagi beberapa kalangan tertentu untuk berkecimpung di dalam
pasar valuta asing.

Bisnis yang semakin mengglobal. Dengan semakin sengitnya persaingan bisnis


membuat perusahaan harus mencari sumber daya baru yang lebih murah, dan
tersebar di seluruh dunia sehingga menimbulkan permintaan akan mata uang
suatu negara tertentu.

Perkembangan telekomunikasi yang begitu cepat dengan adanya sarana telepon,


telex, faaximile,

internet maka memudahkan para pelaku pasar untuk

berkomunikasi sehingga transaksi lebih mudah di lakukan.

Keuntungan yang di peroleh di pasar valuta yang cenderung besar meningkatakan


keinginan berbagai pihak berusaha memperoleh gain dari pergerakan valuta
asing.

2.3.

Fungsi Pokok Pasar Valuta Asing


Nopirin (1987:165-166) menyebutkan beberapa fungsi pokok pasar valuta asing
dalam membantu lalu-lintas pembayaran internasional yaitu:

1. Mempermudah pertukaran valuta asing serta pemindahan dana dari satu negara ke
negara lain. Proses penukaran atau pemindahan dana ini dapat dilakukan dengan
sistem clearing seperti halnya yang dilakukan oleh bank-bank serta pedagang.
2. Karena sering terdapat transaksi internasional yang tidak perlu segera
diselesaikan pembayaran atau penyerahan barangnya, maka pasar valuta asing
memberikan kemudahan untuk dilaksanakannya perjanjian atau kontrak jual beli
dengan kredit.
3. Memungkinkan dilakukannya hedging. Seorang pedagang melakukan hedging
apabila dia pada saat yang sama melakukan transaksi jual beli valuta asing yang
berbeda, untuk menghilangkan/mengurangi resiko kerugian akibat perubahan
kurs.

2.4.

Jenis-Jenis Pasar Valuta Asing


Pasar valas dibedakan menjadi 4 jenis, yaitu:

1. Pasar Spot (Pasar Tunai).


Menurut Madura (2000:58-66) kurs spot adalah nilai tukar berjalan suatu valuta.
Kemudian yang dimaksud pasar spot adalah pasar yang memfasilitasi transaksitransaksi nilai tukar berjalan suatu valuta. Dimana komoditi atau valas dijual
secara tunai dengan penyerahan segera. Disebut juga actual market atau physical
market.
Menurut Kuncoro (1996:106-107) transaksi spot terdiri dari transaksi valas yang
biasanya selesai dalam maksimal dua hari kerja. Dalam pasar spot, dibedakan atas
tiga jenis transaksi:
a. Cash, dimana pembayaran satu mata uang dan pengiriman mata uang lain
diselesaikan dalam hari yang sama.
b. Tom (kependekan dari tomorrow/besok), dimana pengiriman dilakukan pada
hari berikutnya.
5

c. Spot, dimana pengiriman diselesaikan dalam tempo 48 jam setelah


perjanjian.
Menurut Hamdi (2000:20) contoh transaksi spot yaitu pada tanggal 22 Desember
1996 seorang ayah membutuhkan US$ 10.000 untuk uang saku anaknya yang
akan sekolah diluar negeri. maka seorang ayah tersebut dapat menghubungi bankbank devisa atau money changer untuk dapat mengetahui dan membuat
kesepakatan selling price pada tanggal tersebut. Apabila telah tercapai
kesepakatan selling price pada tanggal 22 Desember 1996 adalah US$1 = Rp
5.500 maka perhitungannya:
Jumlah Rupiah yang dibutuhkan = US$ yang dibutuhkan x selling price
= US$ 10.000 x Rp 5.5000 = Rp 55.000.000,- maka untuk mendapatkan US$
10.000 diperlukan Rp 55.000.000,- yang harus diserahkan paling lambat tanggal
24 Desember 2004 (2 x 24 jam atau t +2).
2. Pasar Forward
Menurut Madura (2000:58-66) Kurs forward adalah nilai tukar suatu valuta
dengan valuta lain pada suatu waktu di masa depan yang dikuotasikan oleh bankbank. Kemudian yang dimaksud Pasar Forward adalah pasar yang memfasilitasi
perdagangan kontrak forward mata uang.
Menurut Kuncoro (1996:106-107) transaksi forward merupakan transaksi valas
dimana pengiriman mata uang dilakukan pada suatu tanggal tertentu di masa
datang. Kurs dimana transaksi forward akan diselesaikan telah ditentukan pada
saat kedua belah pihak menyetujui kontrak untuk membeli dan menjual. Waktu
antara ditetapkannya kontrak dan pertukaran mata uang yang sebenarnya terjadi
dapat bervariasi dari dua minggu hingga satu tahun. Jatuh tempo kontrak forward
biasanya satu, dua, tiga atau enam bulan. Transaksi forward biasanya terjadi bila
eksportir, importir, atau pelaku ekonomi lain yang terlibat dalam pasar valas harus
membayar atau menerima sejumlah mata uang asing pada suatu tanggal tertentu
di masa mendatang.
Menurut Madura (2000:63) contoh transaksi forward yaitu apabila suatu
perusahaan akan membutuhkan 1 juta Mark Jerman, 90 hari dari sekarang untuk
mengimpor barang dari Jerman. Asumsikan bahwa perusahaan tersebut dapat
langsung membeli Mark Jerman untuk pengiriman langsung (yaitu, dari pasar
spot) dengan kurs spot $0,50 per Mark. Berdasarkan kurs spot ini maka
6

