Anda di halaman 1dari 24

LAPORAN PRAKTIK BENGKEL

GEARPUMP
Oleh:
Nama :

Ahmad Hidayat

NIM :

1305012120

Kelas:

ME-4H

KONSENTRASI PERAWATAN DAN PERBAIKAN


PROGRAM STUDI TEKNIK MEKANIK
JURUSAN TEKNIK MESIN
2015

KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah SWT yang memberikan limpahan rahmat, karunia dan
hidayah-Nya, sehingga laporan praktik bengekl dengan judul GEARPUMP ini dapat
terselesaikan dengan baik tanpa halangan suatu apapun.
Laporan Praktik Bengkel ini disusun untuk memenuhi salah satu persyaratan
akademik bagi mahasiswa DIII Teknik Mesin Maintenance Politeknik Negeri Medan.
Dalam laporan ini, penulis menyampaikan banyak terima kasih atas bantuan semua
pihak, sehingga laporan ini dapat disusun. Penulis menyampaikan terima kasih kepada bapak
Ir. Nelson Manurung M.T sebagai dosen pembimbing dan rekan-rekan mahasiswa D III
teknik Maintenance 4H serta berbagai pihak yang tidak dapat disebutkan satu per satu
Penulis menyadari dalam penulisan laporan ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena
itu kritik dan saran yang membangun dari pembaca sangat diharapkan. Semoga laporan ini
dapat bermanfaat bagi penulis pada khususnya dan bagi pembaca bagi pada umumnya.
Amin.

Medan, 26 Maret 2015


Penulis

Ahmad Hidayat

DAFTAR ISI
Kata Pengantar.........................................................................................................2
Daftar Isi...................................................................................................................3
BAB I PENDAHULUAN
A.
B.
C.
D.
E.

Latar Belakang Masalah..........................................................................4


Batasan Masalah......................................................................................5
Tujuan......................................................................................................5
Manfaat....................................................................................................5
Teknik Pengumpulan Data.......................................................................6

BAB II TEORI DASAR


A.
B.
C.
D.
E.
F.

Pengertian Pompa....................................................................................8
Klasifikasi Pompa....................................................................................8
Jenis-jenis Gear Pump.............................................................................11
Penggunaan Pompa..................................................................................12
Prinsip Kerja Gear Pump.........................................................................13
Prinsip Kerja Pompa Sentrifugal.............................................................15

BAB III PEMBONGKARAN


A. Persiapan..................................................................................................16
B. Pembongkaran.........................................................................................16
BAB IV PEMERIKSAAN DAN PERBAIKAN
A. Nama Komponen dan Keterangan...........................................................19
BAB V PERAKITAN
A. GEARPUMP...........................................................................................21
B. SENTRIFUGAL.....................................................................................22
BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan..............................................................................................23
B. Saran........................................................................................................23
DAFTAR PUSTAKA...............................................................................................24
C.

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah


Perkembangan teknologi yang kian meningkat, khususnya dalam bidang perindustrian.
Kita ketahui bahwa dalam bidang perindustrian sangat dibutuhkan pekerja- pekerja yang ahli
didalam bidangnya masing-masing.
Sebagaimana kita ketahui didalam industri-industri baik sekala kecil, menengah,
maupun sekala besar tidaklah terlepas dari Pompa (Pump), yang berbungsi untuk
memindahkan cairan dari satu tempat ketempat lainnya. Setiap peralatan-peralatan yang
digunakan dalam industri-industri tidaklah selalu dalam keadaan baik. Namun pada sewaktuwaktu akan mengalami kerusakan atau tidak berfungsi secara maksimal, untuk itu maka
dibutuhkanlah pekerja-pekerja yang ahli dibidangnya agar peralatan-peralatan yang
digunakan dapat dirawat dengan baik. Kita sebagai mahasiswa/i Teknik yang akan terjun
didalamnya haruslah memiliki ilmu pengetahuan baik secara teori maupun praktek.
Untuk itulah mahasiswa/i Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Medan dibekali
ilmu pengetahuan

secara

teori

maupun

praktek

terhadap

peralatan-peralatan

yang

digunakandalam industri-industri.Penulisan laporan praktek Gear Pump ini juga merupakan


suatu kewajiban yang harus diselesaikan oleh seorang mahasiswa Teknik Mesin Politeknk
Negeri Medan setelah menyelesaikan praktek. Penulisan laporan juga sebagai bahan
pertimbangan bagidosen pembing-bing dalam memberikan nilai akhir semester.

