Anda di halaman 1dari 12

LAPORAN KIMIA

MANFAAT UNSUR-UNSUR TRANSISI PERIODE KEEMPAT

Disusun Oleh:
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Afit Aditya Atmoko


Dian Amru Fathu Izza
Farizal Ibnu Martha
Gumawang Cahyanto
Hanafi
M.Taqwauddin Machfudz

XII IPA 6/03


XII IPA 6/06
XII IPA 6/10
XII IPA 6/12
XII IPA 6/13
XII IPA 6/15

SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 1 KLATEN


TAHUN AJARAN 2013/2014

MANFAAT UNSUR-UNSUR TRANSISI PERIODE KEEMPAT


1.

Skandium (Sc)

Skandium merupakan unsur yang jarang terdapat di alam, walaupun ada cenderung
dalam bentuk senyawa dengan bilangan oksidasi +3 misalnya ScCl 3, Sc2O3. Senyawa tidak
berwarna dan bersifat diamagnetik, hal ini disebabkan ion Sc3+ sudah tidak memiliki
elektron dalam orbital d nya.
Kira-kira 20 kg (dalam bentuk Sc 2O3) skandium digunakan setiap tahun di Amerika
Serikat untuk membuat lampu berkeamatan tinggi. Skandium iodida yang dicampur ke dalam
lampu wap raksasa akan menghasilkan sumber cahaya buatan kecekapan tinggi yang
menyerupai cahaya matahari dan membolehkan salinan warna yang baik untuk kamera
televisi. Lebih kurang 80 kg skandium digunakan sejagat setiap tahun dalam pembuatan
lampu mentol. Isotop radioaktif Sc-46 digunakan dalam peretak pelapis minyak sebagai agen
penyurih.
Penggunaan utamanya dari segi isi padu adalah aloi aluminium-skandium untuk
industri aeroangkasa dan juga untuk peralatan sukan (basikal, bet besbol, senjata api, dan
sebagainya) yang memerlukan bahan berprestasi tinggi. Apabila dicampur dengan
aluminium.

2.

Titanium (Ti)

Titanium banyak digunakan dalam industri dan konstruksi :


a.Titanium digunakan sebagai bahan konstruksi karena mempunyai sifat fisik :
1. Rapatannya rendah (logam ringan),
2. Kekuatan strukturnya tinggi,
3. Tahan panas,
4. Tahan terhadap korosi,.
b.Titanium digunakan sebagai badan pesawat terbang dan pesawat supersonik, karena pada
temperatur tinggi tidak mengalami perubahan kekuatan (strenght).
c.Titanium digunakan sebagai bahan katalis dalam industri polimer polietlen.
d.Titanium digunakan sebagai pigmen putih, bahan pemutih kertas, kaca, keramik, dan
kosmetik.
e.Titanium digunakan sebagai katalis pada industri polimer.
f.Karena kerapatan titanium relatif rendah dan kekerasannya tinggi. Logam ini digunakan
untuk bahan struktural terutama dalam mesin jet, karena mesin jet memerlukan massa yang
ringan tetapi stabil pada suhu tinggi.

g.Karena logam titanium tahan terhadap cuaca, sehingga dapat digunakan untuk bahan
pembuatan pipa, pompa, dan tabung reaksi dalam industri kimia.
3.

Vanadium (V)

Vanadium banyak digunakan dalam industri-industri seperti :


a.Untuk membuat peralatan yang membutuhkan kekuatan dan kelenturan yang tinggi seperti
per mobil dan alat mesin berkecepatan tinggi,
b.Untuk membuat logam campuran,
c.Oksida vanadium (V2O5) digunakan sebagai katalis dalam pembuatan asam sulfat dengan
proses kontak.
d.Umumnya digunakan untuk paduan dengan logam lain seperti baja tahan karat dan baja
untuk peralatan berat karena sifatnya merupakan logam putih terang, relatif lunak dan liat,
tahan terhadap korosif, asam, basa, dan air garam.
e.V2O5 digunakan sebagai katalis pada proses pembuatan asam sulfat dan digunakan sebagai
reduktor.

4.