perusahaan membutuhkan $500.000 ($0,50 per Mark x 1.000.000). namun


perusahaan belum memiliki dana saat ini juga untuk membeli Mark. Perusahaan
dapat menunggu 90 hari dan kemudian menukarkan US Dolar dengan Mark
menurut kurs yang berlaku saat itu. Tetapi perusahaan tidak mengetahui berapa
kurs spot 90 hari dari sekarang. Jika naik menjadi $0,60 per Mark, perusahaan
akan membutuhkan $600.000 ($0,60 per Mark x 1.000.000 Mark). Dengan danya
ini maka perusahaan akan merugi sebesar $100.000. akan lebih baik perusahaan
mengunci kurs untuk 90 hari dari sekarang. Dimana kurs forward 90 hari
sekarang adalah $0,51 per mark, maka perusahaan dapat melakukan perjanjian
kontrak forward dengan menggunakan kurs forward 90 hari dari sekarang.
Sehingga dana yang dibutuhkan perusahaan sebesar $510.000 ($0,51 per Mark x
1.000.000 Mark). Maka dengan mengunci kurs, perusahaan tidak perlu khawatir
dengan adanya perubahan kurs spot 90 hari ke depan.
3. Pasar Currency Futures
Menurut Madura (2000:67-68) pasar Currency Futures merupakan pasar yang
memfasilitasi perdagangan kontrak Currency Futures. Suatu kontrak Currency
Futures menetapkan suatu volume standar dari suatu valuta tertentu yang akan
dipertukarkan pada tanggal penyelesaian (settlement date) tertentu di masa depan.
Sebuah MNC (multi national corporation) yang ingin meng-hedge hutangnya
akan membeli kontrak Currency Futures untuk mengunci harga suatu valuta di
masa depan Menurut Kuncoro (2000:123) contoh transaksi futures yaitu sebuah
korporasi AS, yang pada tanggal 2 Januari menyadari kebutuhan akan 450.000
mark untuk tanggal 11 Februari (40 hari kemudian). Jika korporasi tersebut
berupaya untuk mengunci harga pembelian mark di masa depan dengan kontrak
futures, tanggal penyelesaian kontrak adalah hari Rabu ketiga bulan Maret. Selain
itu, jumlah Mark yang dibutuhkan (450.000) lebih tinggi dari jumlah standarnya
(125.000). Hal yang terbaik yang bisa dilakukan korporasi adalah membeli 3
kontrak futures-mark (dengan total 375.000 Mark) atau 4 kontrak futures-mark
(500.000).
Asumsikan bahwa pada tanggal 11 Januari, harga futures-mark untuk bulan Maret
adalah $0,5900. dengan membeli kontrak futures ini pada tanggal 2 Januari,
perusahaan wajib membeli Mark seharga $0,5900 per Mark pada hari Rabu ketiga
bulan Maret. Di lain pihak, siapa pun yng menjual kontrak futures ini pada
tanggal 11 Januari wajib mengirimkan (menjual)Mark dengan harga $0.5900 per
7