B. Batasan Masalah
Dalam laporan paraktek bengkel ini yang berjudul Gear Pump, penulis membatasi
ruang lingkup pembahasan, yaitu:
1.Bagaimana teori dasar Gear Pump dan Sentrifugal?
2.Bagaimana proses pembongkaran dan perakitan Gear Pump dan Sentrifugal?
3.Bagaimana menganalisa Gear Pump dan Sentrifugal?

C. Tujuan
Tujuan dilakukannya praktek Gear Pump ini adalah :
1.Untuk mengenal dan memahami prinsip kerja Gear Pump dan Sentrifugal Pump
2.Untuk mengetahui cara membongkar, memperbaiki serta merakit Gear Pump dan
Sentrifugal Pump
3.Untuk menambah wawasan dan pengalaman bagi mahasiswa/i sebagai seorang maintenance

D.Manfaat
Laporan praktek Gear Pump ini diharapkan bermanfaat bagi :
1.Agar Mahasiswa/i dapat mengerti tentang teori Gear Pump dan Sentrifugal pump
2.Agar Mahasiswa/i dapat membongkar, merakit Gear Pump dan sentrifugal pump dengan
baik dan benar
3.Agar Mahasiswa/i dapat menganalisa kerusakan pada Gear Pump dan Senrifugal Pump

E.Teknik Pengumpulan Data


Penulis melakukan teknik pengumpulan data yang dibutuhkan dalam penyusunan laporan
Gear Pump ini antara lain dengan cara:
1.Study literature, yaitu membaca buku referensi yang berhubungan dengan Gear Pump
2.Mengumpulkan data-data dari Internet
3.Melakukan diskusi dengan rekan-rekan mahasiswa ME-4H dan mahasiswa/i JurusanTeknik
Mesin Politeknik Negeri Medan

BAB II
TEORI DASAR

Bentuk sederhana dari roda gigi terdiri dari dua buah roda gigi lurus yang
sama, bekerja dengan celah antara roda-gigi rodagigi dan rumah pompa yang
kecil.Bentuk roda gigi dirancang sedemikian rupa agar dapat membentuk hubungan yang
rapat pada titik kontaknya seperti ditunjukkan pada gembar berikut. Salah satu roda giginya
dihubungkan dengan poros tenaga, sedang yang lainnya berfungsi sebagai roda-gigi yang
digerakkan. Sebelum pompa ini bekerja ruang roda-gigi harus sudah terisi fluida. Setelah
roda-gigi berputar fluida akan terperangkap antara gigi-giginya dan akan dialirkan pada sisi
pengeluaran. Putaran roda gigi tersebut akan menimbulkan tekanan yang mendorong fluida
kedalam pipa pengeluaran.

Gambar 1.1 Roda gigi pada Gear Pump

A. Pengertian Pump (Pompa)


Pompa adalah suatu alat yang digunakan untuk memindahkan suatu cairan darisuatu
tempat ke tempat lain dengan cara menaikkan tekanan cairan tersebut. Kenaikan tekanan
cairan tersebut digunakan untuk mengatasi hambatan-hambatan pengaliran.
Hambatan-hambatan pengaliran itu dapat berupa perbedaan tekanan, perbedaan
ketinggian atau hambatan gesek.

B. Klasifikasi Pump (Pompa)


Secara umum pompa dapat diklasifikasikan menjadi 2 bagian yaitu pompa
kerja positif (positive displacement pump) dan pompa kerja dinamis (non positive
displacement pump).

Pump (Pompa) Kerja Positif


Pada pompa kerja positif kenaikan tekanan cairan di dalam pompa disebabkan oleh
pengecilan volume ruangan yang ditempati cairan tersebut. Adanya elemen yang bergerak
dalam ruangan tersebut menyebabkan volume ruangan akan membesar atau mengecil sesuai
dengan gerakan elemen tersebut.

Secara umum pompa kerja positif diklasifikasikan menjadi :


1. Pump (Pompa) Reciprocating
Pompa reciprocating adalah pompa dimana energi mekanik dari penggerak pompa
diubah menjadi energi aliran dari cairan yang dipompa denganmenggunakan elemen yang
bergerak bolak-balik di dalam silinder. Elemen yang bergerak bolak-balik itu dapat berupa

piston atau plunyer. Ketika volume silinder membesar akibat gerakan piston atau plunyer
maka tekanan dalam silinder akanturun dan relatif lebih kecil daripada tekanan pada sisi isap,
sehingga fluida padasisi isap akan masuk ke dalam pompa. Sebaliknya ketika volume silinder
mengecilakibat gerakan piston atau plunyer maka tekanan dalam silinder akan naik sehingga
fluida akan tertekan keluar. Tekanan yang dihasilkan tidak tergantung pada kapasitas tetapi
tergantung pada daya penggerak dan kekuatan bahan.

