Anda di halaman 1dari 8

SATUAN ACARA PENGAJARAN (SAP)

CARA MENYUSUI YANG BENAR

DISUSUN OLEH :
TAUFIQ AULLIYAK ILHAM
G3A01089

PROGAM STUDI PROFESI NERS


FAKULTAS ILMU KEPERAWATAN DAN KESEHATAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG
2015

SATUAN ACARA PENYULUHAN

TOPIK

: Cara Menyusui yang Benar

SASARAN

: Ibu Hamil

HARI/TANGGAL

: 5 april 2015

WAKTU

: 10 : 00 wib selesai

TEMPAT

: Klinik Pratama YKWP Kangkung

PENGAJAR

: Taufiq Aulliyak Ilham

1.

TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM


Setelah dilakukan penyuluhan selama 30 menit, diharapkan pasien mengetahui
tentang cara menyusui yang benar

2.

TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS


a.

Pasien mengetahui tentang macam-macam

posisi

menyusui bayi
b.

Pasien mengetahui tentang tehnik menyusui bayi


yang benar

c.

Pasien mengetahui tentang langkah-langkah cara


menyusui yang benar

d.

Pasien mengetahui tentang hal-hal yang harus


diperhatikan dalam menyusui

3.

MATERI

PENGAJARAN/

MATERI)
1. Macam-macam posisi menyusui bayi
a. Posisi menggendong
b. Posisi menggendong silang
c. Posisi tidur bersisihan

PENYULUH

(OUTLINE

2. Tekhnik menyusui bayi yang benar


a. Dagu menempel kepayudara ibu
b. Mulut terbuka lebar
c. Sebagian besar areola terutama yang berada di bawah, masuk kedalam
mulut bayi.
d. Bibir bayi terlipat keluar
e. Pipi bayi tidak boleh kempot (karena tidak menghisap, tetapi memerah
ASI)
f. Tidak boleh terdengar bunyi decak, hanya boleh mendengar bunyi
menelan.
g. Ibu tidak kesakitan.
h. Ibu tenang.
3. Langkah-langkah cara menyusui yang benar
a. Duduk dengan santai dan nyaman pada kursi yang mempunyai sandaran
punggung, gunakan bantal untuk mengganjal bokong bayi.
b. Mulai menyusui dari payudara kanan dengan meletakkan kepala bayi pada
siku kanan bagian bayi dalam dengan posisi badan bayi menghadap badan
ibunya. Tangan kanan memegang bokong dan paha bayi.
c. Sangga payudara kanan anda dengan tangan kiri, tetapi tidak dibagian
yang hitam (areola).
d. Sentuh mulut bayi dengan puting susu anda untuk memberi rangsangan,
bila bayi membuka mulut masukkan seluruh puting susu sebanyak
mungkin sampai daerah hitam (areola) tertutupi.
e. Dekap bayi hingga ujung hidung bayi menyentuh payudara anda, ibu jari
menekan sedikit payudara sehingga bayi dapat bernafas.
f. Setelaah menyusui kurang lebih 10-15 menit, lepaskan hisapan bayi
dengan menekan dagunya atau memasukkan jari kelingking yang bersih
ke sudut mulut bayi.
g. Sebelum dilanjutkan dengan menyusui pada payudara lain, sendawakan
dahulu bayi
dipundak ibu.

anda agar tidak muntah dengan cara posisi bayi menempel

4. Hal-hal yang harus diperhatikan


a. Cara menyendawakan bayi
1. Bayi digendong tegak dengan bersandar pada bahu ibu, kemudian
punggung

ditepuk perlahan-lahan, atau ;

2. Bayi tidur tengkurap di pangkuan ibu, kemudian punggungnya ditepuk


perlahan-lahan.
b. Bayi disusui secara nir- jadwal atau on demand.
c. Bayi sehat dapat mengosongkan satu payudara sekitar 5-7 menit
d. ASI dalam lambung bayi akan kosong dalam 2 jam, kemudian bayi akan
merasa lapar
e. Pada awalnya bayu menyusu dengan jadwal yang tidak teratur dan akan
mempunyai pola tertentu setelah 1-2 minggu kemudian.
f. ASI yang keluar pertama kali (susu jolong), jangan dibuang, karena
mengandung zat anti body sehingga menjadikan anak lebih tahan terhadap
penyakit.
g. Sampai umur 6 bulan jangan diberikan : pisang, bubur, makanan lunak
lainnya, dapat menyebabkan anak merasa kenyang sehingga mengurangi
kemauan bayi untuk menyusu.
h. ASI ibu sehat dan mengikuti petunjuk makan bagi ibu menyusui, air susu
saja cukup untuk bayi sampai umur 6 bulan dan hendaknya hingga ke dua
kehidupan bayi.
i. Selalu menyusukan payudara sampai kosong, baru pindah ke payudara
lain.