Mark pada hari Rabu ketiga bulan Maret. Karena satu unit kontrak futures-mark
bernilai $125.000 Mark, maka perusahaan harus membeli 3 atau 4 unit kontrak
futures-mark. Maka jumlah Dolar yang dibutuhkan adalah $221.500 (3 unit
kontrak futures-mark x $125.000 x $0,5900) atau 295.000 (4 unit kontrak futuresmark x $125.000 x $0,5900).
4. Pasar Currency Options
Menurut Madura (2000:67-68) menjelaskan pasar Currency Options merupakan
pasar yang memfasilitasi perdagangan kontrak currency options. Kontrak
currency options dapat diklasifikasikan sebagai call atau put. Suatu currency call
Options menyediakan hak untuk membeli suatu valuta tertentu dengan harga
tertentu (yang dinamakan dengan strike price atau exercise price) dalam suatu
periode waktu tertentu. Currency call options digunakan untuk meng-hedge
hutang-hutang valas yang harus dibayarkan di masa depan. currency put options
memberikan hak untuk menjual suatu valuta asing dengan harga tertentu dalam
suatu periode waktu tertentu. Currency put options digunakan untuk meng-hedge
piutang-piutang valas yang akan diterima di masa depan.
Menurut Madura (2000:131) contoh dari transaksi currency call options yaitu ada
kemungkinan perusahaan sebuah perusahaan akan membutuhkan valuta asing di
masa depan, tetapi perusahaan tidak begitu yakin. Sebagai contoh, anggaplah
sebuah perusahaan AS terlibat dalam tender sebuah poyek di Jerman. Jika proyek
tersebut jatuh kepada perusahaan tersebut maka perusahaan akan membutuhkan
kira-kira DM625.00 untuk membeli bahan baku dan jasa di Jerman, namun
perusahaan tidak tahu apakah tawaran akan diterima atau tidak sampai tiga bulan
ke depan. Asumsikan bahwa exercise price bagi Mark adalah $0,50 dan premium
call option-nya adalah $ 0,02 per unit. Perusahaan akan membayar $1250 per opsi
(62.500 x $0.02) atau $12.500 untuk 10 kontrak. Dengan adanya opsi tersebut,
jumlah maksimum pengeluaran US Dolar untuk membeli Mark adalah $312.500
(62.500 x $0,5).

2.5.

Pemain Pasar Valuta Asing


Tidak seperti halnya pada bursa saham dimana para anggota bursa memiliki akses
yang sama terhadap harga saham, pasar valuta asing terbagi atas beberapa tingkatan
akses.

Pada akses tingkat tertinggi adalah pasar uang antar bank (PUAB) yang terdiri dari
perusahaan-perusahaan bank investasi besar.Pada PUAB, selisih antara harga
penawaran/harga jual (ask) dan harga permintaan/harga beli (bid) adalah sangat tipis
sekali bahkan biasanya tidak ada , dan harga ini hanya berlaku untuk kalangan mereka
sendiri yang tidak diketahui oleh pemain valuta asing diluar kelompok mereka. Pada
akses tingkat dibawahnya, rentang selisih antara harga jual dan harga beli menjadi
besar tergantung dari volume transaksi.
Apabila seorang trader dapat menjamin terlaksananya transaksi valuta asing dalam
jumlah besar maka mereka dapat meminta agar selisih nilai jual dan beli diperkecil
yang disebut better spread ( selisih tipis antara harga jual dan beli). Level akses
terhadap pasar valuta asing adalah sangat ditentukan oleh ukuran transaksi valuta
yang dilakukan.
Pergerakan nilai valuta asing yang selalu berubah-ubah dari waktu ke waktu karena
hukum demand dan supply selalu melibatkan berbagai pelaku pasar yang mempunyai
berbagai kepentingan. Pelaku pasar tersebut antara lain adalah :
1. Perusahaan.
Untuk meningkatkan daya saing dan menekan biaya produksi perusahaan selalu
melakukan eksplorasi terhadap berbagai sumber-sumber daya yang baru dan yang
lebih murah. Bisanya kita menyebut kegiatan ini dengan kegiatan impor. Dan
perusahaan juga akan selalu melakukan kegiatan eksplorasi market untuk
memperluas jaringan distribusi barang dan jasa yang telah di produksi oleh
perusahaan tersebut yang pada akhirnya akan timbul pendapatan dalam mata uang
lain. Biasanya kita menyebut kegitatan tersebut dengan ekspor. Karena ada
kegiatan impor dan ekspor inilah perusahaan kadang memerlukan mata uang
negara lain dengan jumlah yang cukup besar.

2. Individu

Masyarakat atau perorangan dapat melakukan transaksi valuta asing di sebabkan


oleh beberapa faktor. Faktor yang pertama adalah kegiatan spekulasi, yaitu
dengan memanfaatkan fluktuasi pergerakan nilai valuta asing untuk memperoleh
keuntungan. Faktor kedua adalah kebutuhan konsumsi pada saat berada di luar
negeri. Contoh saja ada sebuah keluarga yang melakukan perjalanan keluar negeri
sebut saja negara Amerika. Pada saat mereka akan melakukan kegiatan konsumsi
di Amerika maka mereka tidak bisa membayarnya dengan rupiah karena mata
uang yang berlaku di Amerika adalah dolar Amerika, sehingga mereka mau tidak
mau harus menukarkan uangnya terlebih dahulu ke dalam dolar Amerika. Contoh
lainnya adalah seorang ayah yang akan membiayai sekolah anaknya di Australia
maka sang ayah harus menukarkan uangnya kedalam bentuk Australian dolar
terlebih dahulu.