2. Pump (Pompa) Rotari


Pompa rotari adalah pompa perpindahan positif dimana energi mekanisditansmisikan dari
mesin penggerak ke cairan dengan menggunakan elemen yang berputar (rotor) di dalam
rumah pompa (casing). Pada waktu rotor berputar didalam rumah pompa, akan terbentuk
kantong-kantong yang mula-mulavolumenya besar (pada sisi isap) kemudian volumenya
berkurang (pada sisi tekan)sehingga fluida akan tertekan keluar.Beberapa pompa rotari yang
banyak ditemukan antara lain :
a. Pompa roda gigi luar, rotornya berupa sepasang roda gigi yang berputar didalam rumah
pompa. Roda gigi itu dapat berupa gigi heliks-tunggal, heliks-gandaatau gigi lurus.
b. Pompa roda gigi dalam, mempunyai rotor yang berupa roda gigi dalam yang berpasangan
dengan roda gigi luar yang bebas (idler).
c. Pompa kam dan piston, disebut juga pompa plunyer rotari, terdiri dari lenganeksentrik dan
lengan bercelah pada bagian atasnya.
d. Pompa cuping (pompa lobe), mempunyai dua rotor atau lebih dengan dua, tiga,empat
cuping atau lebih pada masing-masing rotor.
e. Pompa sekrup, mempunyai satu, dua, tiga sekrup yang berputar dalam rumah pompa yang
diam.

f. Pompa vane, rotornya berupa elemen berputar yang dipasang eksentrik denganrumah
pompa. Pada keliling rotor terdapat alur-alur yang diisi bilah-bilah suduyang dapat bergerak
bebas. Ketika rotor diputar sudu-sudu bergerak dalam arahradial akibat gaya sentrifugal,
sehingga salah satu ujung sudu selalu kontak dengan permukaan dalam rumah pompa
membentuk sekat-sekat ruangan di dalam pompa.
Pompa kerja dinamis (non positive displacement pump).
Pompa tekanan dinams disebut juga rotodynamic pump, turbo pump atau impeller
pump. Pompa yang termasuk dalam kategori ini adalah pompa jet dan pompa sentrifugal.
Ciri-ciri utama dari pompa ini adalh:
-

Mempunyai bagian utama yang berotasi berupa roda dan sudu sudu sekelilingnya yang

disebut impeller.
Melalui sudu sudu, fluida mengalir terus menerus dimana fluida berasal dari sudu sudu

tersebut.
a. Pompa Sentrifugal
Prinsip kerja pompa sentrifugal adalah energi mekanis dari luar diberikan pada pporos untuk
memutar immpeller. Akibat fluida yang berada damlam impeller, oleh dorongan sudu-sudu
akan terlempar menuju saluran keluar.

Gambar 2.1 Sentifugal pump

10

C.Jenis-Jenis Gear Pump (pompa roda gigi)

Gambar 3.1. Pompa roda gigi luar

Gambar 3.2. Pompa roda gigi dalam

Gambar 3.3. Pompa rotari kam & piston

Gambar 3.4. Pompa rotari dua cuping

Gam
bar 3.5. Pompa rotari tiga cuping

Gambar 3.6. Pompa rotari empat cuping

11

D. Penggunaan Pompa
Pompa telah banyak digunakan orang sejak lama, mulai dari unit terkecil di
rumahtangga sampai industri-industri besar. Penggunaan pompa yang semakin luas dari
waktuke waktu menyebabkan perkembangan pompa sangat pesat. Pada era sekarang
ini berbagai macam bentuk pompa dengan berbagai keunggulannya telah banyak
ditawarkanoleh perusahaan-perusahaan produsen pompa. Sering kali suatu perusahaan
membuat pompa tertentu yang hanya digunakan untuk aplikasi khusus. Mengingat banyaknya
jenis pompa di pasaran, maka kejelian dalam memilih pompa menjadi syarat utama
agar diperoleh kerja pompa yang optimum sesuai dengan sistem yang dilayani.Dalam rumah
tangga pompa banyak digunakan untuk memompa air dari sumur untuk digunakan dalam
kehidupan sehari-hari. Dalam bidang pertanian pompa banyak digunakan dalam sisten irigasi
untuk mengairi sawah-sawah. Dalam penyediaan air minum untuk masyarakat, pompa
digunakan untuk mendistribusikan air minumdari PDAM ke rumah-rumah penduduk.