4.

5.

METODE

Ceramah

Tanya Jawab

Pertanyaan
MEDIA

Leaflet

6.
No

1.

KEGIATAN
Tahap

Pra

Waktu

interaksi/ 5 menit

Kegiatan Pengajaran/ Kegiatan

Metode

Penyuluhan

peserta didik/

1.

Sasaran
Menjawab

Tanya

salam

jawab

Pembukaan

Mengucap
salam

2.

Merkenalan

Mendengarkan Ceramah

diri
3.

Menjelaskan
maksud

2.

Interaksi
Pelaksanaan

15 menit

dan

tujuan penyuluhan
Menjelaskan tentang
1. Macam-macam

Mendengarkan Ceramah

posisi menyusui
bayi

Mendengarkan Ceramah

2. Tehnik menyusui
yang benar

Mendengarkan Ceramah

3. Langkah-langkah
cara

menyusui

yang benar
4. Hal-hal

yang

harus
diperhatikan
dalam menyusui
3.

Post

Interaksi

1.

Memberikan

Bertanya

Tanya

Penutup

kesempatan
kepada

Memberikan
pasien respon positif

untuk bertanya

Tanya

Menjawab

jawab

2.

pertanyaan
3.

Ceramah

Menyampaik
an

kesimpulan

hasil kegiatan

Tanya
jawab

4.

Evaluasi

Tanya

5.

Menutup

jawab

pertemuan dengan
mengucapkan
salam

7.

jawab

EVALUASI
a. Standar persiapan :
Pengaturan tempat
Pesera
Pengajar
b. Standar prosedur
1. Pra interaksi/ pembukaan
2. Interaksi/ pelaksanaan
3. Post interaksi/ penutup
c. Standar hasil
Soal
1. Sebutkan macam-macam posisi menyusui bayi?

2. Jelaskan tehnik menyusui yang benar?


3. Sebutkan langkah-langkah cara menyusui yang benar?

Jawaban
1. Macam-macam posisi menyusui bayi
a. Posisi menggendong
b. Posisi menggendong silang
c. Posisi tidur bersisihan
2. Tekhnik menyusui bayi yang benar
a. Dagu menempel kepayudara ibu
b. Mulut terbuka lebar
c. Sebagian besar areola terutama yang berada di bawah, masuk kedalam
mulut bayi.
d. Bibir bayi terlipat keluar
e. Pipi bayi tidak boleh kempot (karena tidak menghisap, tetapi memerah
ASI)
f. Tidak boleh terdengar bunyi decak, hanya boleh mendengar bunyi
menelan.
g. Ibu tidak kesakitan.
h. Ibu tenang
3. Langkah-langkah cara menyusui yang benar
a. Duduk dengan santai dan nyaman pada kursi yang mempunyai
sandaran punggung, gunakan bantal untuk mengganjal bokong bayi.
b. Mulai menyusui dari payudara kanan dengan meletakkan kepala bayi
pada siku kanan bagian bayi dalam dengan posisi badan bayi
menghadap badan ibunya.
c. Tangan kanan memegang bokong dan paha bayi.

d. Sangga payudara kanan anda dengan tangan kiri, tetapi tidak dibagian
yang hitam (areola).
e. Sentuh mulut bayi dengan puting susu anda untuk memberi
rangsangan, bila bayi membuka mulut masukkan seluruh puting susu
sebanyak mungkin sampai daerah hitam (areola) tertutupi.
f. Dekap bayi hingga ujung hidung bayi menyentuh payudara anda, ibu
jari menekan sedikit payudara sehingga bayi dapat bernafas.
g. Setelaah menyusui kurang lebih 10-15 menit, lepaskan hisapan bayi
dengan menekan dagunya atau memasukkan jari kelingking yang
bersih ke sudut mulut bayi.
h. Sebelum

dilanjutkan

dengan

menyusui

pada

payudara

lain,

sendawakan dahulu bayi anda agar tidak muntah dengan cara posisi
bayi menempel dipundak ibu.

8.

SUMBER PUSTAKA
Ruliana Suradi, Prof. Dr. Dkk, Managemen Laktasi, perinasia, 2004