Khromium (Cr)

Adapun kegunaan kromium antara lain sebagai berikut :


1.Khromium digunakan untuk mengeraskan baja, pembuatan baja tahan karat dan
membentuk banyak alloy (logam campuran) yang berguna.
2.Kebanyakan khromium digunakan dalam proses pelapisan logam untuk menghasilkan
permukaan logam yang keras dan indah dan juga dapat mencegah korosi.
3.Khromium juga dapat memberikan warna hijau emerald pada kaca.
4.Khromium juga luas digunakan sebagai katalis.
5.Industri refraktori menggunakan khromit untuk membentuk batu bata, karena khromit
memiliki titik cair yang tinggi, pemuaian yang relatif rendah dan kestabilan struktur kristal.
6.Digunakan untuk katalis dan untuk pewarna gelas.
7.Campuran kromium (IV) oksida dan asam sulfat pekat mengahasilkan larutan pembersih
yang dapat digunakan untuk mengeluarkan zat organik yang menempel pada alat-alat
laboratorium dengan hasil yang sangat bersih, tetapi larutan ini bersifat karsinogenik
(menyebabkan penyakit kanker).

5.

Mangan (Mn)

Mangan merupakan logam putih kemerahan atau putih kehijauan, keras (lebih keras
dari besi), sangat mengkilap, dan sangat reaktif banyak digunakan untuk panduan logam dan
membentuk baja keras yang digunakan untuk mata bor pada pemboran batuan.
Di samping itu, Mangan Oksida (sebagai pilorusit) digunakan sebagai depolariser dan
sel kering baterai dan untuk menghilangkan warna hijau pada gelas yang disebabkan oleh
pengotor besi. Mangan sendiri memberi warna lembayung pada kaca. Dioksidanya berguna
untuk pembuatan oksigen dan khlorin, dan dalam pengeringan cat hitam. Senyawa
permanganat adalah oksidator yang kuat dan digunakan dalam analisis kuantitatif dan dalam
pengobatan. Mangan juga banyak tersebar dalam tubuh. Mangan merupakan unsur yang
penting untuk penggunaan vitamin B.
6.

Besi (Fe)

Kegunaan utama dari besi adalah untuk membuat baja. Baja adalah istilah yang
digunakan untuk semua aloi dari besi (aliase). Baja aliase, yaitu baja spesial yang
mengandung unsur tertentu sesuai dengan sifat yang diinginkan. Salah satu contoh baja yang
terkenal adalah stainless steel, yang merupakan baja tahan karat.
Berikut urai beberapa kegunaan dari besi :
1.Sebagai logam, besi memiliki kegunaan paling luas dalam kehidupan, seperti untuk
kontruksi atau rangka bangunan, landasan, untuk badan mesindan kendaraan, tulkit mobil,
untuk berbagai peralatan pertanian, bangunan dan lain-lain. Mutu dari semua bahan yang
terbuat dari besi tergantung pada jenis besi yang digunakan, seperti:
a.Baja krom (95,9% Fe; 3,5%Cr; 0,3%Mn; 0,3%C)
b.Baja mangan (11-14%Mn)
c. Baja karbon (98,1% Fe; 1% Mn; 0,9%C)
d. Baja wolfram (94%Fe; 5%W; 0,3%Mn; 0,7%C)
2. Fe(OH)3 digunakan untuk bahan cat seperti cat minyak, cat air, atau cat tembok.
3. Fe2O3 sebagai bahan cat dikenal nama meni besi, digunakan juga untuk mengkilapkan
kaca.
4. FeSO4 digunakan sebagai bahan tinta.

7.

Kobalt (Co)

Kobalt

merupakan logam putih keperakan dengan sedikit kebiruan bila digosok

langsung mengkilap lebih keras dan lebih terang dari pada nikel, tahan terhadap udara,
sehingga banyak digunakan untuk pelapis logam. Selain itu juga digunakan sebagai katalis,
untuk paduan logam (baja kobalt) digunakan sebagai bahan magnet permanen. Campuran Co,
Cr, dan W digunakan untuk peralatan berat dan alat bedah atau operasi. Campuran Co, Fe,
dan Cr (logam festel) digunakan untuk elemen pemanas listrik.
Kobalt yang dicampur dengan besi, nikel, dan logam lainnya untuk membuat alnico,
alloy dengan kekuatan magnet luar biasa untuk berbagai keperluan. Alloy stellit, mengandung
kobalt, khromium, dan wolfram, yang bermanfaat untuk peralatan berat, peralatan yang
digunakan pada suhu tinggi, maupun peralatan yang digunakan pada kecepatan yang tinggi.
Kobalt juga diguanakan untuk baja magnet dan tahan karat lainnya. Selain alloy,
digunakan dalam turbin jet, dan generator turbin gas. Logam diguanakan dalam
elektropalting karena sifat penampakannya, kekerasannya, dan sifat tahan oksidasinya.
Garam kobalt telah digunakan selama berabad-abad untuk menghasilkan warna biru
brilian yang permanen pada porselen, kaca, pot, keramik, dan lapis e-mail gigi. Garam kobalt
adalah komponen utama dalam membuat biru Sevre dan biru Thenard. Larutan kobalt klorida
digunakan sebagai pelembut warna tinta. Kobalt digunakan secraa hati-hati dalam bentuk

klorida, sulfat, asetat, dan nitrat karena telah dibuktikan efektif dalam memperbaiki penyakit
kekurangan mineral tertentu pada binatang. Tanah yang layak mengandung hanya 0.13 0.30
ppm kobalt untuk makanan binatang.
8.

