Anda di halaman 1dari 5

LAPORAN 12

PENCACAH

Disusun oleh :
Nama : Ainun Widi Cahyaningrum
Kelas

:LT-2A

PRODI TEKNIK LISTRIK


JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
POLITEKNIK NEGERI SEMARANG
TAHUN 2014

PERCOBAAN 12
PENCACAH
1. Tujuan Instruksional Khusus
Setelah selesai melakukan percobaan ini mahasiswa dapat:
1. Merangkai 4-bit binary up synchronous pencacah
2. Menjelaskan 4-bit binary up synchronous pencacah
3. Membuat diagram waktu 4-bit binary up synchronous pencacah
2. Dasar Teori
Rangkaian berurutan (sequential circuit) yang beroperasi melalui urutan
kondisi tertentu berdasarkan aplikasi dari pulsa-pulsa inputnya dinamakan
Pencacah (Pencacah). Pulsa-pulsa input tersebut dinamakan pulsa
penghitung, pulsa ini dapat berupa pulsa waktu atau sumber luar yang lain dan
bisa terjadi pada interval waktu tertentu atau random.
Pencacah yang mengikuti urutan biner dinamakan pencacah biner. Pencacah
biner dibangun dengan menggunakan FF. Pencacahbiner n-bit terdiri dari n flipflop dan dapat menghitung dalam biner dari 0 ke 2n-1.
JK FLIP-FLOP dapat digunakan untuk membangun sebuah pencacah. IC
7476 terdiri atas dua buah flip-flop JK master-slave dengan Preset dan Clear.
Penandaan pin ditunjukan pada gambar 12.1., sedangkan tabel kebenaran
ditunjukan pada tabel 12.1.
Tabel 12.1 Fungsi IC 7476 dual JK master-slave flip-flop
Preset
0
1
0

INPUT
Clear
CLOCK
1
X
0
X
0
X

J
X
X
X

K
X
X
X

OUTPUT
Q
Q'
1
0
0
1
1
1
NO CHANGE

TOGGLE

Tiga input pertama pada tabel 12.2 menunjukkan operasi Preset dan Clear.
Inut-input ini tidak terpengaruh oleh keadaan Clock ataupun input pada J dan K,
tanda X menunjukkan kondisi tidak berpengaruh. Keempat input berikutnya
menunjukkan operasi clock dengan mempertahankan kondisi Preset dan Reset
pada logik 1 . Positif transisi dari clock mengubah FF. Jika J=K=0, maka tidak
ada perubahan output. Flip-Flop akan berfungsi seperti saklar toggel, bila
J=K=1.

3. Peralatan dan Bahan


1. 2 buah IC 7476, IC 555
2. 3 buah Resistor: 10K ohm
3. 5 buah Resistor: 470 ohm
4. 1 buah Catu daya DC
5. 3 buah Capasitor Elektrolit
6. 5 buah LED
7. 1 buah Dioda IN4002
8. Kabel Jumper secukupnya
9. 1 buah Proto Board
4. Diagram Rangkaian

5. Langkah Kerja
1. Buatlah rangkaian seperti pada gambar 12.2
2. Masukan data seperti pada tabel 12.2
3. Amati dan catat keadaan L1, L2, L3, dan L4 pada tabel 12.2
6. Lembar Kerja
Tabel 12.2

N
O

INPUT
CL CLOC
R
K

10

11

10

12

11

13

12

14

13

15
16

1
1

14
15

OUTPUT
L1

L2

L3

L4

OF
F

OF
F
OF
F

OF
F
OF
F
OF
F
OF
F

OF
F
OF
F
OF
F
OF
F
OF
F
OF
F
OF
F
OF
F

ON
OF
F
ON
OF
F
ON
OF
F
ON
OF
F
ON
OF
F
ON
OF
F
ON
OF
F
ON

ON
ON
OF
F
OF
F

ON

ON

ON

ON
OF
F
OF
F

ON
OF
F
OF
F
OF
F
OF
F

ON
ON
OF
F
OF
F
ON
ON

ON

TAMPILAN DESIMAL

ON
ON
ON
ON

ON

ON

ON

ON

ON
ON

ON
ON

7. Pertanyaan dan Tugas


1. Apa fungsi CLR
2. Pada Clock berapa tampilan menunjukkan angka 6
3. Berilah analisa hasil percobaan saudara
Jawab
1. Fungsi CLR yaitu:
Bertanggung jawab untuk melakukanmanagemen memory
Melakukan eksekusi kode
Melakukan verifikasi terhadap keamanan kode
Menentukan hak akses dari kode,
Melakukan kompilasi kode, dan berbagai layanansystem lainnya
2. Pada saat clock 6

3.Pencacah atau counter dapat dianalisa bahwa rangkaian pencacah dapat


terbentuk dari beberapa flip-flop (FF). Penyusunan rangkaian flip - flop ini
mengikuti urutan yang telah ditentukan. Agar kita dapat menyusun sejumlah
flip - flop yang memenuhi urutan urutan perubahan, maka proses tersebut
bergantung pada macam pencacahnya. Maksudnya adalah jenis flip flop
yang digunakan tersebut dapat sinkron atau tidak. Rankaian counter yang
diterapkan dalam percobaan ini disebut sebagai counter up (pencacah naik)
karena melakukan cacahan dari kecil ke arah besar, kemudian kembali
kecacahan awal secara otomatis. Selain itu, rangkaian tersebut dapat
menghitung secara berurutan mulai bilangan terkecil sam pai bilangan
terbesar. Hasil pengujian pada rangkaian hardware yang telah dibuat tersebut
, berikut ini adalah tabel hasil output logika atau nyala LED (light emitting
diode) dengan kondisis clock tertentu.