Dalam industri minyak, pompa tidak hanya digunakan pada pengilangan tetapi juga
digunakan pada penyaluran minyak ke pusat-pusat distribusi. Pada pusat pelayanantenaga
khususnya PLTU pompa digunakan sebagai pengisi air ketel (boiler feed pump).Selain itu
juga digunakan untuk memompa kondensat (air yang diembunkan di dalamkondensor) ke
pompa pengisi ketel (boiler feed pump) dan untuk mengalirkan air dinginke kondensor. Pada
gedung-gedung, pompa digunakan untuk mengalirkan air pendinginke ruangan-ruangan
dalam sistem AC sentral.Pada industri makanan secara umum, kebersihan dalam proses
produksimerupakan kebutuhan utama untuk mempertahankan kualitas produk. Oleh karena
itu pompa-pompa yang dipakai dalam industri makanan harus tahan karat tanpa adakebocoran
minyak pelumas ke dalam makanan. Proses pembersihannya juga harus dibuatsemudah

12

mungkin. Dalam industri makanan banyak digunakan pompa saniter yang telahmemenuhi
syarat-syarat kebersihan dan kesehatan. Pompa ini digunakan untuk mengalirkan bahan-bahan
mentah cair (belum mengalami proses produksi) dan juga produk-produk makanan cair
sebelum mengalami pengepakan. Selain itu juga digunakanuntuk menyuplai kebutuhan air
bersih sebagai campuran bahan-bahan lain dalam proses pabrik.Pipa-pipa yang digunakan
dalam proses produksi juga harus memenuhi syaratkebersihan. Oleh karena itu bahan pipa
harus tahan terhadap karat. Bahan yang seringdigunakan adalah baja tahan karat (stainless
steel) karena selain tahan karat pipa tersebut juga mempunyai permukaan yang halus dan
pembersihannya juga mudah.

E. Prinsip Kerja Gear Pump (Pompa Roda Gigi)


Pada sebuah pompa roda gigi, zat cair harus memperoleh cukup waktu untuk mengisi
rongga- rongga sampai penuh disebelah sisi isap. Bila jumlah putaran ituterlampau tinggi
maka rongga- rongga juga tidak lagi terisi penuh. Dengan demikian akantimbul gaya ekstra
pada gigi dan poros, sedangkan tujuan yang ditentukan yaitu pembesaran aliran volume tidak
tercapai. Makin kental zat cair maka makin sukar zat cair itu mengalir dan makin banyak
waktu yang dibutuhkan untuk mengisi rongga- ronggagigi, jadi harus rendah pula jumlah
putaran yang dibuat.
Bila ditijau secara pintas pada sebuah pompa roda gigi tidaklah menjadi soal tentang
arah putar yang diberikan. Akan tetapi terdapat beberapa alasan mengapa arah putar dari suatu
pompa tidak selalu saja dapat dibalik, yakni;1.Peralihan dari bagian kempa ke bagian hisap
dari suatu pompa roda gigi terletak dalam garis Y Y dari kedua buah roda ( lihat gbr
dibawah). Pada penggigian rodayang banyak dilaksanakan, sebuah gigi menutup seluruh
rongga gigi dari roda yangterletak berhadapan, sedikit sebelum gigi ini melewati garis sumbu