Nikel (Ni)

Nikel banyak digunakan untuk hal-hal berikut ini:


1.Merupakan logam putih perak keabuan, dapat ditempa, penghantar panas yang baik dan
tahan terhadap udara, tetapi tidak tahan terhadap air yang mengandung asam sehingga banyak
digunakan sebagi komponen pemanas listrik (nikrom) yang merupakan campuran dari Ni, Fe,
dan Cr.
2.Perunggu-nikel digunakan untuk uang logam.
3.Perak jerman (paduan Cu, Ni, Zn) digunakan untuk barang perhiasan.
4.Logam rasein (paduan Ni, Al, Sn, Ag) untuk barang perhiasan.
5.Pembuatan aloi, battery electrode, dan keramik.
6.Zat tambahan pada besi tuang dan baja, agar mudah ditempa dan tahan karat.
7.Pelapis besi (pernekel).
8.Sebagai katalis.

9.

Tembaga (Cu)

Tembaga merupakan logam berwarna kemerahan, mengkilap bila digosok dapat


ditempa, penghantar panas pada listrik yang baik, tidak mudah berkarat tetapi bila terkena
udara warnanya menjadi hijau oleh terbentuknya tembaga karbonat. Banyak digunakan
sebagai rangakian atau peralatan listrik, kabel listrik, dan untuk paduan logam.
CuSO4 (terusi) banyak digunakan untuk larutan elektrolit dalam sel elektrokimia,
campuran terusi dan Ca(OH)2 dengan sedikit air dapat digunakan memberantas kutu dan
jamur.
Tembaga banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti untuk kabel listrik,
bahan uang logam, untuk bahan mesin pembangkit tenaga uap dan untuk aloi.
10. Seng (Zn)

Logam seng berguna untuk hal-hal sebagai berikut:

1.Merupakan logam cukup keras, terang berwarna putih kebiruan, tahan dalam udara lembab
dibanding Fe. Hal ini disebabkan diatas lapisan permukaan seng terbentuk lapisan karbonat
basa (Zn2(OH)2CO3) yang dapat menghambat oksidasi lebih lanjut. Karena sifat tersebut,
maka seng banyak digunakan untuk melapisi logam besi (disebut kaleng)
2.Digunakan juga sebagai elektroda pada elektroda (katoda) pada sel elektrokimia dan untuk
pembuatan paduan logam.
3.ZnO digunakan untuk bahan cat untuk memberikan warna putih dan digunakan untuk
pembuatan salep seng (ZnO-vaselin).
4.Logam ini digunakan untuk membentuk berbagai campuran logam dengan metal lain.
Kuningan, perak nikel, perunggu, perak Jerman, solder lunak dan solder aluminium adalah
beberapa contoh campuran logam tersebut.
5.Seng dalam jumlah besar digunakan untuk membuat cetakan dalam industri otomotif,
listrik, dan peralatan lain semacamnya.
6.Campuran logam Prestal, yang mengandung 78% seng dan 22% aluminium dilaporkan
sekuat baja tapi sangat mudah dibentuk seperti plastik. Prestal sangat mudah dibentuk dengan
cetakan murah dari keramik atau semen.
7.Seng juga digunakan secara luas untuk menyepuh logam-logam lain dengan listrik seperti
besi untuk menghindari karatan.
8.Seng oksida banyak digunakan dalam pabrik cat, karet, kosmetik, farmasi, alas lantai,
plastik, tinta, sabun, baterai, tekstil, alat-alat listrik dan produk-produk lainnya.
9.Lithopone, campuran seng sulfida dan barium sulfat merupakan pigmen yang penting. Seng
sulfida digunakan dalam membuat tombol bercahaya, sinar X, kaca-kaca TV, dan bola-bola

lampu fluorescent. Klorida dan kromat unsur ini juga merupakan senyawa yang banyak
gunanya.
10.Seng juga merupakan unsur penting dalam pertumbuhan manusia dan binatang. Banyak
tes menunjukkan bahwa binatang memerlukan 50% makanan tambahan untuk mencapai berat
yang sama dibanding binatang yang disuplemen dengan zat seng yang cukup.