Anda di halaman 1dari 28

METALURGI FISIK

BAJA DAN BESI


COR

ANGGOTA
Abdullah Fikri
(3334131750)
Andri subekti
(3334131854)
Putri Dewi Novianti
(3334132213)
Sukma Suci Friandani
(3334131140)
Tri Alif Shandy
(3334130142)

PENGECORAN
suatu proses penuangan materi cair seperti logam
atau plastik yang dimasukkan ke dalam cetakan,
kemudian dibiarkan membeku di dalam cetakan
tersebut, lalu dikeluarkan untuk dijadikan sebuah
komponen

Berdasarkan kandungan karbonnya :


- Baja Cor persentasi karbon maksimum 2,11 %
- Besi Cor kadar karbon lebih besar dari 2,11 %
karbon

*note : Besi cor komersial memiliki persentasi


karbon (2,5 4,3) %.

DIAGRAM PEMBAGIAN KELOMPOK


PADUAN BESI KARBON

STRUKTUR BAJA DAN


BESI COR

BAJA COR (CAST STEEL)


Struktur :
kadar karbon biasanya kurang dari 1,0 % C .
unsur- unsur tambahan :
Si : 0,20 - 0,70 %
Mn : 0,50 - 1,0 %
Fosfor : < 0,06 %
Belerang : < 0,06 %

Struktur mikro dari baja cor yang mempunyai


kadar karbon kurang dari 0,8 % terdiri dari ferit
dan perlit.

KLASIFIKASI :
Baja cor komersial diklasifikasikan dalam tiga jenis :
1. Baja karbon rendah (karbon < 0,20 %)
2. Baja karbon menengah (karbon 0,20 - 0,50 %)
3. Baja karbon tinggi (karbon > 0,50 %)
Menurut total kandungan unsur yang terdapat di
dalamnya :
1.Baja paduan rendah (low alloy steels), total
kandungan unsur <8 %
2.Baja paduan tinggi (high alloy steels), total
kandungan unsur >8 %

- Baja Cor Khusus : terdiri dari baja cor paduan


rendah dan baja cor paduan tinggi yang dibuat
dengan menambahkan unsur paduan(mangan
dan silisium) kepada baja cor karbon.

- Baja cor tahan karat : ditambahkan nikel atau


khrom memberikan ketahanan korosi, katahanan
panas dan ketahanan dingin yang baik.

- Baja cor mangan (Mn) tinggi


Baja ini memiliki kandungan maksimal
10%-18%Mn. Baja cor ini bersifat keras,
kuat, memiliki nilai creep resist yang
tinggi.
- Baja cor tahan panas
sifat yang harus dimiliki baja jenis ini
adalah :

BESI COR (CAST IRON)


Struktur dasar dari besi cor terdiri dari: grafit,
ferit, sementit dan perlit.
Besi cor umumnya mengandung unsure silicon
antara 1 3 persen
Besi cor dengan kadar karbon antara 2 3
persen dan dengan kandungan silicon tersebut
memiliki tempertur leleh eutektik lebih rendah)

PENGOLAHAN BESI COR

KLASIFIKASI

Berdasarkan grafit:
besi cor tanpa grafit (white cast iron)
besi cor bergrafit (grey, nodular, malleable,
cast iron).

Bentuk Grafit pada Besi Cor

BESI COR PUTIH (WHITE CAST IRON)

BESI COR PUTIH (WHITE CAST IRON)


Besi cor putih hypoeutectic : mengandung (1,7
4,2) % karbon.
Besi cor putih eutectic : mengandung 4,2% karbon.
Besi cor putih hypereutectic : mengandung (4,2
6,67)% karbon.
Besi Cor Putih mengandung :
silikon (0,5 1,9) %
mangan (0,25 0,80) %
sulfur (max. 0,20%)
fosfor (max. 0,18%)

BESI COR KELABU

BESI COR KELABU

Mengandung
karbon (2,5 3,5) %
silikon (1,5 3,0) %
mangan (0,5 0,8) %
sulfur (max. 0,15%)
fosfor (max. 0,25%)

BESI COR NODULAR

BESI COR NODULAR


Disebut juga sebagai
besi
cor
spherolitic
karena bentuk grafitnya
yang bulat atau sering
disebut ductile iron.
Memiliki kekuatan yang
tinggi, tangguh, ulet,
mampu kerja temperatur
tinggi, dan kekerasanya
yang mendekati sifatsifat baja.

BESI COR MAMPU TEMPA (MALLEABLE)

BESI COR MAMPU TEMPA (MALLEABLE)

Mengandung
karbon sekitar (2,0 2,6)%
silikon (1,1 1,6) %
mangan (0,2 1,0) %
sulfur (max. 0,18%)
fosfor (max. 0,18%)

PENGARUH UNSUR PADUAN


Karbon (C)
Kekuatan dan kekerasan
besi meningkat dengan
bertambahnya kadar
karbon

Fosfor (P)
Menyebabkan besi
mudah mencair dan
bertambah getas

Silikon (Si)

Belerang (S)
Mengurangi kemampuan
tuang besi cor dan
menyebabkan terjadinya
lubang-lubang (blow
holes)

Mangan (Mn)
meningkatkan fluiditas,
kekuatan dan kekerasan
besi

KETELITIAN UKURAN CORAN

KETELITIAN UKURAN CORAN

PERUSAHAAN CAST IRON DAN CAST


STEEL DI INDONESIA

1. PT CIPTA BAJA RAYA


2. PT MULTI METALINDO MURNI
3. PT SURYA PUTRA INDUSTRI
4. PT JAYA WARSA
5. PT SARANA KARYA MULYA

REFERENSI

http://ardra.biz/sain-teknologi/metalurgi/besi-baja-iron-steel/
http://ardra.biz/sain-teknologi/metalurgi/besi-cor-cast-iron/
http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/25554/4/Chapter%20II.p
df

https://www.academia.edu/7242089/Pengecoran_logam
elisa.ugm.ac.id/user/archive
http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/pendidikan/Tiwan,%20Drs.,%20S
T.,MT./2.Dasar-dasar%20pengecoran.pdf

TERIMA KASIH