13

Y Y. Jika sedikitsisa zat cair yang masih terdapat dalam rongga gigi ketika roda berputar
lebih lanjut,zat cair tidak dapat bergerak kemana- mana dan akan mengalami tekanan yang
sangattinggi. Ini akan menimbulkan gaya yang besar pada roda gigi. Untuk mencegahkejadian
inimaka sedikit di sebelah kanan sumbu Y Y dibuat sebuah lobang pelepasyang kecil,
sehingga sisa zat cair yang terakhir masih dapat mengalir keluar. Jika putaran dibalik maka
lobang pelepas tersebut berada disebelah garis sumbu Y Yyang keliru.2.Pada konstruksi
tertentu, zat cair disebelah sisi kempa dapat masuk ke perapatan poros melalui bantalan.
Untuk menghindari takanan yang terlalu tinggi pada perapatan bantalan ini, dibuat suatu
aliran pelepasan kejurusan sisi hisap pompa. Jikaarah diputar balik, maka tekanan pompaakan
berada pada perapat poros yang akanmengakibatkan kebocoran pada perapat.3.Kadangkadang bantalan pompa dilumasi oleh zat cair pompa darisisi kempa, bila putaran dibalik
maka bantalan tidak akan mendapat pelumasan. Pada sebuah pomparoda gigikadang
digunakan sebuah katup limpah dengan beban pegas gunamelindungi pompa dan sistem
saluran terhadap tekanan tingg. Bila tekanan pompamenjadi terlalu tinggi, katup akan
membuka dan tekana akan turun.Rugi bocor pada pompa roda gigi tergantung dari tekanan
kempa dan dariruang main. Pada ruang main pompa biasanya tidak memerlukan perapat
karena bentuk roda gigi yang sangat presisi. Oleh karena itu pada waktu pembongkaran
kitaharus berhati- hati agar roda gigi/ ruang kerja tidak lecet.

14

F. Prinsip Kerja Pompa Sentrifugal


Pompa Centrifugal secara prinsip terdiri dari casing pompa dan impeller yang
terpasang pada poros putar. Casing pompa berfungsi sebagai pelindung, batas tekan dan juga
terdiri dari saluran- saluran yang untuk masukan ( suction ) dan keluaran ( discharge ). Casing
ini memiliki vent dan drain yang berguna untuk melepas udara atau gas yang terjebak dalam
casing selain untuk juga berguna perawatannya.
Vanes daripada impeller yang berputar meneruskan dan memberikan gaya putar
sentrifugal kepada cairan ini sehingga cairan bergerak menuju keluar impeller dengan
kecepatan tinggi. Cairan tersebut kemudian sampai dan mengumpul pada bagian terluar
casing yaitu volute.
Volute ini merupakan area atau saluran melengkung yang semakin lama semakin
membesar ukurannya, dan seperti halnya diffusor, volute berperan besar dalam
hal peningkatan tekanan cairan saat keluar dari pompa, merubah energi kecepatan menjadi
tekanan. Setelah itu liquid keluar dari pompa melalui saluran discharge.
Pompa Sentrifugal juga bisa dibuat dengan dua volute. Pompa semacam ini biasa disebut
double volute pumps, dimana discharge nya berbeda posisi

180. Untuk aplikasinya bisa

meminimaliskan gaya radial yang mengenai poros dan bantalan sehubungan dengan ketidak
seimbangan tekanan di sekitar impeller.

15

BAB III PEMBONGKARAN


A. Persiapan
Sediakan alat alat yang akan digunakan:
1.Kunci pas-ring 1 set
2.Palu plastik
3.Kunci socket 14
4.Kunci T 14
5.Dll.

B. Pembongkaran
1. Gear pump

Gambar.4.1. Gambar Gear Pump Motor Desel (bahan praktek)


Gear Pump pada motor desel berfungsi untuk mengalirkan fluida pada mesinke
komponen-komponen

mesin

yang

berputar

agar

tidak

terjadi

kehausan

dan

untuk mendinginkan komponen-komponen mesin yang bekerja serta sebagai pelindung


agar tidak terjadi kontak langsung antara satu komponen dengan komponen yang lainnya.

16

a. Pembongkaran Gear Pump (pompa roda gigi)


1). Membuka 6 buah baut, menggunakan kunci socket

Gambar 5.1 Rumah Gear pump


2). Melepas bagian bagian gear pump

Gambar 5.2 Rumah Gear Pump


3). Periksa keadaan pada tiap tiap komponen gear pump
Roda Gigi

Driven Gear

Driving Gear

Gear housing

Rear End Plate

Front End Plate

Gambar 5.3 Komponen komponen gear pump

17

2. Centrifugal Pump
Prinsip kerja pompa sentrifugal adalah energi mekanis dari luar
diberikan pada pporos untuk memutar immpeller. Akibat fluida
yang berada damlam impeller, oleh dorongan sudu-sudu akan
terlempar menuju saluran keluar.

