Anda di halaman 1dari 1

Penatalaksanaan Burn Mouth Sensation (BMS)

BMS adalah keluhan rasa terbakar pada lidah, palatum, atau bibir. Pemeriksaan mukosa mulut
pada BMS tidak menunjukkan adanya abnormalitas.
Ada tiga tipe penderita BMS itu sendiri:
Tipe 1 rasa terbakar tidak terjadi pada waktu bangun tidur dipagi hari tetapi akan terasa bila hari
telah siang
Tipe 2 rasa terbakar dirasakan pada pagi hari segera setelah bangun dan menetap sampai
penderita bangun tidur lagi
Tipe 3 rasa terbakar hilang timbul dan menyerang tempat-tempat yang tidak umum, seperti dasar
mulut dan tenggorokan
Sindrom mulut terbakar ini merupakan kondisi multifactorial dengan berbagai faktor
presipitasi, pengobatan awal meliputi penyelidikan semua penyebab potensial dan oleh karena itu
kita perlu dilakukan berbagai tes. Pemeriksaan hematologi harus bisa membedakan sindrom ini
dengan defisiensi nutrisi dan diabetes mellitus. Kandidiasis dapat dideteksi dengan melakukan
pengapusan, usapan, dan kumur-kumur. Pengobatan pada kasus ini adalah dengan pemeriksaan
yang telah diuraikan. Pengobatan yang pertama harus mencakup penjelasan kepada pasien
tentang sifat masalah. Pasien diberikan vitamin B1 300 mg sekali sehari, vitamin B6 50 mg
setiap 8 jam untuk waktu satu bulan.
Terapi obat antidepresi trisiklik mempunyai peran pada penderita BMS yang tidak
mempunyai faktor-faktor presipitas lainnya. Karena beberapa obat trisiklik mempunyai aktivitas
anxiolytic, antidepresan, dan relaksan otot, obat-obat ini bermanfaat bagi mereka yang menderita
anxietas, depresi, fobia akan kanker atau yang mempunyai aktivitas parafungsional. Pada
umumnya prognosis untuk BMS tipe 1 lebih baik dari pada tipe 2, karena tipe tersebut,
kecemasan kronis merupakan penghambat kesembuhan. Prognosis BMS tipe 3 umumnya baik,
asalkan faktor diet dan tidak dijumpai adanya faktor alergi secara keseluruhan, pasien penyakit
BMS ini 70% dapat disembuhkan.