3. Bank Umum.
Bank umum melakukan transaksi jual beli valas untuk berbagai keperluan antara
lain melayani nasabah yang ingin menukarkan uangnya kedalam bentuk mata
uang lain. Untuk memenuhi kewajibannya dalam bentuk valuta asing.

4. Pialang Pasar valas atau Broker.


Broker adalah perusahaan yang menjadi perantara terjadinya transaksi valuta
asing. Mereka membantu kita untuk mencarikan pembeli ataupun penjual.

5. Pemerintah.
Pemerintah melakukan transaksi valuta asing untuk berbagai tujuan antara lain
membayar hutang luar negeri, menerima pendapatan dari luar negeri yang harus
di tukarkan lagi kedalam mata uang lokal.

10

6. Bank Sentral.
Di banyak negara bank sentral adalah lembaga independent yang bertugas
menstabilkan mata uangnya. Biasanya bank sentral melakukan jual beli valuta
asing dalam rangka menstabilkan nilai tukar mata uangnya yang biasa disebut
dengan kegiatan intervensi.

7. Spekulan dan Arbitraser.


Arbitraser adalah orang yang mengeksploitasi perbedaan kurs antar valas. Peran
serta Spekulan dan arbitraser dalam pasar valas semata-mata didorong oleh motif
mengejar keuntungan. Mereka justru menuai laba dari fluktuasi drastis yang
terjadi di pasar valas. Dengan kata lain, mereka tidak mempunyai transaksi bisnis
atau komersial yang perlu dilindungi di pasar valas.

2.6.

Mekanisme Kerja Pasar Valuta Asing


Di bursa valas ini orang dapat membeli ataupun menjual mata uang yang
diperdagangkan. Secara obyektif adalah untuk mendapatkan profit atau keuntungan
dari posisi transaksi yang dilakukan.
Di Bursa valas dikenal istilah Lot dan Pip. 1 Lot nilainya adalah $1000 dan 1 pip
nilainya adalah $10. Sedangkan nilai dolar di bursa valas berbeda dengan nilai dolar
yang kita kenal di bank-bank. Nilai dolar di bursa valas sangat bervariasi, yaitu
6000/8000 dan 10.000 rupiah.
Transaksi di valuta asing dapat dilakukan dengan cara dua arah dalam mengambil
keuntungannya. Seseorang dapat membeli dahulu (open buy), lalu ditutup dengan
menjual (sell) ataupun sebaliknya, melakukan penjualan dahulu, lalu ditutup dengan
membeli.
Pergerakan pasar valuta asing berputar mulai dari pasar Selandia Baru dan Australia
yang berlangsung pukul 05.0014.00 WIB, terus ke pasar Asia yaitu Jepang,
11

Singapura, dan Hongkong yang berlangsung pukul 07.0016.00 WIB, ke pasar Eropa
yaitu Jerman dan Inggris yang berlangsung pukul 13.0022.00 WIB, sampai ke pasar
Amerika Serikat yang berlangsung pukul 20.3010.30 WIB. Dalam perkembangan
sejarahnya, bank sentral milik negara-negara dengan cadangan mata uang asing yang
terbesar sekalipun dapat dikalahkan oleh kekuatan pasar valuta asing yang bebas.
Menurut survei BIS (Bank International for Settlement, bank sentral dunia), yang
dilakukan pada akhir tahun 2004, nilai transaksi pasar valuta asing mencapai lebih
dari USD$1,4 triliun per harinya. Mengingat tingkat likuiditas dan percepatan
pergerakan harga yang tinggi tersebut, valuta asing juga telah menjadi alternatif yang
paling populer karena ROI (return on investmentatau tingkat pengembalian investasi)
serta laba yang akan didapat bisa melebihi rata-rata perdagangan pada umumnya.
Akibat pergerakan yang cepat tersebut, maka pasar valuta asing juga memiliki risiko
yang tinggi. Karena hal inilah wajar ketika tahun 1997 terjadikrisis keungan di Negara
di Asia begitpuntahun 1991 diAmerika.
Dalam pasar valas, tidak ada keseragaman. Dengan adanya transaksi diluar bursa
perdagangan (over the counter) sebagai pasar tradisional dari perdagangan valuta
asing, banyak sekali pasar valuta asing yang saling berhubungan satu sama lainnya
dimana mata uang yang berbeda diperdagangkan, sehingga secara tidak langsung
artinya bahwa tidak ada kurs tunggal mata uang dollar melainkan kurs yang berbedabeda tergantung pada bank mana atau pelaku pasar mana yang bertransaksi. Namun
dalam prakteknya perbedaan tersebut seringkali sangat tipis.
6 peringkat mata uang teratas yang diperdagangkan

Peringka

Mata uang

Kode

Simbol

United states dollar

USD

Uerozone uero

UER

Japanese yen

JPY

British pound sterling

GBP

12

2.7.