Gambar 6.1 Sentrifugal pump

b.Pembongkaran Sentrifugal Pump


1).Lepaskan mur pengikat yang terdapat pada casing
menggunakan kunci pas ring 19

2).Lepaskan baut pengikat pada rumah poros menggunakan kunci


T 14
3).Lepaskan rumah bearing dengan casing menggunakan palu
karet, pukul pada bagian porosnya

4). Lepaskan casing dan penutup impeller, keluarkan impeller

18

BAB IV
PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN
A. Nama Komponen dan Keterangan
1.Gear Pump
Roda Gigi

Driven Gear

Driving Gear

Gear housing

Rear End Plate

Front End Plate

Gambar 7.1 Komponen komponen gear pump


Setelah dilakukan pembongkaran dilakukan pengetesan terhadap gear pump
dengancara memutar kedua roda gigi, ternyata gear pump masih dapat bekerja
dengan baik karenakedua roda gigi tersebut tidak goyang.
1.Lakukanlah pembersihan terhadap masing-masing komponen gear pump.
2.Lakukanlah perbaikan jika ada kerusakan
3.Lakukanlah pergantian komponen jika sudah melewati batas penyimpangan
yangdiijinkan.

19

2,Centrifugal pump
Rumah Bearing

Dudukan rumah impeller

Casing

Penutup
Impeller

Impeller
Gambar 7.2 Komponen komponen Sentrifugal pump
Setelah dilakukan pembokaran dan memeriksa bagian bagian pompa, terlihat impeller
sudah pecah dan beberapa baut dan mur sudah berhilangan.
1.Lakukan pergantian bagian yang perlu diganti dan lengkapi bagian yang hilang
2.Lakukkan pembersihan terhadap bagian bagian pompa

20

BAB V
PERAKITAN

A. Pemasangan Gear Pump (pompa roda gigi)


1). Rakit kembali gear pump
2). Pasangangkan pada rumah pompa
3). Pasangkan mur pengikat pada rumah pompa
4). Pasangkan kembali pada motor desel

21

B. Centrifugal pump
1). Masukkan kembali impeller ke dalam rumah dudukan impeller dan pasang penutup
impeller
2). Pasangkan kembali casing dan rumah bearing
3). Pasangkan kembali mur dan baut pengikat

22

BAB VI
SIMPULAN DAN SARAN
A. Simpulan
1. Pompa dalam kinerjanya diharapkan tidak terjadi kebocoran, untuk itu perlu
dilakukan perawatan secara berkala;
2. Dalam pengoprasian gear pump sangat tidak diharapkan terjadinya putaran balik;
3. Bila jumlah putaran itu terlampau tinggi maka rongga- rongga juga tidak lagi
terisi penuh. Dengan demikian akan timbul gaya ekstra pada gigi dan poros, sedangkantujuan
yang ditentukan yaitu pembesaran aliran volume tidak tercapai.

B . S a r a n
1.Kendala yang dihadapi pada saat melakukan praktek gear box
d i k a r e n a k a n t i d a k lengkapnya bahan praktek yang tersedia di bengkel Teknik
Mesin Politeknik Negeri Medan
2. Diharapkan kepada setiap praktikan agar mempersiapkan materi yang sesuai
dengan bahan praktek sebelum melakukan praktek;
3.Pada saat melakukan praktek, para praktikan agar mengikuti
p r a k t e k d e n g a n bersungguh-sungguh.

23

DAFTAR PUSTAKA
http://eprints.uns.ac.id/179/1/168500609201011471.pdf diakses pada tanggal 27 Maret 2015
http://www.academia.edu/4880914/Laporan_Praktikum_Propulsi?
login=ahmadhidayat.dewa96@gmail.com&email_was_taken=true diakses pada tanggal 27
Maret 2015
http://agungfauzih.blogspot.com/2010/03/gear-pump-pompa-roda-gigi.html diakses pada
tanggal 27 Maret 2015
http://teknisiberat.blogspot.com/2011/12/deskripsi-dan-type-gear-pump.html diakses pada
tanggal 27 Maret 2015
http://teknisiberat.blogspot.com/2011/12/deskripsi-dan-type-gear-pump.html diakses pada
tanggal 27 Maret 2015
http://abang-sahar.blogspot.com/2013/02/makalah-sentrifugal.html diakses pada tanggal 27
Maret 2015
http://putrarajawali76.blogspot.com/2012/12/laporan-praktikum-pompa-sentrifugal.html
diakses pada tanggal 27 Maret 2015
http://yospianta.blogspot.com/ diakses pada tanggal 27 Maret 2015
https://www.scribd.com/doc/250145666/Laporan-Pompa-Centrifugal diakses pada tanggal 27
Maret 2015
http://leaderboy-kepbribadianyangbijaksana.blogspot.com/2012/04/laporan-pompasentrifugal-teknik-mesin.html diakses pada tanggal 27 Maret 2015

24