Swiss franc

CHF

Australian dollar

AUD

Kelebihan dan Kelemahan Pasar Valuta Asing


Kelebihan Valas (Forex) daripada Investasi lain :
1. Transaksi 24-Jam
Tidak seperti transaksi di pasar modal, pasar valas berjalan 24 jam sehari selama
5 hari dalam seminggu. Berikut ini adalah perkiraan jadwal pasar valas
berdasarkan waktu lokal New York:
Pasar valas New York buka pada pukul 08:00
Pasar valas Jepang dibuka pada pukul 19:00
Singapura dan Hongkong dibuka pada pukul 21:00
Pasar Eropa dibuka di Frankfurt pada pukul 02:00 dan satu jam kemudian

pasar London dibuka


Pasar valas Australia dimulai pada pukul 18:00.

2. Likuiditas
Banyaknya broker/dealer dalam pasar valas menjadikan pasar valas menjadi
sangat likuid sekaligus bisa menjadikan harga menjadi lebih stabil. Dengan
begitu, trader bisa membuka atau menutup posisi pada fair market price.
3. Rendahnya Biaya Transaksi
Biaya transaksi di pasar valas secara online tidak ada, namun hanya dikenakan
biaya yang jumlahnya cukup beragam salah satu contohnya adalah biaya pada
saat penarikan dana dari akun forex.
4. Keuntungan dari Kenaikan dan Penurunan Harga
Para trader dapat menarik keuntungan dari kenaikan harga yaitu selisih antara
harga beli (ask/offer) dengan harga jual/harga penutupan (bid) pada pesanan beli
(buying order). Sedangkan pada pesanan jual (selling order), keuntungan didapat
dari selisih antara harga jual (bid) dengan harga beli/penutupan (ask/offer).
5. Marjin Perdagangan
Perdagangan dengan marjin dapat membuat daya beli investor melebihi jumlah
modal yang dimiliki.
6. Two way opportunities

13

Anda dapat menghasilkan keuntungan 2 arah, ketika market naik pun ketika
market turun. Hal ini berlaku bagi investasi jenis lain (1 way opportunity),
sebagai contoh saham.
7. Fungsi Leverage (daya ungkit/faktor pengali)
Dengan modal relatif kecil anda dapat menghasilkan keuntungan yang jauh lebih
besar. Contoh : tanpa leverage anda hanya akan mendapatkan $0.01/point dengan
modal $100. Tapi dengan leverage 1:100 maka anda dapat menghasilkan $1/point
dengan modal yang sama ($100).
Kelemahan Pasar Valas:
Selain terdapat keuntungan, perdagangan valas juga mengandung beberapa risiko,
yang antara lain sebagai berikut:
1. Risiko Kurs Pertukaran (Exchange Rate Risk)
Risiko ini timbul sebagai akibat dari naik-turunnya nilai tukar (kurs) valas.

2. Risiko Negara Asal


Risiko ini timbul dari akibat campur tangan pemerintah yang mata uangnya di
perdagangkan di pasar valas contohnya seperti intervensi bank sentral di negara
tersebut dengan menaikkan tingkat suku bunga, melepas obligasi pemerintah,
pembelian valuta asing secara besar-besaran oleh pemerintah dan sebagainya.

14

BAB III
PENUTUP

3.1.

Kesimpulan
Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa :
1. Pasar valas dibuat dengan tujuan untuk mempermudah pertukaran valuta
sehingga mempermudah transaksi perdagangan jual beli perdagangan
internasional.
2. Tempat bertemunya penawaran dan permintaan valuta asing disebut dengan
Bursa Valuta Asing
15

3. Jenis jenis pasar valas adalah pasar spot, forward, Currency Futures, dan Pasar
Currency Options
4. Para pelaku pasar valas adalah perusahaan, individu, bank umum, broker,
pemerintah,bank sentral, spekulan, dan arbitraser.
5. Ada terdapat keuntungan dan juga kerugian yang harus diperhatikan dalam
melakukan transaksi valas. Karena bila kita kurang memahaminya, maka kita
hanya akan dirugikan.

16